{"id":4219,"date":"2024-01-03T03:55:00","date_gmt":"2024-01-03T03:55:00","guid":{"rendered":"http:\/\/www.paper.id\/blog\/?p=4219"},"modified":"2025-09-30T18:58:29","modified_gmt":"2025-09-30T11:58:29","slug":"alat-pembayaran-digital-payment","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pembayaran-digital\/alat-pembayaran-digital-payment\/","title":{"rendered":"4 Alasan Alat Pembayaran Digital Belum Bisa Menggantikan Uang Kartal"},"content":{"rendered":"\n<p>Kemanapun kamu pergi, kamu tidak akan terlepas dari alat pembayaran nontunai (kartu ataupun <em>mobile payment<\/em>). Hampir di seluruh sendi aktivitas, semuanya sudah dimodernisasi dengan teknologi pembayaran online. Bahkan di Swedia, uang kartal (tunai) sudah hampir 100% tergantikan di tahun 2024 mendatang.<\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/bisnis\/7-jenis-pembayaran-digital-hingga-manfaatnya-buat-bisnis\/\">10 Jenis Pembayaran Digital Hingga Manfaatnya Buat Bisnis<\/a><\/strong><\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di Indonesia sendiri, alat pembayaran nontunai juga mulai digunakan secara luas. Pengguna merasa senang karena dengan metode pembayaran tersebut, banyak sekali potongan harga yang sangat membantu. Bagi pelaku usaha, kehadiran teknologi sistem pembayaran digital membuat mereka semakin mudah bertransaksi dengan pelanggan.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Akan tetapi dibalik itu semua, apakah benar alat pembayaran nontunai sudah seharusnya &#8220;menguasai&#8221; semua aktivitas dalam kehidupan manusia. Di bawah ini, <a href=\"https:\/\/www.thebalance.com\/pros-and-cons-of-moving-to-a-cashless-society-4160702\" class=\"broken_link\" rel=\"nofollow\">The Balance<\/a> menjelaskan jika ada beberapa kelemahan yang masih dimiliki sistem pembayaran digital sehingga belum bisa sepenuhnya menggantikan uang kartal.<\/span><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Privasi\"><\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Privasi<\/strong><\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Uang merupakan masalah personal yang seharusnya diketahui oleh para pemiliknya sendiri. Menggantungkan diri dengan menggunakan alat pembayaran digital sama saja dengan &#8220;membuka&#8221; privasi yang kamu miliki terhadap perusahaan tersebut.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Memang, perusahaan yang mengelola sistem pembayaran digital memastikan jika data pribadi tidak akan bocor kepada publik. Namun, mereka menyimpan data pribadi kamu yang berarti mereka bisa melakukan apapun dengan itu sebagai <em>data base.<\/em><\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berbanding terbalik dengan uang tunai, kamu yang mengelola uang tersebut dan menempatkannya di dalam sebuah dompet. Berapapun jumlah yang dikeluarkan, hanya kamu yang mengetahuinya sehingga privasi masih bisa terjaga sepenuhnya.<\/span><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><a href=\"https:\/\/www.paper.id\/digital-payment.php?&amp;utm_source=blog&amp;utm_medium=organic&amp;utm_campaign=alat_pembayaran_digital_kartal&amp;utm_content=banner\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"919\" height=\"229\" src=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/PaperPay-In.png\" alt=\"PaperPay In\" class=\"wp-image-15955\" srcset=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/PaperPay-In.png 919w, https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/PaperPay-In-300x75.png 300w, https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/PaperPay-In-768x191.png 768w\" sizes=\"(max-width: 919px) 100vw, 919px\" \/><\/a><\/figure>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Baca Juga:&nbsp;<\/strong><\/span><strong><a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/bisnis\/aplikasi-pembayaran-digital\/\">10 Aplikasi Pembayaran Digital Terbaik! Bisa Kalian Pakai GRATIS!<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Hacking\"><\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><em><strong>Hacking<\/strong><\/em><\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"729\" src=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/typesofcyberattacks.jpg\" alt=\"jenis serangan siber\" class=\"wp-image-16860\" srcset=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/typesofcyberattacks.jpg 1000w, https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/typesofcyberattacks-300x219.jpg 300w, https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/typesofcyberattacks-768x560.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\"><em>Jenis Serangan Siber (Sumber: Edafio)<\/em><\/figcaption><\/figure><\/div>\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berkembangnya teknologi selaras dengan kemajuan cara berpikir seseorang dalam mengolah sebuah alat. Tidak semua orang pintar memiliki sifat baik. Ada sekelompok dari mereka yang menggunakan &#8220;kepintaran&#8221; tersebut untuk melakukan kejahatan demi keuntungan pribadi.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam alat pembayaran digital, kamu mungkin merasa aman lantaran semua uang kamu tersimpan dalam dompet online. Akan tetapi, itu bukan berarti jika <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">hacking<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> tidak dapat terjadi. Jika <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">hacker<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> bekerja dengan sangat canggih, mereka bisa mengambil semua uang kamu hanya dalam waktu beberapa detik.<\/span><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Boros\"><\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Boros<\/strong><\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>&#8220;<span style=\"font-weight: 400;\"><em>Lebih hemat dengan menyimpan uang secara digital<\/em>&#8220;. Kalimat tersebut rupanya kontras dengan apa yang terjadi. Hampir semua orang pasti setuju jika menggunakan alat pembayaran nontunai membuat kamu menjadi pribadi yang lebih boros dari pada biasanya.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebenarnya, setiap vendor pemilik dompet online memberikan diskon besar-besaran terhadap <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">merchant<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang mereka ajak kerjasama. Diskon yang diberikan juga bahkan ada yang di luar nalar. Namun tanpa sadar, kamu harus mengeluarkan uang lebih dari biasanya. Hal itu terjadi karena kamu tidak memegang uang secara riil.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Singkatnya, emosi seseorang dalam mengeluarkan uang dalam bentuk tunai akan lebih besar dibandingkan dengan dalam bentuk digital. Kenapa? Karena ketika pembayaran dilakukan secara online, kamu tidak memegang uang tersebut sehingga merasa tidak mengeluarkan sepeserpun. Padahal kenyataannya, di akhir bulan kamu akan merasa uang lebih cepat habis.<\/span><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Tidak_Simpel_Penggunaan\"><\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Tidak Simpel (Penggunaan)<\/strong><\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setiap vendor pemilik sistem pembayaran mengatakan jika lebih simpel membayar menggunakan <em>smartphone<\/em> dibandingkan uang kartal (tunai). Namun, apakah kenyataannya demikian? Jawabannya tidak juga.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hingga saat ini, ada banyak sekali alat pembayaran dan hampir semuanya memiliki keunikan sendiri. Kebanyakan alat pembayaran malah membuat transaksi terlihat semakin rumit. Kenapa? Karena kamu harus melakukan transfer ke masing-masing vendor dengan besaran tertentu.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagaimana dengan uang tunai? Di semua <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">merchant<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, uang tunai akan diterima dengan mudah sebab itu merupakan alat pembayaran yang sah di Indonesia.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga:<\/strong> <strong>Keuntungan Menyediakan Berbagai Metode Pembayaran Untuk Transaksi Bisnis<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Demikianlah alasan mengapa alat pembayaran digital belum bisa menggantikan uang kartal. Kendati demikian, bagaimanapun alat pembayaran digital tetap menjadi bagian dari transformasi keuangan modern.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebagai pebisnis modern, tentu kamu perlu beradaptasi dengan baik dengan alat pembayaran digital yang memiliki beberapa keuangan yang membuatnya semakin populer di kalangan <em>customer<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p>Terlebih, jika kamu menyediakan berbagai metode pembayaran, yang artinya kamu memberikan kebebasan kepada <em>customer <\/em>untuk membayar sesuai dengan preferensinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n<p>Cobalah pakai Paper.id, <em>platform <\/em>pembayaran bisnis ini menyediakan beragam metode pembayaran, mulai dari transfer bank, kartu kredit, <em>E-Wallet<\/em>, <em>Virtual Account<\/em>, hingga <em>marketplace<\/em> tanpa harus ribet menyediakan satu per satu.<\/p>\n\n\n\n<p>Tertarik? Yuk segera daftarkan bisnis kamu di Paper.id dan nikmati seluruh fitur serta keuntungannya yang tersedia dengan klik tombol di bawah ini. <strong>GRATIS!<\/strong><\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-buttons is-content-justification-center is-layout-flex wp-container-2 wp-block-buttons-is-layout-flex\">\n<div class=\"wp-block-button\" style=\"text-align:center\"><a class=\"wp-block-button__link has-white-color has-vivid-cyan-blue-background-color has-text-color has-background wp-element-button btn btn__dark\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/webappv1\/#\/register?&amp;utm_source=blog&amp;utm_medium=organic&amp;utm_campaign=alat_pembayaran_digital_kartal&amp;utm_content=button\"><div class=\"btn__content\"><div class=\"btn__label\">Daftar Sekarang<\/div><svg class=\"btn__icon --1 hidden has-hover:block\" width=\"19\" height=\"14\" viewBox=\"0 0 24.3434 18.8423\" fill=\"none\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" aria-hidden=\"true\"><path d=\"M10.9468 18.3364C12.4026 16.743 14.3463 14.9356 16.7455 13.3957C19.3561 11.7274 21.7228 10.904 23.5689 10.4762C23.5689 9.95219 23.5771 9.43887 23.5852 8.91486C21.8285 8.28391 19.7953 7.35352 17.5913 5.9312C14.9725 4.24153 12.8011 2.2952 11.0932 0.519982\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><path d=\"M23.5934 9.68481H0\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><\/svg><svg class=\"btn__icon --2\" width=\"19\" height=\"14\" viewBox=\"0 0 24.3434 18.8423\" fill=\"none\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" aria-hidden=\"true\"><path d=\"M10.9468 18.3364C12.4026 16.743 14.3463 14.9356 16.7455 13.3957C19.3561 11.7274 21.7228 10.904 23.5689 10.4762C23.5689 9.95219 23.5771 9.43887 23.5852 8.91486C21.8285 8.28391 19.7953 7.35352 17.5913 5.9312C14.9725 4.24153 12.8011 2.2952 11.0932 0.519982\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><path d=\"M23.5934 9.68481H0\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><\/svg><\/div><\/a><\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kemanapun kamu pergi, kamu tidak akan terlepas dari alat pembayaran nontunai (kartu ataupun mobile payment). Hampir di seluruh sendi aktivitas, semuanya sudah dimodernisasi dengan teknologi pembayaran online. Bahkan di Swedia, uang kartal (tunai) sudah hampir 100% tergantikan di tahun 2024 mendatang. Baca Juga: 10 Jenis Pembayaran Digital Hingga Manfaatnya Buat Bisnis Di Indonesia sendiri, alat [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":16861,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6445],"tags":[],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>4 Alasan Alat Pembayaran Digital Belum Bisa Menggantikan Uang Kartal<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Berikut beberapa alasan yang masih dimiliki alat pembayaran digital sehingga belum bisa sepenuhnya menggantikan uang kartal. Cek di sini!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pembayaran-digital\/alat-pembayaran-digital-payment\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"4 Alasan Alat Pembayaran Digital Belum Bisa Menggantikan Uang Kartal\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Berikut beberapa alasan yang masih dimiliki alat pembayaran digital sehingga belum bisa sepenuhnya menggantikan uang kartal. Cek di sini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pembayaran-digital\/alat-pembayaran-digital-payment\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-01-03T03:55:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-09-30T11:58:29+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/Cash-Vs.-Credit-Cards_Which-Do-American-Use-Most_.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1400\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"900\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Daniel Nugraha\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Daniel Nugraha\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 menit\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"4 Alasan Alat Pembayaran Digital Belum Bisa Menggantikan Uang Kartal","description":"Berikut beberapa alasan yang masih dimiliki alat pembayaran digital sehingga belum bisa sepenuhnya menggantikan uang kartal. Cek di sini!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pembayaran-digital\/alat-pembayaran-digital-payment\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"4 Alasan Alat Pembayaran Digital Belum Bisa Menggantikan Uang Kartal","og_description":"Berikut beberapa alasan yang masih dimiliki alat pembayaran digital sehingga belum bisa sepenuhnya menggantikan uang kartal. Cek di sini!","og_url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pembayaran-digital\/alat-pembayaran-digital-payment\/","og_site_name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","article_published_time":"2024-01-03T03:55:00+00:00","article_modified_time":"2025-09-30T11:58:29+00:00","og_image":[{"width":1400,"height":900,"url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/Cash-Vs.-Credit-Cards_Which-Do-American-Use-Most_.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Daniel Nugraha","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Daniel Nugraha","Estimasi waktu membaca":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pembayaran-digital\/alat-pembayaran-digital-payment\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pembayaran-digital\/alat-pembayaran-digital-payment\/"},"author":{"name":"Daniel Nugraha","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/472faaec0b543229ae0fef22e36a5eeb"},"headline":"4 Alasan Alat Pembayaran Digital Belum Bisa Menggantikan Uang Kartal","datePublished":"2024-01-03T03:55:00+00:00","dateModified":"2025-09-30T11:58:29+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pembayaran-digital\/alat-pembayaran-digital-payment\/"},"wordCount":669,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"articleSection":["Pembayaran Digital"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/pembayaran-digital\/alat-pembayaran-digital-payment\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pembayaran-digital\/alat-pembayaran-digital-payment\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pembayaran-digital\/alat-pembayaran-digital-payment\/","name":"4 Alasan Alat Pembayaran Digital Belum Bisa Menggantikan Uang Kartal","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website"},"datePublished":"2024-01-03T03:55:00+00:00","dateModified":"2025-09-30T11:58:29+00:00","description":"Berikut beberapa alasan yang masih dimiliki alat pembayaran digital sehingga belum bisa sepenuhnya menggantikan uang kartal. Cek di sini!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pembayaran-digital\/alat-pembayaran-digital-payment\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/pembayaran-digital\/alat-pembayaran-digital-payment\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pembayaran-digital\/alat-pembayaran-digital-payment\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/en\/homepage\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"4 Alasan Alat Pembayaran Digital Belum Bisa Menggantikan Uang Kartal"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","description":"Blog informatif dan inspiratif untuk Bisnis","publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization","name":"Paper.id","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","contentUrl":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","width":411,"height":133,"caption":"Paper.id"},"image":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","https:\/\/www.instagram.com\/paperindonesia\/?hl=en","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/paper-id\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/472faaec0b543229ae0fef22e36a5eeb","name":"Daniel Nugraha","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c84d3e292a8c817669eef7d7c810e25a?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c84d3e292a8c817669eef7d7c810e25a?s=96&d=mm&r=g","caption":"Daniel Nugraha"},"description":"Seorang Penulis &amp; SEO Specialist dengan pengalaman lebih dari 7 tahun di industri media, bisnis &amp; ekonomi, dengan hobi yang berbeda dari lainnya yakni riset terkait topik bisnis dan juga ekonomi serta sering kali difitur di berbagai media atas hasil tulisan seputar release dan kabar bisnis","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/author\/daniel\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4219"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4219"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4219\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":30986,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4219\/revisions\/30986"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/16861"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4219"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4219"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4219"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}