{"id":4075,"date":"2019-09-18T13:13:55","date_gmt":"2019-09-18T06:13:55","guid":{"rendered":"http:\/\/www.paper.id\/blog\/?p=4075"},"modified":"2025-09-30T18:48:34","modified_gmt":"2025-09-30T11:48:34","slug":"stok-opname-dalam-gudang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/inventory\/stok-opname-dalam-gudang\/","title":{"rendered":"5 Tips Agar Stok Opname dalam Sebuah Bisnis Berjalan Efektif"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>Stok Opname<\/strong>&#8211; Ketika seorang pelanggan datang ke tokomu dan ingin membeli sebuah produk yang ternyata tidak tersedia (habis), itu adalah sebuah tanda jika ada kesalahan dalam pengelolaan bisnismu. Pada umumnya jika stok sebuah produk telah habis, kamu seharusnya secara sigap pergi ke gudang untuk mengambil produk yang serupa.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika kejadian ini berulang secara terus menerus (pelanggan pulang tanpa barang keinginannya), mereka akan segera berpindah hati ke tempat lain yang dianggap lebih lengkap. Dengan begitu, kamu bakal kehilangan pelanggan setia satu persatu yang pindah ke toko lain.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam sebuah bisnis, pengelolaan yang rapih dimulai dari melakukan stok opname. Jika semua produk yang masuk dan keluar tercatat secara organisir, niscaya bisnismu akan lancar tanpa hambatan. Lantas, bagaimana cara membuat pengelolaan tersebut menjadi lebih efektif? Lihat kelima tips di bawah ini!<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Tentukan_Prioritas\"><\/span>Tentukan Prioritas<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"600\" height=\"375\" src=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/how-to-shrink-inventory-shrinkage-mobile.jpg\" alt=\"Persediaan Barang\" class=\"wp-image-4071\"\/><\/figure><\/div>\n\n\n<p>Setiap bisnis pasti ada produk yang paling favorit dibeli oleh pelanggan. Jika kamu kesulitan untuk mengelola semua produk secara bersamaan, setidaknya buatlah prioritas untuk melakukan pengecekan secara berkala terhadap produk-produk unggulan agar pelanggan puas dengan pelayanan yang diberikan.<\/p>\n\n\n\n<p>Setidaknya dengan melakukan pengecekan pada produk tersebut, kamu tetap akan memiliki pelanggan setia yang tidak kabur ke kompetitor. Jika ada banyak produk unggulan di bisnismu, buatlah prioritas tersebut menjadi tiga grup yang terpisah (misalnya A, B, dan C).<\/p>\n\n\n\n<p>Setiap grup memiliki tingkat prioritas yang berbeda, mulai dari tertinggi hingga terendah. Pada intinya, kamu harus mencatata setiap produk yang berhasil terjual agar bisa menentukan tingkat prioritas sebuah produk.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><a href=\"https:\/\/play.google.com\/store\/apps\/details?id=id.paper.invoicer&amp;hl=en&amp;gl=US&amp;pli=1\"><img decoding=\"async\" width=\"919\" height=\"229\" src=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Download-Android-23.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-15600\" srcset=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Download-Android-23.png 919w, https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Download-Android-23-300x75.png 300w, https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Download-Android-23-768x191.png 768w\" sizes=\"(max-width: 919px) 100vw, 919px\" \/><\/a><\/figure>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Cara_Staff_Gudang_Mengambil_Barang\"><\/span>Cara Staff Gudang Mengambil Barang<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter\"><img decoding=\"async\" width=\"600\" height=\"327\" src=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/drinks-inventory-on-shelf.jpg\" alt=\"Stok Barang\" class=\"wp-image-4054\"\/><\/figure><\/div>\n\n\n<p>Dibandingkan dengan sebelumnya, mungkin tips ini agak sedikit teknikal. Sebab, stok opname akan berjalan lancar tergantung dari bagaimana cara staff gudang memperlakukan produk ketika datang pertama kali. Lihat bagaimana cara staff mengambil barang, apakah itu rawan membuat kerusakan atau tidak (seperti dibanting atau dilempar)?<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk produk yang rawan pecah, staff gudang seharusnya lebih hati-hati karena setiap stok yang pecah akan mempengaruhi neraca keuangan nantinya sebab tidak akan laku lagi apabila dijual kepada pelanggan. Jika diperlukan, mungkin kamu bisa memanggil tenaga mentor untuk melakukan pelatihan kepada para pegawai staf gudang.<\/p>\n\n\n\n<p>Baca Juga:&nbsp;<a href=\"http:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-dan-nasihat-umkm\/mengatasi-persediaan-barang-berlebih\/\">Persediaan Barang Berlebih? Ini Cara Mengatasinya<\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Review_Supplier\"><\/span>Review Supplier<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"600\" height=\"376\" src=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/920x920.jpg\" alt=\"fifo\" class=\"wp-image-4043\"\/><\/figure><\/div>\n\n\n<p>Pengelolaan gudang tidak selalu berkaitan dengan faktor internal namun kemungkinan juga berdasarkan faktor eksternal, semisal dari supplier. Contohnya, ketepatan waktu dalam mengirimkan produk, respon ketika ada produk yang tidak layak jual hingga kekurangan pesanan yang tiba.<\/p>\n\n\n\n<p>Apabila supplier yang kamu biasa percayai ternyata bermasalah, ada baiknya kamu mencari tempat lain yang memiliki kualitas lebih baik. Menemukan supplier yang tepat untuk bisnismu adalah hal yang mudah tapi apakah mereka bisa mewujudkan ekspektasi dari keinginanmu? Itu dia masalahnya!<\/p>\n\n\n\n<p>Baca Juga:&nbsp;3 Cara Mengatasi Penyusutan Persediaan Barang di dalam Gudang<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Gunakan_Software_Khusus_Inventory\"><\/span>Gunakan Software Khusus Inventory<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"700\" height=\"393\" src=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/Paper.id-Update-Fitur.png\" alt=\"Fitur Terbaru Paper.id\" class=\"wp-image-3446\"\/><\/figure><\/div>\n\n\n<p>Penghitung stok opname biasanya dilihat dari melalui dua sudut pandang, yakni ketersediaan produk secara riil dalam gudang dan pencatatan yang dilakukan secara manual melalui kertas pembukuan. Namun, pencatatan&nbsp;di buku tersebut dirasa sudah tidak relevan lagi karena staff gudang harus mengurangi atau menambahkan produk secara manual.<\/p>\n\n\n\n<p>Saat ini, sudah ada cara yang lebih sederhana untuk melakukan pencatatan stok melalui laptop ataupun smartphone. Jika kamu ingin menggunakan software tersebut, kamu bisa mencarinya di Google. Tapi, apabila kamu mencari yang gratis dan bisa dipakai lebih dari sebuah inventory, integrasi dengan invoice, kwitansi dll, kamu bisa menggunakan software akuntansi Paper.id.<\/p>\n\n\n\n<p>Klik disini untuk langsung daftar di Paper.id dan gunakan <a href=\"https:\/\/paper.id\/webappv1\/#\/register\"><strong>gratis<\/strong><\/a> selamanya!<\/p>\n\n\n\n<p>Baca Juga:&nbsp;<a href=\"http:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-dan-nasihat-umkm\/stok-barang-menumpuk\/\">3 Cara Mengatasi Stok Barang Tidak Laku Tapi Menumpuk di Gudang<\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Bersihkan_Gudang_Secara_Berkala\"><\/span>Bersihkan&nbsp;Gudang Secara Berkala<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"533\" height=\"400\" src=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/05\/2937343148_257d3a432e_b.jpg\" alt=\"Mengelola Stok\" class=\"wp-image-3102\"\/><\/figure><\/div>\n\n\n<p>Kebersihan gudang menjadi salah satu alasan sebuah bisnis bisa meraih untung. Kenapa? karena semua stok yang tersedia tidak mengalami kerusakan atau dengan kata lain masuk ke dalam kategori layak jual. Sebaliknya, gudang yang jorok bisa menimbulkan bagi pemilik bisnis. Selain karena menjadi penyakit, gudang kotor bisa membuat produk menjadi rusak.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk itu, usahakan untuk melakukan pembersihan gudang secara berkala sesuai dengan jenis produk yang dimiliki. Apabila kamu menjual produk yang mudah kotor, seperti tepung, gula hingga garam, pastikan bersihkan setiap hari. Karena produk-produk tersebut membutuhkan penanganan yang lebih dibandingkan lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Itu dia beberapa tips yang efektif untuk mengelola stok produk. Jika kamu memiliki pengalaman mengenai stok rusak ataupun hilang karena pengelolaan yang tidak maksimal, kamu bisa ceritakan di kolom komentar di bawah ini ya!<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><a href=\"https:\/\/www.paper.id\/webappv1\/#\/register?&amp;utm_source=blog&amp;utm_medium=organic&amp;utm_campaign=blog_pentingnya_stok\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"919\" height=\"229\" src=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/PaperPay-In-7.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-15601\" srcset=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/PaperPay-In-7.png 919w, https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/PaperPay-In-7-300x75.png 300w, https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/PaperPay-In-7-768x191.png 768w\" sizes=\"(max-width: 919px) 100vw, 919px\" \/><\/a><\/figure>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Stok Opname&#8211; Ketika seorang pelanggan datang ke tokomu dan ingin membeli sebuah produk yang ternyata tidak tersedia (habis), itu adalah sebuah tanda jika ada kesalahan dalam pengelolaan bisnismu. Pada umumnya jika stok sebuah produk telah habis, kamu seharusnya secara sigap pergi ke gudang untuk mengambil produk yang serupa. Jika kejadian ini berulang secara terus menerus [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":4076,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6451],"tags":[],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>5 Tips Agar Stok Opname dalam Sebuah Bisnis Berjalan Efektif<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Sudah melakukan stok opname tapi kenapa hasilnya belum maksimal? Coba terapkan 5 tips ini ketika kamu mengelola stok di gudang!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/inventory\/stok-opname-dalam-gudang\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"5 Tips Agar Stok Opname dalam Sebuah Bisnis Berjalan Efektif\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Sudah melakukan stok opname tapi kenapa hasilnya belum maksimal? Coba terapkan 5 tips ini ketika kamu mengelola stok di gudang!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/inventory\/stok-opname-dalam-gudang\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2019-09-18T06:13:55+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-09-30T11:48:34+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/01Grocery1-articleLarge-v2.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"401\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Daniel Nugraha\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Daniel Nugraha\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 menit\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"5 Tips Agar Stok Opname dalam Sebuah Bisnis Berjalan Efektif","description":"Sudah melakukan stok opname tapi kenapa hasilnya belum maksimal? Coba terapkan 5 tips ini ketika kamu mengelola stok di gudang!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/inventory\/stok-opname-dalam-gudang\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"5 Tips Agar Stok Opname dalam Sebuah Bisnis Berjalan Efektif","og_description":"Sudah melakukan stok opname tapi kenapa hasilnya belum maksimal? Coba terapkan 5 tips ini ketika kamu mengelola stok di gudang!","og_url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/inventory\/stok-opname-dalam-gudang\/","og_site_name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","article_published_time":"2019-09-18T06:13:55+00:00","article_modified_time":"2025-09-30T11:48:34+00:00","og_image":[{"width":600,"height":401,"url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/01Grocery1-articleLarge-v2.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Daniel Nugraha","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Daniel Nugraha","Estimasi waktu membaca":"6 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/inventory\/stok-opname-dalam-gudang\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/inventory\/stok-opname-dalam-gudang\/"},"author":{"name":"Daniel Nugraha","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/472faaec0b543229ae0fef22e36a5eeb"},"headline":"5 Tips Agar Stok Opname dalam Sebuah Bisnis Berjalan Efektif","datePublished":"2019-09-18T06:13:55+00:00","dateModified":"2025-09-30T11:48:34+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/inventory\/stok-opname-dalam-gudang\/"},"wordCount":693,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"articleSection":["Inventory"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/inventory\/stok-opname-dalam-gudang\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/inventory\/stok-opname-dalam-gudang\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/inventory\/stok-opname-dalam-gudang\/","name":"5 Tips Agar Stok Opname dalam Sebuah Bisnis Berjalan Efektif","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website"},"datePublished":"2019-09-18T06:13:55+00:00","dateModified":"2025-09-30T11:48:34+00:00","description":"Sudah melakukan stok opname tapi kenapa hasilnya belum maksimal? Coba terapkan 5 tips ini ketika kamu mengelola stok di gudang!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/inventory\/stok-opname-dalam-gudang\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/inventory\/stok-opname-dalam-gudang\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/inventory\/stok-opname-dalam-gudang\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/en\/homepage\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"5 Tips Agar Stok Opname dalam Sebuah Bisnis Berjalan Efektif"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","description":"Blog informatif dan inspiratif untuk Bisnis","publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization","name":"Paper.id","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","contentUrl":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","width":411,"height":133,"caption":"Paper.id"},"image":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","https:\/\/www.instagram.com\/paperindonesia\/?hl=en","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/paper-id\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/472faaec0b543229ae0fef22e36a5eeb","name":"Daniel Nugraha","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c84d3e292a8c817669eef7d7c810e25a?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c84d3e292a8c817669eef7d7c810e25a?s=96&d=mm&r=g","caption":"Daniel Nugraha"},"description":"Seorang Penulis &amp; SEO Specialist dengan pengalaman lebih dari 7 tahun di industri media, bisnis &amp; ekonomi, dengan hobi yang berbeda dari lainnya yakni riset terkait topik bisnis dan juga ekonomi serta sering kali difitur di berbagai media atas hasil tulisan seputar release dan kabar bisnis","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/author\/daniel\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4075"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4075"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4075\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":30185,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4075\/revisions\/30185"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4076"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4075"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4075"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4075"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}