{"id":4062,"date":"2019-09-16T17:39:20","date_gmt":"2019-09-16T10:39:20","guid":{"rendered":"http:\/\/www.paper.id\/blog\/?p=4062"},"modified":"2025-09-30T18:47:10","modified_gmt":"2025-09-30T11:47:10","slug":"mengenal-forecast","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/inventory\/mengenal-forecast\/","title":{"rendered":"Mengenal Lebih Dalam Soal Forecast Dalam Pengelolaan Barang Dagang"},"content":{"rendered":"\n<p>Dalam mengelola persediaan barang dagang, metode forecast menjadi salah satu tahapan yang kerap dilakukan untuk mengantisipasi ketiadaan barang. Dengan begitu, perusahaan bisa memperkirakan kapan barang akan habis dan kapan harus melakukan pemesanan bahan baku lagi kepada pihak pemasok.<\/p>\n\n\n\n<p>Bukan hanya pemesanan bahan baku saja, forecast juga berguna untuk banyak hal dan memiliki peran sentral dalam persediaan barang dagang. Karena itu, hal ini tidak bisa dianggap sepele dan butuh strategi dan kemampuan analisis yang matang dalam melakukannya. Apa saja yang harus dilakukan agar berhasil?<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: <a href=\"http:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-dan-nasihat-umkm\/sales-order-dalam-bisnis\/\"><span style=\"text-decoration: underline;\">Sales order, seberapa penting sebuah penawaran dalam bisnis<\/span><\/a>&nbsp;<\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Jenis_forecast_dalam_persediaan_barang_dagang\"><\/span><strong>Jenis forecast dalam persediaan barang dagang<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image wp-image-3651 size-full\">\n<figure class=\"aligncenter\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"533\" height=\"400\" src=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/warehouse@2x.png\" alt=\"Manajemen Persediaan\" class=\"wp-image-3651\"\/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Forecast yang baik dapat membantu perusahaan dalam pengadaan barang yang efisien dan mudah.<\/figcaption><\/figure><\/div>\n\n\n<p>Dalam membuat perkiraan kebutuhan barang, ada 3 jenis metode yang biasanya dilakukan. Setiap metode memiliki ciri khas sendiri serta cara yang berbeda dalam melakukannya. Berikut ketiga jenis forecast yang harus kamu ketahui:<\/p>\n\n\n\n<ol>\n<li><strong>Asumsi<\/strong><br>\nDalam membuat perkiraan pengadaan barang berdasarkan asumsi, manajer akan melakukannya berdasarkan 4 faktor yakni, <em>Reorder point (ROP), Economic Order Quantity (EOQ), <\/em>Stock level (SL), dan Safety Stock (SS). Lewat keempat faktor itu, manajer dapat memperkirakan tingkat kebutuhan perusahaan akan sebuah hal.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Data historis<\/strong><br>\nData menjadi elemen penting yang membantu perusahaan dalam melakukan perkiraan jumlah barang yang dibutuhkan. Biasanya, manajer akan melihat jumlah pesanan yang kerap dilakukan dalam jangka waktu tertentu. Selain itu, ia juga akan membandingkannya dengan tingkat kebutuhan dari Gudang itu sendiri. Apakah, mereka membutuhkannya dalam jumlah yang banyak atau tidak.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Permintaan langsung<\/strong><br>\nDivisi yang membutuhkan akan membuat permintaan langsung untuk pembelian barang baku sesuai kebutuhan. Namun, manajer persediaan akan tetap melihatnya berdasarkan data historis juga agar menjaga keseimbangan kondisi keuangan dan tingkat permintaan barang dalam sebuah perusahaan.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p>Setelah membuat perkiraan, perusahaan akan melakukan evaluasi. Mereka akan melihat mengenai kuantitas dari barang yang akan dibeli. Jika sesuai maka, berlanjut ke proses selanjutnya yakni proses pencarian barang dimana, pihak <em>purchasing <\/em>akan mencari pihak <em>supplier <\/em>untuk membeli barang yang dibutuhkan.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: <a href=\"http:\/\/www.paper.id\/blog\/business-insights\/perbedaan-procurement-dan-purchasing\/\"><span style=\"text-decoration: underline;\">Procurement dan Purchasing, apa perbedaannya?<\/span><\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Langkah-langkah_dalam_membuat_perkiraan\"><\/span><strong>Langkah-langkah dalam membuat perkiraan<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image wp-image-1676 size-full\">\n<figure class=\"aligncenter\"><img decoding=\"async\" width=\"600\" height=\"337\" src=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/11\/calculator-finance-investing.jpg\" alt=\"cara menghitung PPh 21 - Paper.id\" class=\"wp-image-1676\"\/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Proses forecast membutuhkan tingkat analisis yang tinggi untuk meminimalisir kesalahan yang terjadi.<\/figcaption><\/figure><\/div>\n\n\n<p>Setelah memahami 3 jenis metode forecast di sub-bab sebelumnya, kita beralih ke bagian selanjutnya, langkah-langkah dalam membuat forecast. Berikut 4 langkah umum dalam membuat forecast dalam persediaan barang dagang:<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li><strong>Tujuan forecast<\/strong><br>\nHal ini dipengaruhi oleh kebutuhan perusahaan itu sendiri. Sebagai contoh, perusahaan akan melakukan permintaan barang untuk melakukan restock atau pembelian kembali akan bahan baku atau produk yang ada untuk memenuhi permintaan konsumen atas barang penjualan.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Waktu<\/strong><br>\nDalam membuat perkiraan, tetapkan rencana tersebut dalam jangka waktu tertentu. Rencana perkiraan yang ada bisa bersifat jangka pendek, menengah, dan jangka panjang sehingga, dibutuhkan langkah yang strategis dalam membuat hal itu.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Teknik forecast<\/strong><br>\nAda 3 jenis Teknik yang telah dijelaskan diatas seperti, Asumsi, Data historis, dan permintaan dari user langsung. Pilihlah salah satu dari ketiga Teknik tersebut yang tepat dan berdasarkan kebutuhan.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Kumpulkan dan analisis data yang ada<\/strong><br>\nKumpulkan data dan lakukan analisis terhadap data tersebut. Biasanya, data yang ada dipilih berdasarkan jangka waktu tertentu. Misalnya, kamu bisa mengumpulkan data pembelian barang dalam 3 bulan terakhir. Setelah itu, kamu bisa melihat data tersebut dan membandingkannya dengan kebutuhan perusahaan saat itu. Jika tingkat kebutuhan akan barang tinggi maka, kamu bisa memesan barang lebih banyak dari pesanan yang ada di data.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Proses perkiraan barang memang rumit karena membutuhkan tingkat analisis yang tinggi dalam memprediksi kebutuhan barang yang dibutuhkan. Selain itu, tingkat ketepatan perkiraan tidak bisa benar sepenuhnya karena, ada banyak faktor eksternal yang bisa mempengaruhi tingkat kebutuhan barang yang berubah-ubah kapan saja. Untuk mengatasi hal ini, kamu bisa menggunakan software Paper.id.<\/p>\n\n\n\n<p>Paper.id merupakan software invoicing dan dilengkapi dengan fitur accounting dan inventory management. Semua fitur telah terintegrasi secara otomatis sehingga, mempermudah dan mempercepat hasil pekerjaan kamu. Bisnis jadi lebih mudah dan menguntungkan dengan Paper.id. Daftar diri sekarang lewat link dibawah dan rasakan kemudahan dalam mengelola keuangan bisnis hanya lewat jari kamu!<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-center\"><a class=\"cta-button\" href=\"https:\/\/paper.id\/webappv1\/#\/register\"> <button class=\"rounded-button-green hero-signup-button\" type=\"submit\">Daftar Sekarang<\/button> <\/a><\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-center\"><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dalam mengelola persediaan barang dagang, metode forecast menjadi salah satu tahapan yang kerap dilakukan untuk mengantisipasi ketiadaan barang. Dengan begitu, perusahaan bisa memperkirakan kapan barang akan habis dan kapan harus melakukan pemesanan bahan baku lagi kepada pihak pemasok. Bukan hanya pemesanan bahan baku saja, forecast juga berguna untuk banyak hal dan memiliki peran sentral dalam [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":4063,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6451],"tags":[],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Forecast Dalam Pengelolaan Barang Dagang<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Forecast bersifat penting untuk pengadaan barang karena, hal ini membantu kamu dalam mengetahui jumlah barang yang akan dipesan.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/inventory\/mengenal-forecast\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Forecast Dalam Pengelolaan Barang Dagang\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Forecast bersifat penting untuk pengadaan barang karena, hal ini membantu kamu dalam mengetahui jumlah barang yang akan dipesan.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/inventory\/mengenal-forecast\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2019-09-16T10:39:20+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-09-30T11:47:10+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/Mengenal-Lebih-Dalam-Soal-Forecast-Dalam-Pengelolaan-Barang-Dagang.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"400\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Daniel Nugraha\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Daniel Nugraha\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Forecast Dalam Pengelolaan Barang Dagang","description":"Forecast bersifat penting untuk pengadaan barang karena, hal ini membantu kamu dalam mengetahui jumlah barang yang akan dipesan.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/inventory\/mengenal-forecast\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Forecast Dalam Pengelolaan Barang Dagang","og_description":"Forecast bersifat penting untuk pengadaan barang karena, hal ini membantu kamu dalam mengetahui jumlah barang yang akan dipesan.","og_url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/inventory\/mengenal-forecast\/","og_site_name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","article_published_time":"2019-09-16T10:39:20+00:00","article_modified_time":"2025-09-30T11:47:10+00:00","og_image":[{"width":600,"height":400,"url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/Mengenal-Lebih-Dalam-Soal-Forecast-Dalam-Pengelolaan-Barang-Dagang.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Daniel Nugraha","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Daniel Nugraha","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/inventory\/mengenal-forecast\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/inventory\/mengenal-forecast\/"},"author":{"name":"Daniel Nugraha","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/472faaec0b543229ae0fef22e36a5eeb"},"headline":"Mengenal Lebih Dalam Soal Forecast Dalam Pengelolaan Barang Dagang","datePublished":"2019-09-16T10:39:20+00:00","dateModified":"2025-09-30T11:47:10+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/inventory\/mengenal-forecast\/"},"wordCount":642,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"articleSection":["Inventory"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/inventory\/mengenal-forecast\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/inventory\/mengenal-forecast\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/inventory\/mengenal-forecast\/","name":"Forecast Dalam Pengelolaan Barang Dagang","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website"},"datePublished":"2019-09-16T10:39:20+00:00","dateModified":"2025-09-30T11:47:10+00:00","description":"Forecast bersifat penting untuk pengadaan barang karena, hal ini membantu kamu dalam mengetahui jumlah barang yang akan dipesan.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/inventory\/mengenal-forecast\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/inventory\/mengenal-forecast\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/inventory\/mengenal-forecast\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/en\/homepage\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Mengenal Lebih Dalam Soal Forecast Dalam Pengelolaan Barang Dagang"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","description":"Blog informatif dan inspiratif untuk Bisnis","publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization","name":"Paper.id","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","contentUrl":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","width":411,"height":133,"caption":"Paper.id"},"image":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","https:\/\/www.instagram.com\/paperindonesia\/?hl=en","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/paper-id\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/472faaec0b543229ae0fef22e36a5eeb","name":"Daniel Nugraha","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c84d3e292a8c817669eef7d7c810e25a?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c84d3e292a8c817669eef7d7c810e25a?s=96&d=mm&r=g","caption":"Daniel Nugraha"},"description":"Seorang Penulis &amp; SEO Specialist dengan pengalaman lebih dari 7 tahun di industri media, bisnis &amp; ekonomi, dengan hobi yang berbeda dari lainnya yakni riset terkait topik bisnis dan juga ekonomi serta sering kali difitur di berbagai media atas hasil tulisan seputar release dan kabar bisnis","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/author\/daniel\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4062"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4062"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4062\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":16445,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4062\/revisions\/16445"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4063"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4062"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4062"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4062"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}