{"id":3591,"date":"2023-02-23T16:59:30","date_gmt":"2023-02-23T09:59:30","guid":{"rendered":"http:\/\/www.paper.id\/blog\/?p=3591"},"modified":"2025-09-29T15:11:08","modified_gmt":"2025-09-29T08:11:08","slug":"nota-penjualan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/kwitansi\/nota-penjualan\/","title":{"rendered":"Pentingnya Nota Penjualan Sebagai Bukti Transaksi Bisnis"},"content":{"rendered":"\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai pelaku bisnis, tentu kamu sudah tidak asing lagi dengan nota penjualan. Bagaimana tidak, nota penjualan sangat penting dalam sebuah transaksi bisnis, lantaran kertas kecil ini menjadi salah satu bukti sahnya sebuah transaksi.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nota penjualan berisi mengenai jumlah dan total harga yang dibeli, keterangan tambahan, dan hal lainnya yang berkaitan. Biasanya, nota ini juga dibuat rangkap dua, pertama akan dipegang oleh pembeli dan satunya lagi untuk pihak penjual yang digunakan demi kebutuhan pembukuan.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lantas, seberapa penting sih nota penjualan ini dan bagaimana cara membuatnya? Simak penjelasannya di sini.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga:&nbsp;<a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/bisnis\/apa-perbedaan-nota-dan-kwitansi-simak-selengkapnya\/\">Apa Perbedaan Nota dan Kwitansi? Simak Selengkapnya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pentingnya_Nota_Penjualan\"><\/span>Pentingnya Nota Penjualan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image alignnone wp-image-9730 size-full\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"476\" height=\"400\" src=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/08\/pasted-image-0-scaled-1.jpg\" alt=\"Contoh Nota Kontan\" class=\"wp-image-9730\"\/><figcaption class=\"wp-element-caption\"><em>Contoh Nota Kontan (Photo by BukuMitra)<\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Umumnya, nota penjualan adalah bukti sah atas pembelian secara tunai yang dibuat oleh penjual untuk pembeli. Tidak hanya untuk pembeli, nota juga berperan penting bagi pebisnis. Pasalnya, nota ini menjadi bukti bahwa bisnis yang dijalani telah mendapatkan suatu kegiatan transaksi.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, nota penjualan sangat penting karena berfungsi sebagai dokumen yang digunakan untuk pembukuan keuangan. Dengan kata lain, bukti akan dikumpulkan sebagai dokumentasi terjadinya sejumlah transaksi.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selanjutnya, bukti tersebut bisa digunakan untuk pengecekan dan membantu jika adanya kesalahan dalam pembuatan laporan. Oleh karena itu, penjual harus menyimpan nota sebaik mungkin untuk keperluan pembukuan keuangan perusahaan.<\/span><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><a href=\"https:\/\/paper.id\/webappv1\/#\/register?&amp;utm_source=blog&amp;utm_medium=organic&amp;utm_campaign=pentingnya_nota_penjualan&amp;utm_content=cta_banner\"><img decoding=\"async\" width=\"919\" height=\"229\" src=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Invoice-Penjualan-3.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-14765\" srcset=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Invoice-Penjualan-3.png 919w, https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Invoice-Penjualan-3-300x75.png 300w, https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Invoice-Penjualan-3-768x191.png 768w\" sizes=\"(max-width: 919px) 100vw, 919px\" \/><\/a><\/figure>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Bagaimana_Manfaatnya\"><\/span><strong>Bagaimana Manfaatnya?<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut beberapa manfaat nota penjualan menurut <a href=\"https:\/\/m.lampost.co\/\">Lampost<\/a>, diantaranya:<\/span><\/p>\n\n\n\n<ol>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Mengetahui riwayat stok barang secara jelas. Berapa banyak barang yang dipesan atau dikirimkan kepada pembeli.<\/span><\/li>\n\n\n\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai pengingat mengenai jumlah produk apa saja dan berapa nominal yang harus dibayarkan oleh pembeli.<\/span><\/li>\n\n\n\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi penjual nota penjualan disimpan sebagai bukti transaksi jika sewaktu-waktu dibutuhkan. Bagi pembeli, nota penjualan sebagai bukti transaksi yang disimpan dan tidak dapat dipalsukan.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-dan-nasihat-umkm\/nota-pembayaran\/\">Nota Pembayaran dan Perannya Bagi Perusahaan<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Aplikasi_Nota_Penjualan\"><\/span><strong>Aplikasi Nota Penjualan<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terdapat beberapa contoh aplikasi nota penjualan yang bisa kamu pakai untuk kebutuhan transaksi bisnis kamu, salah satunya Paper.id.<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">Ya, Paper.id merupakan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">software <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">nota online yang dapat melakukan pencetakan faktur atau pembuatan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">invoice <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">online. Selain itu, di Paper.id juga kamu bisa melakukan pencatatan laporan keuangan sehingga dapat membantu dalam hal pengelolaan bisnis.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berbagai fitur menarik dapat kamu nikmati di Paper.id, seperti mengirim invoice dalam waktu yang singkat, aplikasi ini juga menyediakan berbagai macam metode pembayaran, memiliki fitur <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">invoice reminder<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, dan secara otomatis mengirimkan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">billing <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">tagihan secara berulang melalui <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">e-mail<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Cara_Membuat_Nota_Penjualan\"><\/span><strong>Cara Membuat Nota Penjualan<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"877\" height=\"849\" src=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/image-16.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-14764\" srcset=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/image-16.png 877w, https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/image-16-300x290.png 300w, https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/image-16-768x743.png 768w\" sizes=\"(max-width: 877px) 100vw, 877px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terdapat 2 cara membuat untuk membuat nota penjualan. Pertama, kamu bisa membuatnya sendiri dengan cara konvensional, kamu hanya membutuhkan kertas nota dan tinggal mengisinya sesuai bagian-bagian yang sudah tersedia. Selain itu, kamu juga bisa membuatnya tapa kertas nota, kamu tinggal membuatnya menggunakan kertas kosong.<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Kedua, kamu bisa membuatnya melalui Paper.id. Kamu bisa membuat nota dengan praktis karena semuanya sudah terotomatisasi dan&nbsp; bisa dibuat kapanpun dan dimanapun kamu mau. Yuk, nikmati kemudahan membuat <\/span><a href=\"https:\/\/www.paper.id\/invoice-penjualan.php\"><span style=\"font-weight: 400;\">nota penjualan<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> dengan klik di bawah ini.<\/span><\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-buttons is-content-justification-center is-layout-flex wp-container-2 wp-block-buttons-is-layout-flex\">\n<div class=\"wp-block-button\"><a class=\"wp-block-button__link has-background wp-element-button\" href=\"https:\/\/paper.id\/webappv1\/#\/register?&amp;utm_source=blog&amp;utm_medium=organic&amp;utm_campaign=pentingnya_nota_penjualan&amp;utm_content=cta_button\" style=\"background-color:#4195d5\">Daftar Gratis<\/a><\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sebagai pelaku bisnis, tentu kamu sudah tidak asing lagi dengan nota penjualan. Bagaimana tidak, nota penjualan sangat penting dalam sebuah transaksi bisnis, lantaran kertas kecil ini menjadi salah satu bukti sahnya sebuah transaksi. Nota penjualan berisi mengenai jumlah dan total harga yang dibeli, keterangan tambahan, dan hal lainnya yang berkaitan. Biasanya, nota ini juga dibuat [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":5,"featured_media":9764,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[7852],"tags":[],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Pentingnya Nota Penjualan Sebagai Bukti Transaksi Bisnis<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Nota penjualan berperan penting sebagai bukti sah atas transaksi secara tunai yang dibuat oleh penjual untuk pembeli. Bagaimana cara buatnya?\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/kwitansi\/nota-penjualan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Pentingnya Nota Penjualan Sebagai Bukti Transaksi Bisnis\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Nota penjualan berperan penting sebagai bukti sah atas transaksi secara tunai yang dibuat oleh penjual untuk pembeli. Bagaimana cara buatnya?\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/kwitansi\/nota-penjualan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Paper.id | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-02-23T09:59:30+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-09-29T08:11:08+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/sasun-bughdaryan-X4VwfPzy_2o-unsplash-scaled-1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"400\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Muhamad Dika Wahyudi\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Muhamad Dika Wahyudi\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Pentingnya Nota Penjualan Sebagai Bukti Transaksi Bisnis","description":"Nota penjualan berperan penting sebagai bukti sah atas transaksi secara tunai yang dibuat oleh penjual untuk pembeli. Bagaimana cara buatnya?","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/kwitansi\/nota-penjualan\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Pentingnya Nota Penjualan Sebagai Bukti Transaksi Bisnis","og_description":"Nota penjualan berperan penting sebagai bukti sah atas transaksi secara tunai yang dibuat oleh penjual untuk pembeli. Bagaimana cara buatnya?","og_url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/kwitansi\/nota-penjualan\/","og_site_name":"Paper.id | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","article_published_time":"2023-02-23T09:59:30+00:00","article_modified_time":"2025-09-29T08:11:08+00:00","og_image":[{"width":600,"height":400,"url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/sasun-bughdaryan-X4VwfPzy_2o-unsplash-scaled-1.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Muhamad Dika Wahyudi","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Muhamad Dika Wahyudi","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/kwitansi\/nota-penjualan\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/kwitansi\/nota-penjualan\/"},"author":{"name":"Muhamad Dika Wahyudi","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/5adbeaf1c49321d345b4ea82ed29daa2"},"headline":"Pentingnya Nota Penjualan Sebagai Bukti Transaksi Bisnis","datePublished":"2023-02-23T09:59:30+00:00","dateModified":"2025-09-29T08:11:08+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/kwitansi\/nota-penjualan\/"},"wordCount":462,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"articleSection":["Kwitansi"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/kwitansi\/nota-penjualan\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/kwitansi\/nota-penjualan\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/kwitansi\/nota-penjualan\/","name":"Pentingnya Nota Penjualan Sebagai Bukti Transaksi Bisnis","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website"},"datePublished":"2023-02-23T09:59:30+00:00","dateModified":"2025-09-29T08:11:08+00:00","description":"Nota penjualan berperan penting sebagai bukti sah atas transaksi secara tunai yang dibuat oleh penjual untuk pembeli. Bagaimana cara buatnya?","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/kwitansi\/nota-penjualan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/kwitansi\/nota-penjualan\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/kwitansi\/nota-penjualan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/en\/homepage\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Pentingnya Nota Penjualan Sebagai Bukti Transaksi Bisnis"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","name":"Paper.id | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","description":"Blog informatif dan inspiratif untuk Bisnis","publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization","name":"Paper.id","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","contentUrl":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","width":411,"height":133,"caption":"Paper.id"},"image":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","https:\/\/www.instagram.com\/paperindonesia\/?hl=en","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/paper-id\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/5adbeaf1c49321d345b4ea82ed29daa2","name":"Muhamad Dika Wahyudi","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/69252c8afe50b29832741a75ed510e8e?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/69252c8afe50b29832741a75ed510e8e?s=96&d=mm&r=g","caption":"Muhamad Dika Wahyudi"},"url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/author\/dika-wahyudi\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3591"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3591"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3591\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":14766,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3591\/revisions\/14766"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9764"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3591"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3591"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3591"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}