{"id":3554,"date":"2019-07-22T18:23:15","date_gmt":"2019-07-22T11:23:15","guid":{"rendered":"http:\/\/www.paper.id\/blog\/?p=3554"},"modified":"2025-09-29T15:08:58","modified_gmt":"2025-09-29T08:08:58","slug":"pengertian-harga-pokok-penjualan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/pengertian-harga-pokok-penjualan\/","title":{"rendered":"Pengertian Harga Pokok Penjualan dalam Sebuah Bisnis"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>Pengertian Harga Pokok Penjualan-<\/strong> Bagaimana cara menghitung harga jual sebuah produk? Jawabannya baru bisa didapatkan setelah kamu menjumlahkan seluruh proses produksi. Bahan baku bukanlah satu-satunya proses produksi yang masuk ke dalam hitungan melainkan juga biaya-biaya lainnya. Misalnya adalah, biaya pengiriman, penyewaan tempat dan juga gaji pegawai.<\/p>\n\n\n\n<p>Biaya bahan baku memang menjadi faktor utama yang menentukan harga sebuah produk. Satu-satunya cara untuk menekan besarnya harga bahan baku adalah dengan membelinya dalam jumlah besar. Semakin banyak bahan baku dibeli, semakin murah pula harga yang biasanya akan ditawarkan.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><a href=\"https:\/\/www.paper.id\/webappv1\/#\/register?&amp;utm_source=blog&amp;utm_medium=organic&amp;utm_campaign=harga_pokok_penjualan\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"919\" height=\"229\" src=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Pencatatan-Biaya.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-15943\" srcset=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Pencatatan-Biaya.png 919w, https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Pencatatan-Biaya-300x75.png 300w, https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Pencatatan-Biaya-768x191.png 768w\" sizes=\"(max-width: 919px) 100vw, 919px\" \/><\/a><\/figure>\n\n\n\n<p>Contohnya, dalam membuat sebuah baju, dibutuhkan selembar kain berukuran 2 meter. Jika membeli satuan tentunya harga sangat mahal. Namun, apabila kamu membeli kain berukuran 100 meter secara langsung, harga tentunya akan bisa ditekan dan semakin murah.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam sebuah bisnis, harga jual sebuah produk biasa juga disebut sebagai Harga Pokok Penjualan (HPP). Di bawah ini, Paper.id akan menjelaskan apakah pengertian Harga Pokok Penjualan beserta faktor-faktor penentu dalam perhitungannya.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pengertian_Harga_Pokok_Penjualan\"><\/span>Pengertian Harga Pokok Penjualan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image size-full wp-image-3562\">\n<figure class=\"aligncenter\"><img decoding=\"async\" width=\"600\" height=\"378\" src=\"http:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/Cara-Menghitung-Harga-Pokok-Penjualan.jpg\" alt=\"Menghitung HPP\" class=\"wp-image-3562\"\/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Menghitung HPP<\/figcaption><\/figure><\/div>\n\n\n<p>Harga pokok penjualan (HPP) adalah total keseluruhan beban pengeluaran yang dilakukan oleh seorang pemilik usaha dalam menghasilkan produk atau jasa untuk bisnis mereka. Perhitungan HPP dilakukan secara penuh, artinya semua aspek pengeluaran dimasukkan, seperti yang telah dikatakan sebelumnya di atas.<\/p>\n\n\n\n<p>Total keseluruhan pencatatan HPP harus dimasukkan ke dalam pembukuan bisnis. Dalam konteks ini, HPP termasuk ke dalam laporan laba rugi (<em>income statement<\/em>) sebab menentukan keuntungan sebuah bisnis. Itulah alasan kenapa perhitungan HPP harus dilakukan dengan melibatkan semua laporan pengeluaran.<\/p>\n\n\n\n<p>Secara singkat, tujuan dari penghitungan harga pokok penjualan adalah untuk menentukan harga keseluruhan produksi yang dilakukan dalam satu periode. Nantinya, dari harga tersebut dapat diakumulasikan lagi menjadi harga jual kepada pelanggan.<\/p>\n\n\n\n<p>Baca Juga:&nbsp;<a href=\"http:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-dan-nasihat-umkm\/laporan-laba-rugi\/\">Apa yang Dimaksud dengan Laporan Laba Rugi Serta Formatnya?<\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Komponen_Penentu_HPP\"><\/span>Komponen Penentu HPP<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image size-full wp-image-2446\">\n<figure class=\"aligncenter\"><img decoding=\"async\" width=\"600\" height=\"363\" src=\"http:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/03\/seven-ways-price-your-product-341358761.jpg\" alt=\"Cara Menentukan Harga Jual\" class=\"wp-image-2446\"\/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Cara Menentukan Harga Jual<\/figcaption><\/figure><\/div>\n\n\n<p>Menghitung Harga Pokok Penjualan tidaklah mudah. Terdapat beberapa komponen yang harus diperhatikan apabila ingin mengakumulasikannya secara keseluruhan. Komponen-komponen yang dimaksud adalah:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Direct_Material_Bahan_Baku_Langsung\"><\/span>1. Direct Material (Bahan Baku Langsung)<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Dalam menentukan harga pokok penjualan, komponen pertama yang harus diketahui adalah bahan baku dalam penjualan. Maksudnya adalah dengan menghitung keseluruhan harga ongkos produksi secara menyeluruh, mulai dari bahan, biaya angkut, ongkos dan lain-lain.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Direct_Labor_Biaya_Tenaga_Kerja_Langsung\"><\/span>2. Direct Labor (Biaya Tenaga Kerja Langsung)<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Produksi yang dilakukan dalam bisnis hanya akan berhasil apabila ada SDM atau pegawai. Untuk mempekerjakan pegawai, pemilik usaha harus membayarkan upah mereka setiap bulannya. Oleh karena itu, biaya pembayaran gaji tenaga kerja juga harus dimasukkan ke dalam komponen penentu HPP.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>3. Overhead<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Terakhir, overhead juga masuk ke dalam komponen penghitungan untuk harga pokok penjualan. Singkatnya, overhead tidak terlibat langsung dalam proses pembuatan produk atau jasa namun tetap berperan penting dalam keberhasilannya.<\/p>\n\n\n\n<p>Beberapa contoh biaya overhead yang sering dilakukan adalah: biaya sewa kantor, biaya sewa peralatan, biaya depresiasi produk, biaya listrik atau air, pam dll. Seringkali tidak terdeteksi para pemilik usaha namun pengeluaran dari overhead ternyata sangatlah luar biasa.<\/p>\n\n\n\n<p>Itu dia pengertian harga pokok penjualan beserta dengan komponen penyebabnya. Jika kamu bingung untuk membuat laporan hpp di laba rugi, kamu bisa menyelesaikannya di Paper.id. Selain itu, kamu juga bisa membuat invoice dan mengirimnya secara digital tanpa ada batasan waktu dan jarak. Semakin mudah dengan software akuntansi Paper.id.<\/p>\n\n\n\n<p>Paper.id sangat fleksibel sebab kamu bisa menggunakannya melalui smartphone kamu. Download gratis melalui play store dan urus semua kegiatan bisnis melalui genggaman tangan. Mau mudahkan bisnis kamu sekarang juga? klik tombol di bawah ini:<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-center\"><a class=\"cta-button\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/webappv1\/#\/register\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> <button class=\"rounded-button-green hero-signup-button\" type=\"submit\">Buat Mudah Sekarang<\/button>&nbsp;<\/a><\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-center\">&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pengertian Harga Pokok Penjualan- Bagaimana cara menghitung harga jual sebuah produk? Jawabannya baru bisa didapatkan setelah kamu menjumlahkan seluruh proses produksi. Bahan baku bukanlah satu-satunya proses produksi yang masuk ke dalam hitungan melainkan juga biaya-biaya lainnya. Misalnya adalah, biaya pengiriman, penyewaan tempat dan juga gaji pegawai. Biaya bahan baku memang menjadi faktor utama yang menentukan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":3562,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6449],"tags":[],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Pengertian Harga Pokok Penjualan dalam Sebuah Bisnis<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Pengertian Harga Pokok Penjualan: Tahukah kamu jika hal ini akan mempengaruhi keuntunganmu dalam menjalankan sebuah bisnis!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/pengertian-harga-pokok-penjualan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Pengertian Harga Pokok Penjualan dalam Sebuah Bisnis\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pengertian Harga Pokok Penjualan: Tahukah kamu jika hal ini akan mempengaruhi keuntunganmu dalam menjalankan sebuah bisnis!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/pengertian-harga-pokok-penjualan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2019-07-22T11:23:15+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-09-29T08:08:58+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/Cara-Menghitung-Harga-Pokok-Penjualan.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"378\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Daniel Nugraha\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Daniel Nugraha\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Pengertian Harga Pokok Penjualan dalam Sebuah Bisnis","description":"Pengertian Harga Pokok Penjualan: Tahukah kamu jika hal ini akan mempengaruhi keuntunganmu dalam menjalankan sebuah bisnis!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/pengertian-harga-pokok-penjualan\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Pengertian Harga Pokok Penjualan dalam Sebuah Bisnis","og_description":"Pengertian Harga Pokok Penjualan: Tahukah kamu jika hal ini akan mempengaruhi keuntunganmu dalam menjalankan sebuah bisnis!","og_url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/pengertian-harga-pokok-penjualan\/","og_site_name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","article_published_time":"2019-07-22T11:23:15+00:00","article_modified_time":"2025-09-29T08:08:58+00:00","og_image":[{"width":600,"height":378,"url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/Cara-Menghitung-Harga-Pokok-Penjualan.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Daniel Nugraha","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Daniel Nugraha","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/pengertian-harga-pokok-penjualan\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/pengertian-harga-pokok-penjualan\/"},"author":{"name":"Daniel Nugraha","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/472faaec0b543229ae0fef22e36a5eeb"},"headline":"Pengertian Harga Pokok Penjualan dalam Sebuah Bisnis","datePublished":"2019-07-22T11:23:15+00:00","dateModified":"2025-09-29T08:08:58+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/pengertian-harga-pokok-penjualan\/"},"wordCount":555,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"articleSection":["Akuntansi"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/pengertian-harga-pokok-penjualan\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/pengertian-harga-pokok-penjualan\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/pengertian-harga-pokok-penjualan\/","name":"Pengertian Harga Pokok Penjualan dalam Sebuah Bisnis","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website"},"datePublished":"2019-07-22T11:23:15+00:00","dateModified":"2025-09-29T08:08:58+00:00","description":"Pengertian Harga Pokok Penjualan: Tahukah kamu jika hal ini akan mempengaruhi keuntunganmu dalam menjalankan sebuah bisnis!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/pengertian-harga-pokok-penjualan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/pengertian-harga-pokok-penjualan\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/pengertian-harga-pokok-penjualan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/en\/homepage\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Pengertian Harga Pokok Penjualan dalam Sebuah Bisnis"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","description":"Blog informatif dan inspiratif untuk Bisnis","publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization","name":"Paper.id","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","contentUrl":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","width":411,"height":133,"caption":"Paper.id"},"image":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","https:\/\/www.instagram.com\/paperindonesia\/?hl=en","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/paper-id\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/472faaec0b543229ae0fef22e36a5eeb","name":"Daniel Nugraha","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c84d3e292a8c817669eef7d7c810e25a?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c84d3e292a8c817669eef7d7c810e25a?s=96&d=mm&r=g","caption":"Daniel Nugraha"},"description":"Seorang Penulis &amp; SEO Specialist dengan pengalaman lebih dari 7 tahun di industri media, bisnis &amp; ekonomi, dengan hobi yang berbeda dari lainnya yakni riset terkait topik bisnis dan juga ekonomi serta sering kali difitur di berbagai media atas hasil tulisan seputar release dan kabar bisnis","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/author\/daniel\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3554"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3554"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3554\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":29810,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3554\/revisions\/29810"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3562"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3554"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3554"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3554"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}