{"id":3415,"date":"2025-02-18T10:33:37","date_gmt":"2025-02-18T03:33:37","guid":{"rendered":"http:\/\/www.paper.id\/blog\/?p=3415"},"modified":"2025-09-23T17:35:32","modified_gmt":"2025-09-23T10:35:32","slug":"kwitansi-pembelian","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/kwitansi\/kwitansi-pembelian\/","title":{"rendered":"Kwitansi Pembelian Barang: Pengertian dan Contohnya"},"content":{"rendered":"\n<p>Kita mengenal banyak jenis <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-dan-nasihat-umkm\/apa-itu-kwitansi\/\">kwitansi<\/a>, salah satunya yang sering digunakan adalah kwitansi pembelian. Kwitansi ini sering kita temui saat melakukan transaksi jual beli. Sejatinya, kwitansi telah kita gunakan sejak zaman dahulu kala, tepatnya sekitar tahun 3200 SM.<\/p>\n\n\n\n<p>Kwitansi bertindak sebagai bukti pembayaran dengan info yang tertera di kertas tersebut. Selanjutnya, info tersebut berguna untuk pembeli dan penjual sebagai bukti pembayaran yang akan disimpan untuk pelacakan jejak transaksi.<\/p>\n\n\n\n<p>Kwitansi pembelian sering digunakan dan penting bagi kita untuk tahu mengenai pengertian serta hal-hal yang berhubungan dengannya. Berikut ini hal-hal yang harus kamu ketahui tentang kwitansi tersebut.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apa_Itu_Kwitansi_Pembelian_Barang\"><\/span><strong>Apa Itu Kwitansi Pembelian Barang?<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Kwitansi pembelian barang adalah dokumen resmi yang dikeluarkan oleh penjual kepada pembeli sebagai bukti bahwa transaksi pembelian telah dilakukan. Kwitansi ini biasanya mencakup informasi penting seperti nama dan alamat penjual, nama dan alamat pembeli, deskripsi barang yang dibeli, jumlah yang dibayarkan, serta tanggal transaksi.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Kwitansi ini berfungsi sebagai bukti sah yang dapat digunakan untuk keperluan akuntansi dan audit. Sehingga secara tidak langsung kwitansi tersebut adalah salah satu pendukung dokumen penting dalam bisnis yang kamu kelola.<\/p>\n\n\n\n<p>Kwitansi terdiri dari 3 rangkap, rangkap pertama diberikan kepada konsumen. Rangkap yang kedua akan ditandatangani oleh konsumen dan disimpan oleh penjual. Selanjutnya, rangkap kedua tersebut akan digunakan sebagai lampiran penagihan di hari lain. Terakhir, ada rangkap ketiga yang akan disimpan dalam buku <em>invoice <\/em>atau faktur.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/smb\/cara-membuat-kwitansi-di-word-excel-mudah\/\">Cara Membuat Kwitansi di Word dan Excel, Mudah dan Cepat!<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Selain buat kwitansi, tentu kamu juga bisa membuat invoice digital dan langsung menghubungkannya ke pencatatan bisnis dan juga 30+ opsi pembayaran, termasuk kartu kredit tanpa mesin EDC. Nantinya, rekonsiliasi transaksi langsung terjadi secara otomatis oleh sistem, sehingga kamu tak perlu capek-capek merekap pembayaran bisnismu.<\/p>\n\n\n\n<p>Yuk, segera registrasi bisnismu ke Paper.id!<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-buttons is-content-justification-center is-layout-flex wp-container-2 wp-block-buttons-is-layout-flex\">\n<div class=\"wp-block-button\"><a class=\"wp-block-button__link has-white-color has-text-color has-background wp-element-button\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/webappv1\/#\/register?&amp;utm_source=blog&amp;utm_medium=organic&amp;utm_campaign=kwitansi_pembelian_barang&amp;utm_content=cta_button\" style=\"background-color:#4195d5\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Daftar Paper.id Gratis!<\/a><\/div>\n<\/div>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Manfaat_Kwitansi_Pembelian_Barang\"><\/span>Manfaat Kwitansi Pembelian Barang<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Membuat kwitansi pembelian barang untuk bisnis kamu tentu dapat mendatangkan banyak manfaat. Salah satunya yaitu seperti manfaat yang tertera berikut di bawah ini.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Sebagai_bukti_transaksi\"><\/span>1. Sebagai bukti transaksi <span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Kwitansi berfungsi sebagai bukti sah bahwa suatu transaksi telah dilakukan. Ini penting untuk keperluan akuntansi dan sebagai referensi jika terjadi sengketa di kemudian hari.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Pengelolaan_keuangan\"><\/span>2. Pengelolaan keuangan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Dengan adanya kwitansi, pemilik usaha dapat lebih mudah mengelola dan mencatat transaksi keuangan. Ini membantu dalam penyusunan laporan keuangan yang akurat.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Memudahkan_pengembalian_barang\"><\/span>3. Memudahkan pengembalian barang<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Jika barang yang dibeli tidak sesuai atau mengalami kerusakan, kwitansi dapat digunakan sebagai bukti untuk mengajukan pengembalian atau klaim garansi.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Meningkatkan_kepercayaan_pelanggan\"><\/span>4. Meningkatkan kepercayaan pelanggan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Penggunaan kwitansi yang jelas dan profesional dapat meningkatkan kepercayaan pelanggan terhadap penjual, yang pada gilirannya dapat meningkatkan loyalitas pelanggan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Menunjukkan_kepatuhan_pajak\"><\/span>5. Menunjukkan kepatuhan pajak <span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Kwitansi pembelian barang dapat digunakan sebagai bukti dalam pelaporan pajak, membantu pemilik usaha untuk memenuhi kewajiban perpajakan mereka.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Perbedaan_Kwitansi_Pembayaran_Barang_dan_Invoice\"><\/span><strong>Perbedaan Kwitansi Pembayaran Barang dan Invoice<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Invoice dan kwitansi memiliki pengertian dan fungsi yang berbeda. <\/p>\n\n\n\n<p>Kwitansi digunakan setelah transaksi usai, invoice merupakan bukti pembayaran yang berisi tagihan akan sejumlah uang yang harus dibayar oleh konsumen setelah membeli sebuah barang atau menggunakan jasa.<\/p>\n\n\n\n<p>Pada invoice, tidak terdapat jumlah tagihan yang harus dibayarkan. Invoice hanya berisi rincian barang barang, biaya lain-lain, nama penerima invoice dan lain-lain. Sedangkan kwitansi memiliki jumlah tagihan yang harus dibayarkan.<\/p>\n\n\n\n<p>Terakhir, perbedaan invoice dan kwitansi terletak pada pemberi bukti transaksi itu. Invice dikeluarkan oleh pihak penjual sedangkan kwitansi tidak diberikan oleh pihak yang spesifik, karena kwitansi hanya akan dikeluarkan sebagai bukti transaksi keuangan yang terjadi antara dua orang.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Komponen_Utama_Kwitansi_Pembelian_Barang\"><\/span><strong>Komponen Utama Kwitansi Pembelian Barang<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Adapun dalam membuat kwitansi pembelian barang ada beberapa kriteria penting yang harus diperhatikan. <\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Informasi_lengkap\"><\/span>1. Informasi lengkap<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Kwitansi harus mencakup semua informasi penting, termasuk nama dan alamat penjual dan pembeli, tanggal transaksi, dan deskripsi barang yang dibeli.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Nomor_kwitansi\"><\/span>2. Nomor kwitansi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Setiap kwitansi harus memiliki nomor unik untuk memudahkan pencatatan dan pelacakan transaksi.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Tanda_tangan\"><\/span>3. Tanda tangan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Kwitansi harus ditandatangani oleh penjual dan, jika perlu, oleh pembeli untuk menunjukkan bahwa transaksi telah disetujui oleh kedua belah pihak.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Format_yang_jelas\"><\/span>4. Format yang jelas<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Kwitansi harus disusun dalam format yang jelas dan mudah dibaca, sehingga informasi dapat dipahami dengan cepat.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Meterai_jika_diperlukan\"><\/span>5. Meterai (jika diperlukan)<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Untuk transaksi dengan nilai tertentu, kwitansi mungkin memerlukan meterai sebagai tanda bahwa dokumen tersebut memiliki kekuatan hukum.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Tahapan_Pembuatan_Kwitansi_Pembelian_Barang\"><\/span><strong>Tahapan Pembuatan Kwitansi Pembelian Barang<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Berikut adalah tahapan dalam pembuatan kwitansi pembelian barang secara lengkap.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Persiapkan_template_kwitansi\"><\/span>1. Persiapkan <em>template <\/em>kwitansi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Buatlah template kwitansi yang mencakup semua elemen penting seperti nama penjual, alamat, nomor kwitansi, tanggal, dan rincian barang.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Isi_informasi_penjual_dan_pembeli\"><\/span>2. Isi informasi penjual dan pembeli<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Lengkapi informasi tentang penjual dan pembeli, termasuk nama lengkap, alamat, dan nomor telepon jika perlu.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Deskripsikan_barang_yang_dibeli\"><\/span>3. Deskripsikan barang yang dibeli<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Cantumkan deskripsi barang yang dibeli, termasuk jumlah, harga satuan, dan total harga.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Hitung_total_pembayaran\"><\/span>4. Hitung total pembayaran<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Hitung total pembayaran yang harus dilakukan oleh pembeli, termasuk pajak jika ada.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Tambahkan_nomor_kwitansi\"><\/span>5. Tambahkan nomor kwitansi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Berikan nomor unik pada kwitansi untuk memudahkan pencatatan dan pelacakan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"6_Bubuhkan_tanda_tangan\"><\/span>6. Bubuhkan tanda tangan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Minta penjual untuk menandatangani kwitansi. Jika perlu, pembeli juga dapat menandatangani sebagai tanda persetujuan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"7_Simpan_salinan\"><\/span>7. Simpan salinan <span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Simpan salinan kwitansi untuk arsip dan catatan keuangan. Berikan salinan kepada pembeli sebagai bukti transaksi.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/smb\/cara-menulis-kwitansi-yang-baik-dan-benar-ikuti-8-langkahnya\/\">Cara Menulis Kwitansi yang Baik dan Benar, Ikuti 6 Langkahnya!<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Perkembangan_Kwitansi_dalam_Dunia_Digital\"><\/span><strong>Perkembangan Kwitansi dalam Dunia Digital<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Langkah di atas yang bisa jadi cukup ribet jika dilakukan secara manual kini ada solusinya secara digital.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebagai contoh, berikut adalah tampilan kwitansi digital yang bisa langsung kamu buat lewat Paper.id, baik dari <em>desktop<\/em> maupun <em>mobile.<\/em> Cara kerja Paper.id yang simpel bisa kamu pahami dahulu<strong><a href=\"https:\/\/www.paper.id\/carakerja.php?&amp;utm_source=blog&amp;utm_medium=organic&amp;utm_campaign=kwitansi_pembelian_barang\"> di sini<\/a><\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"721\" src=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/image-2-1024x721.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-24049\" srcset=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/image-2-1024x721.png 1024w, https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/image-2-300x211.png 300w, https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/image-2-768x541.png 768w, https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/image-2.png 1172w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Teknologi yang semakin pesat mendorong munculnya kwitansi digital yang dimanfaatkan oleh banyak orang. Penemuan ini dimanfaatkan oleh banyak pihak terutama bagi orang-orang yang sering menggunakan bukti transaksi tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p>Kehadiran kwitansi digital sangat membantu banyak orang terutama dalam memudahkan transaksi jual beli yang bisa terjadi dimana saja dan kapan saja. Biasanya, hal ini dimanfaatkan oleh para penjual untuk memberikan kemudahan dalam transaksi bagi konsumen mereka.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kita mengenal banyak jenis kwitansi, salah satunya yang sering digunakan adalah kwitansi pembelian. Kwitansi ini sering kita temui saat melakukan transaksi jual beli. Sejatinya, kwitansi telah kita gunakan sejak zaman dahulu kala, tepatnya sekitar tahun 3200 SM. Kwitansi bertindak sebagai bukti pembayaran dengan info yang tertera di kertas tersebut. Selanjutnya, info tersebut berguna untuk pembeli [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":24048,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[7852],"tags":[],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Kwitansi Pembelian Barang: Pengertian dan Contohnya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Kwitansi pembelian menjadi salah satu unsur penting dalam transaksi jual beli yang berfungsi sebagai bukti transaksi keuangan.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/kwitansi\/kwitansi-pembelian\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Kwitansi Pembelian Barang: Pengertian dan Contohnya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Kwitansi pembelian menjadi salah satu unsur penting dalam transaksi jual beli yang berfungsi sebagai bukti transaksi keuangan.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/kwitansi\/kwitansi-pembelian\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-02-18T03:33:37+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-09-23T10:35:32+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/kwitansi-pembelian.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"900\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Daniel Nugraha\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Daniel Nugraha\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 menit\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Kwitansi Pembelian Barang: Pengertian dan Contohnya","description":"Kwitansi pembelian menjadi salah satu unsur penting dalam transaksi jual beli yang berfungsi sebagai bukti transaksi keuangan.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/kwitansi\/kwitansi-pembelian\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Kwitansi Pembelian Barang: Pengertian dan Contohnya","og_description":"Kwitansi pembelian menjadi salah satu unsur penting dalam transaksi jual beli yang berfungsi sebagai bukti transaksi keuangan.","og_url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/kwitansi\/kwitansi-pembelian\/","og_site_name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","article_published_time":"2025-02-18T03:33:37+00:00","article_modified_time":"2025-09-23T10:35:32+00:00","og_image":[{"width":900,"height":600,"url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/kwitansi-pembelian.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Daniel Nugraha","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Daniel Nugraha","Estimasi waktu membaca":"6 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/kwitansi\/kwitansi-pembelian\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/kwitansi\/kwitansi-pembelian\/"},"author":{"name":"Daniel Nugraha","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/472faaec0b543229ae0fef22e36a5eeb"},"headline":"Kwitansi Pembelian Barang: Pengertian dan Contohnya","datePublished":"2025-02-18T03:33:37+00:00","dateModified":"2025-09-23T10:35:32+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/kwitansi\/kwitansi-pembelian\/"},"wordCount":921,"commentCount":1,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"articleSection":["Kwitansi"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/kwitansi\/kwitansi-pembelian\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/kwitansi\/kwitansi-pembelian\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/kwitansi\/kwitansi-pembelian\/","name":"Kwitansi Pembelian Barang: Pengertian dan Contohnya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website"},"datePublished":"2025-02-18T03:33:37+00:00","dateModified":"2025-09-23T10:35:32+00:00","description":"Kwitansi pembelian menjadi salah satu unsur penting dalam transaksi jual beli yang berfungsi sebagai bukti transaksi keuangan.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/kwitansi\/kwitansi-pembelian\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/kwitansi\/kwitansi-pembelian\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/kwitansi\/kwitansi-pembelian\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/en\/homepage\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Kwitansi Pembelian Barang: Pengertian dan Contohnya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","description":"Blog informatif dan inspiratif untuk Bisnis","publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization","name":"Paper.id","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","contentUrl":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","width":411,"height":133,"caption":"Paper.id"},"image":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","https:\/\/www.instagram.com\/paperindonesia\/?hl=en","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/paper-id\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/472faaec0b543229ae0fef22e36a5eeb","name":"Daniel Nugraha","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c84d3e292a8c817669eef7d7c810e25a?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c84d3e292a8c817669eef7d7c810e25a?s=96&d=mm&r=g","caption":"Daniel Nugraha"},"description":"Seorang Penulis &amp; SEO Specialist dengan pengalaman lebih dari 7 tahun di industri media, bisnis &amp; ekonomi, dengan hobi yang berbeda dari lainnya yakni riset terkait topik bisnis dan juga ekonomi serta sering kali difitur di berbagai media atas hasil tulisan seputar release dan kabar bisnis","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/author\/daniel\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3415"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3415"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3415\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":25044,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3415\/revisions\/25044"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/24048"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3415"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3415"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3415"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}