{"id":3414,"date":"2019-07-09T18:36:03","date_gmt":"2019-07-09T11:36:03","guid":{"rendered":"http:\/\/www.paper.id\/blog\/?p=3414"},"modified":"2025-09-29T14:52:21","modified_gmt":"2025-09-29T07:52:21","slug":"contoh-pembukuan-sederhana","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/contoh-pembukuan-sederhana\/","title":{"rendered":"Contoh Pembukuan Sederhana Untuk Pelaku UKM"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>Contoh Pembukuan Sederhana<\/strong>&#8211; Bagaimana cara seorang pelaku UKM untuk melihat seluruh laporan mereka? Jawabannya adalah dengan membuat pembukuan. Setiap pelaku UKM pastinya memang sudah familiar dengan buku pencatatan ini. Sebab, hal itu bisa dijadikan sebagai patokan dalam membuat strategi ke depannya.<\/p>\n\n\n\n<p>Pembuatan pembukuan sejatinya bisa dibuat sederhana namun akan menghilangkan beberapa unsur di dalamnya. Namun dalam beberapa jenis usaha, ada juga yang membedakan pencatatannya tergantung dengan sub pembukuan. Misalnya, mereka membuat laporan keuangan, laporan arus kas dan untung rugi di halaman yang berbeda.<\/p>\n\n\n\n<p>Di bawah ini, Paper.id bisa memberikan jawaban kemudahan dalam melakukan pembukuan. Contoh pembukuan sederhana juga bisa dibuat di dalam Software Akuntansi Gratis Paper.id. Sebelum itu, cari tahu lebih jauh mengenai apa yang dimaksud dengan pembukuan?<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apa_Itu_Pembukuan\"><\/span>Apa Itu Pembukuan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image wp-image-3241\">\n<figure class=\"aligncenter\"><img decoding=\"async\" src=\"http:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/06\/Cara-Membuat-Pembukuan-Sederhana-Yang-Mudah-1024x683.jpg\" alt=\"Cara Membuat Pembukuan Sederhana Yang Mudah\" class=\"wp-image-3241\"\/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Cara Membuat Pembukuan Sederhana Yang Mudah<\/figcaption><\/figure><\/div>\n\n\n<p>Pembukuan adalah bagian dari sebuah alur akuntansi yang tidak dapat dilupakan. Tujuan dari pembuatan pembukuan yakni untuk mencatat seluruh transaksi yang terjadi dalam satu periode. Lebih lanjut, pembuatannya bisa dilakukan secara manual ataupun otomatis lantaran banyak software akuntansi yang menyediakannya.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam aktivitasnya, pembukuan bisa dibilang sangat penting untuk melakukan strategi pemasaran ke depannya. Maksudnya adalah, pembukuan bisa melihat seberapa besar keuntungan yang didapat pada periode sebelumnya dan bisa dijadikan patokan untuk strategi ke depannya.<\/p>\n\n\n\n<p>Apabila keuntungan yang didapatkan pada periode sebelumnya besar, mungkin saja pelaku UKM bisa melanjutkannya. Jika sebaliknya, mungkin mereka harus menggunakan strategi lain yang lebih berfungsi optimal. Lantas, apa saja fungsi ataupun manfaat sebenarnya dari pembukuan dalam bisnis?<\/p>\n\n\n\n<p>Baca Juga:&nbsp;<a href=\"http:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-dan-nasihat-umkm\/pembukuan-sederhana\/\">Cara Membuat Pembukuan Sederhana Yang Mudah<\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pentingnya_Pembukuan\"><\/span>Pentingnya Pembukuan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image size-full wp-image-1458\">\n<figure class=\"aligncenter\"><img decoding=\"async\" src=\"http:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/Untitled-design-96-850x476.jpg\" alt=\"manfaat pembukuan - Paper.id\" class=\"wp-image-1458\"\/><figcaption class=\"wp-element-caption\">manfaat pembukuan &#8211; Paper.id<\/figcaption><\/figure><\/div>\n\n\n<p>Pembukuan amat penting bagi bisnis, terutama bagi para pelaku UKM yang masih terbatas dalam melakukan penjualan. Dengan membuat pencatatan yang rapih, mereka bisa terhindar dari kerugian atau bahkan gulung tikar. Di bawah ini, terdapat beberapa hal lain yang membuktikan pentingnya sebuah pembukuan:<\/p>\n\n\n\n<p><strong>1. Melihat kondisi finansial<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Pembukuan adalah pusat dari segala informasi dalam sebuah bisnis. Di dalam pembukuan, kamu juga bisa melihat kondisi finansial, baik itu pemasukan dan pengeluaran. Lebih lanjut, kamu juga bisa menyusun strategi sesuai dengan budget yang dimiliki.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, pencatatan pembukuan juga bisa dijadikan tolak ukur untuk melihat keuntungan sebuah bisnis. Jika keuntungannya kecil, siasat apa yang harus dilakukan ke depannya. Biasanya, ada dua hal yang dilakukan, yakni menekan ongkos produksi atau meningkatkan harga jual barang.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika kamu berada di dalam kondisi tersebut, opsi mana yang bakal kamu pilih?<\/p>\n\n\n\n<p><strong>2. Perhitungan pajak<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Pajak merupakan pungutan wajib yang harus dibayar oleh para pelaku UKM. Terlebih lagi, saat ini sudah ada nilai batasan pajak yang harus mereka bayarkan yaitu senilai 0,5%. Untuk mengetahui berapakah jumlah yang harus dibayarkan, pelaku usaha bisa melihatnya di dalam pembukuan.<\/p>\n\n\n\n<p>Di dalam pencatatan pembukuan, akan tercatat lengkap seluruh pemasukkan dan pengeluaran. Nantinya, semua pemasukkan dihitung dan akan didapat berapakan jumlah pajak UMKM yang harus dibayarkan. Jika kamu belum paham, baca artikel di bawah ini.<\/p>\n\n\n\n<p>Baca Juga:&nbsp;<a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/smb\/cara-hitung-pajak-umkm\/\">Begini Cara Menghitung Tarif Pajak UMKM dengan Akurat<\/a><\/p>\n\n\n\n<p><strong>3. Merekap transaksi yang dilakukan<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Pencatatan pembukuan juga bisa berfungsi untuk mencatat seluruh rekapan transaksi yang dilakukan dalam sebuah periode. Dengan melakukan catatan yang rapih, tidak akan ada transaksi yang terlewat dan mempengaruhi riwayat dari transaksi sehingga nilai yang tertera serupa dengan jumlah uang di dalam kas kantor.<\/p>\n\n\n\n<p>Baca Juga:&nbsp;<a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-dan-nasihat-umkm\/pembukuan-sederhana\/\">Pembukuan Keuangan dan Efeknya Bagi Bisnis Kecil<\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Contoh_Pembukuan_Sederhana\"><\/span>Contoh Pembukuan Sederhana<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Di bawah ini, terdapat beberapa contoh pembukuan sederhana. Dalam melakukan pencatatannya, setiap laporan dibagi sesuai dengan jenis dan kebutuhannya. Contoh-contoh yang tertera di bawah ini terbagi menjadi beberapa kategori yakni laporan neraca, laporan laba rugi, laporan arus kas dan laporan perubahan modal.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>1. Laporan Laba Rugi<\/strong><\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"763\" height=\"635\" src=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/08\/Laporan-laba-rugi-sage-one.png\" alt=\"Laporan laba rugi - sage one\" class=\"wp-image-678\"\/><\/figure><\/div>\n\n\n<p><strong>2. Laporan Neraca<\/strong><\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image size-full wp-image-3419\">\n<figure class=\"aligncenter\"><img decoding=\"async\" width=\"600\" height=\"361\" src=\"http:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/Contoh-neraca-perusahaan-dagang-dan-perusahaan-jasa.jpg\" alt=\"Laporan Neraca\" class=\"wp-image-3419\"\/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Laporan Neraca<\/figcaption><\/figure><\/div>\n\n\n<p><strong>3. Laporan Arus Kas<\/strong><\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image wp-image-3420\">\n<figure class=\"aligncenter\"><img decoding=\"async\" width=\"521\" height=\"400\" src=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/images1276697481.jpg\" alt=\"Arus Kas\" class=\"wp-image-3420\"\/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Arus Kas<\/figcaption><\/figure><\/div>\n\n\n<p><strong>4. Laporan Perubahan Modal<\/strong><\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image size-full wp-image-3421\">\n<figure class=\"aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"511\" height=\"343\" src=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/Unsur-\u2013-Unsur-Laporan-Perubahan-Modal-Ekuitas.jpg\" alt=\"Laporan Perubahan Modal\" class=\"wp-image-3421\"\/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Laporan Perubahan Modal<\/figcaption><\/figure><\/div>\n\n\n<p>Jika kamu ingin merasa dimudahkan dalam melakukan pencatatan dalam pembukuan, kamu bisa memulainya dengan menggunakan software akuntansi. Sebab, kamu tidak membutuhkan kertas lagi karena semuanya bisa tercatat secara digital melalui laptop atau smartphone kamu. Klik link di bawah ini untuk mempelajari lebih lanjut.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-center\"><a class=\"cta-button\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/webappv1\/#\/register\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> <button class=\"rounded-button-green hero-signup-button\" type=\"submit\">Buat Mudah Sekarang<\/button>&nbsp;<\/a><\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-center\">&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Contoh Pembukuan Sederhana&#8211; Bagaimana cara seorang pelaku UKM untuk melihat seluruh laporan mereka? Jawabannya adalah dengan membuat pembukuan. Setiap pelaku UKM pastinya memang sudah familiar dengan buku pencatatan ini. Sebab, hal itu bisa dijadikan sebagai patokan dalam membuat strategi ke depannya. Pembuatan pembukuan sejatinya bisa dibuat sederhana namun akan menghilangkan beberapa unsur di dalamnya. Namun [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":3426,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6449],"tags":[],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Contoh Pembukuan Sederhana Untuk Pelaku UKM<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Laporan keuangan bukanlah satu-satunya dokumen penting. Di bawah ini, terdapat contoh pembukuan sederhana yang juga patut dibuat oleh pelaku UKM.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/contoh-pembukuan-sederhana\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Contoh Pembukuan Sederhana Untuk Pelaku UKM\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Laporan keuangan bukanlah satu-satunya dokumen penting. Di bawah ini, terdapat contoh pembukuan sederhana yang juga patut dibuat oleh pelaku UKM.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/contoh-pembukuan-sederhana\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2019-07-09T11:36:03+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-09-29T07:52:21+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/Contoh-Pembukuan-Sederhana.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"337\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Daniel Nugraha\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Daniel Nugraha\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 menit\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Contoh Pembukuan Sederhana Untuk Pelaku UKM","description":"Laporan keuangan bukanlah satu-satunya dokumen penting. Di bawah ini, terdapat contoh pembukuan sederhana yang juga patut dibuat oleh pelaku UKM.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/contoh-pembukuan-sederhana\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Contoh Pembukuan Sederhana Untuk Pelaku UKM","og_description":"Laporan keuangan bukanlah satu-satunya dokumen penting. Di bawah ini, terdapat contoh pembukuan sederhana yang juga patut dibuat oleh pelaku UKM.","og_url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/contoh-pembukuan-sederhana\/","og_site_name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","article_published_time":"2019-07-09T11:36:03+00:00","article_modified_time":"2025-09-29T07:52:21+00:00","og_image":[{"width":600,"height":337,"url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/Contoh-Pembukuan-Sederhana.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Daniel Nugraha","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Daniel Nugraha","Estimasi waktu membaca":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/contoh-pembukuan-sederhana\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/contoh-pembukuan-sederhana\/"},"author":{"name":"Daniel Nugraha","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/472faaec0b543229ae0fef22e36a5eeb"},"headline":"Contoh Pembukuan Sederhana Untuk Pelaku UKM","datePublished":"2019-07-09T11:36:03+00:00","dateModified":"2025-09-29T07:52:21+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/contoh-pembukuan-sederhana\/"},"wordCount":649,"commentCount":1,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"articleSection":["Akuntansi"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/contoh-pembukuan-sederhana\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/contoh-pembukuan-sederhana\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/contoh-pembukuan-sederhana\/","name":"Contoh Pembukuan Sederhana Untuk Pelaku UKM","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website"},"datePublished":"2019-07-09T11:36:03+00:00","dateModified":"2025-09-29T07:52:21+00:00","description":"Laporan keuangan bukanlah satu-satunya dokumen penting. Di bawah ini, terdapat contoh pembukuan sederhana yang juga patut dibuat oleh pelaku UKM.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/contoh-pembukuan-sederhana\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/contoh-pembukuan-sederhana\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/contoh-pembukuan-sederhana\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/en\/homepage\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Contoh Pembukuan Sederhana Untuk Pelaku UKM"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","description":"Blog informatif dan inspiratif untuk Bisnis","publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization","name":"Paper.id","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","contentUrl":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","width":411,"height":133,"caption":"Paper.id"},"image":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","https:\/\/www.instagram.com\/paperindonesia\/?hl=en","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/paper-id\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/472faaec0b543229ae0fef22e36a5eeb","name":"Daniel Nugraha","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c84d3e292a8c817669eef7d7c810e25a?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c84d3e292a8c817669eef7d7c810e25a?s=96&d=mm&r=g","caption":"Daniel Nugraha"},"description":"Seorang Penulis &amp; SEO Specialist dengan pengalaman lebih dari 7 tahun di industri media, bisnis &amp; ekonomi, dengan hobi yang berbeda dari lainnya yakni riset terkait topik bisnis dan juga ekonomi serta sering kali difitur di berbagai media atas hasil tulisan seputar release dan kabar bisnis","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/author\/daniel\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3414"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3414"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3414\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":29803,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3414\/revisions\/29803"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3426"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3414"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3414"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3414"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}