{"id":34015,"date":"2026-05-20T17:17:41","date_gmt":"2026-05-20T10:17:41","guid":{"rendered":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/?p=34015"},"modified":"2026-05-20T17:17:46","modified_gmt":"2026-05-20T10:17:46","slug":"progress-invoice-adalah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/invoice-id\/progress-invoice-adalah\/","title":{"rendered":"Progress Invoice: Strategi Cash Flow Proyek Tetap Aman"},"content":{"rendered":"\n<p>Dalam bisnis berbasis proyek, menunggu pembayaran hingga pekerjaan selesai seringkali menjadi tantangan besar bagi arus kas. Di sinilah konsep <em>progress invoice<\/em> menjadi solusi, karena memungkinkan bisnis menerima pembayaran secara bertahap sesuai perkembangan pekerjaan.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun, bagaimana cara kerja <em>invoice<\/em> ini dan kapan sebaiknya digunakan? Artikel ini akan membahasnya secara lengkap untuk membantu Anda mengelola penagihan dengan lebih efektif.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apa_itu_Progress_Invoice\"><\/span><strong>Apa itu <\/strong><strong>Progress Invoice<\/strong><strong>?&nbsp;<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p><em>Progress invoicing<\/em>, yang juga dikenal <em>progressive billing<\/em>, adalah metode penagihan bertahap di mana bisnis menagih pelanggan secara berkala selama proyek berlangsung. Alih-alih menagih seluruh biaya di akhir, total biaya dibagi menjadi beberapa <em>invoice<\/em> berdasarkan persentase kumulatif pekerjaan yang diselesaikan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Penerapan_dalam_Bisnis_Berbasis_Proyek\"><\/span><strong>Penerapan dalam Bisnis Berbasis Proyek<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Dalam praktiknya, jenis <em>invoice<\/em> ini digunakan di berbagai industri seperti konstruksi, pengembangan <em>software<\/em>, jasa desain, hingga konsultasi. Metode ini digunakan tidak hanya karena memungkinkan penagihan dilakukan secara bertahap sesuai perkembangan pekerjaan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p><em>Invoice<\/em> ini juga bisa membantu menjaga arus kas tetap stabil, terutama pada proyek jangka panjang yang membutuhkan biaya operasional berkelanjutan. Berikut ini beberapa fungsinya.<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li>Menjaga stabilitas arus kas (<em>cash flow<\/em>) dengan memastikan bisnis menerima pembayaran secara bertahap tanpa harus menunggu proyek selesai.<\/li>\n\n\n\n<li>Mendukung kelangsungan proyek karena adanya pemasukan di setiap tahap untuk membiayai pekerjaan berikutnya.<\/li>\n\n\n\n<li>Meningkatkan kontrol dan akurasi biaya melalui evaluasi rutin terhadap progres dan anggaran.<\/li>\n\n\n\n<li>Meningkatkan transparansi dan kepercayaan klien karena setiap penagihan disertai perkembangan pekerjaan.<\/li>\n\n\n\n<li>Mempermudah pengelolaan anggaran dan pelaporan karena pemasukan dan pengeluaran dapat dipantau per tahap proyek.<\/li>\n\n\n\n<li>Mengurangi risiko kerugian finansial jika proyek terhenti sebelum selesai.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n<div class=\"baca-juga\"><p class=\"baca-juga__inner\"><span class=\"baca-juga__label\">Baca Juga: <\/span><a class=\"baca-juga__link\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/invoice-id\/contoh-invoice-jasa-pengiriman-barang\/\">7 Contoh Invoice Jasa Pengiriman Barang Profesional<\/a><\/p><\/div>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Contoh_Skema_Progress_Invoice\"><\/span><strong>Contoh Skema <\/strong><strong>Progress Invoice<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Agar lebih memahami metode <em>invoice<\/em> ini, berikut adalah beberapa contoh skema perhitungan yang umum digunakan pada bisnis berbasis proyek.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Proyek_Konstruksi\"><\/span><strong>1. Proyek Konstruksi<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>PT Konstruksi Jaya mendapatkan proyek pembangunan gudang dengan total nilai Rp5.000.000.000,00. Dalam kontrak, disepakati bahwa penagihan dilakukan setiap akhir bulan berdasarkan progres pekerjaan yang telah diselesaikan.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk mempermudah perhitungan, proyek dibagi ke beberapa tahap pekerjaan, yaitu persiapan (10%), fondasi (20%), struktur (30%), atap dan dinding (25%), serta <em>finishing<\/em> (15%).<\/p>\n\n\n\n<p>Pada akhir bulan pertama, dilakukan pengecekan di lapangan. Hasilnya, pekerjaan persiapan sudah selesai 100% dan pekerjaan fondasi sudah 50%. Artinya, total progres proyek adalah:<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li>10% dari pekerjaan persiapan.<\/li>\n\n\n\n<li>10% dari pekerjaan fondasi (50% dari 20%).<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Dari progres tersebut, nilai pekerjaan yang sudah selesai adalah 20% dari Rp5.000.000.000, yaitu Rp1.000.000.000. Jadi, jumlah tagihan pada bulan pertama adalah Rp1.000.000.000. Proses ini akan terus berlanjut setiap bulan hingga proyek selesai 100%.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Proyek_Website\"><\/span><strong>2. Proyek Website<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Sebuah agensi digital, PT Digital Kreatif, mendapatkan proyek pembuatan <em>website<\/em> perusahaan dengan total nilai Rp30.000.000,00. Dalam kontrak, disepakati bahwa penagihan dilakukan setiap bulan berdasarkan progres pekerjaan yang telah diselesaikan.<\/p>\n\n\n\n<p>Proyek ini dibagi ke dalam beberapa tahap, yaitu perencanaan (20%), desain UI\/UX (30%), <em>development<\/em> (30%), dan finalisasi (20%). Pada akhir bulan pertama, tahap perencanaan selesai 100% (20%), sehingga nilai yang ditagihkan adalah Rp6.000.000,00.<\/p>\n\n\n\n<p>Pada akhir bulan kedua, progres bertambah dengan desain UI\/UX yang baru mencapai 70% dari total 30%. Artinya, tambahan progres sebesar 21% (70% \u00d7 30%), sehingga total progres menjadi 41%.<\/p>\n\n\n\n<p>Nilai kumulatif pekerjaan adalah 41% dari Rp30.000.000, yaitu Rp12.300.000. Karena sebelumnya sudah ditagihkan Rp6.000.000, maka tagihan bulan kedua adalah Rp6.300.000. Proses terus berlanjut hingga proyek selesai.<\/p>\n\n\n<div class=\"baca-juga\"><p class=\"baca-juga__inner\"><span class=\"baca-juga__label\">Baca Juga: <\/span><a class=\"baca-juga__link\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/invoice-id\/contoh-invoice-jasa-konsultan\/\">Contoh invoice Jasa Konsultan: panduan dan Tips Membuat<\/a><\/p><\/div>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Perbedaan_Progress_Invoice_Invoice_Biasa_dan_Milestone_Billing\"><\/span><strong>Perbedaan <\/strong><strong>Progress Invoice<\/strong><strong>, Invoice Biasa, dan Milestone Billing<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p><em>Progress invoicing<\/em> memiliki perbedaan dengan <em>invoice<\/em> biasa dan <a href=\"https:\/\/www.mastt.com\/glossary\/milestone-payment\" rel=\"nofollow\"><em>milestone billing<\/em><\/a>, terutama dalam cara dan waktu penagihan. Berikut ini uraiannya.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table><tbody><tr><td><strong>Aspek<\/strong><\/td><td><strong>Progress Invoice<\/strong><\/td><td><strong>Invoice Biasa&nbsp;<\/strong><\/td><td><strong>Milestone Billing<\/strong><\/td><\/tr><tr><td><strong>Dasar Penagihan<\/strong><\/td><td>Persentase kumulatif pekerjaan yang diselesaikan (misalnya progres 20%, 40%, 60%, dan 100%)<\/td><td>Total pekerjaan setelah selesai sepenuhnya<\/td><td>Pencapaian tahapan tertentu (misalnya saat desain disetujui atau prototipe selesai)<\/td><\/tr><tr><td><strong>Waktu Penagihan<\/strong><\/td><td>Dilakukan secara berkala (misalnya per bulan)<\/td><td>Di akhir proyek dalam satu kali penagihan<\/td><td>Setiap tahapan (<em>milestone<\/em>) selesai<\/td><\/tr><tr><td><strong>Cara Perhitungan<\/strong><\/td><td>Berdasarkan persentase progres dari waktu ke waktu<\/td><td>Berdasarkan total nilai proyek<\/td><td>Berdasarkan nilai yang sudah ditentukan di setiap tahap<\/td><\/tr><tr><td><strong>Hubungan dengan Progres<\/strong><\/td><td>Mengikuti perkembangan pekerjaan secara detail<\/td><td>Tidak terkait progres (hanya melihat hasil akhir)<\/td><td>Berdasarkan hasil tiap tahap, bukan progres keseluruhan<\/td><\/tr><tr><td><strong>Frekuensi Pembayaran<\/strong><\/td><td>Bertahap dan berkelanjutan<\/td><td>Sekali bayar<\/td><td>Bertahap sesuai jumlah tahapan<\/td><\/tr><tr><td><strong>Contoh Penggunaan<\/strong><\/td><td>Proyek konstruksi, pengembangan sistem jangka panjang<\/td><td>Pembelian barang atau jasa sekali selesai<\/td><td>Proyek konstruksi, <em>software<\/em>, atau proyek dengan fase kerja yang jelas<\/td><\/tr><tr><td><strong>Kelebihan Utama<\/strong><\/td><td>Membantu menjaga <em>cash flow<\/em> tetap stabil<\/td><td>Sederhana dan mudah digunakan<\/td><td>Pembayaran lebih terkontrol karena terkait hasil tiap tahapan<\/td><\/tr><tr><td><strong>Kekurangan<\/strong><\/td><td>Membutuhkan <em>monitoring<\/em> progres yang detail<\/td><td>Risiko keterlambatan pembayaran lebih tinggi<\/td><td>Perlu kesepakatan tahap yang jelas di awal<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n<div class=\"baca-juga\"><p class=\"baca-juga__inner\"><span class=\"baca-juga__label\">Baca Juga: <\/span><a class=\"baca-juga__link\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/invoice-id\/contoh-invoice-tagihan-jasa-proyek\/\">Contoh Invoice Tagihan Jasa Proyek yang Rapi dan Profesional<\/a><\/p><\/div>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Sudah_Siap_Kelola_Cash_Flow_Proyek_Bersama_Paper\"><\/span>Sudah Siap <strong>Kelola Cash Flow Proyek Bersama Paper<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p><em>Progress invoice<\/em> merupakan strategi efektif untuk menjaga <em>cash flow<\/em> proyek tetap aman karena memungkinkan penagihan dilakukan secara bertahap sesuai progres pekerjaan. Dengan sistem ini, bisnis dapat menjaga stabilitas keuangan, meningkatkan transparansi, dan mengurangi risiko finansial selama proyek berjalan.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk mempermudah penerapannya, <strong><a href=\"https:\/\/www.paper.id\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Paper<\/a><\/strong>\u00a0hadir sebagai <strong><a href=\"https:\/\/www.paper.id\/industri\/konstruksi\">aplikasi pembayaran bisnis konstruksi<\/a> <\/strong>yang terintegrasi dengan<strong>\u00a030+ opsi pembayaran digital dan rekonsiliasi otomatis,<\/strong>\u00a0membantu mempercepat proses <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/digital-payment\/paperpay-in\"><strong>penagihan invoice<\/strong><\/a>, minimalisir kesalahan manual, serta meningkatkan arus kas bisnis. Jangan biarkan proses penagihan manual menghambat pertumbuhan bisnismu.<\/p>\n\n\n\n<p>Proyek tetap jalan tanpa drama pembayaran terlambat. Optimalkan cash flow proyek konstruksi dengan invoice digital, <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/digital-payment\/paperpay-out\"><strong>pembayaran invoice<\/strong><\/a> proyek dan tempo tambahan dalam satu platform.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Daftar sekarang dan mulai digitalisasi bisnis<\/strong> <strong>sekarang!<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dalam bisnis berbasis proyek, menunggu pembayaran hingga pekerjaan selesai seringkali menjadi tantangan besar bagi arus kas. Di sinilah konsep progress invoice menjadi solusi, karena memungkinkan bisnis menerima pembayaran secara bertahap sesuai perkembangan pekerjaan. Namun, bagaimana cara kerja invoice ini dan kapan sebaiknya digunakan? Artikel ini akan membahasnya secara lengkap untuk membantu Anda mengelola penagihan dengan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":17,"featured_media":34016,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6443],"tags":[],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Progress Invoice: Strategi Cash Flow Proyek Tetap Aman<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Progress invoice adalah sistem tagihan bertahap yang dibuat sesuai progres pekerjaan atau proyek yang sedang berjalan agar cash flow stabil.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/invoice-id\/progress-invoice-adalah\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Progress Invoice: Strategi Cash Flow Proyek Tetap Aman\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Progress invoice adalah sistem tagihan bertahap yang dibuat sesuai progres pekerjaan atau proyek yang sedang berjalan agar cash flow stabil.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/invoice-id\/progress-invoice-adalah\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-05-20T10:17:41+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-05-20T10:17:46+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/Progress-invoice-adalah.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1536\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1024\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Maxstien Hosang\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Maxstien Hosang\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 menit\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Progress Invoice: Strategi Cash Flow Proyek Tetap Aman","description":"Progress invoice adalah sistem tagihan bertahap yang dibuat sesuai progres pekerjaan atau proyek yang sedang berjalan agar cash flow stabil.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/invoice-id\/progress-invoice-adalah\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Progress Invoice: Strategi Cash Flow Proyek Tetap Aman","og_description":"Progress invoice adalah sistem tagihan bertahap yang dibuat sesuai progres pekerjaan atau proyek yang sedang berjalan agar cash flow stabil.","og_url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/invoice-id\/progress-invoice-adalah\/","og_site_name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","article_published_time":"2026-05-20T10:17:41+00:00","article_modified_time":"2026-05-20T10:17:46+00:00","og_image":[{"width":1536,"height":1024,"url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/Progress-invoice-adalah.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Maxstien Hosang","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Maxstien Hosang","Estimasi waktu membaca":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/invoice-id\/progress-invoice-adalah\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/invoice-id\/progress-invoice-adalah\/"},"author":{"name":"Maxstien Hosang","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/b2f9568bf1b3c5e7f90a412fa3e472db"},"headline":"Progress Invoice: Strategi Cash Flow Proyek Tetap Aman","datePublished":"2026-05-20T10:17:41+00:00","dateModified":"2026-05-20T10:17:46+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/invoice-id\/progress-invoice-adalah\/"},"wordCount":854,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"articleSection":["Invoice"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/invoice-id\/progress-invoice-adalah\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/invoice-id\/progress-invoice-adalah\/","name":"Progress Invoice: Strategi Cash Flow Proyek Tetap Aman","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website"},"datePublished":"2026-05-20T10:17:41+00:00","dateModified":"2026-05-20T10:17:46+00:00","description":"Progress invoice adalah sistem tagihan bertahap yang dibuat sesuai progres pekerjaan atau proyek yang sedang berjalan agar cash flow stabil.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/invoice-id\/progress-invoice-adalah\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/invoice-id\/progress-invoice-adalah\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/invoice-id\/progress-invoice-adalah\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/en\/homepage\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Progress Invoice: Strategi Cash Flow Proyek Tetap Aman"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","description":"Blog informatif dan inspiratif untuk Bisnis","publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization","name":"Paper.id","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","contentUrl":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","width":411,"height":133,"caption":"Paper.id"},"image":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","https:\/\/www.instagram.com\/paperindonesia\/?hl=en","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/paper-id\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/b2f9568bf1b3c5e7f90a412fa3e472db","name":"Maxstien Hosang","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/9b0df908e4100780afbb791f93bc402f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/9b0df908e4100780afbb791f93bc402f?s=96&d=mm&r=g","caption":"Maxstien Hosang"},"description":"Berpengalaman lebih dari 5 tahun di dunia fintech B2B dan B2C, senang membagikan insight seputar keuangan dan usaha dengan harapan bisa membantu pelaku bisnis memahami tren, menemukan solusi praktis, dan informasi sesuai kebutuhan.","sameAs":["https:\/\/www.linkedin.com\/in\/maxstien-hosang\/"],"url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/author\/maxstienhosang\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/34015"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/17"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=34015"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/34015\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":34019,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/34015\/revisions\/34019"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/34016"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=34015"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=34015"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=34015"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}