{"id":33881,"date":"2026-05-06T14:16:31","date_gmt":"2026-05-06T07:16:31","guid":{"rendered":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/?p=33881"},"modified":"2026-05-06T14:16:36","modified_gmt":"2026-05-06T07:16:36","slug":"biaya-mdr-qris-shopeepay","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pembayaran-digital\/biaya-mdr-qris-shopeepay\/","title":{"rendered":"Rincian Biaya MDR QRIS ShopeePay, Pelaku Usaha Wajib Tahu!"},"content":{"rendered":"\n<p>Penggunaan QRIS ShopeePay kian meningkat seiring dengan meningkatnya adopsi pembiayaan digital di Indonesia. Tidak sedikit pelaku usaha, mulai dari UMKM sampai bisnis besar, mengandalkan QRIS untuk memudahkan transaksi pembayaran.Selain memberi kemudahan, QRIS juga membantu bisnis mengurangi transaksi tunai yang cenderung berisiko. Meski begitu, di balik kemudahannya, Anda harus memahami biaya potongan atau MDR yang dikenakan, khususnya bagi <em>merchant<\/em> ShopeePay, sehingga Anda memiliki manajemen keuangan yang optimal.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Besaran_Biaya_MDR_QRIS_ShopeePay\"><\/span><strong>Besaran Biaya MDR <\/strong><strong>QRIS ShopeePay<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>MDR (<em>Merchant Discount Rate<\/em>) adalah biaya yang dikenakan pada <em>merchant<\/em> setiap kali terjadi transaksi menggunakan QRIS, baik itu dari ShopeePay atau <em>platform<\/em> lainnya. Berikut adalah rincian MDR QRIS yang menyesuaikan kategori usaha, mengacu pada regulasi <a href=\"https:\/\/www.bi.go.id\/id\/publikasi\/ruang-media\/cerita-bi\/Pages\/mdr-qris.aspx\" rel=\"nofollow\" class=\"broken_link\">Bank Indonesia<\/a> yang merupakan regulator sistem pembayaran di Indonesia.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Usaha_Mikro\"><\/span><strong>1. Usaha Mikro<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Untuk usaha mikro, <em>Merchant Discount Rate<\/em> yang dikenakan yaitu:<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li>0% untuk transaksi sampai Rp100.000,00.<\/li>\n\n\n\n<li>0,3% untuk transaksi lebih dari Rp100.000,00.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Kebijakan tersebut bertujuan untuk mendukung pertumbuhan UMKM, sehingga lebih mudah beradaptasi terhadap sistem pembayaran digital.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Usaha_Kecil_UKE\"><\/span><strong>2. Usaha Kecil (UKE)<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Untuk usaha kecil, MDR yang berlaku adalah 0,7% untuk setiap transaksi. Kategori tersebut mencakup bisnis yang telah berkembang, tapi masih berskala kecil sampai menengah awal.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Usaha_Menengah_UME\"><\/span><strong>3. Usaha Menengah (UME)<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Sementara itu, besaran MDR usaha menengah adalah 0,7% per transaksi. Untuk angkanya sama dengan usaha kecil, tapi yang membedakan adalah volume transaksi lebih besar yang membuat dampaknya jadi lebih signifikan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Usaha_Besar_UBE\"><\/span><strong>4. Usaha Besar (UBE)<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>MDR QRIS ShopeePay pada usaha besar juga sama, yaitu 0,7% per transaksi. Meski presentasinya sama, nominal potongannya cenderung lebih besar karena nilai transaksinya yang tinggi.<\/p>\n\n\n<div class=\"baca-juga\"><p class=\"baca-juga__inner\"><span class=\"baca-juga__label\">Baca Juga: <\/span><a class=\"baca-juga__link\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pembayaran-digital\/biaya-mdr-qris-dana\/\">Ketahui Biaya MDR QRIS Dana untuk Pelaku Usaha<\/a><\/p><\/div>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Contoh_Perhitungan_MDR_QRIS_ShopeePay\"><\/span><strong>Contoh Perhitungan <\/strong><strong>MDR QRIS ShopeePay<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Agar Anda lebih mudah memahaminya, berikut ini contoh simulasi perhitungan MDR. Untuk angka transaksinya, seperti yang dijelaskan dalam panduan pembayaran digital Doku, Anda hanya perlu sesuaikan dengan kebutuhan atau kondisi nyata bisnis.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Usaha_Mikro-2\"><\/span><strong>1. Usaha Mikro<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Transaksi: Rp80.000,00<br>MDR: 0%<br>Potongan: Rp0<br>Uang diterima: Rp80.000,00<\/p>\n\n\n\n<p>Transaksi: Rp200.000,00<br>MDR: 0,3%<br>Potongan: Rp600,00<br>Uang diterima: Rp199.400,00<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Usaha_Kecil\"><\/span><strong>2. Usaha Kecil<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Transaksi: Rp500.000,00<br>MDR: 0,7%<br>Potongan: Rp3.500,00<br>Uang diterima: Rp496.500,00<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Usaha_Menengah\"><\/span><strong>3. Usaha Menengah<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Transaksi: Rp2.000.000,00<br>MDR: 0,7%<br>Potongan: Rp14.000,00<br>Uang diterima: Rp1.986.000,00<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Usaha_Besar\"><\/span><strong>4. Usaha Besar<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Transaksi: Rp10.000.000,00<br>MDR: 0,7%<br>Potongan: Rp70.000,00<br>Uang diterima: Rp9.930.000,00<\/p>\n\n\n<div class=\"baca-juga\"><p class=\"baca-juga__inner\"><span class=\"baca-juga__label\">Baca Juga: <\/span><a class=\"baca-juga__link\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pembayaran-digital\/biaya-mdr-gopay-qris\/\">Ketahui Biaya MDR QRIS Gopay untuk Pelaku Usaha<\/a><\/p><\/div>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Dampak_MDR_terhadap_Keuntungan_Bisnis\"><\/span><strong>Dampak MDR terhadap Keuntungan Bisnis<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>MDR pada QRIS ShopeePay memang kecil secara persentase, tapi memberi dampak yang tidak bisa dianggap sepele bagi bisnis. Terlebih bagi para pelaku usaha yang memiliki frekuensi transaksi tinggi, biaya tersebut bisa memengaruhi keuntungan secara signifikan ketika tidak dikelola dengan baik.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Mengurangi_Margin_Profit_secara_Langsung\"><\/span><strong>1. Mengurangi Margin Profit secara Langsung<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Setiap transaksi yang menggunakan QRIS otomatis terkena potongan MDR sebelum dana tersebut masuk ke rekening bisnis. Itu artinya, keuntungan yang diperoleh tidak lagi utuh sesuai dengan harga jual.<\/p>\n\n\n\n<p>Contohnya, ketika Anda menjual produk seharga Rp100.000,00 dengan <em>margin<\/em> keuntungan 10% (Rp10.000,00), maka MDR 0,7% otomatis memberi potongan Rp700,00 dari keseluruhan transaksi. Angka tersebut memang terlihat kecil, tapi ketika dihitung dari <em>margin<\/em>, senilai 7% dari <em>profit<\/em> yang Anda dapatkan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Memengaruhi_Strategi_Penetapan_Pasar\"><\/span><strong>2. Memengaruhi Strategi Penetapan Pasar<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Banyak bisnis yang masih belum memasukkan MDR dalam perhitungan harga jual. Kondisi ini berakibat pada <em>margin<\/em> yang diperoleh cenderung lebih kecil dari target awal.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebagai solusi, Anda harus memasukkan MDR dalam biaya operasional. Contohnya dengan sedikit melakukan penyesuaian terhadap struktur biaya. Strategi tersebut sangat penting, sehingga Anda memperoleh keuntungan yang tetap terjaga tanpa harus mengorbankan kualitas produk\/layanan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Dampak_Semakin_Signifikan_pada_Volume_Transaksi_Tinggi\"><\/span><strong>3. Dampak Semakin Signifikan pada Volume Transaksi Tinggi<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Semakin besar omzet bisnis, semakin besar total MDR yang harus Anda bayarkan. Misalnya, jika total transaksi setiap bulan mencapai Rp100 juta dengan persentase MDR 0,7%, maka biaya yang harus Anda keluarkan sebesar Rp700.000,00 per bulan.<\/p>\n\n\n\n<p>Ketika omzet naik menjadi Rp500 juta, tentu MDR yang Anda bayarkan akan semakin tinggi, yaitu sebesar Rp3,5 juta. Hal ini membuktikan bahwa meski persentasenya kecil, akumulasi biaya dapat menjadi signifikan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Berpengaruh_terhadap_Arus_Kas_Cash_Flow\"><\/span><strong>4. Berpengaruh terhadap Arus Kas (Cash Flow)<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>MDR juga berdampak pada jumlah dana bersih yang Anda terima di setiap transaksi. Jika tidak Anda pahami dengan baik, Anda berpotensi salah menghitung pemasukan bulanan atau harian.<\/p>\n\n\n\n<p>Contohnya, Anda mengira akan memperoleh Rp10 juta dari transaksi. Ternyata setelah potongan MDR, jumlah bersihnya akan lebih kecil. Selisih tersebut dapat berdampak pada perencanaan keuangan, seperti gaji karyawan, pembayaran <em>supplier<\/em>, maupun biaya operasional lainnya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Menuntut_Sistem_Pencatatan_Keuangan_Lebih_Akurat\"><\/span><strong>5. Menuntut Sistem Pencatatan Keuangan Lebih Akurat<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Potongan MDR terjadi secara otomatis di setiap transaksi, membuatnya sulit untuk dilacak ketika pencatatan masih manual. Ketika tidak melalui sistem yang rapi, Anda mungkin dapat kehilangan visibilitas terhadap total biaya yang dikeluarkan.<\/p>\n\n\n\n<p>Secara jangka panjang, ini akan berdampak pada laporan keuangan yang tidak akurat. Maka dari itu, Anda harus menerapkan sistem pencatatan digital, sehingga setiap transaksi, termasuk potongan MDR QRIS ShopeePay, tercatat secara jelas dan transparan.<\/p>\n\n\n<div class=\"baca-juga\"><p class=\"baca-juga__inner\"><span class=\"baca-juga__label\">Baca Juga: <\/span><a class=\"baca-juga__link\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pembayaran-digital\/mdr-qris-bca\/\">Ketahui Biaya MDR QRIS BCA untuk Pelaku Usaha<\/a><\/p><\/div>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Solusi_untuk_Mengelola_Transaksi_QRIS_ShopeePay\"><\/span><strong>Solusi untuk Mengelola Transaksi <\/strong><strong>QRIS ShopeePay<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>QRIS ShopeePay hadir dengan kemudahan bertransaksi, tapi biaya MDR tetap perlu Anda perhatikan karena berdampak langsung pada keuntungan bisnis. Namun, untuk mengoptimalkan operasional, Anda juga memerlukan sistem pembayaran yang terintegrasi.<\/p>\n\n\n\n<p><strong><a href=\"https:\/\/www.paper.id\/digital-payment\">Digital Payment<\/a>\u00a0<\/strong>dari\u00a0<a href=\"https:\/\/www.paper.id\/\"><strong>Paper<\/strong><\/a>\u00a0hadir sebagai solusi yang memudahkan pengelolaan transaksi dalam satu\u00a0<em>platform<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Dengan Paper, Anda bisa:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li>Terima pembayaran dari&nbsp;<strong>30+ metode pembayaran<\/strong>&nbsp;(termasuk QRIS, kartu kredit, cicilan dan transfer bank)<\/li>\n\n\n\n<li>Kirim pembayaran ke supplier, termasuk&nbsp;<strong>pembayaran luar negeri<\/strong><\/li>\n\n\n\n<li>Kelola invoice dan pembayaran dalam satu dashboard<\/li>\n\n\n\n<li>Otomatisasi pencatatan dan rekonsiliasi transaksi tanpa ribet<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Jadi, bukan cuma tahu berapa MDR yang harus dibayar. Tapi, juga punya kontrol penuh atas arus kas bisnis Anda.<\/p>\n\n\n\n<p>\ud83d\udc49 Mulai kelola pembayaran bisnis dengan lebih efisien dan terintegrasi bersama Paper sekarang.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Penggunaan QRIS ShopeePay kian meningkat seiring dengan meningkatnya adopsi pembiayaan digital di Indonesia. Tidak sedikit pelaku usaha, mulai dari UMKM sampai bisnis besar, mengandalkan QRIS untuk memudahkan transaksi pembayaran.Selain memberi kemudahan, QRIS juga membantu bisnis mengurangi transaksi tunai yang cenderung berisiko. Meski begitu, di balik kemudahannya, Anda harus memahami biaya potongan atau MDR yang dikenakan, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":17,"featured_media":33877,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6445],"tags":[],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Rincian Biaya MDR QRIS ShopeePay, Pelaku Usaha Wajib Tahu!<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Sebagai pelaku usaha, ketahui rincian biaya MDR (Merchant Discount Rate) QRIS ShopeePay terbaru, lengkap dengan persentase dan ketentuannya.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pembayaran-digital\/biaya-mdr-qris-shopeepay\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Rincian Biaya MDR QRIS ShopeePay, Pelaku Usaha Wajib Tahu!\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Sebagai pelaku usaha, ketahui rincian biaya MDR (Merchant Discount Rate) QRIS ShopeePay terbaru, lengkap dengan persentase dan ketentuannya.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pembayaran-digital\/biaya-mdr-qris-shopeepay\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-05-06T07:16:31+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-05-06T07:16:36+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/Rincian-Biaya-MDR-QRIS-ShopeePay-Pelaku-Usaha-Wajib-Tahu.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"900\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Maxstien Hosang\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Maxstien Hosang\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 menit\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Rincian Biaya MDR QRIS ShopeePay, Pelaku Usaha Wajib Tahu!","description":"Sebagai pelaku usaha, ketahui rincian biaya MDR (Merchant Discount Rate) QRIS ShopeePay terbaru, lengkap dengan persentase dan ketentuannya.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pembayaran-digital\/biaya-mdr-qris-shopeepay\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Rincian Biaya MDR QRIS ShopeePay, Pelaku Usaha Wajib Tahu!","og_description":"Sebagai pelaku usaha, ketahui rincian biaya MDR (Merchant Discount Rate) QRIS ShopeePay terbaru, lengkap dengan persentase dan ketentuannya.","og_url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pembayaran-digital\/biaya-mdr-qris-shopeepay\/","og_site_name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","article_published_time":"2026-05-06T07:16:31+00:00","article_modified_time":"2026-05-06T07:16:36+00:00","og_image":[{"width":900,"height":600,"url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/Rincian-Biaya-MDR-QRIS-ShopeePay-Pelaku-Usaha-Wajib-Tahu.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Maxstien Hosang","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Maxstien Hosang","Estimasi waktu membaca":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pembayaran-digital\/biaya-mdr-qris-shopeepay\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pembayaran-digital\/biaya-mdr-qris-shopeepay\/"},"author":{"name":"Maxstien Hosang","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/b2f9568bf1b3c5e7f90a412fa3e472db"},"headline":"Rincian Biaya MDR QRIS ShopeePay, Pelaku Usaha Wajib Tahu!","datePublished":"2026-05-06T07:16:31+00:00","dateModified":"2026-05-06T07:16:36+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pembayaran-digital\/biaya-mdr-qris-shopeepay\/"},"wordCount":900,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"articleSection":["Pembayaran Digital"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pembayaran-digital\/biaya-mdr-qris-shopeepay\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pembayaran-digital\/biaya-mdr-qris-shopeepay\/","name":"Rincian Biaya MDR QRIS ShopeePay, Pelaku Usaha Wajib Tahu!","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website"},"datePublished":"2026-05-06T07:16:31+00:00","dateModified":"2026-05-06T07:16:36+00:00","description":"Sebagai pelaku usaha, ketahui rincian biaya MDR (Merchant Discount Rate) QRIS ShopeePay terbaru, lengkap dengan persentase dan ketentuannya.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pembayaran-digital\/biaya-mdr-qris-shopeepay\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/pembayaran-digital\/biaya-mdr-qris-shopeepay\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pembayaran-digital\/biaya-mdr-qris-shopeepay\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/en\/homepage\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Rincian Biaya MDR QRIS ShopeePay, Pelaku Usaha Wajib Tahu!"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","description":"Blog informatif dan inspiratif untuk Bisnis","publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization","name":"Paper.id","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","contentUrl":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","width":411,"height":133,"caption":"Paper.id"},"image":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","https:\/\/www.instagram.com\/paperindonesia\/?hl=en","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/paper-id\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/b2f9568bf1b3c5e7f90a412fa3e472db","name":"Maxstien Hosang","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/9b0df908e4100780afbb791f93bc402f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/9b0df908e4100780afbb791f93bc402f?s=96&d=mm&r=g","caption":"Maxstien Hosang"},"description":"Berpengalaman lebih dari 5 tahun di dunia fintech B2B dan B2C, senang membagikan insight seputar keuangan dan usaha dengan harapan bisa membantu pelaku bisnis memahami tren, menemukan solusi praktis, dan informasi sesuai kebutuhan.","sameAs":["https:\/\/www.linkedin.com\/in\/maxstien-hosang\/"],"url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/author\/maxstienhosang\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/33881"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/17"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=33881"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/33881\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":33883,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/33881\/revisions\/33883"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/33877"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=33881"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=33881"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=33881"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}