{"id":33674,"date":"2026-04-15T16:22:43","date_gmt":"2026-04-15T09:22:43","guid":{"rendered":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/?p=33674"},"modified":"2026-04-15T16:22:44","modified_gmt":"2026-04-15T09:22:44","slug":"apa-itu-mdr","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pembayaran-digital\/apa-itu-mdr\/","title":{"rendered":"Apa itu MDR (Merchant Discount Rate) dalam Bisnis?"},"content":{"rendered":"\n<p>Dengan semakin berkembangnya ekosistem pembayaran digital, <em>Merchant Discount Rate<\/em> (MDR) adalah salah satu aspek penting yang wajib dipahami oleh setiap pelaku usaha. Pasalnya, aspek ini secara langsung bisa mempengaruhi <em>margin<\/em> dari suatu bisnis. Lantas, apa sebenarnya MDR ini dan bagaimana cara kerjanya?<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-group has-pale-cyan-blue-background-color has-background is-layout-constrained wp-block-group-is-layout-constrained\"><div class=\"wp-block-group__inner-container\">\n<p><strong>Key Takeaways<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li><em>Merchant Discount Rate<\/em> adalah potongan dari setiap transaksi non-tunai yang digunakan untuk mendukung operasional dan keamanan sistem pembayaran.<\/li>\n\n\n\n<li>Tarif pada dasarnya bergantung pada metode pembayaran (QRIS, debit, atau kredit), kategori usaha, volume transaksi, dan kebijakan penyedia layanan.<\/li>\n\n\n\n<li>Meski menjadi bagian dari biaya yang harus bisnis keluarkan, MDR memberikan manfaat seperti akses pembayaran digital, peningkatan penjualan, keamanan transaksi, dan efisiensi operasional.<\/li>\n\n\n\n<li>Dengan memilih <em>platform<\/em> pembayaran yang tepat, Anda bisa mengontrol biaya potongan <em>merchant<\/em> untuk setiap transaksi sekaligus menyederhanakan pengelolaan transaksi bisnis.<\/li>\n<\/ul>\n<\/div><\/div>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apa_Itu_MDR_Merchant_Discount_Rate\"><\/span><strong>Apa Itu MDR (Merchant Discount Rate)?<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p><em>Merchant Discount Rate<\/em> adalah biaya yang dikenakan kepada <em>merchant<\/em> (pemilik usaha) setiap kali menerima pembayaran non-tunai melalui sistem perbankan atau penyedia layanan pembayaran.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan kata lain, MDR adalah potongan dari total transaksi yang <em>merchant<\/em> bayarkan dari setiap transaksi non-tunai. Potongan ini umumnya berbentuk persentase. Misalnya, MDR bank adalah 1%, lalu ada pelanggan membayar Rp1.000.000,00.<\/p>\n\n\n\n<p>Maka <em>merchant<\/em> akan mendapatkan potongan sebesar 1% x Rp1.000.000,00 x10% = Rp10.000,00. Jadi, jumlah pembayaran yang akan <em>merchant<\/em> terima adalah Rp1.000.000,00- Rp10.000,00 = Rp990.000,00.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pembayaran-digital\/cara-daftar-qris-gpn\/\">Cara Daftar QRIS GPN Resmi untuk Bisnis dan UMKM, Mudah!<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Bagaimana_Cara_Kerja_MDR\"><\/span><strong>Bagaimana Cara Kerja MDR?<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Untuk bisa memahami apa itu MDR secara utuh, Anda perlu mengetahui alur kerja dari transaksi digital itu sendiri. Berikut ini penjelasannya.<\/p>\n\n\n\n<ol>\n<li>Pelanggan melakukan pembayaran dengan kartu debit, kartu kredit, QR, atau <em>e-wallet<\/em>.<\/li>\n\n\n\n<li>Lalu, <em>payment gateway<\/em> atau bank memproses transaksi.<\/li>\n\n\n\n<li>Bank penerbit (<em>issuer<\/em>) dan bank penerima (<em>acquirer<\/em>) akan memproses dana.<\/li>\n\n\n\n<li><em>Merchant Discount Rate<\/em> dipotong dari nilai transaksi.<\/li>\n\n\n\n<li>Dana bersih dikirim ke rekening <em>merchant<\/em>.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p>Dalam alur transaksi digital ini, tujuan MDR adalah untuk membiayai infrastruktur pembayaran, keamanan transaksi, biaya jaringan, dan layanan <em>settlement<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Berbagai_Faktor_yang_Memengaruhi_Besaran_MDR\"><\/span><strong>Berbagai Faktor yang Memengaruhi Besaran MDR<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Dalam praktiknya, tidak semua <em>merchant<\/em> mendapatkan persentase MDR yang sama, Ada beberapa faktor utama yang memengaruhi besaran persentasenya, yaitu:<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li><strong>Jenis metode pembayaran:<\/strong> Pembayaran dengan kartu kredit umumnya memiliki potongan lebih tinggi ketimbang kartu debit atau QRIS, karena melibatkan risiko kredit dan jaringan global.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Kategori bisnis:<\/strong> Beberapa sektor seperti usaha mikro mendapatkan tarif lebih rendah sebagai bentuk <em>support<\/em> pemerintah.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Volume transaksi: <\/strong><em>Merchant<\/em> dengan volume transaksi besar sering mendapatkan negosiasi tarif potongan yang lebih rendah.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Penyedia layanan pembayaran: <\/strong>Setiap bank atau <em>payment gateway <\/em>nyatanya memiliki struktur biaya yang berbeda, termasuk dari sisi layanan tambahan yang mereka berikan.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Risiko transaksi:<\/strong> Bisnis dengan risiko transaksi tinggi seperti<em> e-commerce<\/em> biasanya mendapatkan beban potongan lebih besar.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Keuntungan_MDR_bagi_Merchant\"><\/span><strong>Keuntungan MDR bagi Merchant<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Meskipun <em>Merchant Discount Rate<\/em> adalah biaya atau beban bagi operasional bisnis, namun biaya ini menawarkan nilai strategis tertentu bagi <em>merchant<\/em>. Adapun nilai strategis atau keuntungan tersebut, antara lain:<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li><strong>Akses ke pembayaran digital: <\/strong>Tanpanya, Anda tidak bisa menerima pembayaran dari jenis transaksi non-tunai, seperti QRIS, debit, atau kredit.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Meningkatkan penjualan:<\/strong> Kemudahan pembayaran adalah salah satu faktor yang bisa membantu meningkatkan konversi transaksi dan nilai pembelian.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Keamanan lebih tinggi:<\/strong> Sistem pembayaran digital memiliki dukungan enkripsi dan proteksi <em>fraud<\/em> yang membuatnya lebih aman ketimbang transaksi tunai.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Efisiensi operasional: <\/strong>Mengurangi kebutuhan tunai, mempercepat proses pembayaran, dan memudahkan proses rekonsiliasi keuangan.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Cara_Penerapan_dan_Perhitungan_MDR\"><\/span><strong>Cara Penerapan dan Perhitungan MDR<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Agar bisa memahami lebih jelas, berikut adalah contoh studi kasus yang bisa Anda pelajari.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Studi_Kasus_1\"><\/span><strong>1. Studi Kasus 1<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Sebuah bisnis <em>retail<\/em> menerima pembayaran QRIS sebesar Rp6.000.000,00 dengan potongan <em>merchant<\/em> 0,7%, maka perhitungannya adalah:<\/p>\n\n\n\n<p>0,7% \u00d7 Rp6.000.000,00 = Rp42.000,00<\/p>\n\n\n\n<p>Jadi, data yang akan <em>merchant<\/em> terima menjadi:<\/p>\n\n\n\n<p>Rp6.000.000,00 &#8211; Rp42.000,00 = Rp5.958.000,00<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Studi_Kasus_2\"><\/span><strong>2. Studi Kasus 2<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Sebuah bisnis restoran menerima transaksi sebesar Rp2.000.000,00 dari pembayaran kartu kredit dengan potongan <em>merchant<\/em> 2,5%. Maka perhitungannya adalah:<\/p>\n\n\n\n<p>2,5% x Rp2.000.000,00 = Rp50.000,00<\/p>\n\n\n\n<p>Dana bersih yang akan <em>merchant<\/em> terima menjadi:<\/p>\n\n\n\n<p>Rp2.000.000,00 &#8211; Rp50.000,00 = Rp1.950.000,00<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pembayaran-digital\/bayar-pakai-qris-antarnegara\/\">Bayar Pakai QRIS Antarnegara, Ini Manfaatnya untuk Bisnis<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Solusi_Digital_Payment_untuk_Efisiensi_Operasional_Bisnis\"><\/span><strong>Solusi Digital Payment untuk Efisiensi Operasional Bisnis!<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Singkatnya, <em>Merchant Discount Rate<\/em> adalah aspek penting dalam sistem pembayaran digital yang tidak bisa <em>merchant<\/em> hindari. Meskipun demikian, biaya ini bisa memengaruhi <em>margin<\/em> bisnis tanpa kontrol yang tepat. <\/p>\n\n\n\n<p>Dengan fitur<a href=\"https:\/\/www.paper.id\/digital-payment\">\u00a0<strong>digital payment\u00a0<\/strong><\/a>dari<strong>\u00a0<\/strong><a href=\"https:\/\/www.paper.id\/\"><strong>Paper<\/strong><\/a> bisa mempermudah pengelolaan pembayaran sekaligus mengontrol biaya operasional bisnis, termasuk MDR. Dengan layanan ini, Anda bisa kirim dan terima pembayaran bisnis, mulai dari transfer antar bank, pembayaran dengan kartu kredit, dan cicilan, hingga\u00a0<a href=\"https:\/\/www.paper.id\/digital-payment\/paperxb-pembayaran-luar-negeri\"><strong>kirim uang luar negeri<\/strong><\/a>\u00a0untuk pembayaran supplier. Semua dalam satu platform dengan pencatatan otomatis.<\/p>\n\n\n\n<p>Saatnya optimalkan sistem pembayaran bisnis Anda dengan layanan <em>digital payment <\/em>inovatif dari Paper.<\/p>\n\n\n\n<p>Yuk, coba Paper gratis dan rasakan kemudahannya!<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-buttons is-content-justification-center is-layout-flex wp-container-3 wp-block-buttons-is-layout-flex\">\n<div class=\"wp-block-button\"><a class=\"wp-block-button__link has-white-color has-text-color has-background wp-element-button\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/webappv1\/#\/register?&amp;utm_source=blog&amp;utm_medium=organic&amp;utm_campaign=apa_itu_mdr\" style=\"background-color:#4195d5\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Coba Paper Sekarang!<\/a><\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dengan semakin berkembangnya ekosistem pembayaran digital, Merchant Discount Rate (MDR) adalah salah satu aspek penting yang wajib dipahami oleh setiap pelaku usaha. Pasalnya, aspek ini secara langsung bisa mempengaruhi margin dari suatu bisnis. Lantas, apa sebenarnya MDR ini dan bagaimana cara kerjanya? Key Takeaways Apa Itu MDR (Merchant Discount Rate)? Merchant Discount Rate adalah biaya [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":17,"featured_media":33675,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6445],"tags":[],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Apa itu MDR (Merchant Discount Rate) dalam Bisnis?<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Merchant Discount Rate adalah potongan dari setiap transaksi non-tunai yang digunakan untuk mendukung operasional sistem pembayaran.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pembayaran-digital\/apa-itu-mdr\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Apa itu MDR (Merchant Discount Rate) dalam Bisnis?\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Merchant Discount Rate adalah potongan dari setiap transaksi non-tunai yang digunakan untuk mendukung operasional sistem pembayaran.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pembayaran-digital\/apa-itu-mdr\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-04-15T09:22:43+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-04-15T09:22:44+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/apa-itu-MDRmerchant-discount-rate.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"900\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Maxstien Hosang\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Maxstien Hosang\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 menit\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Apa itu MDR (Merchant Discount Rate) dalam Bisnis?","description":"Merchant Discount Rate adalah potongan dari setiap transaksi non-tunai yang digunakan untuk mendukung operasional sistem pembayaran.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pembayaran-digital\/apa-itu-mdr\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Apa itu MDR (Merchant Discount Rate) dalam Bisnis?","og_description":"Merchant Discount Rate adalah potongan dari setiap transaksi non-tunai yang digunakan untuk mendukung operasional sistem pembayaran.","og_url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pembayaran-digital\/apa-itu-mdr\/","og_site_name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","article_published_time":"2026-04-15T09:22:43+00:00","article_modified_time":"2026-04-15T09:22:44+00:00","og_image":[{"width":900,"height":600,"url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/apa-itu-MDRmerchant-discount-rate.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Maxstien Hosang","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Maxstien Hosang","Estimasi waktu membaca":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pembayaran-digital\/apa-itu-mdr\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pembayaran-digital\/apa-itu-mdr\/"},"author":{"name":"Maxstien Hosang","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/b2f9568bf1b3c5e7f90a412fa3e472db"},"headline":"Apa itu MDR (Merchant Discount Rate) dalam Bisnis?","datePublished":"2026-04-15T09:22:43+00:00","dateModified":"2026-04-15T09:22:44+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pembayaran-digital\/apa-itu-mdr\/"},"wordCount":728,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"articleSection":["Pembayaran Digital"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pembayaran-digital\/apa-itu-mdr\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pembayaran-digital\/apa-itu-mdr\/","name":"Apa itu MDR (Merchant Discount Rate) dalam Bisnis?","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website"},"datePublished":"2026-04-15T09:22:43+00:00","dateModified":"2026-04-15T09:22:44+00:00","description":"Merchant Discount Rate adalah potongan dari setiap transaksi non-tunai yang digunakan untuk mendukung operasional sistem pembayaran.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pembayaran-digital\/apa-itu-mdr\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/pembayaran-digital\/apa-itu-mdr\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pembayaran-digital\/apa-itu-mdr\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/en\/homepage\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Apa itu MDR (Merchant Discount Rate) dalam Bisnis?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","description":"Blog informatif dan inspiratif untuk Bisnis","publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization","name":"Paper.id","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","contentUrl":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","width":411,"height":133,"caption":"Paper.id"},"image":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","https:\/\/www.instagram.com\/paperindonesia\/?hl=en","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/paper-id\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/b2f9568bf1b3c5e7f90a412fa3e472db","name":"Maxstien Hosang","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/9b0df908e4100780afbb791f93bc402f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/9b0df908e4100780afbb791f93bc402f?s=96&d=mm&r=g","caption":"Maxstien Hosang"},"description":"Berpengalaman lebih dari 5 tahun di dunia fintech B2B dan B2C, senang membagikan insight seputar keuangan dan usaha dengan harapan bisa membantu pelaku bisnis memahami tren, menemukan solusi praktis, dan informasi sesuai kebutuhan.","sameAs":["https:\/\/www.linkedin.com\/in\/maxstien-hosang\/"],"url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/author\/maxstienhosang\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/33674"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/17"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=33674"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/33674\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":33676,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/33674\/revisions\/33676"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/33675"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=33674"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=33674"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=33674"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}