{"id":33337,"date":"2026-02-27T15:53:03","date_gmt":"2026-02-27T08:53:03","guid":{"rendered":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/?p=33337"},"modified":"2026-02-27T15:53:05","modified_gmt":"2026-02-27T08:53:05","slug":"cara-impor-alat-pertanian-dari-china","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/ekspor-impor\/cara-impor-alat-pertanian-dari-china\/","title":{"rendered":"Cara Impor Alat Pertanian dari China: 7 Tahapan Praktis dan Aman"},"content":{"rendered":"\n<p>Meningkatnya kebutuhan petani akan alat pertanian terjangkau mendorong tren kenaikan impor mesin dari China secara signifikan. Hal ini tidak terlepas dari kombinasi harga kompetitif, teknologi canggih, serta variasi produk yang beragam. Bahkan, <a href=\"https:\/\/www.bloombergtechnoz.com\/detail-news\/75743\/impor-ri-dari-china-melonjak-21-terbesar-mesin-kendaraan\">Bloomberg Technoz<\/a> mencatat bahwa pada tahun 2025, nilai impor Indonesia dari China melonjak sekitar 21% dengan sektor mesin sebagai kontributor utama. Namun, di balik besarnya potensi pasar ini, masih banyak yang belum tahu cara impor alat pertanian dari China. Untuk itu, artikel ini akan menyajikan panduan praktis impor dari China yang bisa langsung Anda terapkan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Key_Takeaways\"><\/span><strong>Key Takeaways<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<ul>\n<li>Pahami regulasi impor, termasuk NIB, API, HS Code, dokumen kepabeanan, dan persyaratan teknis, agar impor dari China berjalan lancar.<\/li>\n\n\n\n<li>Pilih skema impor yang sesuai. Jika sudah memiliki izin resmi bisa melakukan impor secara langsung, tapi bagi pemula disarankan menggunakan layanan <em>undername<\/em> atau jasa importir untuk mempermudah prosesnya.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"7_Tahapan_Penting_Impor_Alat_Pertanian_dari_China\"><\/span><strong>7 Tahapan Penting Impor Alat Pertanian dari China<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Proses import barang China tidaklah sulit selama Anda mengetahui langkah-langkah impor alat pertanian dari China yang tepat. Berikut panduan impor alat pertanian dari China agar proses berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Menentukan_skema_impor_yang_tepat\"><\/span>1. Menentukan skema impor yang tepat<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Secara umum, skema impor terbagi menjadi dua, yaitu impor langsung dan impor melalui jasa importir (<em>undername<\/em>). Jika Anda memiliki legalitas lengkap seperti NIB dan API, impor langsung bisa lebih hemat dan memberi kontrol penuh atas pengiriman, meski membutuhkan pemahaman regulasi dan prosedur kepabeanan.<\/p>\n\n\n\n<p>Bagi pemula atau usaha yang belum memiliki izin, menggunakan jasa importir lebih praktis dan minim risiko. Meski biayanya sedikit lebih tinggi, prosesnya lebih sederhana dan lebih mudah diikuti.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Menentukan_jenis_alat_pertanian_sesuai_kebutuhan\"><\/span>2. Menentukan jenis alat pertanian sesuai kebutuhan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Selanjutnya, cara impor alat pertanian dari China adalah menentukan jenis alat yang benar-benar sesuai kebutuhan. Jangan hanya tergiur harga murah, tetapi pastikan pemilihan didasarkan pada analisis yang matang, seperti pemilihan berdasarkan:<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li>Ukuran lahan: lahan kecil lebih cocok menggunakan <em>hand tractor<\/em>, sedangkan lahan luas membutuhkan mesin dengan kapasitas lebih besar.<\/li>\n\n\n\n<li>Jenis tanah: kondisi tanah memengaruhi spesifikasi mesin yang dibutuhkan, misalnya tanah liat butuh mesin bertenaga dengan traksi kuat, sedangkan tanah berpasir sebaliknya.<\/li>\n\n\n\n<li>Ketersediaan fasilitas perbaikan atau pusat layanan: pastikan tersedia bengkel atau <em>service center<\/em> serta suku cadang yang mudah diakses untuk menghindari gangguan operasional.<\/li>\n\n\n\n<li>Nilai jual kembali: pilih mesin yang memiliki pasar sekunder baik agar tetap bernilai saat akan dijual kembali.<\/li>\n\n\n\n<li>Merek dan model: pertimbangkan merek terkenal dan memiliki reputasi kualitas yang baik, seperti YTO Group dan Foton Lovol.<\/li>\n\n\n\n<li>Desain dan spesifikasi mesin: periksa kualitas material, kemudahan pengoperasian, efisiensi bahan bakar, serta daya tahan mesin.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Mencari_dan_memverifikasi_supplier_tepercaya\"><\/span>3. Mencari dan memverifikasi supplier tepercaya<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Tahap berikutnya adalah mencari <em>supplier<\/em> melalui platform seperti Alibaba, Made-in-China, atau pameran dagang internasional. Pastikan Anda memilih dan bekerja sama dengan <em>supplier<\/em> tepercaya. Gunakan filter seperti \u201cVerified Supplier\u201d dan periksa lama beroperasinya di platform. Lalu, pilih <em>supplier<\/em> dengan rekam jejak minimal 3\u20135 tahun.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Periksa juga profil perusahaan, pastikan foto dan video asli, lisensi resmi, dan pilih yang spesialis di alat pertanian. Jika memungkinkan, lakukan <em>video call<\/em> untuk menilai komunikasi dan minta mereka menunjukkan sampel produk. Terakhir, pastikan respons cepat, komunikasi jelas, dan harga wajar sebelum memutuskan bekerja sama.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/ekspor-impor\/barang-impor-dari-china-yang-laris-di-indonesia\/\">10+ Barang Impor dari China yang Laris di Indonesia<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Negosiasi_harga_dan_spesifikasi_produk\"><\/span>4. Negosiasi harga dan spesifikasi produk<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Setelah menemukan <em>supplier<\/em>, tahap berikutnya adalah negosiasi secara detail, meliputi harga unit, spesifikasi teknis produk, garansi dan layanan purna jual, hingga opsi <em>custom branding<\/em> jika diperlukan.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk harga, negosiasikan berdasarkan volume pembelian dan gunakan <em>target price<\/em> sebagai acuan, serta bandingkan dengan 3\u20135 <em>supplier<\/em> untuk referensi. Pastikan semua kesepakatan tertulis jelas dalam <em>invoice<\/em> atau kontrak pembelian agar transaksi aman dan transparan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Mengatur_pengiriman_dan_logistik\"><\/span>5. Mengatur pengiriman dan logistik<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Cara impor alat pertanian dari China selanjutnya adalah mengatur pengiriman dan logistik, yang menjadi kunci agar barang tiba tepat waktu, aman, dan dengan biaya yang terkendali. Umumnya, proses ini melibatkan kerja sama antara importir, pemasok, <em>freight forwarder<\/em>, serta pihak bea cukai.<\/p>\n\n\n\n<p>Karena itu, pastikan Anda memilih <em>forwarder<\/em> yang berpengalaman agar barang sampai tujuan dengan aman. Untuk jalur pengiriman, karena alat pertanian biasanya berukuran besar dan berat, pengiriman sebaiknya dilakukan melalui jalur laut (<em>sea freight<\/em>).<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"6_Memahami_regulasi_dan_dokumen_impor\"><\/span>6. Memahami regulasi dan dokumen impor<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Tahapan ini penting terutama bagi Anda yang memilih skema langsung dengan <em>undername<\/em> sendiri agar proses berjalan lancar. Adapun <a href=\"https:\/\/www.beacukai.go.id\/impor-untuk-dipakai\">regulasi dasar impor<\/a> yang perlu dipahami antara lain:<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li>memiliki NIB dan API (Angka Pengenal Impor);<\/li>\n\n\n\n<li>menentukan HS Code yang tepat;<\/li>\n\n\n\n<li>membayar Bea Masuk, PPN, dan PPh Impor sesuai ketentuan;<\/li>\n\n\n\n<li>melengkapi dokumen seperti Invoice, Packing List, Bill of Lading, dan PIB;<\/li>\n\n\n\n<li>memenuhi persyaratan teknis atau sertifikasi jika diperlukan.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Anda juga bisa konsultasi dengan jasa kepabeanan untuk menghindari kesalahan dokumen yang berisiko menyebabkan barang tertahan di pelabuhan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"7_Proses_pembayaran_ke_supplier_china\"><\/span>7. Proses pembayaran ke supplier china<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Prosedur impor alat pertanian dari China yang tidak kalah penting adalah sistem pembayaran. Ada beberapa <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/ekspor-impor\/metode-pembayaran-ekspor-impor\/\">metode pembayaran<\/a> yang umum digunakan, seperti:<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li><em>Advance Payment<\/em> (pembayaran di muka): membayar sebagian atau seluruh nilai sebelum barang dikirim.<\/li>\n\n\n\n<li><em>Documents Against Payment<\/em> (D\/P): dilakukan saat dokumen pengiriman diserahkan oleh bank.<\/li>\n\n\n\n<li><em>Letter of Credit<\/em> (L\/C): pihak bank yang menjamin pembayaran setelah syarat tertentu terpenuhi.<\/li>\n\n\n\n<li><em>Open Account<\/em>: dilakukan setelah barang diterima.<\/li>\n\n\n\n<li><em>Consignment<\/em>: baru dilakukan setelah barang terjual.<\/li>\n\n\n\n<li>Transfer Bank (T\/T): langsung melalui rekening bank.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Anda tinggal pilih sesuai kemampuan. Namun, karena nilai transaksi alat pertanian biasanya besar, disarankan menggunakan L\/C untuk keamanan. Pastikan juga kontraknya jelas dan verifikasi rekening bank <em>supplier<\/em> sebelum transfer agar proses impor aman.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"PaperXB_Solusi_Pembayaran_Impor_yang_Lebih_Fleksibel\"><\/span><strong>PaperXB: Solusi Pembayaran Impor yang Lebih Fleksibel<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Cara impor alat pertanian dari China sebenarnya cukup mudah jika Anda mengikuti langkah-langkah sebelumnya. Namun, tantangan seperti fluktuasi kurs dan keterbatasan fleksibilitas pembayaran seringkali tidak bisa dihindari, apalagi untuk transaksi bernilai besar dan volume barang yang tinggi seperti alat pertanian.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk mengatasinya, PaperXB dari <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/\">Paper<\/a> hadir menawarkan solusi pembayaran praktis ke <em>supplier<\/em> luar negeri, termasuk China. <\/p>\n\n\n\n<p>Dengan PaperXB, Anda bisa melakukan pembayaran internasional menggunakan kartu kredit, dengan proses cepat, kurs kompetitif, dan opsi tempo hingga 60 hari untuk menjaga arus kas tetap sehat tanpa biaya tersembunyi.<\/p>\n\n\n\n<p>Yuk, registrasi ke Paper untuk mulai gunakan PaperXB!<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-buttons is-content-justification-center is-layout-flex wp-container-2 wp-block-buttons-is-layout-flex\">\n<div class=\"wp-block-button\"><a class=\"wp-block-button__link has-white-color has-text-color has-background wp-element-button\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/webappv1\/#\/register?&amp;utm_source=blog&amp;utm_medium=organic&amp;utm_campaign=cara_impor_alat_pertanian_dari_china\" style=\"background-color:#4195d5\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><strong>Coba PaperXB Sekarang<\/strong><\/a><\/div>\n<\/div>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/ekspor-impor\/supplier-barang-import-china\/\">4 Rekomendasi Supplier Barang Import China Terpercaya untuk Usaha<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"FAQ_Seputar_Impor_Alat_Pertanian_dari_China\"><\/span>FAQ Seputar Impor Alat Pertanian dari China<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Apa_alat_pertanian_dari_China_yang_paling_banyak_diimpor_ke_Indonesia\"><\/span>1. Apa alat pertanian dari China yang paling banyak diimpor ke Indonesia?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Traktor tangan (<em>hand tractors<\/em>) dan traktor roda empat, mesin pemanen (<em>combine harvesters<\/em>), alat cultivator dan pengolah tanah, serta mesin pompa air dan penyemprot (<em>sprayer<\/em>).<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Apakah_kualitas_alat_pertanian_China_cocok_untuk_kondisi_lahan_di_Indonesia\"><\/span>2. Apakah kualitas alat pertanian China cocok untuk kondisi lahan di Indonesia?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Ya, alat pertanian dari China cocok dan fungsional untuk kondisi lahan di Indonesia, terutama karena produsen China menawarkan fleksibilitas dalam hal ukuran (<em>compact<\/em>) dan harga yang terjangkau.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Bagaimana_cara_memilih_alat_pertanian_yang_tepat_sesuai_kebutuhan_petani_lokal\"><\/span>3. Bagaimana cara memilih alat pertanian yang tepat sesuai kebutuhan petani lokal?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Pilih alat pertanian sesuai jenis komoditas, skala usaha, kondisi lahan, dan anggaran petani, serta pastikan alat mudah digunakan dan dirawat.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Bagaimana_cara_menghitung_total_biaya_impor_alat_pertanian_dari_China\"><\/span>4. Bagaimana cara menghitung total biaya impor alat pertanian dari China?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Hitung total biaya impor dengan menjumlahkan harga alat, ongkos kirim, bea masuk, PPN, PPh impor dan biaya layanan pembayaran.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Meningkatnya kebutuhan petani akan alat pertanian terjangkau mendorong tren kenaikan impor mesin dari China secara signifikan. Hal ini tidak terlepas dari kombinasi harga kompetitif, teknologi canggih, serta variasi produk yang beragam. Bahkan, Bloomberg Technoz mencatat bahwa pada tahun 2025, nilai impor Indonesia dari China melonjak sekitar 21% dengan sektor mesin sebagai kontributor utama. Namun, di [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":33338,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[7876],"tags":[],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Cara Impor Alat Pertanian dari China: 7 Tahapan Praktis dan Aman<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Ini cara impor alat pertanian dari China paling praktis, plus rekomendasi platform tepercaya tanpa biaya tersembunyi untuk bisnis.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/ekspor-impor\/cara-impor-alat-pertanian-dari-china\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cara Impor Alat Pertanian dari China: 7 Tahapan Praktis dan Aman\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Ini cara impor alat pertanian dari China paling praktis, plus rekomendasi platform tepercaya tanpa biaya tersembunyi untuk bisnis.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/ekspor-impor\/cara-impor-alat-pertanian-dari-china\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-02-27T08:53:03+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-02-27T08:53:05+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/cara-impor-barang-pertanian-dari-china.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1000\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"667\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Nadiyah Rahmalia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Nadiyah Rahmalia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 menit\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cara Impor Alat Pertanian dari China: 7 Tahapan Praktis dan Aman","description":"Ini cara impor alat pertanian dari China paling praktis, plus rekomendasi platform tepercaya tanpa biaya tersembunyi untuk bisnis.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/ekspor-impor\/cara-impor-alat-pertanian-dari-china\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Cara Impor Alat Pertanian dari China: 7 Tahapan Praktis dan Aman","og_description":"Ini cara impor alat pertanian dari China paling praktis, plus rekomendasi platform tepercaya tanpa biaya tersembunyi untuk bisnis.","og_url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/ekspor-impor\/cara-impor-alat-pertanian-dari-china\/","og_site_name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","article_published_time":"2026-02-27T08:53:03+00:00","article_modified_time":"2026-02-27T08:53:05+00:00","og_image":[{"width":1000,"height":667,"url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/cara-impor-barang-pertanian-dari-china.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Nadiyah Rahmalia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Nadiyah Rahmalia","Estimasi waktu membaca":"7 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/ekspor-impor\/cara-impor-alat-pertanian-dari-china\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/ekspor-impor\/cara-impor-alat-pertanian-dari-china\/"},"author":{"name":"Nadiyah Rahmalia","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/99ccd74b5eedff35a762def8b34e89f4"},"headline":"Cara Impor Alat Pertanian dari China: 7 Tahapan Praktis dan Aman","datePublished":"2026-02-27T08:53:03+00:00","dateModified":"2026-02-27T08:53:05+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/ekspor-impor\/cara-impor-alat-pertanian-dari-china\/"},"wordCount":1110,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"articleSection":["Ekspor Impor"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/ekspor-impor\/cara-impor-alat-pertanian-dari-china\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/ekspor-impor\/cara-impor-alat-pertanian-dari-china\/","name":"Cara Impor Alat Pertanian dari China: 7 Tahapan Praktis dan Aman","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website"},"datePublished":"2026-02-27T08:53:03+00:00","dateModified":"2026-02-27T08:53:05+00:00","description":"Ini cara impor alat pertanian dari China paling praktis, plus rekomendasi platform tepercaya tanpa biaya tersembunyi untuk bisnis.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/ekspor-impor\/cara-impor-alat-pertanian-dari-china\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/ekspor-impor\/cara-impor-alat-pertanian-dari-china\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/ekspor-impor\/cara-impor-alat-pertanian-dari-china\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/en\/homepage\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Cara Impor Alat Pertanian dari China: 7 Tahapan Praktis dan Aman"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","description":"Blog informatif dan inspiratif untuk Bisnis","publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization","name":"Paper.id","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","contentUrl":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","width":411,"height":133,"caption":"Paper.id"},"image":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","https:\/\/www.instagram.com\/paperindonesia\/?hl=en","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/paper-id\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/99ccd74b5eedff35a762def8b34e89f4","name":"Nadiyah Rahmalia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c1e1bfb72c6347304a9eb0a484df3391?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c1e1bfb72c6347304a9eb0a484df3391?s=96&d=mm&r=g","caption":"Nadiyah Rahmalia"},"description":"Content Writer dengan 4 tahun pengalaman menangani konten beragam topik di berbagai industri baik B2C dan B2B, termasuk bisnis, ekonomi, keuangan, dan sebagainya. Saat ini menulis di Paper.id untuk memperkaya wawasan pemilik bisnis dan memajukan industri B2B seluruh Indonesia.","sameAs":["https:\/\/www.linkedin.com\/in\/nadiyahrf\/"],"url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/author\/nadiyah\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/33337"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=33337"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/33337\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":33339,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/33337\/revisions\/33339"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/33338"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=33337"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=33337"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=33337"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}