{"id":3292,"date":"2019-06-26T13:21:39","date_gmt":"2019-06-26T06:21:39","guid":{"rendered":"http:\/\/www.paper.id\/blog\/?p=3292"},"modified":"2025-09-29T14:30:25","modified_gmt":"2025-09-29T07:30:25","slug":"surat-penawaran-barang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/invoice-id\/surat-penawaran-barang\/","title":{"rendered":"Mengenal Surat Penawaran, Apa Bedanya dengan Invoice Penjualan?"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>Surat Penawaran-<\/strong> Bisnis kamu tidak berjalan dengan baik? Jangan-jangan ada kesalahan dalam melakukan strategi pemasarannya. Bagaimana cara kamu memasarkan produk atau jasa dalam bisnismu? Melalui&nbsp;online marketing namun apakah itu cukup? Sepertinya tidak.<\/p>\n\n\n\n<p>Saat ini, ada berbagai cara baru dalam memasarkan produk ke pelanggan, salah satunya adalah dengan mengirimkan Surat Penawaran (<em>Quotation<\/em>). Surat ini bisa kamu berikan kepada para pelanggan tetap kamu sehingga mereka bisa mengetahui produk atau jasa baru apa yang sedang kamu jalankan saat ini.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebelum mengenal terlalu jauh mengenai surat ini, mari kita cari tahu terlebih dahulu mengenai pengertian dari&nbsp;<em>Quotation.<\/em> Kemudian, apa juga perbedaanya dengan Invoice Penjualan?<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apa_Itu_Surat_Penawaran\"><\/span>Apa Itu Surat Penawaran?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image size-full wp-image-3270\">\n<figure class=\"aligncenter\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"600\" height=\"337\" src=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/06\/Surat-Tagihan-Hutang.jpg\" alt=\"Contoh Surat Tagihan\" class=\"wp-image-3270\"\/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Contoh Surat&nbsp;Tagihan<\/figcaption><\/figure><\/div>\n\n\n<p>Dalam bisnis, surat penawaran (<em>quotation<\/em>)&nbsp;merupakan dokumen tertulis yang diberikan oleh seorang pemilik usaha untuk bekerja sama dengan pihak pengusaha lainnya. Dengan kata lain, surat tertulis ini ditujukan&nbsp;oleh pemasok (<em>supplier)&nbsp;<\/em>kepada pemilik usaha agar mau&nbsp;membeli produk atau jasa mereka.<\/p>\n\n\n\n<p>Kenapa seorang&nbsp;<em>supplier<\/em> menawarkan produk mereka kepada pihak pemilik usaha? Hal itu dilakukan agar mereka mendapatkan pelanggan tetap. Itulah kenapa ketika&nbsp;<em>quotation<\/em> dikirimkan, pihak pemilik usaha mempunyai hak untuk meminta penyelarasan harga. Dengan begitu, kerjasama bisa terjalin.<\/p>\n\n\n\n<p>Di dalam sebuah&nbsp;<em>quotation<\/em>, seorang pemasok juga harus menjelaskan secara detail perihal harga secara satuan ataupun lusinan sekaligus potongan pajak dll. Kenapa? keterbukaan akan menjadi jalan terbaik bagi kedua pihak untuk mengadakan kerjasama.<\/p>\n\n\n\n<p>Apabila dari awal pihak&nbsp;<em>supplier<\/em> telah memberikan harga proposal penawaran yang masuk akal, pihak kedua (pemilik usaha) bakal mempertimbangkannya. Lantas, apa saja sebenarnya fungsi dari&nbsp;<em>quotation<\/em> ini selain mendapatkan penjualan?<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Fungsi_Quotation\"><\/span>Fungsi Quotation<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image size-full wp-image-2707\">\n<figure class=\"aligncenter\"><img decoding=\"async\" width=\"600\" height=\"400\" src=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/03\/contoh-invoice-tagihan.jpg\" alt=\"Contoh Invoice Tagihan\" class=\"wp-image-2707\"\/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Contoh Invoice Tagihan<\/figcaption><\/figure><\/div>\n\n\n<p>Secara garis besar, Surat Penawaran dikirimkan untuk menjalin kerjasama antara dua pihak pemilik usaha. Akan tetapi, terdapat beberapa fungsi lain dari pengiriman&nbsp;<em>quotation ini<\/em>, antara lain adalah:<\/p>\n\n\n\n<p>1. Memperkenalkan produk ke pemilik usaha lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p>2. Menciptakan relasi baru terhadap pemilik usaha di bidang bisnis yang berbeda.<\/p>\n\n\n\n<p>3. Meningkatkan pemasaran produk.<\/p>\n\n\n\n<p>FYI,&nbsp;<em>Quotation<\/em> hanyalah surat yang bisa juga tidak disetujui oleh pihak pemilik usaha. Oleh karena itu, surat tertulis ini tidak termasuk ke dalam Invoice. Bahkan bisa dibilang, ini adalah surat yang dibuat sebelum Invoice diberikan kepada pelanggan apabila mereka menyetujui penawaran yang telah diberikan.<\/p>\n\n\n\n<p>Di beberapa kasus,&nbsp;<em>quotation<\/em> juga digunakan untuk menawarkan produk dari pihak pemilik usaha kepada pelanggan. Dengan kata lain, surat tertulis ini bisa dipergunakan untuk tiga pihak yang berbeda, yakni&nbsp;<em>supplier,&nbsp;<\/em>pemilik usaha dan juga konsumen.<\/p>\n\n\n\n<p>Baca Juga:&nbsp;<a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/product-content\/surat-jalan-digital\/\">Pengertian Surat Jalan Serta Contoh Pembuatan Secara Digital<\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Poin_Penting_Quotation\"><\/span>Poin Penting Quotation<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image size-full wp-image-2725\">\n<figure class=\"aligncenter\"><img decoding=\"async\" width=\"600\" height=\"331\" src=\"http:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/paying-paypal-uk-international-invoice-1.jpg\" alt=\"Contoh Template Invoice\" class=\"wp-image-2725\"\/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Contoh Template Invoice<\/figcaption><\/figure><\/div>\n\n\n<p>Karena ditujukan sebagai penawaran harga,&nbsp;<em>quotation<\/em> yang dikirimkan oleh&nbsp;<em>supplier<\/em> harusnya lebih mendeskripsikan tentang detail produk beserta dengan harganya. Jika perlu, potongan harga juga harus disertakan agar bisa menarik para pemilik usaha atau konsumen membelinya.<\/p>\n\n\n\n<p>Beberapa poin penting yang harus dimasukkan ke dalam&nbsp;<em>quotation&nbsp;<\/em>adalah:<\/p>\n\n\n\n<p>1. Nama produk beserta dengan detail jenis dan deskripsi lengkapnya.<\/p>\n\n\n\n<p>2. Harga penjualan produk beserta dengan potongannya (jika diperlukan).<\/p>\n\n\n\n<p>3. Benefit tambahan (gratis biaya servis, potongan ongkos kirim dll).<\/p>\n\n\n\n<p>4. Cara pembayaran yang bisa dikirimkan.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan mengutamakan kualitas serta harga yang terjangkau, penawaran yang dilakukan biasanya akan mendapatkan atensi khusus dari pihak pemilik usaha atau pelanggan yang mendapatkan surat penawaran tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p>Baca Juga:&nbsp;<a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-dan-nasihat-umkm\/contoh-invoice-penjualan\/\">Contoh Invoice Penjualan Untuk Berbagai Macam Bisnis<\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Beda_dengan_Invoice\"><\/span>Beda dengan Invoice<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image size-full wp-image-2752\">\n<figure class=\"aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"600\" height=\"400\" src=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/71013751e0947eb55ac451f2286c73d8a061fccb_1100.jpeg\" alt=\"Cara Membuat Invoice\" class=\"wp-image-2752\"\/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Cara Membuat Invoice<\/figcaption><\/figure><\/div>\n\n\n<p>Seperti yang telah dikatakan sebelumnya,&nbsp;<em>quotation<\/em> dan Invoice adalah dua jenis dokumen yang berbeda.&nbsp;<em>Quotation<\/em> dikategorikan sebagai dokumen tertulis sebelum produk atau jasa resmi digunakan oleh pihak pelanggan. Dengan kata lain,&nbsp;<em>quotation<\/em> hanyalah sebatas penawaran tanpa dengan tujuan untuk mendapatkan pelanggan.<\/p>\n\n\n\n<p>Di sisi lain, Invoice Penjualan adalah dokumen tertulis yang dikirimkan apabila sudah persetujuan pembelian dari kedua pihak. Dokumen ini akan langsung diberikan setelah produk dikirimkan dengan maksud untuk memberikan pemberitahuan mengenai total harga yang harus dibayarkan.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebagai contoh, Pak Arif membeli 2 buah mesin fotokopi dari PT. Adi Jaya. Setelah keduanya setuju dan produk diterima, perusahaan terkait akan mengirimkan Invoice Penjualan dengan tujuan sebagai informasi mengenai jumlah yang dibayarkan Pak Arif. Setelah itu, Pak Arif membayarkan seluruh tagihannya kemudian ia mendapatkan kwitansi sebagai tanda pelunasan pembayaran.<\/p>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\"\/>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote\">\n<p class=\"has-text-align-center\"><strong>Skema Pembelian Produk<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-center\">Surat Penawaran (<em>Quotation<\/em>) &#8212;&gt; Invoice Penjualan &#8212;&gt; Kwitansi<\/p>\n<\/blockquote>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\"\/>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-left\">Jika kamu ingin pengelolaan bisnis kamu menjadi lebih profesional seperti alur skema yang tertera di atas, kamu bisa menggunakan Paper.id. Sebagai Software Invoice #1 di Indonesia, Paper.id memberikan kemudahan kamu dalam mengatur seluruh bisnis, mulai dari Invoice, Laporan Keuangan hingga Manajemen Stok.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-left\">Klik di bawah ini untuk mendaftar secara&nbsp;<strong>gratis<\/strong> sekarang<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-center\"><a class=\"cta-button\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/webappv1\/#\/register\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\"> <button class=\"rounded-button-green hero-signup-button\" type=\"submit\">Buat Mudah Sekarang<\/button>&nbsp;<\/a><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><a href=\"https:\/\/play.google.com\/store\/apps\/details?id=id.paper.invoicer&amp;hl=en\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"600\" height=\"151\" src=\"http:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/06\/google_play_customer_io.png\" alt=\"google_play_customer_io\" class=\"wp-image-3264\"\/><\/a><\/figure>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Surat Penawaran- Bisnis kamu tidak berjalan dengan baik? Jangan-jangan ada kesalahan dalam melakukan strategi pemasarannya. Bagaimana cara kamu memasarkan produk atau jasa dalam bisnismu? Melalui&nbsp;online marketing namun apakah itu cukup? Sepertinya tidak. Saat ini, ada berbagai cara baru dalam memasarkan produk ke pelanggan, salah satunya adalah dengan mengirimkan Surat Penawaran (Quotation). Surat ini bisa kamu [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":3300,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6443],"tags":[],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Mengenal Surat Penawaran, Apa Bedanya dengan Invoice Penjualan?<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Surat Penawaran merupakan dokumen tertulis yang biasa diberikan oleh pemilik usaha. Lantas, apa bedanya dengan Invoice Penjualan?\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/invoice-id\/surat-penawaran-barang\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mengenal Surat Penawaran, Apa Bedanya dengan Invoice Penjualan?\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Surat Penawaran merupakan dokumen tertulis yang biasa diberikan oleh pemilik usaha. Lantas, apa bedanya dengan Invoice Penjualan?\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/invoice-id\/surat-penawaran-barang\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2019-06-26T06:21:39+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-09-29T07:30:25+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/06\/Surat-Penawaran.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"337\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"paperblog\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"paperblog\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 menit\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mengenal Surat Penawaran, Apa Bedanya dengan Invoice Penjualan?","description":"Surat Penawaran merupakan dokumen tertulis yang biasa diberikan oleh pemilik usaha. Lantas, apa bedanya dengan Invoice Penjualan?","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/invoice-id\/surat-penawaran-barang\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Mengenal Surat Penawaran, Apa Bedanya dengan Invoice Penjualan?","og_description":"Surat Penawaran merupakan dokumen tertulis yang biasa diberikan oleh pemilik usaha. Lantas, apa bedanya dengan Invoice Penjualan?","og_url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/invoice-id\/surat-penawaran-barang\/","og_site_name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","article_published_time":"2019-06-26T06:21:39+00:00","article_modified_time":"2025-09-29T07:30:25+00:00","og_image":[{"width":600,"height":337,"url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/06\/Surat-Penawaran.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"paperblog","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"paperblog","Estimasi waktu membaca":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/invoice-id\/surat-penawaran-barang\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/invoice-id\/surat-penawaran-barang\/"},"author":{"name":"paperblog","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/81f8ddd626fcac8262faf1c78c8ffa05"},"headline":"Mengenal Surat Penawaran, Apa Bedanya dengan Invoice Penjualan?","datePublished":"2019-06-26T06:21:39+00:00","dateModified":"2025-09-29T07:30:25+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/invoice-id\/surat-penawaran-barang\/"},"wordCount":743,"commentCount":1,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"articleSection":["Invoice"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/invoice-id\/surat-penawaran-barang\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/invoice-id\/surat-penawaran-barang\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/invoice-id\/surat-penawaran-barang\/","name":"Mengenal Surat Penawaran, Apa Bedanya dengan Invoice Penjualan?","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website"},"datePublished":"2019-06-26T06:21:39+00:00","dateModified":"2025-09-29T07:30:25+00:00","description":"Surat Penawaran merupakan dokumen tertulis yang biasa diberikan oleh pemilik usaha. Lantas, apa bedanya dengan Invoice Penjualan?","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/invoice-id\/surat-penawaran-barang\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/invoice-id\/surat-penawaran-barang\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/invoice-id\/surat-penawaran-barang\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/en\/homepage\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Mengenal Surat Penawaran, Apa Bedanya dengan Invoice Penjualan?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","description":"Blog informatif dan inspiratif untuk Bisnis","publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization","name":"Paper.id","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","contentUrl":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","width":411,"height":133,"caption":"Paper.id"},"image":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","https:\/\/www.instagram.com\/paperindonesia\/?hl=en","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/paper-id\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/81f8ddd626fcac8262faf1c78c8ffa05","name":"paperblog","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/de03be6b7c14e304bbfb0e18c18f7257?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/de03be6b7c14e304bbfb0e18c18f7257?s=96&d=mm&r=g","caption":"paperblog"},"sameAs":["https:\/\/www.paper.id\/blog"],"url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/author\/paperblog\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3292"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3292"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3292\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":15650,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3292\/revisions\/15650"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3300"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3292"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3292"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3292"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}