{"id":32414,"date":"2025-12-29T20:49:26","date_gmt":"2025-12-29T13:49:26","guid":{"rendered":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/?p=32414"},"modified":"2025-12-29T20:49:28","modified_gmt":"2025-12-29T13:49:28","slug":"tren-impor-thailand","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/ekspor-impor\/tren-impor-thailand\/","title":{"rendered":"7 Produk Impor Terlaris dari Thailand ke Indonesia dan Peluangnya bagi Importir"},"content":{"rendered":"\n<p>Thailand merupakan salah satu mitra dagang utama Indonesia di kawasan ASEAN. Sepanjang Januari\u2013September 2025, nilai impor nonmigas Indonesia dari Thailand tercatat sekitar US$4,2 miliar, menempatkannya di peringkat keenam negara asal impor, setelah Tiongkok, Jepang, dan Singapura.<\/p>\n\n\n\n<p>Struktur impor dari Thailand didominasi oleh bahan baku dan produk penunjang industri, bukan barang konsumsi. Komoditas-komoditas ini berperan penting dalam menopang sektor manufaktur dan agroindustri nasional. Bagi importir, memahami tren ini menjadi kunci untuk menyusun strategi sourcing dan pengelolaan arus kas yang lebih efisien menjelang 2026.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Komoditas_Impor_Terpopuler_dari_Thailand_ke_Indonesia\"><\/span><strong>Komoditas Impor Terpopuler dari Thailand ke Indonesia<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Produk_kimia_dan_petrokimia\"><\/span>1. Produk kimia dan petrokimia<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Produk kimia dan petrokimia menjadi komoditas impor terbesar dari Thailand dengan nilai sekitar US$1,1 miliar, atau sekitar 26% dari total impor Indonesia dari Thailand. Produk ini banyak digunakan sebagai input industri makanan dan minuman, plastik, serta karet.<\/p>\n\n\n\n<p>Karakter pembeliannya bersifat rutin dan berulang, sehingga menawarkan volume bisnis yang relatif stabil. Namun, frekuensi transaksi yang tinggi menuntut importir memiliki pengelolaan arus kas yang rapi agar operasional tetap lancar.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Plastik_dan_produk_plastik\"><\/span>2. Plastik dan produk plastik<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Impor plastik dan produk plastik dari Thailand mencapai sekitar US$850 juta. Komoditas ini digunakan luas untuk kebutuhan kemasan dan komponen industri.<\/p>\n\n\n\n<p>Volume impor cenderung konsisten dengan margin yang relatif ketat. Dalam praktiknya, efisiensi logistik dan metode pembayaran sering kali lebih menentukan profitabilitas dibandingkan selisih harga beli semata.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Karet_dan_produk_karet\"><\/span>3. Karet dan produk karet<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Sebagai salah satu produsen karet terbesar di ASEAN, Thailand memasok karet dan produk turunannya ke Indonesia dengan nilai sekitar US$650 juta. Produk ini penting bagi industri otomotif dan manufaktur.<\/p>\n\n\n\n<p>Permintaannya bersifat industri-driven dan relatif stabil, namun sensitif terhadap fluktuasi harga global. Oleh karena itu, timing pembelian dan pengaturan pembayaran menjadi faktor krusial bagi importir di segmen ini.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Produk_pertanian_dan_olahannya\"><\/span>4. Produk pertanian dan olahannya<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Produk pertanian dan hasil olahan dari Thailand, seperti gula dan pakan ternak, mencatat nilai impor sekitar US$520 juta. Komoditas ini mendukung sektor pangan dan peternakan di Indonesia.<\/p>\n\n\n\n<p>Permintaannya relatif stabil, tetapi dipengaruhi faktor musiman dan pergerakan harga komoditas. Importir perlu menyesuaikan strategi pengadaan dengan siklus pasar agar tetap efisien.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/ekspor-impor\/tren-impor-jepang\/\">5 Produk Impor Terlaris dari Jepang ke Indonesia, Peluang dari Kebutuhan Industri Besar<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Mesin_dan_peralatan_industri\"><\/span>5. Mesin dan peralatan industri<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Impor mesin dan peralatan industri dari Thailand mencapai sekitar US$380 juta, terutama untuk manufaktur ringan dan pengolahan makanan. Produk ini sering diimpor bersamaan dengan bahan baku industri lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Nilai transaksi yang berada di kisaran menengah dapat membebani kas operasional jika tidak dikelola secara holistik, terutama ketika pembelian dilakukan secara berkala.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"6_Produk_otomotif_dan_komponen\"><\/span>6. Produk otomotif dan komponen<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Sebagai basis produksi otomotif di ASEAN, Thailand mengekspor produk otomotif dan komponen ke Indonesia dengan nilai sekitar US$450 juta. Produk ini digunakan untuk kebutuhan perakitan maupun aftermarket.<\/p>\n\n\n\n<p>Permintaannya relatif stabil dan berulang, namun sering melibatkan nilai transaksi yang cukup besar. Kelancaran arus kas menjadi faktor penting agar importir dapat menjaga kontinuitas pasokan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"7_Produk_konsumsi\"><\/span>7. Produk konsumsi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Selain bahan baku dan produk industri, Thailand juga mengekspor sejumlah produk konsumsi ke Indonesia dengan nilai sekitar US$220 juta.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Meski porsinya lebih kecil, produk ini dapat menjadi pelengkap portofolio impor.<\/p>\n\n\n\n<p>Bagi importir, segmen ini lebih cocok sebagai diversifikasi usaha dibandingkan fokus utama bisnis.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apa_Artinya_bagi_Importir\"><\/span><strong>Apa Artinya bagi Importir?<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Sekitar 85% impor Indonesia dari Thailand didominasi bahan baku dan produk industri dengan permintaan berulang.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Pada 2025, total impor dari Thailand tercatat tumbuh sekitar 15% secara tahunan, mencerminkan kebutuhan industri yang terus meningkat.<\/p>\n\n\n\n<p>Bagi importir, peluang ini datang bersamaan dengan tantangan berupa frekuensi transaksi yang tinggi dan kebutuhan pembayaran di muka yang dapat menekan arus kas jika tidak diantisipasi sejak awal.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/ekspor-impor\/tren-impor-singapura\/\">5 Produk Impor Terlaris dari Singapura ke Indonesia: Peluang untuk Bisnis 2026<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Strategi_Importir_Menghadapi_2026_dengan_PaperXB\"><\/span><strong>Strategi Importir Menghadapi 2026 dengan PaperXB<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><a href=\"https:\/\/www.paper.id\/webappv1\/#\/register?&amp;utm_source=blog&amp;utm_medium=organic&amp;utm_campaign=banner_download_paperxb\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"900\" height=\"400\" src=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/PaperXB-Banner.png\" alt=\"paperxb banner\" class=\"wp-image-30437\" srcset=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/PaperXB-Banner.png 900w, https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/PaperXB-Banner-300x133.png 300w, https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/PaperXB-Banner-768x341.png 768w\" sizes=\"(max-width: 900px) 100vw, 900px\" \/><\/a><\/figure><\/div>\n\n\n<p>Untuk importir yang rutin bertransaksi dengan supplier Thailand, pendekatan pembayaran menjadi semakin strategis.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Solusi seperti PaperXB memungkinkan pembayaran ke supplier luar negeri menggunakan kartu kredit dengan tempo hingga 45 hari, sehingga modal operasional tidak langsung terkunci.<\/p>\n\n\n\n<p>Pendekatan ini membantu mempercepat siklus pengadaan, mengurangi ketergantungan pada pembayaran di muka atau LC yang kompleks, serta mengoptimalkan likuiditas di tengah transaksi impor yang semakin kompetitif pada 2026.<\/p>\n\n\n\n<p>Tren impor dari Thailand pada 2025 menunjukkan dominasi produk kimia, plastik, dan karet, dengan nilai yang signifikan dan permintaan yang relatif stabil. Bagi importir, peluang ini akan semakin optimal jika diiringi dengan pengelolaan arus kas yang fleksibel dan strategi pembayaran yang tepat.<\/p>\n\n\n\n<p>Memasuki 2026, importir yang mampu beradaptasi dengan pendekatan pembayaran yang lebih efisien akan berada pada posisi yang lebih kuat dalam memanfaatkan peluang impor dari Thailand.<\/p>\n\n\n\n<p>Jadi, yuk, maksimalkan potensi bisnismu dengan PaperXB untuk 2026 dan seterusnya!<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-buttons is-content-justification-center is-layout-flex wp-container-2 wp-block-buttons-is-layout-flex\">\n<div class=\"wp-block-button\"><a class=\"wp-block-button__link has-white-color has-text-color has-background wp-element-button\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/webappv1\/#\/register?&amp;utm_source=blog&amp;utm_medium=organic&amp;utm_campaign=produk_impor_terlaris_thailand\" style=\"background-color:#4195d5\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Coba PaperXB<\/a><\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Thailand merupakan salah satu mitra dagang utama Indonesia di kawasan ASEAN. Sepanjang Januari\u2013September 2025, nilai impor nonmigas Indonesia dari Thailand tercatat sekitar US$4,2 miliar, menempatkannya di peringkat keenam negara asal impor, setelah Tiongkok, Jepang, dan Singapura. Struktur impor dari Thailand didominasi oleh bahan baku dan produk penunjang industri, bukan barang konsumsi. Komoditas-komoditas ini berperan penting [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":32424,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[7876],"tags":[],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>7 Produk Impor Terlaris dari Thailand ke Indonesia dan Peluangnya bagi Importir<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Apa saja komoditas atau produk impor yang terlaris dari Thailand ke Indonesia? Berikut adalah daftar lengkapnya sebagai peluang bisnis Anda.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/ekspor-impor\/tren-impor-thailand\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"7 Produk Impor Terlaris dari Thailand ke Indonesia dan Peluangnya bagi Importir\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Apa saja komoditas atau produk impor yang terlaris dari Thailand ke Indonesia? Berikut adalah daftar lengkapnya sebagai peluang bisnis Anda.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/ekspor-impor\/tren-impor-thailand\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-12-29T13:49:26+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-12-29T13:49:28+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/tren-komoditas-impor-terlaris-thailand.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1000\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"667\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Nadiyah Rahmalia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Nadiyah Rahmalia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 menit\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"7 Produk Impor Terlaris dari Thailand ke Indonesia dan Peluangnya bagi Importir","description":"Apa saja komoditas atau produk impor yang terlaris dari Thailand ke Indonesia? Berikut adalah daftar lengkapnya sebagai peluang bisnis Anda.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/ekspor-impor\/tren-impor-thailand\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"7 Produk Impor Terlaris dari Thailand ke Indonesia dan Peluangnya bagi Importir","og_description":"Apa saja komoditas atau produk impor yang terlaris dari Thailand ke Indonesia? Berikut adalah daftar lengkapnya sebagai peluang bisnis Anda.","og_url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/ekspor-impor\/tren-impor-thailand\/","og_site_name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","article_published_time":"2025-12-29T13:49:26+00:00","article_modified_time":"2025-12-29T13:49:28+00:00","og_image":[{"width":1000,"height":667,"url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/tren-komoditas-impor-terlaris-thailand.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Nadiyah Rahmalia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Nadiyah Rahmalia","Estimasi waktu membaca":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/ekspor-impor\/tren-impor-thailand\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/ekspor-impor\/tren-impor-thailand\/"},"author":{"name":"Nadiyah Rahmalia","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/99ccd74b5eedff35a762def8b34e89f4"},"headline":"7 Produk Impor Terlaris dari Thailand ke Indonesia dan Peluangnya bagi Importir","datePublished":"2025-12-29T13:49:26+00:00","dateModified":"2025-12-29T13:49:28+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/ekspor-impor\/tren-impor-thailand\/"},"wordCount":724,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"articleSection":["Ekspor Impor"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/ekspor-impor\/tren-impor-thailand\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/ekspor-impor\/tren-impor-thailand\/","name":"7 Produk Impor Terlaris dari Thailand ke Indonesia dan Peluangnya bagi Importir","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website"},"datePublished":"2025-12-29T13:49:26+00:00","dateModified":"2025-12-29T13:49:28+00:00","description":"Apa saja komoditas atau produk impor yang terlaris dari Thailand ke Indonesia? Berikut adalah daftar lengkapnya sebagai peluang bisnis Anda.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/ekspor-impor\/tren-impor-thailand\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/ekspor-impor\/tren-impor-thailand\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/ekspor-impor\/tren-impor-thailand\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/en\/homepage\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"7 Produk Impor Terlaris dari Thailand ke Indonesia dan Peluangnya bagi Importir"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","description":"Blog informatif dan inspiratif untuk Bisnis","publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization","name":"Paper.id","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","contentUrl":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","width":411,"height":133,"caption":"Paper.id"},"image":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","https:\/\/www.instagram.com\/paperindonesia\/?hl=en","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/paper-id\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/99ccd74b5eedff35a762def8b34e89f4","name":"Nadiyah Rahmalia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c1e1bfb72c6347304a9eb0a484df3391?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c1e1bfb72c6347304a9eb0a484df3391?s=96&d=mm&r=g","caption":"Nadiyah Rahmalia"},"description":"Content Writer dengan 4 tahun pengalaman menangani konten beragam topik di berbagai industri baik B2C dan B2B, termasuk bisnis, ekonomi, keuangan, dan sebagainya. Saat ini menulis di Paper.id untuk memperkaya wawasan pemilik bisnis dan memajukan industri B2B seluruh Indonesia.","sameAs":["https:\/\/www.linkedin.com\/in\/nadiyahrf\/"],"url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/author\/nadiyah\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/32414"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=32414"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/32414\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":32425,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/32414\/revisions\/32425"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/32424"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=32414"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=32414"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=32414"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}