{"id":3240,"date":"2019-06-20T16:39:39","date_gmt":"2019-06-20T09:39:39","guid":{"rendered":"http:\/\/www.paper.id\/blog\/?p=3240"},"modified":"2025-09-29T14:26:52","modified_gmt":"2025-09-29T07:26:52","slug":"pembukuan-sederhana","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/pembukuan-sederhana\/","title":{"rendered":"Cara Membuat Pembukuan Sederhana Yang Mudah"},"content":{"rendered":"<p>Pembukuan sederhana bisa menjadi salah satu cara yang tepat bagi para pengusaha yang baru saja memulai bisnis mereka. Tanpa disadari, mereka seringkali melupakan pembukuan dan hanya berfokus pada pemasaran dan penjualan.<\/p>\n<p>Sejatinya, hal itu tidak salah karena pemasaran dan penjualan harus dilakukan untuk melakukan penetrasi kepada pasar. Namun, pembukuan juga tidak bisa dilupakan karena, hal ini menjadi elemen penting yang turut mendukung operasional sebuah perusahaan.<\/p>\n<p>Sekecil apapun perusahaan kamu, kamu tetap membutuhkan pembukuan untuk mencatat segala transaksi yang terjadi. Jika ditunda terus-menerus, hal ini bisa mengakibatkan masalah bahkan, kebangkrutan.<\/p>\n<p>Untuk itu, pembukuan perlu dilakukan walaupun hanya sederhana. Dengan begitu, kalian bisa mengetahui segala transaksi yang terjadi dan memperhitungkan apa saja. Berikut langkah-langkah untuk membuat pembukuan yang sederhana.<\/p>\n<p><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/finansial-umkm\/hutang-jangka-pendek\/\"><span style=\"text-decoration: underline;\">Apa yang dimaksud hutang jangka pendek?<\/span><\/a><\/strong><\/p>\n<p><strong>Catatan pengeluaran<br \/>\n<\/strong><br \/>\nLangkah awal yang bisa kalian lakukan untuk membuat pembukuan sederhana adalah dengan membuat sebuah catatan yang berisi segala macam pengeluaran yang telah dilakukan. Sekecil apapun bentuk pengeluaran yang terjadi, kamu perlu mencatatnya. Kamu hanya perlu mencatatnya sesuai dengan bentuk dan jenis pengeluaran yang terjadi. Segala pengeluaran yang terjadi biasanya dicatat dalam suatu jangka periode tertentu, misalnya pengeluaran yang telah dilakukan oleh sebuah kantor dalam satu bulan.<\/p>\n<p><strong>Catatan pemasukan<br \/>\n<\/strong><br \/>\nSelain catatan pengeluaran, kamu juga perlu mencatat segala pemasukan yang terjadi dalam jangka waktu tertentu. Misalnya, kamu merupakan seorang pemilik sembako, maka kamu perlu mencatat berbagai macam pemasukan yang ada. Dengan begitu, kamu bisa mengetahui keuntungan kotor yang telah kamu dapatkan selama sebulan.<\/p>\n<p><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-dan-nasihat-umkm\/persediaan-barang-dagang\/\"><span style=\"text-decoration: underline;\">Persediaan barang dagang dan efeknya bagi perusahaan<\/span><\/a><\/strong><\/p>\n<p><strong>Buatlah buku catatan kas utama berisi pengeluaran dan pemasukan<\/strong><\/p>\n<p>Setelah membuat catatan untuk pengeluaran dan pemasukan, kamu bisa membuat sebuah buku catatan kas yang berisi pengeluaran dan pemasukan. Buku ini berisi segala macam pengeluaran dan pemasukan secara garis besar. Biasanya, di buku akan tertulis pengeluaran yang telah dilakukan selama sebulan dan pemasukan yang didapatkan. Lewat buku kas utama, kamu bisa mengecek uang yang telah dikeluarkan serta keuntungan yang didapatkan.<\/p>\n<p>Yang terpenting, kamu bisa tahu apakah kamu mengalami kerugian atau keuntungaan dari buku kas utama. Karena itu, buku kas utama sangat penting bagi perusahaan kamu karena, buku kas utama bisa menjadi sebuah acuan penting untuk melihat kondisi perusahaan kamu.<\/p>\n<p>Karena itu, kamu perlu melakukan pencatatan catatan kas dengan teliti dan kontinu agar menghindari kesalahan dan juga pembuatan catatan secara terperinci. Para pengusaha selalu mempercayakan hal ini kepada jasa akuntan. Namun, orang-orang yang baru saja memulai usaha mereka tentunya kesulitan untuk menggunakan jasa akuntan karena masalah biaya.<\/p>\n<p>Untuk itu, software akuntansi bisa menjadi salah satu solusi yang tepat untuk membantu kamu dalam membuat arus kas. Paper.id menawarkan software akuntansi dengan banyak fitur serta mudah untuk digunakan. Kamu bisa membuat invoice, laporan keuangan dan catatan persediaan barang dengan mudah. Tertarik untuk menggunakannya? Klik tautan dibawah ini!<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><a class=\"cta-button\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/webappv1\/#\/register\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> <button class=\"rounded-button-green hero-signup-button\" type=\"submit\">Buat Mudah Sekarang<\/button> <\/a><\/p>\n<p><strong>Catatan persediaan barang<br \/>\n<\/strong><br \/>\nJangan lupa untuk membuat catatan persediaan barang dagang. Dengan begitu, kamu mengetahui soal persediaan barang yang ada. Bukan itu saja, ada manfaat lainnya yang bisa kamu rasakan seperti, menghindari kecurangan yang bisa dilakukan oleh karyawan dan <em>supplier<\/em>. Selain itu, penimbunan barang juga bisa dihindari karena, penimbunan bisa menimbulkan kerugian yang besar bagi perusahaan.<\/p>\n<p><strong>Inventaris Barang<br \/>\n<\/strong><br \/>\nPembukuan inventaris barang menjadi hal penting untuk mencatat berbagai macam aset yang dimiliki oleh sebuah perusahaan. Dengan memiliki catatan ini, kamu bisa tahu soal aset apa saja yang kamu miliki sekaligus melindungi aset tersebut. Karena itu, kamu harus mencatat berbagai macam aset yang kamu miliki.<\/p>\n<p>Demikian informasi ini, semoga hal ini bermanfaat bagi kalian semua terutama bagi para pengusaha yang baru saja memulai bisnis mereka. Segalah hal bersifat penting termasuk pembukuan yang perlu dilakukan untuk mencatat segala hal yang terjadi dalam sebuah perusahaan dan pembukuan sederhana bisa menjadi solusi yang tepat.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pembukuan sederhana bisa menjadi salah satu cara yang tepat bagi para pengusaha yang baru saja memulai bisnis mereka. Tanpa disadari, mereka seringkali melupakan pembukuan dan hanya berfokus pada pemasaran dan penjualan. Sejatinya, hal itu tidak salah karena pemasaran dan penjualan harus dilakukan untuk melakukan penetrasi kepada pasar. Namun, pembukuan juga tidak bisa dilupakan karena, hal [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":3253,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6449],"tags":[],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Cara Membuat Pembukuan Sederhana Yang Mudah<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Pembukuan sederhana bisa menjadi solusi bagi para pengusaha untuk membuat sebuah laporan pembukuan yang membantu mereka untuk mengetahui keuangan mereka.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/pembukuan-sederhana\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cara Membuat Pembukuan Sederhana Yang Mudah\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pembukuan sederhana bisa menjadi solusi bagi para pengusaha untuk membuat sebuah laporan pembukuan yang membantu mereka untuk mengetahui keuangan mereka.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/pembukuan-sederhana\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2019-06-20T09:39:39+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-09-29T07:26:52+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"411\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"133\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"paperblog\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"paperblog\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cara Membuat Pembukuan Sederhana Yang Mudah","description":"Pembukuan sederhana bisa menjadi solusi bagi para pengusaha untuk membuat sebuah laporan pembukuan yang membantu mereka untuk mengetahui keuangan mereka.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/pembukuan-sederhana\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Cara Membuat Pembukuan Sederhana Yang Mudah","og_description":"Pembukuan sederhana bisa menjadi solusi bagi para pengusaha untuk membuat sebuah laporan pembukuan yang membantu mereka untuk mengetahui keuangan mereka.","og_url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/pembukuan-sederhana\/","og_site_name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","article_published_time":"2019-06-20T09:39:39+00:00","article_modified_time":"2025-09-29T07:26:52+00:00","og_image":[{"width":411,"height":133,"url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","type":"image\/png"}],"author":"paperblog","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"paperblog","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/pembukuan-sederhana\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/pembukuan-sederhana\/"},"author":{"name":"paperblog","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/81f8ddd626fcac8262faf1c78c8ffa05"},"headline":"Cara Membuat Pembukuan Sederhana Yang Mudah","datePublished":"2019-06-20T09:39:39+00:00","dateModified":"2025-09-29T07:26:52+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/pembukuan-sederhana\/"},"wordCount":609,"commentCount":1,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"articleSection":["Akuntansi"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/pembukuan-sederhana\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/pembukuan-sederhana\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/pembukuan-sederhana\/","name":"Cara Membuat Pembukuan Sederhana Yang Mudah","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website"},"datePublished":"2019-06-20T09:39:39+00:00","dateModified":"2025-09-29T07:26:52+00:00","description":"Pembukuan sederhana bisa menjadi solusi bagi para pengusaha untuk membuat sebuah laporan pembukuan yang membantu mereka untuk mengetahui keuangan mereka.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/pembukuan-sederhana\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/pembukuan-sederhana\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/pembukuan-sederhana\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/en\/homepage\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Cara Membuat Pembukuan Sederhana Yang Mudah"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","description":"Blog informatif dan inspiratif untuk Bisnis","publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization","name":"Paper.id","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","contentUrl":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","width":411,"height":133,"caption":"Paper.id"},"image":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","https:\/\/www.instagram.com\/paperindonesia\/?hl=en","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/paper-id\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/81f8ddd626fcac8262faf1c78c8ffa05","name":"paperblog","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/de03be6b7c14e304bbfb0e18c18f7257?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/de03be6b7c14e304bbfb0e18c18f7257?s=96&d=mm&r=g","caption":"paperblog"},"sameAs":["https:\/\/www.paper.id\/blog"],"url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/author\/paperblog\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3240"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3240"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3240\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":29558,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3240\/revisions\/29558"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3240"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3240"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3240"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}