{"id":32138,"date":"2025-11-24T17:19:00","date_gmt":"2025-11-24T10:19:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/?p=32138"},"modified":"2025-11-24T17:19:02","modified_gmt":"2025-11-24T10:19:02","slug":"contoh-buku-kas-kecil","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/contoh-buku-kas-kecil\/","title":{"rendered":"Contoh Buku Kas Kecil: Cara Mencatat, Format yang Benar, dan Contoh Lengkap untuk Bisnis"},"content":{"rendered":"\n<p>Bagi banyak bisnis, terutama UMKM dan usaha yang baru berkembang, <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/buku-kas-adalah\/\">buku kas<\/a> kecil menjadi alat yang sangat penting untuk mengendalikan pengeluaran harian. Kas kecil biasanya dipakai untuk kebutuhan operasional yang nominalnya kecil, seperti beli ATK, bensin operasional, konsumsi rapat, atau biaya transport staf.<\/p>\n\n\n\n<p>Meskipun nilainya kecil, kalau dicatat sembarangan, kas kecil justru bisa jadi sumber kebocoran besar tanpa kamu sadari.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Karena itu, memiliki buku kas kecil yang rapi baik manual maupun digital akan sangat membantu menjaga arus kas bisnis tetap sehat.<\/p>\n\n\n\n<p>Di artikel ini, kamu akan menemukan penjelasan lengkap tentang apa itu kas kecil, cara mencatatnya, format yang benar, hingga contoh buku kas kecil yang bisa langsung kamu aplikasikan untuk usaha.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apa_Itu_Buku_Kas_Kecil\"><\/span><strong>Apa Itu Buku Kas Kecil?<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Buku kas kecil adalah catatan yang digunakan untuk merekam seluruh transaksi pengeluaran dengan nominal kecil di dalam bisnis.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Fungsinya untuk memastikan pengeluaran harian tetap terkontrol, tidak tumpang tindih, dan bisa dipertanggungjawabkan saat melakukan rekonsiliasi keuangan.<\/p>\n\n\n\n<p>Kas kecil biasanya diberi dana awal tertentu (misalnya Rp 1.000.000 atau Rp 2.000.000), lalu setiap pengeluaran akan dicatat sampai dana tersebut perlu diisi ulang (<em>reimbursement<\/em>).<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kenapa_Buku_Kas_Kecil_Penting_untuk_Bisnis\"><\/span><strong>Kenapa Buku Kas Kecil Penting untuk Bisnis?<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Buku kas kecil wajib dikelola dengan benar. Pasalnya, catatan ini membantumu memastikan pengeluaran harian terkontrol, memudahkan pertanggungjawaban dana, menghindari tumpang tindih pengeluaran antar staf, dan menghindarkan bisnismu dari risiko yang tidak diinginkan.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika saat ini bisnismu masih kecil hingga menengah, memastikan punya catatan kas kecil yang rapi adalah fondasi yang penting sebelum membutuhkan proses akuntansi yang lebih kompleks.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Contoh_Penggunaan_Kas_Kecil_dalam_Kegiatan_Bisnis\"><\/span><strong>Contoh Penggunaan Kas Kecil dalam Kegiatan Bisnis<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Kas kecil umumnya dipakai untuk transaksi kecil tapi sering muncul, seperti:<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li>penggantian bensin staf,<\/li>\n\n\n\n<li>kebutuhan pantry,<\/li>\n\n\n\n<li>biaya parkir atau tol,<\/li>\n\n\n\n<li>pembelian alat-alat kecil (gunting, staples, map),<\/li>\n\n\n\n<li>fotokopi dokumen,<\/li>\n\n\n\n<li>pengiriman dokumen via kurir instan.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Semua transaksi ini terlihat kecil, tapi kalau tidak dicatat dengan benar bisa membuat laporan operasional terlihat tidak akurat.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/contoh-buku-kas-sederhana\/\">Contoh Buku Kas Sederhana, Cocok untuk Pebisnis Pemula!<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Format_Buku_Kas_Kecil_yang_Benar\"><\/span><strong>Format Buku Kas Kecil yang Benar<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Secara umum, buku kas kecil memiliki komponen:<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li>tanggal transaksi,<\/li>\n\n\n\n<li>deskripsi pengeluaran,<\/li>\n\n\n\n<li>bukti transaksi (nota\/struk),<\/li>\n\n\n\n<li>nominal keluar,<\/li>\n\n\n\n<li>saldo akhir kas kecil setelah transaksi,<\/li>\n\n\n\n<li>nama penanggung jawab.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Meskipun sederhana, format ini memudahkan kamu melacak setiap rupiah yang keluar.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Contoh_Buku_Kas_Kecil_yang_Siap_Pakai\"><\/span><strong>Contoh Buku Kas Kecil yang Siap Pakai<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Berikut contoh sederhana buku kas kecil dengan sistem dana tetap (imprest system), yang umum digunakan di perusahaan:<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Contoh: Dana Kas Kecil Rp 1.000.000<\/strong><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table><tbody><tr><td><strong>Tanggal<\/strong><\/td><td><strong>Deskripsi<\/strong><\/td><td><strong>Pengeluaran<\/strong><\/td><td><strong>Saldo Akhir<\/strong><\/td><td><strong>Penanggung Jawab<\/strong><\/td><\/tr><tr><td>1 Feb 2025<\/td><td>Dana awal kas kecil<\/td><td>\u2013<\/td><td>1.000.000<\/td><td>Admin<\/td><\/tr><tr><td>2 Feb 2025<\/td><td>Beli ATK kantor<\/td><td>45.000<\/td><td>955.000<\/td><td>Admin<\/td><\/tr><tr><td>3 Feb 2025<\/td><td>Ongkos kirim dokumen<\/td><td>20.000<\/td><td>935.000<\/td><td>Admin<\/td><\/tr><tr><td>4 Feb 2025<\/td><td>Konsumsi rapat internal<\/td><td>85.000<\/td><td>850.000<\/td><td>Admin<\/td><\/tr><tr><td>6 Feb 2025<\/td><td>Penggantian bensin operasional<\/td><td>50.000<\/td><td>800.000<\/td><td>Admin<\/td><\/tr><tr><td>10 Feb 2025<\/td><td>Reimburse dari finance<\/td><td>\u2013<\/td><td>Kembali ke 1.000.000<\/td><td>Finance<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<p>Contoh ini bisa kamu kembangkan sesuai kebutuhan, misalnya menambahkan kolom \u201cKode Akun\u201d, \u201cNo. Bukti\u201d, atau \u201cDepartemen\u201d.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Cara_Mengelola_Buku_Kas_Kecil_Agar_Tetap_Rapi\"><\/span><strong>Cara Mengelola Buku Kas Kecil Agar Tetap Rapi<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Agar pencatatan kas kecil tidak berantakan, kamu bisa mengikuti beberapa prinsip berikut:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Tetapkan_dana_tetap_kas_kecil\"><\/span>1. Tetapkan dana tetap kas kecil<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Misalnya, kamu bisa menetapkan nominal Rp1-2 juta. Nominal ini dapat disesuaikan dengan kebutuhan operasional harian.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Wajibkan_semua_transaksi_dilengkapi_bukti\"><\/span>2. Wajibkan semua transaksi dilengkapi bukti<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Bukti yang dimaksud adalah seperti struk atau nota. Tanpa struk atau nota, transaksi tidak boleh dicatat.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Tunjuk_satu_penanggung_jawab_kas_kecil\"><\/span>3. Tunjuk satu penanggung jawab kas kecil<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Pastikan orang ini memiliki akses khusus yang tidak bisa dimiliki staf lainnya. Dengan begitu, catatan lebih aman daripada banyak orang mengakses uang yang sama.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Rekonsiliasi_secara_rutin\"><\/span>4. Rekonsiliasi secara rutin<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Sebaiknya, rekonsiliasi bisa secara <em>real-time.<\/em> Namun, jika belum memungkinkan karena proses masih manual, lakukanlah minimal seminggu sekali atau saat dana mendekati nol.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Catat_transaksi_saat_itu_juga\"><\/span>5. Catat transaksi saat itu juga<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Jangan ditunda agar tidak lupa atau salah input. Akan lebih baik jika setiap transaksi bisa tercatat secara otomatis dengan sistem.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika kas kecil mulai sering digunakan dan volumenya bertambah, sebaiknya kamu mempertimbangkan untuk menggunakan sistem digital agar tidak rawan kesalahan.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><a href=\"https:\/\/one.paper.id\/YcQX\/op265nev\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"900\" height=\"400\" src=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/Akuntansi-Banner.png\" alt=\"akuntansi banner\" class=\"wp-image-30432\" srcset=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/Akuntansi-Banner.png 900w, https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/Akuntansi-Banner-300x133.png 300w, https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/Akuntansi-Banner-768x341.png 768w\" sizes=\"(max-width: 900px) 100vw, 900px\" \/><\/a><\/figure><\/div>\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/contoh-buku-kas-bulanan\/\">Contoh Buku Kas Bulanan: Panduan untuk Mengatur Keuangan Lebih Rapi<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Coba_Akuntansi_Gratis_Paper_untuk_Catatan_Kas_Kecil_yang_Lebih_Rapi\"><\/span><strong>Coba Akuntansi Gratis Paper untuk Catatan Kas Kecil yang Lebih Rapi<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Mencatat buku kas kecil secara manual memang bisa dilakukan, tapi sering kali rawan lupa, salah hitung, atau struk tercecer. Supaya lebih efisien, kamu bisa pakai fitur <strong><a href=\"https:\/\/www.paper.id\/webappv1\/#\/register?&amp;utm_source=blog&amp;utm_medium=organic&amp;utm_campaign=contoh_buku_kas_kecil\">Akuntansi Gratis<\/a> dari <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Paper<\/a><\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan Paper, kamu bisa:<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li>mencatat kas kecil secara digital,<\/li>\n\n\n\n<li>membuat laporan otomatis,<\/li>\n\n\n\n<li>melampirkan bukti transaksi langsung di dalam sistem,<\/li>\n\n\n\n<li>mengurangi risiko kehilangan atau duplikasi data,<\/li>\n\n\n\n<li>memastikan laporan bulanan tetap rapi tanpa repot.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Kalau kamu ingin proses akuntansi yang lebih mudah dan profesional, mulai pakai Akuntansi Gratis dari Paper dan kelola kas kecil bisnismu dengan lebih aman. Yuk, coba sekarang.<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-buttons is-content-justification-center is-layout-flex wp-container-2 wp-block-buttons-is-layout-flex\">\n<div class=\"wp-block-button\" style=\"text-align:center\"><a class=\"wp-block-button__link has-white-color has-text-color has-background wp-element-button btn btn__dark\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/paperxb.php?&amp;utm_source=blog&amp;utm_medium=organic&amp;utm_campaign=contoh_buku_kas_kecil\" style=\"background-color:#4195d5\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><div class=\"btn__content\"><div class=\"btn__label\">Coba Akuntansi Gratis Paper<\/div><svg class=\"btn__icon --1 hidden has-hover:block\" width=\"19\" height=\"14\" viewBox=\"0 0 24.3434 18.8423\" fill=\"none\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" aria-hidden=\"true\"><path d=\"M10.9468 18.3364C12.4026 16.743 14.3463 14.9356 16.7455 13.3957C19.3561 11.7274 21.7228 10.904 23.5689 10.4762C23.5689 9.95219 23.5771 9.43887 23.5852 8.91486C21.8285 8.28391 19.7953 7.35352 17.5913 5.9312C14.9725 4.24153 12.8011 2.2952 11.0932 0.519982\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><path d=\"M23.5934 9.68481H0\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><\/svg><svg class=\"btn__icon --2\" width=\"19\" height=\"14\" viewBox=\"0 0 24.3434 18.8423\" fill=\"none\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" aria-hidden=\"true\"><path d=\"M10.9468 18.3364C12.4026 16.743 14.3463 14.9356 16.7455 13.3957C19.3561 11.7274 21.7228 10.904 23.5689 10.4762C23.5689 9.95219 23.5771 9.43887 23.5852 8.91486C21.8285 8.28391 19.7953 7.35352 17.5913 5.9312C14.9725 4.24153 12.8011 2.2952 11.0932 0.519982\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><path d=\"M23.5934 9.68481H0\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><\/svg><\/div><\/a><\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bagi banyak bisnis, terutama UMKM dan usaha yang baru berkembang, buku kas kecil menjadi alat yang sangat penting untuk mengendalikan pengeluaran harian. Kas kecil biasanya dipakai untuk kebutuhan operasional yang nominalnya kecil, seperti beli ATK, bensin operasional, konsumsi rapat, atau biaya transport staf. Meskipun nilainya kecil, kalau dicatat sembarangan, kas kecil justru bisa jadi sumber [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":32139,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6449],"tags":[],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Contoh Buku Kas Kecil: Cara Mencatat, Format yang Benar, dan Contoh Lengkap untuk Bisnis<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Simak contoh buku kas kecil dengan detail, plus cara mencatat kas kecil lebih simpel tanp harus manual dengan Paper.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/contoh-buku-kas-kecil\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Contoh Buku Kas Kecil: Cara Mencatat, Format yang Benar, dan Contoh Lengkap untuk Bisnis\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Simak contoh buku kas kecil dengan detail, plus cara mencatat kas kecil lebih simpel tanp harus manual dengan Paper.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/contoh-buku-kas-kecil\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-11-24T10:19:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-11-24T10:19:02+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/contoh-buku-kas-kecil.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1000\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"667\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Nadiyah Rahmalia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Nadiyah Rahmalia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 menit\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Contoh Buku Kas Kecil: Cara Mencatat, Format yang Benar, dan Contoh Lengkap untuk Bisnis","description":"Simak contoh buku kas kecil dengan detail, plus cara mencatat kas kecil lebih simpel tanp harus manual dengan Paper.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/contoh-buku-kas-kecil\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Contoh Buku Kas Kecil: Cara Mencatat, Format yang Benar, dan Contoh Lengkap untuk Bisnis","og_description":"Simak contoh buku kas kecil dengan detail, plus cara mencatat kas kecil lebih simpel tanp harus manual dengan Paper.","og_url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/contoh-buku-kas-kecil\/","og_site_name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","article_published_time":"2025-11-24T10:19:00+00:00","article_modified_time":"2025-11-24T10:19:02+00:00","og_image":[{"width":1000,"height":667,"url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/contoh-buku-kas-kecil.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Nadiyah Rahmalia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Nadiyah Rahmalia","Estimasi waktu membaca":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/contoh-buku-kas-kecil\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/contoh-buku-kas-kecil\/"},"author":{"name":"Nadiyah Rahmalia","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/99ccd74b5eedff35a762def8b34e89f4"},"headline":"Contoh Buku Kas Kecil: Cara Mencatat, Format yang Benar, dan Contoh Lengkap untuk Bisnis","datePublished":"2025-11-24T10:19:00+00:00","dateModified":"2025-11-24T10:19:02+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/contoh-buku-kas-kecil\/"},"wordCount":729,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"articleSection":["Akuntansi"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/contoh-buku-kas-kecil\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/contoh-buku-kas-kecil\/","name":"Contoh Buku Kas Kecil: Cara Mencatat, Format yang Benar, dan Contoh Lengkap untuk Bisnis","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website"},"datePublished":"2025-11-24T10:19:00+00:00","dateModified":"2025-11-24T10:19:02+00:00","description":"Simak contoh buku kas kecil dengan detail, plus cara mencatat kas kecil lebih simpel tanp harus manual dengan Paper.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/contoh-buku-kas-kecil\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/contoh-buku-kas-kecil\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/contoh-buku-kas-kecil\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/en\/homepage\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Contoh Buku Kas Kecil: Cara Mencatat, Format yang Benar, dan Contoh Lengkap untuk Bisnis"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","description":"Blog informatif dan inspiratif untuk Bisnis","publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization","name":"Paper.id","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","contentUrl":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","width":411,"height":133,"caption":"Paper.id"},"image":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","https:\/\/www.instagram.com\/paperindonesia\/?hl=en","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/paper-id\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/99ccd74b5eedff35a762def8b34e89f4","name":"Nadiyah Rahmalia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c1e1bfb72c6347304a9eb0a484df3391?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c1e1bfb72c6347304a9eb0a484df3391?s=96&d=mm&r=g","caption":"Nadiyah Rahmalia"},"description":"Content Writer dengan 4 tahun pengalaman menangani konten beragam topik di berbagai industri baik B2C dan B2B, termasuk bisnis, ekonomi, keuangan, dan sebagainya. Saat ini menulis di Paper.id untuk memperkaya wawasan pemilik bisnis dan memajukan industri B2B seluruh Indonesia.","sameAs":["https:\/\/www.linkedin.com\/in\/nadiyahrf\/"],"url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/author\/nadiyah\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/32138"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=32138"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/32138\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":32142,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/32138\/revisions\/32142"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/32139"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=32138"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=32138"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=32138"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}