{"id":31902,"date":"2025-11-06T20:07:53","date_gmt":"2025-11-06T13:07:53","guid":{"rendered":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/?p=31902"},"modified":"2025-11-06T20:08:36","modified_gmt":"2025-11-06T13:08:36","slug":"pph-final-adalah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pajak-usaha\/pph-final-adalah\/","title":{"rendered":"Apa Itu PPh Final? Ini Pengertian, Tarif, dan Contoh Perhitungannya"},"content":{"rendered":"\n<p>Sebagai pemilik bisnis, memahami pajak adalah bagian penting dalam menjaga keberlangsungan usaha. Salah satu jenis pajak yang sering ditemui adalah PPh Final.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Skema ini memberikan kemudahan karena pajak yang dikenakan tidak perlu digabungkan lagi dengan penghasilan lainnya pada akhir tahun. Bagi pelaku usaha, hal ini membantu menyederhanakan administrasi perpajakan.<\/p>\n\n\n\n<p>Simak pemaparan selengkapnya di bawah ini.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pengertian_PPh_Final\"><\/span><strong>Pengertian PPh Final<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>PPh Final adalah pajak penghasilan yang dikenakan langsung atas penghasilan tertentu dengan tarif final sesuai ketentuan undang-undang. Disebut final karena setelah dikenakan pajak, penghasilan tersebut<strong> tidak perlu diperhitungkan lagi dalam Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT)<\/strong> sebagai bagian dari penghasilan kena pajak, menurut <a href=\"https:\/\/klikpajak.id\/blog\/pengertian-pajak-penghasilan-final-pph-final\/\">Klik Pajak<\/a>.<\/p>\n\n\n\n<p>Skema ini biasanya digunakan untuk jenis penghasilan tertentu, misalnya dividen, bunga deposito, atau penghasilan dari usaha dengan omzet tertentu. <\/p>\n\n\n\n<p>Dengan adanya PPh Final, wajib pajak mendapat kepastian jumlah pajak yang harus dibayar tanpa perlu perhitungan ulang di akhir periode.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pajak-usaha\/jenis-pajak-perusahaan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Apa Saja Jenis Pajak Perusahaan di Indonesia? Ini Panduan Lengkapnya untuk Pemula<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Tarif_PPh_Final_dan_Pelunasan_Pajak\"><\/span><strong>Tarif PPh Final dan Pelunasan Pajak<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>PPh Final memiliki beberapa jenis tarif, tergantung dasar hukum dan jenis penghasilannya. Berikut penjelasan masing-masing:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"a_Tarif_PPh_Final_Pasal_4_ayat_2_Pasal_26\"><\/span>a. Tarif PPh Final Pasal 4 ayat (2) &amp; Pasal 26<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Pasal 4 ayat (2): Mengatur pajak atas penghasilan dari deposito, obligasi, transaksi saham di bursa, hadiah undian, hingga sewa tanah\/bangunan. Tarifnya bervariasi antara 10%\u201320%, tergantung objek pajaknya.<\/p>\n\n\n\n<p>Pasal 26: Dikenakan atas penghasilan yang diterima wajib pajak luar negeri, misalnya royalti atau dividen, dengan tarif umum 20% atau sesuai<em> tax treaty.<\/em><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"b_Tarif_PPh_Final_Pasal_21_pada_Objek_Pajak_Final\"><\/span>b. Tarif PPh Final Pasal 21 pada Objek Pajak Final<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>PPh Pasal 21 biasanya mengatur pemotongan pajak atas gaji dan upah. Namun, untuk penghasilan tertentu yang sifatnya final, misalnya uang pesangon, uang tebusan pensiun, atau tunjangan hari tua, dikenakan tarif final dengan skema progresif mulai dari 0%\u201325% sesuai besaran nilai.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"c_Tarif_PPh_Final_PP_462013_dan_PP_232018\"><\/span>c. Tarif PPh Final PP 46\/2013 dan PP 23\/2018<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>PP 46\/2013: Mengatur PPh Final untuk UMKM dengan omzet \u2264 Rp4,8 miliar setahun. Tarifnya 1% dari omzet bulanan.<\/p>\n\n\n\n<p>PP 23\/2018: Tarif diturunkan menjadi 0,5% dari omzet bulanan. Namun, fasilitas ini hanya berlaku dalam jangka waktu tertentu; 7 tahun untuk wajib pajak orang pribadi, 4 tahun untuk koperasi, CV, dan firma, serta 3 tahun untuk PT.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"d_Tarif_PPh_Final_Pasal_22\"><\/span>d. Tarif PPh Final Pasal 22<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Pajak ini dikenakan atas kegiatan impor atau penjualan barang tertentu, misalnya bahan bakar minyak, semen, atau kendaraan bermotor. Tarifnya berbeda-beda, biasanya dalam kisaran 1,5%\u201310% dari nilai transaksi, tergantung jenis barang.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"e_Tarif_PPh_Final_Pasal_17_ayat_2c\"><\/span>e. Tarif PPh Final Pasal 17 ayat (2c)<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Dikenakan atas dividen yang diterima orang pribadi dari dalam negeri. Tarifnya adalah 10% final. Aturan ini memberi kepastian bagi wajib pajak yang menerima pembagian dividen dari perusahaan dalam negeri.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><a href=\"https:\/\/one.paper.id\/YcQX\/op265nev\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"900\" height=\"400\" src=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/Akuntansi-Banner.png\" alt=\"akuntansi banner\" class=\"wp-image-30432\" srcset=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/Akuntansi-Banner.png 900w, https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/Akuntansi-Banner-300x133.png 300w, https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/Akuntansi-Banner-768x341.png 768w\" sizes=\"(max-width: 900px) 100vw, 900px\" \/><\/a><\/figure>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Perhitungan_PPh_Final_Objek_Pajak\"><\/span><strong>Perhitungan PPh Final &amp; Objek Pajak<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Perhitungan PPh Final umumnya sederhana karena berbasis persentase tertentu dari omzet atau nilai penghasilan. Tidak ada tambahan pengurang atau kredit pajak seperti pada perhitungan PPh non-final.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Contoh perhitungan PPh Final:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Bisnismu menghasilkan omzet Rp100 juta dalam sebulan. Jika menggunakan <strong>tarif PP 23\/2018 <\/strong>sebesar 0,5%, maka PPh Final yang harus dibayarkan adalah:<\/p>\n\n\n\n<p>Rp100.000.000 \u00d7 0,5% = <strong>Rp500.000.<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pajak-usaha\/cara-hitung-pph-23\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Cara Hitung PPh 23 dari Pengertian hingga Contoh Perhitungannya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Catat_dan_Hitung_PPh_Final_Lebih_Praktis_dengan_Paper\"><\/span><strong>Catat dan Hitung PPh Final Lebih Praktis dengan Paper<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Demikianlah penjelasan tetnang PPh Final.<\/p>\n\n\n\n<p>Secara sederhana, PPh Final adalah pajak penghasilan dengan tarif tetap yang langsung dipotong atau dibayar atas penghasilan tertentu, tanpa perlu dihitung ulang dalam laporan tahunan. <\/p>\n\n\n\n<p>Meski begitu, kamu tetap harus memastikan administrasi keuangan praktis, akurat, dan sesuai regulasi perpajakan terbaru.<\/p>\n\n\n\n<p>Nah, untuk membantu kamu mencapai hal tersebut, yuk, manfaatkan software akuntansi bisnis GRATIS dari Paper! Dengan mencatat dan memantau transaksi bisnismu secara otomatis, kamu bisa menghitung PPh Final dengan lebih akurat tanpa ribet.<\/p>\n\n\n\n<p>Yuk, transformasi pengelolaan keuangan bisnismu hari ini dengan klik tombol di bawah ini!<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-buttons is-content-justification-center is-layout-flex wp-container-2 wp-block-buttons-is-layout-flex\">\n<div class=\"wp-block-button\" style=\"text-align:center\"><a class=\"wp-block-button__link has-white-color has-text-color has-background wp-element-button btn btn__dark\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/webappv1\/#\/register?&amp;utm_source=blog&amp;utm_medium=referral&amp;utm_campaign=pph_final_adalah\" style=\"background-color:#4195d5\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><div class=\"btn__content\"><div class=\"btn__label\">Coba Paper Gratis<\/div><svg class=\"btn__icon --1 hidden has-hover:block\" width=\"19\" height=\"14\" viewBox=\"0 0 24.3434 18.8423\" fill=\"none\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" aria-hidden=\"true\"><path d=\"M10.9468 18.3364C12.4026 16.743 14.3463 14.9356 16.7455 13.3957C19.3561 11.7274 21.7228 10.904 23.5689 10.4762C23.5689 9.95219 23.5771 9.43887 23.5852 8.91486C21.8285 8.28391 19.7953 7.35352 17.5913 5.9312C14.9725 4.24153 12.8011 2.2952 11.0932 0.519982\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><path d=\"M23.5934 9.68481H0\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><\/svg><svg class=\"btn__icon --2\" width=\"19\" height=\"14\" viewBox=\"0 0 24.3434 18.8423\" fill=\"none\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" aria-hidden=\"true\"><path d=\"M10.9468 18.3364C12.4026 16.743 14.3463 14.9356 16.7455 13.3957C19.3561 11.7274 21.7228 10.904 23.5689 10.4762C23.5689 9.95219 23.5771 9.43887 23.5852 8.91486C21.8285 8.28391 19.7953 7.35352 17.5913 5.9312C14.9725 4.24153 12.8011 2.2952 11.0932 0.519982\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><path d=\"M23.5934 9.68481H0\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><\/svg><\/div><\/a><\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sebagai pemilik bisnis, memahami pajak adalah bagian penting dalam menjaga keberlangsungan usaha. Salah satu jenis pajak yang sering ditemui adalah PPh Final.&nbsp; Skema ini memberikan kemudahan karena pajak yang dikenakan tidak perlu digabungkan lagi dengan penghasilan lainnya pada akhir tahun. Bagi pelaku usaha, hal ini membantu menyederhanakan administrasi perpajakan. Simak pemaparan selengkapnya di bawah ini. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":31913,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[7850],"tags":[],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Apa Itu PPh Final? Ini Pengertian, Tarif, dan Contoh Perhitungannya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Apa itu PPh Final? Untuk pebisnis yang belum paham, inilah penjelasan lengkapnya yang bisa kamu simak, cocok untuk pemula juga, lho.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pajak-usaha\/pph-final-adalah\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Apa Itu PPh Final? Ini Pengertian, Tarif, dan Contoh Perhitungannya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Apa itu PPh Final? Untuk pebisnis yang belum paham, inilah penjelasan lengkapnya yang bisa kamu simak, cocok untuk pemula juga, lho.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pajak-usaha\/pph-final-adalah\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-11-06T13:07:53+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-11-06T13:08:36+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/pph-final-adalah.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1000\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"667\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Nadiyah Rahmalia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Nadiyah Rahmalia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Apa Itu PPh Final? Ini Pengertian, Tarif, dan Contoh Perhitungannya","description":"Apa itu PPh Final? Untuk pebisnis yang belum paham, inilah penjelasan lengkapnya yang bisa kamu simak, cocok untuk pemula juga, lho.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pajak-usaha\/pph-final-adalah\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Apa Itu PPh Final? Ini Pengertian, Tarif, dan Contoh Perhitungannya","og_description":"Apa itu PPh Final? Untuk pebisnis yang belum paham, inilah penjelasan lengkapnya yang bisa kamu simak, cocok untuk pemula juga, lho.","og_url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pajak-usaha\/pph-final-adalah\/","og_site_name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","article_published_time":"2025-11-06T13:07:53+00:00","article_modified_time":"2025-11-06T13:08:36+00:00","og_image":[{"width":1000,"height":667,"url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/pph-final-adalah.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Nadiyah Rahmalia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Nadiyah Rahmalia","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pajak-usaha\/pph-final-adalah\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pajak-usaha\/pph-final-adalah\/"},"author":{"name":"Nadiyah Rahmalia","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/99ccd74b5eedff35a762def8b34e89f4"},"headline":"Apa Itu PPh Final? Ini Pengertian, Tarif, dan Contoh Perhitungannya","datePublished":"2025-11-06T13:07:53+00:00","dateModified":"2025-11-06T13:08:36+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pajak-usaha\/pph-final-adalah\/"},"wordCount":580,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"articleSection":["Pajak Usaha"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pajak-usaha\/pph-final-adalah\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pajak-usaha\/pph-final-adalah\/","name":"Apa Itu PPh Final? Ini Pengertian, Tarif, dan Contoh Perhitungannya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website"},"datePublished":"2025-11-06T13:07:53+00:00","dateModified":"2025-11-06T13:08:36+00:00","description":"Apa itu PPh Final? Untuk pebisnis yang belum paham, inilah penjelasan lengkapnya yang bisa kamu simak, cocok untuk pemula juga, lho.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pajak-usaha\/pph-final-adalah\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/pajak-usaha\/pph-final-adalah\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pajak-usaha\/pph-final-adalah\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/en\/homepage\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Apa Itu PPh Final? Ini Pengertian, Tarif, dan Contoh Perhitungannya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","description":"Blog informatif dan inspiratif untuk Bisnis","publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization","name":"Paper.id","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","contentUrl":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","width":411,"height":133,"caption":"Paper.id"},"image":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","https:\/\/www.instagram.com\/paperindonesia\/?hl=en","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/paper-id\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/99ccd74b5eedff35a762def8b34e89f4","name":"Nadiyah Rahmalia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c1e1bfb72c6347304a9eb0a484df3391?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c1e1bfb72c6347304a9eb0a484df3391?s=96&d=mm&r=g","caption":"Nadiyah Rahmalia"},"description":"Content Writer dengan 4 tahun pengalaman menangani konten beragam topik di berbagai industri baik B2C dan B2B, termasuk bisnis, ekonomi, keuangan, dan sebagainya. Saat ini menulis di Paper.id untuk memperkaya wawasan pemilik bisnis dan memajukan industri B2B seluruh Indonesia.","sameAs":["https:\/\/www.linkedin.com\/in\/nadiyahrf\/"],"url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/author\/nadiyah\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/31902"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=31902"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/31902\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":31916,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/31902\/revisions\/31916"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/31913"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=31902"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=31902"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=31902"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}