{"id":30862,"date":"2025-09-26T01:28:37","date_gmt":"2025-09-25T18:28:37","guid":{"rendered":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/?p=30862"},"modified":"2025-09-26T01:28:39","modified_gmt":"2025-09-25T18:28:39","slug":"cara-membuat-faktur-pajak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pajak-usaha\/cara-membuat-faktur-pajak\/","title":{"rendered":"Cara Membuat Faktur Pajak dengan Mudah dan Contoh Format"},"content":{"rendered":"\n<p>Terkadang mengurus administrasi pajak sering terasa rumit, salah satunya menyangkut faktur pajak. Padahal faktur pajak adalah dokumen penting yang wajib dibuat setiap kali ada transaksi kena pajak.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, faktur pajak juga sebagai bukti pungutan pajak yang sah dari Pengusaha Kena Pajak (PKP). Dokumen ini nantinya menjadi dasar dalam perhitungan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan sangat dibutuhkan dalam pelaporan pajak.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk itu, artikel ini akan membahas secara lengkap mengenai cara membuat faktur pajak dengan mudah dan contoh formatnya yang bisa kamu jadikan referensi.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Informasi_yang_Harus_Ada_di_Faktur_Pajak\"><\/span><strong>Informasi yang Harus Ada di Faktur Pajak<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Mengacu pada Pasal 33 PER-11\/2025, sebuah faktur pajak wajib memuat beberapa keterangan penting, antara lain:<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li>Nama, alamat, serta Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dari pihak yang menyerahkan Barang Kena Pajak (BKP) atau Jasa Kena Pajak (JKP);<\/li>\n\n\n\n<li>Identitas pihak pembeli BKP atau penerima JKP;<\/li>\n\n\n\n<li>Rincian jenis barang atau jasa, beserta jumlah, harga jual atau nilai penggantian, dan potongan harga (jika ada);<\/li>\n\n\n\n<li>Besaran PPN yang dipungut;<\/li>\n\n\n\n<li>Besaran PPnBM yang dipungut;<\/li>\n\n\n\n<li>Kode, nomor seri, serta tanggal penerbitan faktur pajak;<\/li>\n\n\n\n<li>Nama dan tanda tangan pejabat atau pihak yang berwenang menandatangani faktur pajak.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Namun, jika PKP melakukan transaksi penyerahan secara eceran, faktur ini dapat diterbitkan tanpa mencantumkan identitas pembeli.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Cara_Membuat_Faktur_Pajak_dengan_Mudah\"><\/span><strong>Cara Membuat Faktur Pajak dengan Mudah<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Terdapat dua cara membuat faktur ini dengan mudah, di antara melalui aplikasi e-Faktur secara langsung dan Coretax:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Cara_membuat_faktur_pajak_melalui_aplikasi_e-Faktur\"><\/span>1. Cara membuat faktur pajak melalui aplikasi e-Faktur<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Ikuti langkah-langkah berikut ini untuk membuat faktur pajak melalui aplikasi e-Faktur:<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li>Masuk ke menu <strong>Faktur<\/strong>.<\/li>\n\n\n\n<li>Pilih <strong>Pajak Keluaran<\/strong>.<\/li>\n\n\n\n<li>Klik <strong>Administrasi Faktur<\/strong>, lalu akan muncul daftar Faktur Pajak Keluaran. Untuk menambahkan faktur baru, pilih Rekam Faktur.<\/li>\n\n\n\n<li>Lengkapi form <strong>Dokumen Transaksi<\/strong>. Pilihan pada <strong>Detail Transaksi<\/strong> akan menentukan Kode Transaksi, sedangkan pilihan <strong>Jenis Faktur<\/strong> akan menentukan <strong>Kode Status Faktur<\/strong>. Pastikan tanggal dokumen, Masa Pajak, dan Tahun Pajak sesuai dengan periode pembuatan. Kolom Referensi dapat diisi dengan keterangan tambahan, misalnya kurs KMK yang berlaku.<\/li>\n\n\n\n<li>Klik <strong>Lanjutkan<\/strong> untuk masuk ke form <strong>Lawan Transaksi.<\/strong><\/li>\n\n\n\n<li>Isi form Lawan Transaksi dengan NPWP, nama, dan alamat pihak pembeli. Jika data lawan transaksi sudah pernah disimpan, informasi akan muncul otomatis setelah NPWP diinput dan klik <strong>Cari NPWP<\/strong>. Jika belum, kamu bisa menambahkan data baru terlebih dahulu, lalu klik <strong>Simpan<\/strong>.<\/li>\n\n\n\n<li>Setelah itu, isi form <strong>Detail Transaksi<\/strong>. Untuk menambahkan barang\/jasa, pilih <strong>Rekam Transaksi<\/strong> lalu input nama barang\/jasa dan jumlahnya. Kamu bisa menggunakan fitur pencarian berdasarkan nama atau kode barang yang sudah tersimpan sebelumnya. Klik <strong>Simpan<\/strong> setelah data benar. Jika ada barang\/jasa baru, tambahkan dengan cara yang sama.<\/li>\n\n\n\n<li>Jika semua data barang\/jasa sudah benar, klik <strong>Simpan<\/strong>.<\/li>\n\n\n\n<li>Untuk mengecek hasilnya, klik <strong>Preview<\/strong>.<\/li>\n\n\n\n<li>Jika sudah sesuai, klik <strong>Upload<\/strong> agar faktur tersimpan di sistem DJP. Ingat, setelah di-upload, data tidak bisa diubah lagi. Jadi sebaiknya pastikan terlebih dahulu sebelum mengunggah.<\/li>\n\n\n\n<li>Jika status sudah <strong>Approval Sukses<\/strong>, kamu bisa klik <strong>PDF<\/strong> untuk mencetak e-Faktur.<\/li>\n\n\n\n<li>Apabila terjadi kesalahan setelah upload, lakukan perbaikan dengan membuat <strong>Faktur Pengganti<\/strong>. Klik <strong>Pengganti<\/strong>, perbaiki data yang salah, lalu klik <strong>Lanjutkan<\/strong> dan <strong>Simpan<\/strong>.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pajak-usaha\/cara-bayar-pajak-badan-usaha\/\">Cara Bayar Pajak Badan Usaha PT dan CV Secara Online<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Cara_membuat_faktur_pajak_via_Coretax\"><\/span>2. Cara membuat faktur pajak via Coretax<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Untuk menerbitkan faktur ini Keluaran melalui Coretax DJP, ikuti langkah berikut:<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li>Buka laman <a href=\"https:\/\/coretaxdjp.pajak.go.id\/\" class=\"broken_link\" rel=\"nofollow\">https:\/\/coretaxdjp.pajak.go.id\/<\/a>, jika kamu bertindak sebagai wakil atau memiliki kuasa dari PKP (Pengusaha Kena Pajak), lakukan <strong>impersonating<\/strong> terlebih dahulu ke akun PKP terkait.<\/li>\n\n\n\n<li>Setelah masuk, pilih menu <strong>e-Faktur \u2192 Pajak Keluaran \u2192 Buat Faktur<\/strong>.<\/li>\n\n\n\n<li>Akan terbuka halaman untuk mengisi data dasar faktur pajak, seperti tanggal faktur, kode transaksi, dan NPWP pembeli.<\/li>\n\n\n\n<li>Lanjutkan dengan pengisian <strong>Detail Transaksi<\/strong>. Klik <strong>Tambah Transaksi<\/strong>, lalu lengkapi informasi seperti jenis barang\/jasa, kode barang\/jasa, nama barang\/jasa, satuan, dan jumlah.<\/li>\n\n\n\n<li>DPP nilai lain (untuk yang menggunakan dasar perhitungan khusus sebesar 11\/12 dari nilai impor, harga jual, atau penggantian).<\/li>\n\n\n\n<li>Untuk memudahkan, tersedia lebih dari 1.300 kode barang dan 600 kode jasa yang bisa dipakai oleh PKP. Daftar kode ini dapat diunduh dengan memilih opsi <strong>Unduh Kode<\/strong>.<\/li>\n\n\n\n<li>Jika data transaksi sudah benar, klik <strong>Simpan<\/strong>. Detail transaksi yang tersimpan akan muncul di daftar. Pada tahap ini, PKP masih bisa melakukan penggantian atau penghapusan data jika ada kesalahan.<\/li>\n\n\n\n<li>Setelah yakin, transaksi bisa disimpan sebagai konsep dengan memilih <strong>Simpan Konsep<\/strong> (<em>draft<\/em>), atau langsung diunggah dengan memilih <strong>Upload Faktur<\/strong>.<\/li>\n\n\n\n<li>Faktur yang berhasil diunggah dapat ditandatangani secara elektronik dan menjadi sah sebagai Faktur Pajak Keluaran.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Cara_membuat_faktur_pajak_melalui_impor_file_CSV\"><\/span>3. Cara membuat faktur pajak melalui impor file CSV<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Selain input langsung, Faktur Pajak Keluaran juga bisa dibuat dengan cara impor file CSV. Metode ini sangat berguna jika jumlah transaksi cukup banyak, karena lebih efisien dibanding menginput satu per satu.<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li><strong>Menyiapkan file CSV pajak keluaran<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Langkah pertama adalah membuat file CSV sebagai format dasar. Untuk mempermudah, kamu bisa mengekspor format dari aplikasi e-Faktur:<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li>Buka menu <strong>Faktur<\/strong> \u2192 pilih <strong>Pajak Keluaran<\/strong>.<\/li>\n\n\n\n<li>Klik <strong>Export<\/strong>.<\/li>\n\n\n\n<li>Simpan file di lokasi yang kamu inginkan, lalu beri nama file tersebut.<\/li>\n\n\n\n<li>Klik <strong>Open<\/strong> untuk membuka format CSV yang sudah dibuat.<\/li>\n\n\n\n<li>Jika muncul tambahan baris seperti <strong>FAPR<\/strong>, kamu bisa hapus.<\/li>\n\n\n\n<li>Pastikan baris penting seperti <strong>FK<\/strong>, <strong>LT<\/strong>, <strong>OF<\/strong> tetap ada. (Baris LT bisa dikosongkan jika referensi lawan transaksi sudah diset sebelumnya).&nbsp;<\/li>\n\n\n\n<li>Masukkan data Faktur Keluaran sesuai format CSV.<\/li>\n\n\n\n<li>Simpan file dengan memilih <strong>Save As<\/strong>, beri nama, lalu pilih tipe file <strong>CSV<\/strong> <strong>(Comma delimited) *.csv<\/strong>.<\/li>\n\n\n\n<li>Klik <strong>OK<\/strong> dan <strong>Yes<\/strong> jika muncul notifikasi format CSV.<\/li>\n\n\n\n<li>Tutup workbook Excel, lalu pilih <strong>No<\/strong> jika muncul konfirmasi menyimpan ulang.<\/li>\n\n\n\n<li>Sekarang file CSV sudah siap diimpor ke aplikasi e-Faktur.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<ul>\n<li><strong>Mengimpor file CSV ke e-Faktur<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Setelah file siap, ikuti langkah berikut untuk mengimpor:<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li>Buka menu <strong>Faktur<\/strong> \u2192 <strong>Pajak Keluaran<\/strong>.<\/li>\n\n\n\n<li>Pilih <strong>Import<\/strong>, maka akan muncul form Impor Faktur Pajak Keluaran.<\/li>\n\n\n\n<li>Pada kolom <strong>Karakter Pemisah<\/strong>, <em>default<\/em>-nya adalah \u201c,\u201d (koma). Jika file CSV menggunakan pemisah lain, misalnya \u201c;\u201d (titik koma), sesuaikan terlebih dahulu.<\/li>\n\n\n\n<li>Klik <strong>Open File<\/strong>, lalu cari file CSV yang sudah dibuat.<\/li>\n\n\n\n<li>Klik Open. Jika format sudah benar, kolom pesan akan menampilkan \u201c<strong>Format OK<\/strong>\u201d. Jika ada kesalahan, akan muncul pesan error dan kamu perlu memperbaiki baris data yang bermasalah.<\/li>\n\n\n\n<li>Klik <strong>Proses Import<\/strong>. Akan muncul notifikasi jumlah data yang berhasil dan gagal diimpor. Klik <strong>OK<\/strong>.<\/li>\n\n\n\n<li>Periksa kolom <strong>Error<\/strong>:\n<ul>\n<li>Jika berhasil, akan muncul pesan <strong>Import Sukses<\/strong>, dan Faktur Pajak Keluaran bisa dilihat di menu <strong>Administrasi Faktur<\/strong>.<\/li>\n\n\n\n<li>Jika gagal, akan muncul pesan error. Perbaiki data di file CSV, lalu ulangi proses impor.<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><strong><strong>Baca Juga:<\/strong> <strong><a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pajak-usaha\/cara-bayar-pajak-usaha-perorangan\/\">Cara Bayar Pajak Usaha Perorangan dan Perhitungannya Secara Lengkap<\/a><\/strong><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Contoh_Format_Faktur_Pajak\"><\/span><strong>Contoh Format Faktur Pajak<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Berikut contoh format faktur pajak sederhana yang kamu jadikan sebagai referensi:<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"768\" height=\"1024\" src=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/contoh-format-faktur-pajak.webp\" alt=\"contoh format faktur pajak\" class=\"wp-image-30863\" srcset=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/contoh-format-faktur-pajak.webp 768w, https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/contoh-format-faktur-pajak-225x300.webp 225w\" sizes=\"(max-width: 768px) 100vw, 768px\" \/><\/figure><\/div>\n\n\n<p><strong><strong><strong>Baca Juga:<\/strong>&nbsp;<strong><a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pajak-usaha\/cara-bayar-pajak-perusahaan\/\">Cara Bayar Pajak Perusahaan: PT dan CV Online<\/a><\/strong><\/strong><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Demikian beberapa cara membuat faktur pajak, lengkap dengan contoh formatnya. Mengurus dokumen ini memang terlihat rumit di awal, tapi tapi dengan memahami langkah-langkahnya, proses ini bisa jadi jauh lebih mudah.<\/p>\n\n\n\n<p>Apalagi, sekarang sudah tersedia berbagai cara praktis seperti melalui e-Faktur, Coretax, hingga impor CSV yang bisa menyesuaikan kebutuhan bisnis.<\/p>\n\n\n\n<p>Meski begitu, agar urusan pajak dan keuangan bisnismu makin rapi, jangan lupa lengkapi juga dengan pencatatan keuangan yang teratur dan rapi.<\/p>\n\n\n\n<p>Tapi jangan khawatir, kini kamu bisa catat keuangan bisnis secara otomatis dan gratis pakai<a href=\"https:\/\/www.paper.id\/akuntansi-gratis.php\"> <strong><em>software<\/em><\/strong><strong> akuntansi gratis<\/strong><\/a> dari Paper. Kamu bisa catat transaksi, pantau arus kas, dan susun laporan keuangan secara otomatis dalam satu platform tanpa harus repot <em>input<\/em> manual.<\/p>\n\n\n\n<p>Hemat waktu, lebih akurat, dan pastinya GRATIS untuk digunakan!<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Daftar sekarang di <\/strong><a href=\"https:\/\/www.paper.id\/\"><strong>Paper<\/strong><\/a><strong> dan mulai kelola keuangan bisnis kamu dengan lebih profesional!<\/strong><\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-buttons is-content-justification-center is-layout-flex wp-container-2 wp-block-buttons-is-layout-flex\">\n<div class=\"wp-block-button\" style=\"text-align:center\"><a class=\"wp-block-button__link has-white-color has-text-color has-background wp-element-button btn btn__dark\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/webappv1\/#\/register?&amp;utm_source=blog&amp;utm_medium=organic&amp;utm_campaign=cara_membuat_faktur_pajak&amp;utm_content=cta_button\" style=\"background-color:#4195d5\"><div class=\"btn__content\"><div class=\"btn__label\">Gunakan Paper Sekarang<\/div><svg class=\"btn__icon --1 hidden has-hover:block\" width=\"19\" height=\"14\" viewBox=\"0 0 24.3434 18.8423\" fill=\"none\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" aria-hidden=\"true\"><path d=\"M10.9468 18.3364C12.4026 16.743 14.3463 14.9356 16.7455 13.3957C19.3561 11.7274 21.7228 10.904 23.5689 10.4762C23.5689 9.95219 23.5771 9.43887 23.5852 8.91486C21.8285 8.28391 19.7953 7.35352 17.5913 5.9312C14.9725 4.24153 12.8011 2.2952 11.0932 0.519982\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><path d=\"M23.5934 9.68481H0\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><\/svg><svg class=\"btn__icon --2\" width=\"19\" height=\"14\" viewBox=\"0 0 24.3434 18.8423\" fill=\"none\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" aria-hidden=\"true\"><path d=\"M10.9468 18.3364C12.4026 16.743 14.3463 14.9356 16.7455 13.3957C19.3561 11.7274 21.7228 10.904 23.5689 10.4762C23.5689 9.95219 23.5771 9.43887 23.5852 8.91486C21.8285 8.28391 19.7953 7.35352 17.5913 5.9312C14.9725 4.24153 12.8011 2.2952 11.0932 0.519982\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><path d=\"M23.5934 9.68481H0\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><\/svg><\/div><\/a><\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Terkadang mengurus administrasi pajak sering terasa rumit, salah satunya menyangkut faktur pajak. Padahal faktur pajak adalah dokumen penting yang wajib dibuat setiap kali ada transaksi kena pajak. Selain itu, faktur pajak juga sebagai bukti pungutan pajak yang sah dari Pengusaha Kena Pajak (PKP). Dokumen ini nantinya menjadi dasar dalam perhitungan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":5,"featured_media":30864,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[7850],"tags":[],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Cara Membuat Faktur Pajak dengan Mudah dan Contoh Format<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Pelajari secara lengkap mengenai cara membuat faktur pajak dengan mudah dan contoh formatnya yang bisa kamu jadikan referensi.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pajak-usaha\/cara-membuat-faktur-pajak\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cara Membuat Faktur Pajak dengan Mudah dan Contoh Format\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pelajari secara lengkap mengenai cara membuat faktur pajak dengan mudah dan contoh formatnya yang bisa kamu jadikan referensi.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pajak-usaha\/cara-membuat-faktur-pajak\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-09-25T18:28:37+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-09-25T18:28:39+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/Untitled-design-77.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1000\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"560\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Muhamad Dika Wahyudi\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Muhamad Dika Wahyudi\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cara Membuat Faktur Pajak dengan Mudah dan Contoh Format","description":"Pelajari secara lengkap mengenai cara membuat faktur pajak dengan mudah dan contoh formatnya yang bisa kamu jadikan referensi.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pajak-usaha\/cara-membuat-faktur-pajak\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Cara Membuat Faktur Pajak dengan Mudah dan Contoh Format","og_description":"Pelajari secara lengkap mengenai cara membuat faktur pajak dengan mudah dan contoh formatnya yang bisa kamu jadikan referensi.","og_url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pajak-usaha\/cara-membuat-faktur-pajak\/","og_site_name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","article_published_time":"2025-09-25T18:28:37+00:00","article_modified_time":"2025-09-25T18:28:39+00:00","og_image":[{"width":1000,"height":560,"url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/Untitled-design-77.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Muhamad Dika Wahyudi","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Muhamad Dika Wahyudi"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pajak-usaha\/cara-membuat-faktur-pajak\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pajak-usaha\/cara-membuat-faktur-pajak\/"},"author":{"name":"Muhamad Dika Wahyudi","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/5adbeaf1c49321d345b4ea82ed29daa2"},"headline":"Cara Membuat Faktur Pajak dengan Mudah dan Contoh Format","datePublished":"2025-09-25T18:28:37+00:00","dateModified":"2025-09-25T18:28:39+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pajak-usaha\/cara-membuat-faktur-pajak\/"},"wordCount":1175,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"articleSection":["Pajak Usaha"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pajak-usaha\/cara-membuat-faktur-pajak\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pajak-usaha\/cara-membuat-faktur-pajak\/","name":"Cara Membuat Faktur Pajak dengan Mudah dan Contoh Format","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website"},"datePublished":"2025-09-25T18:28:37+00:00","dateModified":"2025-09-25T18:28:39+00:00","description":"Pelajari secara lengkap mengenai cara membuat faktur pajak dengan mudah dan contoh formatnya yang bisa kamu jadikan referensi.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pajak-usaha\/cara-membuat-faktur-pajak\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/pajak-usaha\/cara-membuat-faktur-pajak\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pajak-usaha\/cara-membuat-faktur-pajak\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/en\/homepage\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Cara Membuat Faktur Pajak dengan Mudah dan Contoh Format"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","description":"Blog informatif dan inspiratif untuk Bisnis","publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization","name":"Paper.id","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","contentUrl":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","width":411,"height":133,"caption":"Paper.id"},"image":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","https:\/\/www.instagram.com\/paperindonesia\/?hl=en","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/paper-id\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/5adbeaf1c49321d345b4ea82ed29daa2","name":"Muhamad Dika Wahyudi","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/69252c8afe50b29832741a75ed510e8e?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/69252c8afe50b29832741a75ed510e8e?s=96&d=mm&r=g","caption":"Muhamad Dika Wahyudi"},"url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/author\/dika-wahyudi\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/30862"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=30862"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/30862\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":30903,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/30862\/revisions\/30903"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/30864"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=30862"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=30862"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=30862"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}