{"id":3069,"date":"2023-04-03T16:48:38","date_gmt":"2023-04-03T09:48:38","guid":{"rendered":"http:\/\/www.paper.id\/blog\/?p=3069"},"modified":"2025-09-25T11:47:23","modified_gmt":"2025-09-25T04:47:23","slug":"kelebihan-kekurangan-sistem-konsinyasi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/kelebihan-kekurangan-sistem-konsinyasi\/","title":{"rendered":"Kelebihan dan Kekurangan Sistem Penjualan Konsinyasi"},"content":{"rendered":"\n<p>Kamu mau menghasilkan untung besar tanpa mengeluarkan modal? Jawabannya adalah dengan mencoba bisnis sistem konsinyasi. Sistem ini telah menjadi salah satu metode populer dalam menjual produk, terutama dalam industri <em>fashion <\/em>dan kerajinan tangan.<\/p>\n\n\n\n<p>Meski Konsepnya sederhana, kamu menjual produk orang lain dan hanya membayar mereka ketika produk terjual, sistem konsinyasi memiliki kelebihan dan kekurangan yang harus kamu pertimbangkan sebelum memutuskan untuk menjual produk orang lain.<\/p>\n\n\n\n<p>Oleh karena itu, berikut ini kelebihan dan kekurangan dari sistem konsinyasi yang dapat membantu kamu dalam memutuskan apakah metode ini cocok untuk bisnis kamu. Simak penjelasannya di bawah ini.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga:<\/strong> <a href=\"http:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-dan-nasihat-umkm\/sistem-penjualan-konsinyasi\/\">Apa yang Dimaksud dengan Sistem Penjualan Konsinyasi?<\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kelebihan_Konsinyasi\"><\/span><strong>Kelebihan Konsinyasi<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"600\" height=\"333\" src=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/image-4-1.png\" alt=\"Alur Bisnis Sistem Konsinyasi\" class=\"wp-image-10375\"\/><figcaption class=\"wp-element-caption\"><em>Alur Bisnis Sistem Konsinyasi (Photo by Ginee)<\/em><\/figcaption><\/figure><\/div>\n\n\n<p>Dalam bisnis konsinyasi, masing-masing pihak akan mendapatkan kelebihan atau keuntungan yang berbeda-beda, antara lain:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Bagi_Pemilik_produk_Consignor\"><\/span><strong>Bagi Pemilik produk (<\/strong><strong><em>Consignor<\/em><\/strong><strong>)<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<ul>\n<li><strong>Perluas Pasar Tanpa Membayar<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Bagi <em>consignor<\/em> atau pemilik produk, bisnis konsinyasi membuatnya untung dalam segi modal. Sebab, mereka tidak perlu mengeluarkan budget untuk pemasaran karena mereka bisa mengerahkan kekuatan dari para <em>consignee<\/em> yang biasanya memasarkan melalui sosial media.<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li><strong>Tidak Perlu Menyewa Pekerja<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><em>Consignor <\/em>tidak perlu menyewa pekerja karena tugas menjual produk ditangani oleh pihak kedua (<em>penjual<\/em>) yang telah menyetujui perjanjian konsinyasi. Hal ini dapat menghemat biaya operasional dan membantu pemilik produk untuk fokus pada aspek lain dari bisnis mereka.<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li><strong>Tidak Perlu Toko Fisik<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Terakhir, <em>consignor <\/em>tidak perlu memiliki toko fisik sendiri karena pihak kedua dapat menjual produk secara online atau melalui toko fisik mereka sendiri. Hal ini menungkinkan pemilik produk untukmenjangkau pasar yang lebih luas tanpa biaya sewa atau pembelian ruang toko.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Bagi_Penjual_produk_Consignee\"><\/span><strong>Bagi Penjual produk (<em>Consignee<\/em>)<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<ul>\n<li><strong>Hanya Modal Tenaga<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><em>Consignee<\/em> hanya perlu modal tenaga untuk menjual produk. mereka dapat memanfaatkan waktu dan usaha mereka untuk memasarkan produk dan mendapatkan keuntungan dari penjualan tanpa harus menyediakan modal finansial yang besar.<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li><strong>Tidak Takut Rugi<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><em>Consignee<\/em> tidak perlu takut rugi karena mereka hanya membayar pemilik produk ketika produk sudah terjual. Jika produk tidak terjual, maka penjual tidak perlu membayar apa-apa dan produk tersebut akan dikembalikan kepada pemiliknya.<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li><strong>Kerja Sama dengan Banyak Pihak<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Terakhir, <em>consignee <\/em>bebas untuk bekerja sama dengan dengan pihak manapun. Semakin banyak produk yang kamu jual, semakin besar pula kesempatan kamu untuk mendapatkan keuntungan komisi yang lebih besar ke depannya.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><a href=\"https:\/\/play.google.com\/store\/apps\/details?id=id.paper.invoicer&amp;hl=en&amp;gl=US&amp;pli=1\"><img decoding=\"async\" width=\"919\" height=\"229\" src=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Download-Android-21.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-15594\" srcset=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Download-Android-21.png 919w, https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Download-Android-21-300x75.png 300w, https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Download-Android-21-768x191.png 768w\" sizes=\"(max-width: 919px) 100vw, 919px\" \/><\/a><\/figure>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kekurangan_Konsinyasi\"><\/span><strong>Kekurangan Konsinyasi<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"600\" height=\"314\" src=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/difference-between-Consignee-Consignor-scaled-1.jpg\" alt=\"Perbedaan Consignor dan Consignee\" class=\"wp-image-10379\"\/><figcaption class=\"wp-element-caption\"><em>Perbedaan Consignor dan Consignee (Photo by EJT Sourcing)<\/em><\/figcaption><\/figure><\/div>\n\n\n<p>Berbisnis tidak akan selamanya meraih profit namun kamu juga harus menyadari jika ada kekurangan atau kerugian-kerugian yang akan dirasakan. Dalam konteks konsinyasi, beberapa kerugian yang diterima kedua pihak adalah:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Bagi_Consignor\"><\/span><strong>Bagi Consignor<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<ul>\n<li><strong>Peluang Rugi Sangat Besar<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><em>Consignor <\/em>tidak diberikan ruang besar untuk berinovasi dalam melakukan strategi pemasaran. Pasalnya, mereka menyerahkan seluruh promosi ke pihak <em>consignee<\/em>. Apabila produk tidak laku, consignor harus berat hati menerima produk sisanya kembali ke gudang.<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li><strong>Penghasilan Tidak Langsung Diberikan<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><em>Consignor<\/em> mendapatkan untung dari penjualan produk yang dititipkan pada<em> consignee<\/em>. Namun, mereka tidak dapat langsung menikmati uangnya karena pembayaran hanya diberikan pada akhir periode kerja sama.<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li><strong><em>Consignee <\/em><\/strong><strong>Tidak Jujur<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Dalam beberapa kasus, <em>consignee <\/em>juga bisa menjadi biang keladi kerugian bagi pihak <em>consignor<\/em>. Sebab, Sebab, mereka tidak menepati janji dengan menjual harga yang telah ditentukan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Bagi_Consignee\"><\/span><strong>Bagi Consignee<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<ul>\n<li><strong>Tidak Menjual, Tidak Untung<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Meski menjadi <em>consignee<\/em> tidak membutuhkan modal uang, tetapi memiliki kesepakatan berkaitan dengan target penjualan yang harus dipenuhi. Dengan kata lain, apabila seorang <em>consignee<\/em> tidak menjual produk, mereka tidak akan mendapatkan keuntungan apa-apa.<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li><strong>Memperkaya Orang Lain<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Semakin banyak produk yang dijual, semakin banyak profit yang akan didapatkan. Namun, di sisi lain, pihak pemilik produk juga akan mendapatkan untung besar padahal <em>consignee <\/em>yang telah bekerja keras mencari pelanggan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li><strong>Bisa Hilang Kapan Saja<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Maksudnya, seorang <em>consignee <\/em>bisa kehilangan <em>consignor <\/em>kapanpun mereka mau. Mereka memiliki wewenang untuk mengatur <em>consignee<\/em> yang cocok untuk mereka. Jika dirasa tidak cocok, produk akan mereka tarik dan mereka akan mencari <em>consignee <\/em>baru.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga:<\/strong> <a href=\"http:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-dan-nasihat-umkm\/keuntungan-konsinyasi-bagi-pelaku-umkm\/\"><strong>Keuntungan Konsinyasi Bagi Pelaku UMKM<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<p>Demikianlah kelebihan dan kekurangan dari sistem konsinyasi. Sistem ini memiliki keuntungan dan kerugian, baik bagi pemilik maupun penjual produk. Oleh karena itu, sebelum menggunakan sistem ini, kedua belah pihak harus mempertimbangkan baik-baik kelebihan dan kekurangannya.<\/p>\n\n\n\n<p>Mau mengelola bisnis jadi lebih praktis? Gunakan saja <a href=\"https:\/\/paper.id\/\">Paper.id<\/a>. Solusi <a href=\"https:\/\/paper.id\/digital-payment.php\"><em>terima pembayaran<\/em><\/a> jadi lebih cepat dan praktis karena pelanggan kamu dapat langsung membayar <em>invoice<\/em> dengan beragam pilihan pembayaran, seperti transfer bank dan kartu kredit.<\/p>\n\n\n\n<p>Tertarik? Segera daftarkan bisnis kamu di Paper.id sekarang juga dan nikmati kemudahan dalam mengelola keuangan bisnis dengan klik tombol di bawah ini.<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-buttons is-content-justification-center is-layout-flex wp-container-2 wp-block-buttons-is-layout-flex\">\n<div class=\"wp-block-button\" style=\"text-align:center\"><a class=\"wp-block-button__link has-white-color has-vivid-cyan-blue-background-color has-text-color has-background wp-element-button btn btn__dark\" href=\"https:\/\/paper.id\/webappv1\/#\/register?entry_point=login\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><div class=\"btn__content\"><div class=\"btn__label\">Daftar Sekarang<\/div><svg class=\"btn__icon --1 hidden has-hover:block\" width=\"19\" height=\"14\" viewBox=\"0 0 24.3434 18.8423\" fill=\"none\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" aria-hidden=\"true\"><path d=\"M10.9468 18.3364C12.4026 16.743 14.3463 14.9356 16.7455 13.3957C19.3561 11.7274 21.7228 10.904 23.5689 10.4762C23.5689 9.95219 23.5771 9.43887 23.5852 8.91486C21.8285 8.28391 19.7953 7.35352 17.5913 5.9312C14.9725 4.24153 12.8011 2.2952 11.0932 0.519982\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><path d=\"M23.5934 9.68481H0\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><\/svg><svg class=\"btn__icon --2\" width=\"19\" height=\"14\" viewBox=\"0 0 24.3434 18.8423\" fill=\"none\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" aria-hidden=\"true\"><path d=\"M10.9468 18.3364C12.4026 16.743 14.3463 14.9356 16.7455 13.3957C19.3561 11.7274 21.7228 10.904 23.5689 10.4762C23.5689 9.95219 23.5771 9.43887 23.5852 8.91486C21.8285 8.28391 19.7953 7.35352 17.5913 5.9312C14.9725 4.24153 12.8011 2.2952 11.0932 0.519982\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><path d=\"M23.5934 9.68481H0\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><\/svg><\/div><\/a><\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kamu mau menghasilkan untung besar tanpa mengeluarkan modal? Jawabannya adalah dengan mencoba bisnis sistem konsinyasi. Sistem ini telah menjadi salah satu metode populer dalam menjual produk, terutama dalam industri fashion dan kerajinan tangan. Meski Konsepnya sederhana, kamu menjual produk orang lain dan hanya membayar mereka ketika produk terjual, sistem konsinyasi memiliki kelebihan dan kekurangan yang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":5,"featured_media":10376,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6844],"tags":[],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Kelebihan dan Kekurangan Sistem Penjualan Konsinyasi<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Jual produk orang tanpa modal besar? Baca kelebihan dan kekurangan sistem konsinyasi untuk bisnis Anda! Simak penjelasannya di sini!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/kelebihan-kekurangan-sistem-konsinyasi\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Kelebihan dan Kekurangan Sistem Penjualan Konsinyasi\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Jual produk orang tanpa modal besar? Baca kelebihan dan kekurangan sistem konsinyasi untuk bisnis Anda! Simak penjelasannya di sini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/kelebihan-kekurangan-sistem-konsinyasi\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-04-03T09:48:38+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-09-25T04:47:23+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/hands-holding-puzzle-business-problem-solving-concept-1-scaled-1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"400\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Muhamad Dika Wahyudi\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Muhamad Dika Wahyudi\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 menit\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Kelebihan dan Kekurangan Sistem Penjualan Konsinyasi","description":"Jual produk orang tanpa modal besar? Baca kelebihan dan kekurangan sistem konsinyasi untuk bisnis Anda! Simak penjelasannya di sini!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/kelebihan-kekurangan-sistem-konsinyasi\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Kelebihan dan Kekurangan Sistem Penjualan Konsinyasi","og_description":"Jual produk orang tanpa modal besar? Baca kelebihan dan kekurangan sistem konsinyasi untuk bisnis Anda! Simak penjelasannya di sini!","og_url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/kelebihan-kekurangan-sistem-konsinyasi\/","og_site_name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","article_published_time":"2023-04-03T09:48:38+00:00","article_modified_time":"2025-09-25T04:47:23+00:00","og_image":[{"width":600,"height":400,"url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/hands-holding-puzzle-business-problem-solving-concept-1-scaled-1.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Muhamad Dika Wahyudi","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Muhamad Dika Wahyudi","Estimasi waktu membaca":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/kelebihan-kekurangan-sistem-konsinyasi\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/kelebihan-kekurangan-sistem-konsinyasi\/"},"author":{"name":"Muhamad Dika Wahyudi","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/5adbeaf1c49321d345b4ea82ed29daa2"},"headline":"Kelebihan dan Kekurangan Sistem Penjualan Konsinyasi","datePublished":"2023-04-03T09:48:38+00:00","dateModified":"2025-09-25T04:47:23+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/kelebihan-kekurangan-sistem-konsinyasi\/"},"wordCount":714,"commentCount":1,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"articleSection":["Tips Bisnis"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/kelebihan-kekurangan-sistem-konsinyasi\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/kelebihan-kekurangan-sistem-konsinyasi\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/kelebihan-kekurangan-sistem-konsinyasi\/","name":"Kelebihan dan Kekurangan Sistem Penjualan Konsinyasi","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website"},"datePublished":"2023-04-03T09:48:38+00:00","dateModified":"2025-09-25T04:47:23+00:00","description":"Jual produk orang tanpa modal besar? Baca kelebihan dan kekurangan sistem konsinyasi untuk bisnis Anda! Simak penjelasannya di sini!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/kelebihan-kekurangan-sistem-konsinyasi\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/kelebihan-kekurangan-sistem-konsinyasi\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/kelebihan-kekurangan-sistem-konsinyasi\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/en\/homepage\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Kelebihan dan Kekurangan Sistem Penjualan Konsinyasi"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","description":"Blog informatif dan inspiratif untuk Bisnis","publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization","name":"Paper.id","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","contentUrl":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","width":411,"height":133,"caption":"Paper.id"},"image":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","https:\/\/www.instagram.com\/paperindonesia\/?hl=en","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/paper-id\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/5adbeaf1c49321d345b4ea82ed29daa2","name":"Muhamad Dika Wahyudi","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/69252c8afe50b29832741a75ed510e8e?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/69252c8afe50b29832741a75ed510e8e?s=96&d=mm&r=g","caption":"Muhamad Dika Wahyudi"},"url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/author\/dika-wahyudi\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3069"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3069"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3069\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":26244,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3069\/revisions\/26244"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/10376"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3069"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3069"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3069"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}