{"id":2971,"date":"2025-03-31T08:09:25","date_gmt":"2025-03-31T01:09:25","guid":{"rendered":"http:\/\/www.paper.id\/blog\/?p=2971"},"modified":"2025-06-15T22:17:21","modified_gmt":"2025-06-15T15:17:21","slug":"contoh-laporan-keuangan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/contoh-laporan-keuangan\/","title":{"rendered":"Contoh &#038; Cara Mudah Membuat Laporan Keuangan Sederhana, Coba Sekarang!"},"content":{"rendered":"\n<p>Setiap usaha memerlukan perhitungan laporan keuangan untuk melihat bagaimana perkembangan usaha yang sedang dijalankan. Selain itu juga, catatan perhitungan di dalam laporan keuangan bisa menjadi alat untuk menentukan strategi kedepannya bagaimana.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p><a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/smb\/laporan-keuangan-adalah\/\">Laporan keuangan<\/a> sendiri tidak hanya untuk perusahan besar, perusahaan kecil pun juga membutuhkan laporan keuangan untuk memantau performa bisnisnya. Jadi bagaimana cara membuat laporan keuangan sederhana? Apa saja contoh laporan keuangan sederhana yang bisa kamu tiru?<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-dan-nasihat-umkm\/laporan-keuangan-adalah\/\"><strong>Laporan Keuangan untuk UMKM: Definisi, Contoh, dan Manfaatnya<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Cara_Membuat_Laporan_Keuangan_Sederhana\"><\/span><strong>Cara Membuat Laporan Keuangan Sederhana<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Ada beberapa tahap yang harus kamu perhatikan dalam membuat sebuah laporan keuangan. Jika ingin membuat laporan keuangan, pastikan untuk memperhatikan langkah-langkah berikut ini, ya:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Buat_catatan_pemasukan_dan_pengeluaran\"><\/span>1. Buat catatan pemasukan dan pengeluaran<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Sebuah laporan keuangan tidak bisa dibuat dengan cepat tanpa ada data yang valid. Oleh karena itu, kamu harus mencatat segala transaksi yang ada, baik itu catatan pemasukan dan pengeluaran sekecil apapun itu. Jangan sampai tidak memasukkanya ke dalam buku kas utama.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><a href=\"https:\/\/www.paper.id\/webappv1\/#\/register?&amp;utm_source=blog&amp;utm_medium=organic&amp;utm_campaign=contoh_laporan_keuangan\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"919\" height=\"229\" src=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/Banner-04.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-17354\" srcset=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/Banner-04.png 919w, https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/Banner-04-300x75.png 300w, https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/Banner-04-768x191.png 768w\" sizes=\"(max-width: 919px) 100vw, 919px\" \/><\/a><\/figure>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Siapkan_data_dari_buku_kas_utama\"><\/span>2. Siapkan data dari buku kas utama<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Setelah semua pencatatan sudah ada, kamu harus menyiapkan semua data tersebut dan jangan lupa juga untuk menyesuaikan dengan kebutuhan laporan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Contoh, kamu ingin membuat laporan kuartal sampai tanggal 30 Maret. Jadi kamu harus mengumpulkan data dari kas utama di bulan Januari, Februari, dan Maret.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Hitung_data_dari_buku_stok_barang\"><\/span>3. Hitung data dari buku stok barang<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Berikutnya, kamu harus menghitung sisa stok barang yang ada. Jika sebuah bisnis bergerak dalam bidang manufaktur, maka penting untuk menghitung stok barang yang masih ada di gudang. Ada dua cara metode untuk menghitung stok barang yaitu:<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li><em>First in First out<\/em> (FIFO)<\/li>\n\n\n\n<li><em>Last in First out<\/em> (LIFO).&nbsp;<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Apabila sebuah bisnis ingin menggunakan FIFO, maka sisa stok barang yang ada dihitung dengan HPP sesuai dengan saat stok barang tersebut diproduksi. Jika menggunakan LIFO, maka sisa stok barang yang ada dihitung dengan HPP di periode paling mendekati waktu pelaporan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Cantumkan_data_inventaris_barang_perusahaan\"><\/span>4. Cantumkan data inventaris barang perusahaan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Selain dari stok barang, kamu juga perlu mencantumkan data depresiasi inventaris perusahaan. Setiap perusahaan punya peralatan dan perlengkapan guna menunjang kegiatan operasional bisnis. Setiap kerusakan atau pembelian baru inventaris wajib dimasukkan ke laporan keuangan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Olah_data_laporan_keuangan\"><\/span>5. Olah data laporan keuangan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Langkah terakhir adalah dengan mengolah seluruh data yang telah dipersiapkan tadi. Hal ini perlu dilakukan secara berurutan. Penyusunan laporan keuangan harus dilakukan oleh orang yang paham betul dengan keluar masuknya kas perusahaan. Di tahap ini, tidak boleh ada data invalid, tidak lengkap atau hasil dari manipulasi.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-dan-nasihat-umkm\/cara-membuat-laporan-pencatatan-keuangan-sederhana-ukm\/\"><strong>Cara Mudah Buat Laporan Keuangan Sederhana untuk UMKM<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Contoh-Contoh_Laporan_Keuangan_Sederhana\"><\/span><strong>Contoh-Contoh Laporan Keuangan Sederhana<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Berikut ini contoh laporan keuangan sederhana yang dikutip dari situs <a href=\"https:\/\/www.ocbc.id\/id\/article\/2021\/05\/20\/laporan-keuangan-sederhana\" rel=\"nofollow\">OCBC<\/a>: <\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Contoh_Laporan_Keuangan_Sederhana_1_LabaRugi\"><\/span>Contoh Laporan Keuangan Sederhana #1: Laba\/Rugi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Salah satu contoh laporan keuangan sederhana yang pertama kita bahas adalah laporan laba\/rugi. Berikut ini adalah laporan laba\/rugi PT. JAYA PURNAMA untuk periode kuartal 1 Januari &#8211; 30 April 2021.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter is-resized\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/lh7-us.googleusercontent.com\/FPJsLlYEe21hMMh1vp7zjn31pFgn8hBCcGOyV5JcO_Ixtzb02TsGcklivx42spKg4IlKH87RUfKRoka9htSn3h6LIYb6mziLQok84afwr_amyTNeUdpoVDlZpyIfMr7OAFBBOipj65F6NxwLssB65jY\" alt=\"\" style=\"width:500px\"\/><\/figure><\/div>\n\n\n<p>Berdasarkan data di atas, kita dapat melihat perbandingan laba\/rugi yang diperoleh oleh perusahaan antara akhir kuartal April dan kuartal sebelumnya. Pada kuartal Desember 2020, perusahaan mengalami kerugian sebesar Rp13 juta. Namun, pada akhir kuartal April 2021, keuntungan meningkat secara signifikan menjadi Rp300,6 juta.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Contoh_Laporan_Keuangan_Sederhana_2_Perubahan_Modal\"><\/span>Contoh Laporan Keuangan Sederhana #2: Perubahan Modal<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter is-resized\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/lh7-us.googleusercontent.com\/9s03-zKcsCsjO8XQwi79XnG8NCoSndDMgsw42n3nzPy2MbUcmOYK8o4zKLxUvNP0hC54RLw225dyjBdNlLSFy2j8AGgmorobHTUj7zaE5g_48SkfIq9MdSC8k175X6imG94lWP6FTtcbhS1zYrqBw_E\" alt=\"\" style=\"width:500px\"\/><\/figure><\/div>\n\n\n<p>Setelah menyusun laporan laba\/rugi, langkah berikutnya adalah membuat laporan perubahan modal. Tujuan dari laporan ini adalah untuk menunjukkan modal awal perusahaan pada kuartal ini. Mengingat PT. JAYA PURNAMA mengalami kerugian pada kuartal sebelumnya, modalnya dikurangkan dengan keuntungan yang diperoleh pada kuartal ini.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Contoh_Laporan_Keuangan_Sederhana_3_Neraca_Keuangan\"><\/span>Contoh Laporan Keuangan Sederhana #3: Neraca Keuangan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Setelah menyusun laporan laba\/rugi dan laporan perubahan modal, langkah selanjutnya adalah membuat neraca keuangan seperti yang terlihat di bawah ini.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter is-resized\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/lh7-us.googleusercontent.com\/fuBlgbMbBlPlLdAJi77bfeWgiWvoa7xSyx4zgHkoZhYR1djBYYeu2E6bnqL57YniWcKClO__WZfdw7filRq5oayXcq_zD_ud5l1pjpSyGZk3Q2L_jA5Yz2v0DWFwGhs0SSSft8jlhgUJaiYSuaUEMq4\" alt=\"\" style=\"width:500px\"\/><\/figure><\/div>\n\n\n<p>Laporan neraca terdiri dari tiga bagian pelaporan, yaitu aset, kewajiban, dan ekuitas. Total aset harus sebanding secara tepat dengan jumlah total kewajiban dan ekuitas.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Contoh_Laporan_Keuangan_Sederhana_4_Arus_Kas\"><\/span>Contoh Laporan Keuangan Sederhana #4: Arus Kas<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Salah satu contoh laporan keuangan sederhana berikutnya adalah laporan arus kas, yang bertujuan memberikan informasi kepada para pemangku kepentingan tentang penggunaan kas perusahaan.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter is-resized\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/lh7-us.googleusercontent.com\/_gLXcl27_drkk46gedJOiKg6aPQP61AKs3WOav1AxOmxOWN8lXQSX6I7oCkZM2tfcsPHKkaYxNUq091oxIX-kTAca5WztgDu6Oyfja8EJOO16yvEtfGachaDnwQnp2APjT6WEnBpLNusgUzmCG04DEI\" alt=\"\" style=\"width:500px\"\/><\/figure><\/div>\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Membuat_Laporan_Keuangan_Jauh_Lebih_Mudah_dengan_Paperid\"><\/span><strong>Membuat Laporan Keuangan Jauh Lebih Mudah dengan Paper.id<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Demikianlah penjelasan mengenai cara menyusun laporan keuangan sederhana sesuai dengan alur dan urutan yang tepat. Nah, buat kamu yang ingin dengan mudah membuat laporan keuangan, ada Paper.id yang bisa jadi solusi!<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan Paper.id semua data yang dibutuhkan mulai dari <em>cashflow,<\/em> <em>invoice<\/em> dan lain sebagainya itu bisa kamu dapatkan dengan mudah, jadi kamu tidak perlu lagi repot-repot dalam mengumpulkan data untuk membuat laporan keuangan.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu juga, kamu bisa dengan mudah membuat invoice dan mengirimnya dengan mudah ke <em>customer<\/em>. Invoice yang sudah dibuat pun sudah terekonsiliasi dengan sistem pembayaran digital, jadi tidak perlu lagi repot lagi kamu menyediakan metode pembayaran untuk <em>customer<\/em>. Keren, bukan? Nah buat kamu yang ingin mencoba, kamu bisa klik tombol dibawah ini, yuk coba sekarang gratis!<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-buttons is-content-justification-center is-layout-flex wp-container-2 wp-block-buttons-is-layout-flex\">\n<div class=\"wp-block-button\" style=\"text-align:center\"><a class=\"wp-block-button__link has-white-color has-text-color has-background wp-element-button btn btn__dark\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/webappv1\/#\/register?&amp;utm_source=blog&amp;utm_medium=organic&amp;utm_campaign=contoh_laporan_keuangan\" style=\"background-color:#4195d5\"><div class=\"btn__content\"><div class=\"btn__label\">Daftar Sekarang!<\/div><svg class=\"btn__icon --1 hidden has-hover:block\" width=\"19\" height=\"14\" viewBox=\"0 0 24.3434 18.8423\" fill=\"none\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" aria-hidden=\"true\"><path d=\"M10.9468 18.3364C12.4026 16.743 14.3463 14.9356 16.7455 13.3957C19.3561 11.7274 21.7228 10.904 23.5689 10.4762C23.5689 9.95219 23.5771 9.43887 23.5852 8.91486C21.8285 8.28391 19.7953 7.35352 17.5913 5.9312C14.9725 4.24153 12.8011 2.2952 11.0932 0.519982\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><path d=\"M23.5934 9.68481H0\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><\/svg><svg class=\"btn__icon --2\" width=\"19\" height=\"14\" viewBox=\"0 0 24.3434 18.8423\" fill=\"none\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" aria-hidden=\"true\"><path d=\"M10.9468 18.3364C12.4026 16.743 14.3463 14.9356 16.7455 13.3957C19.3561 11.7274 21.7228 10.904 23.5689 10.4762C23.5689 9.95219 23.5771 9.43887 23.5852 8.91486C21.8285 8.28391 19.7953 7.35352 17.5913 5.9312C14.9725 4.24153 12.8011 2.2952 11.0932 0.519982\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><path d=\"M23.5934 9.68481H0\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><\/svg><\/div><\/a><\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Setiap usaha memerlukan perhitungan laporan keuangan untuk melihat bagaimana perkembangan usaha yang sedang dijalankan. Selain itu juga, catatan perhitungan di dalam laporan keuangan bisa menjadi alat untuk menentukan strategi kedepannya bagaimana.&nbsp; Laporan keuangan sendiri tidak hanya untuk perusahan besar, perusahaan kecil pun juga membutuhkan laporan keuangan untuk memantau performa bisnisnya. Jadi bagaimana cara membuat laporan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":2973,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6449],"tags":[],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Contoh &amp; Cara Buat Laporan Keuangan Sederhana, Gampang!<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Yuk, belajar cara cepat dan gampang untuk buat laporan keuangan sederhana dengan artikel berikut ini. Tak sesusah yang dibayangkan, lho.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/contoh-laporan-keuangan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Contoh &amp; Cara Buat Laporan Keuangan Sederhana, Gampang!\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Yuk, belajar cara cepat dan gampang untuk buat laporan keuangan sederhana dengan artikel berikut ini. Tak sesusah yang dibayangkan, lho.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/contoh-laporan-keuangan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-03-31T01:09:25+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-06-15T15:17:21+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/05\/business-finance-analysis.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"400\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Alfian Dimas\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Alfian Dimas\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 menit\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Contoh & Cara Buat Laporan Keuangan Sederhana, Gampang!","description":"Yuk, belajar cara cepat dan gampang untuk buat laporan keuangan sederhana dengan artikel berikut ini. Tak sesusah yang dibayangkan, lho.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/contoh-laporan-keuangan\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Contoh & Cara Buat Laporan Keuangan Sederhana, Gampang!","og_description":"Yuk, belajar cara cepat dan gampang untuk buat laporan keuangan sederhana dengan artikel berikut ini. Tak sesusah yang dibayangkan, lho.","og_url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/contoh-laporan-keuangan\/","og_site_name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","article_published_time":"2025-03-31T01:09:25+00:00","article_modified_time":"2025-06-15T15:17:21+00:00","og_image":[{"width":600,"height":400,"url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/05\/business-finance-analysis.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Alfian Dimas","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Alfian Dimas","Estimasi waktu membaca":"6 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/contoh-laporan-keuangan\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/contoh-laporan-keuangan\/"},"author":{"name":"Alfian Dimas","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/89b404f7f6df31ed0311dbd27bf10fd8"},"headline":"Contoh &#038; Cara Mudah Membuat Laporan Keuangan Sederhana, Coba Sekarang!","datePublished":"2025-03-31T01:09:25+00:00","dateModified":"2025-06-15T15:17:21+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/contoh-laporan-keuangan\/"},"wordCount":761,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"articleSection":["Akuntansi"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/contoh-laporan-keuangan\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/contoh-laporan-keuangan\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/contoh-laporan-keuangan\/","name":"Contoh & Cara Buat Laporan Keuangan Sederhana, Gampang!","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website"},"datePublished":"2025-03-31T01:09:25+00:00","dateModified":"2025-06-15T15:17:21+00:00","description":"Yuk, belajar cara cepat dan gampang untuk buat laporan keuangan sederhana dengan artikel berikut ini. Tak sesusah yang dibayangkan, lho.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/contoh-laporan-keuangan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/contoh-laporan-keuangan\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/contoh-laporan-keuangan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/en\/homepage\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Contoh &#038; Cara Mudah Membuat Laporan Keuangan Sederhana, Coba Sekarang!"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","description":"Blog informatif dan inspiratif untuk Bisnis","publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization","name":"Paper.id","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","contentUrl":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","width":411,"height":133,"caption":"Paper.id"},"image":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","https:\/\/www.instagram.com\/paperindonesia\/?hl=en","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/paper-id\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/89b404f7f6df31ed0311dbd27bf10fd8","name":"Alfian Dimas","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/42afe76eff4ffbb49ba8f9b9712c5c2c?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/42afe76eff4ffbb49ba8f9b9712c5c2c?s=96&d=mm&r=g","caption":"Alfian Dimas"},"description":"Seorang SEO Specialist &amp; Content Writer dengan pengalaman lebih dari 3 tahun di beragam industri seperti OTT (Over The Top), Hukum, Kesehatan, &amp; e-Commerce. Saat ini bereda di industri B2B untuk memperluas wawasan terkait bisnis.","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/author\/alfian\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2971"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2971"}],"version-history":[{"count":8,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2971\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":28082,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2971\/revisions\/28082"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2973"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2971"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2971"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2971"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}