{"id":29100,"date":"2025-08-01T10:38:21","date_gmt":"2025-08-01T03:38:21","guid":{"rendered":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/?p=29100"},"modified":"2025-08-01T10:38:23","modified_gmt":"2025-08-01T03:38:23","slug":"perhitungan-insentif-sales","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/perhitungan-insentif-sales\/","title":{"rendered":"Cara Menghitung Insentif Sales &amp; Aplikasi Pendukung"},"content":{"rendered":"\n<p>Biasanya karyawan menerima gaji pokok yang jumlahnya tetap setiap bulan. Tapi, lain cerita untuk tim <em>sales<\/em>. Mereka adalah ujung tombak perusahaan dalam mengejar target penjualan, sehingga selain gaji pokok, ada \u201cbonus tambahan\u201d berupa insentif yang bisa mereka dapatkan.<\/p>\n\n\n\n<p>Sering dengar cerita gaji <em>sales<\/em> bisa berkali lipat dari gaji pokok gara-gara insentif? Apakah benar semenggiurkan itu? Yuk, kita kupas bagaimana cara menghitung insentif <em>sales<\/em> biar lebih paham!<\/p>\n\n\n\n<h1 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apa_Itu_Insentif_Sales\"><\/span><strong>Apa Itu Insentif Sales?<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h1>\n\n\n\n<p>Insentif penjualan (<em>sales incentive<\/em>) adalah bonus atau hadiah yang diberikan kepada tim <em>sales<\/em> sebagai bentuk apresiasi atas capaian target. Tujuannya jelas: memotivasi agar mereka bisa perform lebih maksimal dan membantu perusahaan meningkatkan omzet.<\/p>\n\n\n\n<p>Bentuk insentif ini bisa macam-macam:<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li>Komisi dari hasil penjualan<\/li>\n\n\n\n<li>Bonus ketika mencapai atau melampaui target<\/li>\n\n\n\n<li>Hadiah khusus karena berhasil mempertahankan kepuasan pelanggan<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Dengan adanya insentif, tim <em>sales<\/em> terdorong untuk bekerja lebih optimal, dan perusahaan pun diuntungkan dengan peningkatan penjualan.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/smb\/aplikasi-absensi-karyawan\/\">10 Aplikasi Absensi Karyawan Terbaik untuk Perusahaan<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Model_Insentif_Sales_yang_Umum_Dipakai\"><\/span><strong>Model Insentif Sales yang Umum Dipakai<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Tidak ada satu rumus yang berlaku untuk semua perusahaan. Setiap bisnis bisa menggunakan pendekatan berbeda sesuai dengan karakteristik produknya. Berikut beberapa model insentif yang paling sering dipakai:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Insentif_berbasis_komisi\"><\/span>1. Insentif berbasis komisi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p><em>Sales<\/em> akan mendapatkan persentase tertentu dari nilai penjualan yang mereka hasilkan.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Contoh:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Jika komisi ditetapkan 8% dan seorang <em>sales<\/em> berhasil menjual produk senilai Rp 12.000.000 dalam sebulan, maka komisinya adalah:<br>Rp 12.000.000 x 8% = Rp 960.000<\/p>\n\n\n\n<p>Jika di bulan berikutnya penjualannya Rp 6.000.000, komisi yang ia terima adalah:<br>Rp 6.000.000 x 8% = Rp 480.000<\/p>\n\n\n\n<p>Di <a href=\"https:\/\/www.gadjian.com\/features\/aplikasi-penggajian-karyawan?utm_source=Organic&amp;utm_medium=Blog&amp;utm_campaign=PaperXHadirr_InsentifSales\"><strong>aplikasi HRIS online<\/strong><\/a> seperti <strong>Gadjian<\/strong>, perhitungan komisi seperti ini bisa dilakukan otomatis tanpa ribet.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"513\" src=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/Aplikasi-HRIS-Online-Terbaik-di-Indonesia-1024x513.jpg\" alt=\"Aplikasi HRIS Online Terbaik\" class=\"wp-image-29103\" srcset=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/Aplikasi-HRIS-Online-Terbaik-di-Indonesia-1024x513.jpg 1024w, https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/Aplikasi-HRIS-Online-Terbaik-di-Indonesia-300x150.jpg 300w, https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/Aplikasi-HRIS-Online-Terbaik-di-Indonesia-768x384.jpg 768w, https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/Aplikasi-HRIS-Online-Terbaik-di-Indonesia-1536x769.jpg 1536w, https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/Aplikasi-HRIS-Online-Terbaik-di-Indonesia.jpg 1600w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\"><em>Aplikasi HRIS Online Gadjian Terbaik di Indonesia<\/em><\/figcaption><\/figure><\/div>\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Insentif_berdasarkan_target_penjualan\"><\/span>2. Insentif berdasarkan target penjualan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Pada skema ini, perusahaan menetapkan target penjualan. <em>Sales<\/em> hanya akan mendapat bonus jika mencapai atau melampaui target tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Contoh:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Target penjualan bulanan = Rp 15.000.000<br>Bonus insentif = Rp 1.500.000<\/p>\n\n\n\n<p>Jika penjualan seorang <em>sales<\/em> hanya Rp 8.000.000, bonus tidak diberikan. Tapi kalau tembus Rp 15.000.000 atau lebih, ia berhak atas insentif Rp 1.500.000.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk membantu mencapai target, <a href=\"https:\/\/www.hadirr.com\/features\/software-crm?utm_source=Organic&amp;utm_medium=Blog&amp;utm_campaign=PaperXHadirr_InsentifSales\"><strong>aplikasi CRM online<\/strong><\/a> seperti <strong>Hadirr<\/strong> bisa dipakai untuk memantau aktivitas tim <em>sales<\/em> di lapangan agar peluang <em>closing<\/em> tidak terlewat.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"552\" src=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/aplikasi-CRM-online-terbaik-di-Indonesia.jpg\" alt=\"aplikasi CRM online terbaik di Indonesia\" class=\"wp-image-29104\" srcset=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/aplikasi-CRM-online-terbaik-di-Indonesia.jpg 1000w, https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/aplikasi-CRM-online-terbaik-di-Indonesia-300x166.jpg 300w, https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/aplikasi-CRM-online-terbaik-di-Indonesia-768x424.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\"><em>Aplikasi CRM Online Hadirr Terbaik di Indonesia<\/em><\/figcaption><\/figure><\/div>\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Insentif_berdasarkan_kepuasan_pelanggan\"><\/span>3. Insentif berdasarkan kepuasan pelanggan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p><em>Sales<\/em> juga bisa mendapatkan bonus dari hasil survei kepuasan pelanggan. Semakin tinggi skor yang didapatkan, semakin besar peluang menerima bonus.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Langkah_Menghitung_Insentif_Sales\"><\/span><strong>5 Langkah Menghitung Insentif Sales<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Agar lebih sistematis, berikut panduan umum yang bisa dipakai:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Tetapkan_kebijakan_insentif\"><\/span>1. Tetapkan kebijakan insentif<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Apakah insentif dihitung bulanan, mingguan, atau setelah proyek selesai? Semua tergantung strategi perusahaan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Pilih_Pendekatan_Perhitungan\"><\/span>2. Pilih Pendekatan Perhitungan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Bisa berdasarkan omzet, laba bersih, margin, atau kombinasi semuanya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Tentukan_dasar_perhitungan\"><\/span>3. Tentukan dasar perhitungan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Rumus dasar biasanya:<br><strong>Total Insentif = (Persentase Komisi) x (Total Dasar Penjualan)<\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Gunakan_persentase_variabel_jika_produk_beragam\"><\/span>4. Gunakan persentase variabel (jika produk beragam)<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Kalau tiap produk punya komisi berbeda, hitung masing-masing dulu lalu jumlahkan.<br><strong>Contoh:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li>Produk A: Penjualan Rp 18.000.000, komisi 3% = Rp 540.000<\/li>\n\n\n\n<li>Produk B: Penjualan Rp 25.000.000, komisi 5% = Rp 1.250.000<br><strong>Total Komisi = Rp 540.000 + Rp 1.250.000 = Rp 1.790.000<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Terapkan_skema_berjenjang_tiered\"><\/span>5. Terapkan skema berjenjang (<em>tiered<\/em>)<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Jika target sudah terlewati, persentase komisi bisa naik.<br>Misalnya, komisi normal 4%, tapi kalau penjualan di atas Rp 20.000.000, naik jadi 7%.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/smb\/aplikasi-kpi-karyawan\/\">5 Aplikasi KPI Karyawan Terbaik untuk Penilaian Kinerja<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Contoh_Skema_Insentif_Sales\"><\/span><strong>Contoh Skema Insentif Sales<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Berikut ilustrasi di perusahaan fiktif <strong>PT. Nusantara Karya Mandiri<\/strong>:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Komisi_per_penjualan\"><\/span>1. Komisi per penjualan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Dita menjual produk senilai Rp 25.000.000 per bulan. Komisi 9%.<br><strong>Insentif = Rp 25.000.000 x 9% = Rp 2.250.000<\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Bonus_berdasarkan_laba_bersih\"><\/span>2. Bonus berdasarkan laba bersih<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Laba bersih bulanan perusahaan = Rp 40.000.000<br>Persentase insentif = 4%<br><strong>Insentif = Rp 40.000.000 x 4% = Rp 1.600.000<\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Pembagian_insentif_tim\"><\/span>3. Pembagian insentif tim<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Total insentif tim: Rp 36.000.000<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li>Kepala divisi: 25% \u2192 Rp 9.000.000<\/li>\n\n\n\n<li>Anggota tim (10% per orang): 10% \u2192 Rp 3.600.000 per orang<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/smb\/alat-tes-psikologi-terbaik\/\">5 Alat Tes Psikologi Terbaik dalam Proses Rekrutmen<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Daripada repot hitung manual, sekarang sudah ada cara praktis! Gunakan <strong>aplikasi HRIS Gadjian<\/strong> untuk menghitung insentif dan gaji sales secara otomatis, jadi kamu tidak perlu pusing bikin rumus sendiri.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk memantau aktivitas tim sales di lapangan supaya target lebih gampang tercapai, dukung juga dengan<a href=\"https:\/\/www.hadirr.com\/features\/software-crm?utm_source=Organic&amp;utm_medium=Blog&amp;utm_campaign=PaperXHadirr_InsentifSales\"> <strong>aplikasi <em>monitoring<\/em> <em>sales<\/em><\/strong> <strong>Hadirr<\/strong><\/a><strong> <\/strong>yang terintegrasi dengan Gadjian.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan kombinasi dua tools ini, manajemen penjualan jadi lebih rapi, performa tim terpantau, dan perhitungan insentif beres tanpa drama.<\/p>\n\n\n\n<p><strong><em>*Artikel ini hasil kerja sama Hadirr dan Paper.id<\/em><\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Biasanya karyawan menerima gaji pokok yang jumlahnya tetap setiap bulan. Tapi, lain cerita untuk tim sales. Mereka adalah ujung tombak perusahaan dalam mengejar target penjualan, sehingga selain gaji pokok, ada \u201cbonus tambahan\u201d berupa insentif yang bisa mereka dapatkan. Sering dengar cerita gaji sales bisa berkali lipat dari gaji pokok gara-gara insentif? Apakah benar semenggiurkan itu? [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":5,"featured_media":29101,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6844],"tags":[],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Cara Menghitung Insentif Sales &amp; Aplikasi Pendukung<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Perhitungan insentif sales kini lebih mudah dengan HRIS Gadjian &amp; aplikasi CRM online Hadirr untuk tingkatkan penjualan &amp; motivasi tim.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/perhitungan-insentif-sales\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cara Menghitung Insentif Sales &amp; Aplikasi Pendukung\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Perhitungan insentif sales kini lebih mudah dengan HRIS Gadjian &amp; aplikasi CRM online Hadirr untuk tingkatkan penjualan &amp; motivasi tim.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/perhitungan-insentif-sales\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-08-01T03:38:21+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-08-01T03:38:23+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/Cara-Menghitung-Insentif-Sales-Aplikasi-Pendukung.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"720\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"480\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Muhamad Dika Wahyudi\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Muhamad Dika Wahyudi\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 menit\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cara Menghitung Insentif Sales &amp; Aplikasi Pendukung","description":"Perhitungan insentif sales kini lebih mudah dengan HRIS Gadjian & aplikasi CRM online Hadirr untuk tingkatkan penjualan & motivasi tim.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/perhitungan-insentif-sales\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Cara Menghitung Insentif Sales &amp; Aplikasi Pendukung","og_description":"Perhitungan insentif sales kini lebih mudah dengan HRIS Gadjian & aplikasi CRM online Hadirr untuk tingkatkan penjualan & motivasi tim.","og_url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/perhitungan-insentif-sales\/","og_site_name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","article_published_time":"2025-08-01T03:38:21+00:00","article_modified_time":"2025-08-01T03:38:23+00:00","og_image":[{"width":720,"height":480,"url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/Cara-Menghitung-Insentif-Sales-Aplikasi-Pendukung.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Muhamad Dika Wahyudi","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Muhamad Dika Wahyudi","Estimasi waktu membaca":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/perhitungan-insentif-sales\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/perhitungan-insentif-sales\/"},"author":{"name":"Muhamad Dika Wahyudi","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/5adbeaf1c49321d345b4ea82ed29daa2"},"headline":"Cara Menghitung Insentif Sales &amp; Aplikasi Pendukung","datePublished":"2025-08-01T03:38:21+00:00","dateModified":"2025-08-01T03:38:23+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/perhitungan-insentif-sales\/"},"wordCount":635,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"articleSection":["Tips Bisnis"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/perhitungan-insentif-sales\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/perhitungan-insentif-sales\/","name":"Cara Menghitung Insentif Sales &amp; Aplikasi Pendukung","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website"},"datePublished":"2025-08-01T03:38:21+00:00","dateModified":"2025-08-01T03:38:23+00:00","description":"Perhitungan insentif sales kini lebih mudah dengan HRIS Gadjian & aplikasi CRM online Hadirr untuk tingkatkan penjualan & motivasi tim.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/perhitungan-insentif-sales\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/perhitungan-insentif-sales\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/perhitungan-insentif-sales\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/en\/homepage\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Cara Menghitung Insentif Sales &amp; Aplikasi Pendukung"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","description":"Blog informatif dan inspiratif untuk Bisnis","publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization","name":"Paper.id","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","contentUrl":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","width":411,"height":133,"caption":"Paper.id"},"image":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","https:\/\/www.instagram.com\/paperindonesia\/?hl=en","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/paper-id\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/5adbeaf1c49321d345b4ea82ed29daa2","name":"Muhamad Dika Wahyudi","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/69252c8afe50b29832741a75ed510e8e?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/69252c8afe50b29832741a75ed510e8e?s=96&d=mm&r=g","caption":"Muhamad Dika Wahyudi"},"url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/author\/dika-wahyudi\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/29100"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=29100"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/29100\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":29107,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/29100\/revisions\/29107"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/29101"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=29100"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=29100"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=29100"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}