{"id":28849,"date":"2025-07-18T09:39:20","date_gmt":"2025-07-18T02:39:20","guid":{"rendered":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/?p=28849"},"modified":"2025-10-08T22:19:51","modified_gmt":"2025-10-08T15:19:51","slug":"pembukuan-akuntansi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/pembukuan-akuntansi\/","title":{"rendered":"Cara Membuat Pembukuan Akuntansi, Lengkap dengan Contohnya!"},"content":{"rendered":"\n<p>Siapa bilang pembukuan akuntansi itu ribet? Padahal, pencatatan keuangan yang rapi justru penting agar kamu bisa tahu kondisi bisnis secara <em>real-time <\/em>dan mengambil keputusan dengan tepat ke depannya.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan membuat pembukuan akuntansi juga membantu kamu memantau arus kas, mengontrol pengeluaran, dan melihat untung-rugi usaha dengan jelas. Bahkan, bisnis kecil sekalipun butuh pencatatan yang teratur agar keuangan tetap sehat.<\/p>\n\n\n\n<p>Maka dari itu, berikut cara membuat pembukuan akuntansi dengan langkah sederhana menggunakan Excel, lengkap beserta contohnya. Simak di bawah!<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Persiapan_Membuat_Pembukuan_Akuntansi_Sederhana_di_Excel\"><\/span><strong>Persiapan Membuat Pembukuan Akuntansi Sederhana di Excel<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Menyusun pembukuan akuntansi sederhana dengan Excel tidak bisa dilakukan sembarangan. Kamu perlu menyiapkan berbagai data pendukung secara lengkap agar hasil pencatatan akurat dan sesuai dengan kondisi keuangan bisnis.<\/p>\n\n\n\n<p>Berikut beberapa hal penting yang perlu disiapkan sebelum membuat pembukuan akuntansi di Excel:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Catat_semua_pengeluaran\"><\/span>1. Catat semua pengeluaran<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Semua biaya yang dikeluarkan dalam operasional bisnis harus dicatat, sekecil apa pun nilainya. Buat buku khusus untuk mencatat pengeluaran agar lebih rapi dan tidak tercampur.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Contoh pengeluaran bisa berupa pembelian bahan baku, biaya operasional, biaya promosi, perawatan peralatan, hingga gaji karyawan.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan mencatat semua pengeluaran secara detail, kamu bisa mengetahui total modal yang sudah digunakan dan lebih mudah menentukan harga jual serta target keuntungan supaya modal cepat kembali.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Catat_semua_pemasukan\"><\/span>2. Catat semua pemasukan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Selain pengeluaran, semua sumber pemasukan juga harus dicatat secara lengkap. Pemasukan bisa berasal dari hasil penjualan produk atau pembayaran piutang dari pelanggan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Susun_buku_kas\"><\/span>3. Susun buku kas<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Buku kas berfungsi sebagai ringkasan utama dalam pembukuan akuntansi sederhana. Semua data pemasukan dan pengeluaran yang sudah dicatat, digabungkan dalam buku kas.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan buku kas, arus kas bisnis akan lebih terpantau, dan kamu bisa membuat perencanaan keuangan dengan lebih tepat.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Buat_catatan_stok_barang\"><\/span>4. Buat catatan stok barang<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Selain arus kas, stok barang juga perlu dicatat setiap hari untuk membantu kamu mengetahui kapan harus menambah persediaan bahan baku atau barang dagangan.<\/p>\n\n\n\n<p>Catatan stok yang detail mencegah kerugian akibat salah perhitungan, baik dari <em>supplier<\/em> maupun dari internal tim.<\/p>\n\n\n\n<p>Data stok juga bisa menunjukkan seberapa cepat barang terjual, sehingga kamu bisa menyiapkan strategi penjualan yang lebih efektif jika stok menumpuk.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Catat_inventaris_usaha\"><\/span>5. Catat inventaris usaha<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Inventaris adalah aset yang mendukung operasional bisnis, misalnya komputer, printer, atau peralatan pendukung lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Pencatatan inventaris penting supaya kamu bisa memantau aset yang dimiliki, baik yang dibeli dengan modal sendiri maupun hasil hibah.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"6_Buat_laporan_laba-rugi\"><\/span>6. Buat laporan laba-rugi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Laporan laba-rugi sangat penting untuk mengetahui kondisi keuangan usaha. Laporan ini bisa dibuat secara sederhana agar mudah dipahami.<\/p>\n\n\n\n<p>Dari laporan ini, kamu bisa melihat seberapa besar keuntungan atau kerugian yang terjadi, dan dijadikan dasar dalam mengambil keputusan bisnis ke depannya.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/smb\/contoh-jurnal-akuntansi-keuangan\/\">Contoh Jurnal Akuntansi Keuangan, Serta Cara Mudah Membuatnya!<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><a href=\"https:\/\/one.paper.id\/YcQX\/haydl6wp\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"900\" height=\"450\" src=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Integrasi-Accurate-Paper_output-2-1.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-31524\" srcset=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Integrasi-Accurate-Paper_output-2-1.jpg 900w, https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Integrasi-Accurate-Paper_output-2-1-300x150.jpg 300w, https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Integrasi-Accurate-Paper_output-2-1-768x384.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 900px) 100vw, 900px\" \/><\/a><\/figure>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Cara_Membuat_Pembukuan_Akuntansi_di_Excel\"><\/span><strong>Cara Membuat Pembukuan Akuntansi di Excel<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Ada banyak jenis laporan keuangan yang bisa dibuat dalam membuat pembukuan. Salah satu cara sederhana adalah dengan membuat laporan arus kas yang memuat alur kas masuk (debet) dan kas keluar (kredit).<\/p>\n\n\n\n<p>Supaya lebih terstruktur, berikut beberapa kolom yang wajib kamu siapkan di Excel:<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li>Nomor<\/li>\n\n\n\n<li>Tanggal<\/li>\n\n\n\n<li>Keterangan<\/li>\n\n\n\n<li>Debet (kas masuk)<\/li>\n\n\n\n<li>Kredit (kas keluar)<\/li>\n\n\n\n<li>Saldo<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Perlu diingat, debet digunakan untuk mencatat uang yang masuk, sementara kredit untuk uang yang keluar.<\/p>\n\n\n\n<p>Berikut langkah-langkah membuat pembukuan akuntansi di Excel:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Siapkan_format_laporan_keuangan_sederhana\"><\/span>1. Siapkan format laporan keuangan sederhana<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Buat tabel dengan kolom yang sudah disebutkan di atas agar data bisa tertata rapi.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"600\" height=\"432\" src=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/contoh-format-pembukuan-excel-600x432-1.png\" alt=\"contoh format pembukuan excel\" class=\"wp-image-28850\" srcset=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/contoh-format-pembukuan-excel-600x432-1.png 600w, https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/contoh-format-pembukuan-excel-600x432-1-300x216.png 300w\" sizes=\"(max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/figure><\/div>\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Tambahkan_rumus_di_kolom_Saldo\"><\/span>2. Tambahkan rumus di kolom Saldo<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Isi kolom saldo (misalnya dari F3 sampai F7) dengan rumus supaya saldo otomatis bertambah atau berkurang sesuai transaksi debet dan kredit.<\/p>\n\n\n\n<p>Rumus yang digunakan adalah kombinasi IF, OR, dan SUM.<\/p>\n\n\n\n<p>Pada kolom F3, masukkan rumus berikut:<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>&nbsp;=IF(OR(D3&lt;&gt;0;E3&lt;&gt;0);SUM(D$3:D3)-SUM(E$3:E3);0)<\/code><\/pre>\n\n\n\n<p>Setelah itu, salin rumus pada F3 ke baris-baris di bawahnya. Lalu, tambahkan rumus untuk menjumlahkan total transaksi:<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li>Pada sel D8: =SUM(D3:D8) untuk total debet<\/li>\n\n\n\n<li>Pada sel E8: =SUM(E3:E8) untuk total kredit<\/li>\n\n\n\n<li>Pada sel F8: =D8-E8 untuk saldo akhir.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Meski Excel cukup membantu, cara ini tetap memerlukan ketelitian tinggi dan sering kali memakan waktu, apalagi jika transaksi bisnis semakin banyak.<\/p>\n\n\n\n<p>Nah, agar lebih praktis, kamu bisa pakai fitur <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/akuntansi-gratis.php\">akuntansi gratis<\/a> dari Paper.id yang sudah terhubung otomatis dengan invoice dan sistem pembayaran, baik terima dari klien atau pelanggan maupun bayar <em>supplier<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p>Tanpa perlu ribet bikin rumus manual, semua pencatatan laporan, termasuk pemasukan dan pengeluaran, hingga perhitungan saldo akhir bisa langsung tercatat secara otomatis dan <em>real-time<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p>Tertarik coba? Yuk, kelola akuntansi bisnismu lebih mudah dengan Paper.id!<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-buttons is-content-justification-center is-layout-flex wp-container-2 wp-block-buttons-is-layout-flex\">\n<div class=\"wp-block-button\" style=\"text-align:center\"><a class=\"wp-block-button__link has-white-color has-text-color has-background wp-element-button btn btn__dark\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/webappv1\/#\/register?&amp;utm_source=blog&amp;utm_medium=organic&amp;utm_campaign=pembukuan_akuntansi&amp;utm_content=cta_button\" style=\"background-color:#4195d5\"><div class=\"btn__content\"><div class=\"btn__label\">Gunakan Paper.id Sekarang<\/div><svg class=\"btn__icon --1 hidden has-hover:block\" width=\"19\" height=\"14\" viewBox=\"0 0 24.3434 18.8423\" fill=\"none\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" aria-hidden=\"true\"><path d=\"M10.9468 18.3364C12.4026 16.743 14.3463 14.9356 16.7455 13.3957C19.3561 11.7274 21.7228 10.904 23.5689 10.4762C23.5689 9.95219 23.5771 9.43887 23.5852 8.91486C21.8285 8.28391 19.7953 7.35352 17.5913 5.9312C14.9725 4.24153 12.8011 2.2952 11.0932 0.519982\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><path d=\"M23.5934 9.68481H0\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><\/svg><svg class=\"btn__icon --2\" width=\"19\" height=\"14\" viewBox=\"0 0 24.3434 18.8423\" fill=\"none\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" aria-hidden=\"true\"><path d=\"M10.9468 18.3364C12.4026 16.743 14.3463 14.9356 16.7455 13.3957C19.3561 11.7274 21.7228 10.904 23.5689 10.4762C23.5689 9.95219 23.5771 9.43887 23.5852 8.91486C21.8285 8.28391 19.7953 7.35352 17.5913 5.9312C14.9725 4.24153 12.8011 2.2952 11.0932 0.519982\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><path d=\"M23.5934 9.68481H0\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><\/svg><\/div><\/a><\/div>\n<\/div>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/smb\/cara-membuat-buku-besar\/\">6 Cara dan Langkah Membuat Buku Besar Akuntansi Bisnis<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Download_Template_Pembukuan_Akuntansi\"><\/span><strong>Download Template Pembukuan Akuntansi<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Agar memudahkanmu dalam membuat pembukuan akuntansi sederhana, maka berikut ini <em>template <\/em>yang bisa kamu gunakan:<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-buttons is-content-justification-center is-layout-flex wp-container-3 wp-block-buttons-is-layout-flex\">\n<div class=\"wp-block-button\" style=\"text-align:center\"><a class=\"wp-block-button__link has-white-color has-text-color has-background wp-element-button btn btn__dark\" href=\"https:\/\/docs.google.com\/spreadsheets\/d\/1FMpDXxhKt-D3koNLTpRO3ABlvMd21b3Y4paMRZChA70\/export\" style=\"background-color:#4195d5\"><div class=\"btn__content\"><div class=\"btn__label\">Download Template Pembukuan<\/div><svg class=\"btn__icon --1 hidden has-hover:block\" width=\"19\" height=\"14\" viewBox=\"0 0 24.3434 18.8423\" fill=\"none\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" aria-hidden=\"true\"><path d=\"M10.9468 18.3364C12.4026 16.743 14.3463 14.9356 16.7455 13.3957C19.3561 11.7274 21.7228 10.904 23.5689 10.4762C23.5689 9.95219 23.5771 9.43887 23.5852 8.91486C21.8285 8.28391 19.7953 7.35352 17.5913 5.9312C14.9725 4.24153 12.8011 2.2952 11.0932 0.519982\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><path d=\"M23.5934 9.68481H0\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><\/svg><svg class=\"btn__icon --2\" width=\"19\" height=\"14\" viewBox=\"0 0 24.3434 18.8423\" fill=\"none\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" aria-hidden=\"true\"><path d=\"M10.9468 18.3364C12.4026 16.743 14.3463 14.9356 16.7455 13.3957C19.3561 11.7274 21.7228 10.904 23.5689 10.4762C23.5689 9.95219 23.5771 9.43887 23.5852 8.91486C21.8285 8.28391 19.7953 7.35352 17.5913 5.9312C14.9725 4.24153 12.8011 2.2952 11.0932 0.519982\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><path d=\"M23.5934 9.68481H0\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><\/svg><\/div><\/a><\/div>\n<\/div>\n\n\n\n<p>Menggunakan template Excel untuk membuat laporan keuangan memiliki banyak keuntungan, salah satunya bisa mengurangi risiko <em>fraud<\/em> dalam memasukkan data maupun potensi kecurangan.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan begitu, data keuangan perusahaan jadi lebih akurat dan terjamin keasliannya. Jadi, sudah tidak ada alasan lagi untuk menunda atau mengabaikan pencatatan keuangan bisnismu.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga:&nbsp;<a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/smb\/buku-besar-akuntansi-adalah\/\">Buku Besar Akuntansi: Pengertian, Jenis, Fungsi, dan Contoh<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Demikian cara mudah membuat pembukuan akuntansi sederhana, lengkap dengan contoh dan <em>template<\/em>-nya yang bisa kamu gunakan. Pada akhirnya, dengan pembukuan yang jelas, kamu bisa memahami <em>cash flow, <\/em>menghitung laba rugi, serta memetakan strategi bisnis ke depannya.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun, di era digital sekarang, sudah saatnya kamu memanfaatkan solusi yang lebih praktis, termasuk menggunakan Paper.id. Tersedia juga fitur <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/laporan-keuangan.php\">laporan keuangan<\/a> yang bisa kamu manfaatkan untuk membuat laporan keuangan bisnis secara otomatis dan akurat.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika ingin pembukuan bisnismu makin rapi dan keputusan keuangan lebih tepat, yuk manfaatkan Paper.id sekarang!<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Siapa bilang pembukuan akuntansi itu ribet? Padahal, pencatatan keuangan yang rapi justru penting agar kamu bisa tahu kondisi bisnis secara real-time dan mengambil keputusan dengan tepat ke depannya. Dengan membuat pembukuan akuntansi juga membantu kamu memantau arus kas, mengontrol pengeluaran, dan melihat untung-rugi usaha dengan jelas. Bahkan, bisnis kecil sekalipun butuh pencatatan yang teratur agar [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":5,"featured_media":28852,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6449],"tags":[],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Cara Membuat Pembukuan Akuntansi, Lengkap dengan Contohnya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Temukan dan pelajari cara membuat pembukuan akuntansi dengan langkah sederhana menggunakan Excel, lengkap beserta contohnya!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/pembukuan-akuntansi\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cara Membuat Pembukuan Akuntansi, Lengkap dengan Contohnya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Temukan dan pelajari cara membuat pembukuan akuntansi dengan langkah sederhana menggunakan Excel, lengkap beserta contohnya!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/pembukuan-akuntansi\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-07-18T02:39:20+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-10-08T15:19:51+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Accounting-Bookkeeping.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1920\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1080\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Muhamad Dika Wahyudi\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Muhamad Dika Wahyudi\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 menit\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cara Membuat Pembukuan Akuntansi, Lengkap dengan Contohnya","description":"Temukan dan pelajari cara membuat pembukuan akuntansi dengan langkah sederhana menggunakan Excel, lengkap beserta contohnya!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/pembukuan-akuntansi\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Cara Membuat Pembukuan Akuntansi, Lengkap dengan Contohnya","og_description":"Temukan dan pelajari cara membuat pembukuan akuntansi dengan langkah sederhana menggunakan Excel, lengkap beserta contohnya!","og_url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/pembukuan-akuntansi\/","og_site_name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","article_published_time":"2025-07-18T02:39:20+00:00","article_modified_time":"2025-10-08T15:19:51+00:00","og_image":[{"width":1920,"height":1080,"url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Accounting-Bookkeeping.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Muhamad Dika Wahyudi","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Muhamad Dika Wahyudi","Estimasi waktu membaca":"6 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/pembukuan-akuntansi\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/pembukuan-akuntansi\/"},"author":{"name":"Muhamad Dika Wahyudi","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/5adbeaf1c49321d345b4ea82ed29daa2"},"headline":"Cara Membuat Pembukuan Akuntansi, Lengkap dengan Contohnya!","datePublished":"2025-07-18T02:39:20+00:00","dateModified":"2025-10-08T15:19:51+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/pembukuan-akuntansi\/"},"wordCount":876,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"articleSection":["Akuntansi"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/pembukuan-akuntansi\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/pembukuan-akuntansi\/","name":"Cara Membuat Pembukuan Akuntansi, Lengkap dengan Contohnya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website"},"datePublished":"2025-07-18T02:39:20+00:00","dateModified":"2025-10-08T15:19:51+00:00","description":"Temukan dan pelajari cara membuat pembukuan akuntansi dengan langkah sederhana menggunakan Excel, lengkap beserta contohnya!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/pembukuan-akuntansi\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/pembukuan-akuntansi\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/pembukuan-akuntansi\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/en\/homepage\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Cara Membuat Pembukuan Akuntansi, Lengkap dengan Contohnya!"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","description":"Blog informatif dan inspiratif untuk Bisnis","publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization","name":"Paper.id","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","contentUrl":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","width":411,"height":133,"caption":"Paper.id"},"image":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","https:\/\/www.instagram.com\/paperindonesia\/?hl=en","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/paper-id\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/5adbeaf1c49321d345b4ea82ed29daa2","name":"Muhamad Dika Wahyudi","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/69252c8afe50b29832741a75ed510e8e?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/69252c8afe50b29832741a75ed510e8e?s=96&d=mm&r=g","caption":"Muhamad Dika Wahyudi"},"url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/author\/dika-wahyudi\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28849"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=28849"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28849\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":31526,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28849\/revisions\/31526"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/28852"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=28849"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=28849"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=28849"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}