{"id":28812,"date":"2025-07-08T11:32:10","date_gmt":"2025-07-08T04:32:10","guid":{"rendered":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/?p=28812"},"modified":"2025-08-14T15:12:51","modified_gmt":"2025-08-14T08:12:51","slug":"rasio-keuangan-adalah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/rasio-keuangan-adalah\/","title":{"rendered":"Rasio Keuangan: Pengertian, Fungsi, dan Jenis-jenisnya"},"content":{"rendered":"\n<p>Bayangkan kamu sedang mengelola bisnis dan ingin tahu apakah perusahaanmu sudah cukup sehat untuk memperluas cabang atau butuh suntikan dana tambahan. <\/p>\n\n\n\n<p>Atau kamu ingin tahu apakah keuntungan bisnis sudah sebanding dengan aset yang digunakan. Di sinilah<strong> peran penting rasio keuangan<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<p>Bukan sekadar angka dalam laporan akuntansi, rasio keuangan membantu pemilik bisnis, investor, bahkan kreditur (seperti bank pemberi pinjaman) untuk menilai apakah perusahaan mampu memenuhi kewajiban, seberapa efisien operasionalnya, hingga seberapa besar potensi keuntungan di masa depan.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan memahami rasio ini, kamu bisa mengambil keputusan yang lebih tepat dan strategis.<\/p>\n\n\n\n<p>Melalui artikel ini, Paper.id akan membahas lebih jauh pengertian, fungsinya bagi bisnis, hingga jenis-jenis rasio keuangan.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/smb\/analisis-rasio-keungan\/\">Level Up Bisnismu dengan Analisis Rasio Keuangan<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pengertian_Rasio_Keuangan\"><\/span><strong>Pengertian Rasio Keuangan<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Rasio keuangan adalah perhitungan kuantitatif yang menunjukkan hubungan antara dua informasi atau data dalam laporan keuangan, seperti membandingkan aset dengan liabilitas atau laba dengan pendapatan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Menurut Indeed, rasio tersebut bukan sekadar angka, tapi indikasi langsung tentang kesehatan finansial perusahaan dalam periode tertentu, sangat berguna untuk evaluasi serta perencanaan ke depan, seperti menentukan strategi ekspansi, pengurangan biaya, hingga penambahan investasi.<\/p>\n\n\n\n<p>Sementara di mata investor atau pemangku kepentingan, rasio keuangan memberikan gambaran tentang profitabilitas, likuiditas, efisiensi, solvabilitas, dan nilai perusahaan.<\/p>\n\n\n\n<p>Nah, supaya perhitungan berbagai jenis rasio keuangan selalu akurat, maka penting untuk mengelola laporan keuangan dan memastikan pencatatan transaksi bisnis selalu rapi. Untuk mewujudkannya, yuk, pakai <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/akuntansi-gratis.php\"><strong><em>software <\/em>akuntansi onlin<\/strong><\/a><strong><a href=\"https:\/\/www.paper.id\/akuntansi-gratis.php\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">e<\/a><\/strong> <strong>GRATIS<\/strong> dari Paper.id.<\/p>\n\n\n\n<p>Aplikasinya super praktis karena kamu tidak perlu melakukan pencocokan secara manual lagi. Software akuntansi ini sudah langsung tersambung pada sistem <em>invoice <\/em>digital.Transformasi pengelolaan finansialmu dengan solusi <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/akuntansi-gratis.php\">akuntansi online <\/a>dari Paper.id!<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-buttons is-content-justification-center is-layout-flex wp-container-2 wp-block-buttons-is-layout-flex\">\n<div class=\"wp-block-button\" style=\"text-align:center\"><a class=\"wp-block-button__link has-white-color has-text-color has-background wp-element-button btn btn__dark\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/webappv1\/#\/register?&amp;utm_source=blog&amp;utm_medium=organic&amp;utm_campaign=rasio_keuangan&amp;utm_content=cta_button\" style=\"background-color:#4195d5\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><div class=\"btn__content\"><div class=\"btn__label\">Coba Paper.id Gratis!<\/div><svg class=\"btn__icon --1 hidden has-hover:block\" width=\"19\" height=\"14\" viewBox=\"0 0 24.3434 18.8423\" fill=\"none\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" aria-hidden=\"true\"><path d=\"M10.9468 18.3364C12.4026 16.743 14.3463 14.9356 16.7455 13.3957C19.3561 11.7274 21.7228 10.904 23.5689 10.4762C23.5689 9.95219 23.5771 9.43887 23.5852 8.91486C21.8285 8.28391 19.7953 7.35352 17.5913 5.9312C14.9725 4.24153 12.8011 2.2952 11.0932 0.519982\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><path d=\"M23.5934 9.68481H0\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><\/svg><svg class=\"btn__icon --2\" width=\"19\" height=\"14\" viewBox=\"0 0 24.3434 18.8423\" fill=\"none\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" aria-hidden=\"true\"><path d=\"M10.9468 18.3364C12.4026 16.743 14.3463 14.9356 16.7455 13.3957C19.3561 11.7274 21.7228 10.904 23.5689 10.4762C23.5689 9.95219 23.5771 9.43887 23.5852 8.91486C21.8285 8.28391 19.7953 7.35352 17.5913 5.9312C14.9725 4.24153 12.8011 2.2952 11.0932 0.519982\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><path d=\"M23.5934 9.68481H0\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><\/svg><\/div><\/a><\/div>\n<\/div>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Fungsi_Rasio_Keuangan\"><\/span><strong>Fungsi Rasio Keuangan<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Analisis_kondisi_keuangan\"><\/span>1. Analisis kondisi keuangan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Dengan rasio keuangan, seperti rasio likuiditas atau rasio utang, pemangku kepentingan bisa menilai apakah perusahaan mampu membayar kewajiban jangka pendek dan jangka panjang.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Membandingkan_performa_bisnis_dengan_kompetitornya\"><\/span>2. Membandingkan performa bisnis dengan kompetitornya<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Hasil perhitungan rasio membantu membandingkan kinerja keuangan antarperiode atau antarperusahaan sejenis di industri yang sama.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Dasar_untuk_mengambil_keputusan\"><\/span>3. Dasar untuk mengambil keputusan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Rasio ini mendukung manajemen dalam menentukan strategi finansial, seperti evaluasi profitabilitas dan pendanaan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Menarik_investor_dan_kreditur\"><\/span>4. Menarik investor dan kreditur<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Calon investor maupun pemberi pinjaman akan melihat rasio keuangan untuk menilai risiko dan prospek perusahaan, misalnya melalui rasio P\/E, <em>debt-to-equity<\/em>, atau <em>current ratio.<\/em><\/p>\n\n\n\n<p><strong> Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/smb\/contoh-rasio-likuiditas\/\">4 Jenis Rasio Likuiditas Beserta Contoh Cara Menghitungnya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Jenis-Jenis_Rasio_Keuangan\"><\/span><strong>Jenis-Jenis Rasio Keuangan<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Nah, seperti disinggung di atas, ada beberapa jenis rasio keuangan yang harus dimiliki perusahaan. Berdasarkan rangkuman informasi dari Indeed dan <a href=\"https:\/\/www.bfi.co.id\/en\/blog\/rasio-keuangan-pengertian-jenis-manfaat-dan-perhitungannya\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">BFI Finance<\/a>, berikut adalah jenis-jenis rasio keuangan.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table><tbody><tr><td><strong>Jenis<\/strong><\/td><td><strong>Fungsi Utama<\/strong><\/td><td><strong>Contoh Rasio<\/strong><\/td><\/tr><tr><td rowspan=\"2\"><strong>Likuiditas<\/strong><\/td><td rowspan=\"2\">Mengukur kemampuan membayar kewajiban jangka pendek.<\/td><td><em>Current Ratio<\/em> = Aset Lancar\/Liabilitas Lancar<\/td><\/tr><tr><td><em>Quick Ratio<\/em> = (Aset Lancar \u2013 Persediaan)\/Liabilitas Lancar<\/td><\/tr><tr><td rowspan=\"2\"><strong>Profitabilitas<\/strong><\/td><td rowspan=\"2\">Menilai kemampuan menghasilkan laba dari pendapatan.<\/td><td><em>Profit Margin<\/em> = Laba Bersih\/Pendapatan Kotor (<em>Gross<\/em>)<\/td><\/tr><tr><td><em>Return on Assets (ROA)<\/em> dan <em>Return on Equity (ROE)<\/em><\/td><\/tr><tr><td><strong>Efisiensi\/Aktivitas<\/strong><\/td><td>Mengukur efektivitas pemanfaatan aset terhadap hasil usaha.<\/td><td><em>Asset Turnover<\/em> = Pendapatan\/Total Aset<\/td><\/tr><tr><td><strong>Solvabilitas\/<\/strong><strong><em>Leverage<\/em><\/strong><\/td><td>Menilai struktur pembiayaan dan kemampuan bayar utang jangka panjang.<\/td><td><em>Debt-to-Equity Ratio<\/em> = Total Utang\/Ekuitas<\/td><\/tr><tr><td><strong>Rasio Cadangan Arus Kas (<\/strong><strong><em>Cash Flow<\/em><\/strong><strong>)<\/strong><\/td><td>Memantau kekuatan <em>cash flow <\/em>opsional terhadap kewajiban.<\/td><td><em>Operating cash flow ratio<\/em><\/td><\/tr><tr><td><strong>Rasio Pasar\/Valuasi<\/strong><\/td><td>Digunakan investor untuk menilai valuasi perusahaan di pasar saham<\/td><td><em>P\/E Ratio<\/em>, <em>P\/B Ratio<\/em>, dan <em>Dividend Yield<\/em><\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<p>Menggunakan rasio keuangan secara konsisten dan komprehensif memberikan <em>insight <\/em>tajam tentang kesehatan dan arah keuangan perusahaan. Mulai dari likuiditas, profitabilitas, tingkat efisiensi, hingga struktur pendanaan dan valuasi pasar.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan memahami serta menginterpretasikan rasio yang relevan, pelaku bisnis bisa mengambil keputusan yang tepat, meningkatkan kredibilitas di mata investor, dan menjaga kestabilan perusahaan dari risiko finansial.<\/p>\n\n\n\n<p>Jadi, jangan lupa untuk mengaplikasikannya dalam bisnismu, ya!<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bayangkan kamu sedang mengelola bisnis dan ingin tahu apakah perusahaanmu sudah cukup sehat untuk memperluas cabang atau butuh suntikan dana tambahan. Atau kamu ingin tahu apakah keuntungan bisnis sudah sebanding dengan aset yang digunakan. Di sinilah peran penting rasio keuangan. Bukan sekadar angka dalam laporan akuntansi, rasio keuangan membantu pemilik bisnis, investor, bahkan kreditur (seperti [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":28813,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6449],"tags":[],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Rasio Keuangan: Pengertian, Fungsi, dan Jenis-jenisnya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Rasio keuangan adalah refleksi strategi, operasional, dan potensi perusahaan. Makanya, pelaku bisnis harus paham serba-serbinya di sini!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/rasio-keuangan-adalah\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Rasio Keuangan: Pengertian, Fungsi, dan Jenis-jenisnya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Rasio keuangan adalah refleksi strategi, operasional, dan potensi perusahaan. Makanya, pelaku bisnis harus paham serba-serbinya di sini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/rasio-keuangan-adalah\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-07-08T04:32:10+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-08-14T08:12:51+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/rasio-keuangan-bisnis.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1000\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"562\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Nadiyah Rahmalia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Nadiyah Rahmalia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Rasio Keuangan: Pengertian, Fungsi, dan Jenis-jenisnya","description":"Rasio keuangan adalah refleksi strategi, operasional, dan potensi perusahaan. Makanya, pelaku bisnis harus paham serba-serbinya di sini!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/rasio-keuangan-adalah\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Rasio Keuangan: Pengertian, Fungsi, dan Jenis-jenisnya","og_description":"Rasio keuangan adalah refleksi strategi, operasional, dan potensi perusahaan. Makanya, pelaku bisnis harus paham serba-serbinya di sini!","og_url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/rasio-keuangan-adalah\/","og_site_name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","article_published_time":"2025-07-08T04:32:10+00:00","article_modified_time":"2025-08-14T08:12:51+00:00","og_image":[{"width":1000,"height":562,"url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/rasio-keuangan-bisnis.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Nadiyah Rahmalia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Nadiyah Rahmalia","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/rasio-keuangan-adalah\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/rasio-keuangan-adalah\/"},"author":{"name":"Nadiyah Rahmalia","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/99ccd74b5eedff35a762def8b34e89f4"},"headline":"Rasio Keuangan: Pengertian, Fungsi, dan Jenis-jenisnya","datePublished":"2025-07-08T04:32:10+00:00","dateModified":"2025-08-14T08:12:51+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/rasio-keuangan-adalah\/"},"wordCount":584,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"articleSection":["Akuntansi"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/rasio-keuangan-adalah\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/rasio-keuangan-adalah\/","name":"Rasio Keuangan: Pengertian, Fungsi, dan Jenis-jenisnya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website"},"datePublished":"2025-07-08T04:32:10+00:00","dateModified":"2025-08-14T08:12:51+00:00","description":"Rasio keuangan adalah refleksi strategi, operasional, dan potensi perusahaan. Makanya, pelaku bisnis harus paham serba-serbinya di sini!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/rasio-keuangan-adalah\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/rasio-keuangan-adalah\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/rasio-keuangan-adalah\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/en\/homepage\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Rasio Keuangan: Pengertian, Fungsi, dan Jenis-jenisnya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","description":"Blog informatif dan inspiratif untuk Bisnis","publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization","name":"Paper.id","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","contentUrl":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","width":411,"height":133,"caption":"Paper.id"},"image":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","https:\/\/www.instagram.com\/paperindonesia\/?hl=en","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/paper-id\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/99ccd74b5eedff35a762def8b34e89f4","name":"Nadiyah Rahmalia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c1e1bfb72c6347304a9eb0a484df3391?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c1e1bfb72c6347304a9eb0a484df3391?s=96&d=mm&r=g","caption":"Nadiyah Rahmalia"},"description":"Content Writer dengan 4 tahun pengalaman menangani konten beragam topik di berbagai industri baik B2C dan B2B, termasuk bisnis, ekonomi, keuangan, dan sebagainya. Saat ini menulis di Paper.id untuk memperkaya wawasan pemilik bisnis dan memajukan industri B2B seluruh Indonesia.","sameAs":["https:\/\/www.linkedin.com\/in\/nadiyahrf\/"],"url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/author\/nadiyah\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28812"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=28812"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28812\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":29689,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28812\/revisions\/29689"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/28813"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=28812"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=28812"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=28812"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}