{"id":2878,"date":"2019-04-29T10:37:40","date_gmt":"2019-04-29T03:37:40","guid":{"rendered":"http:\/\/www.paper.id\/blog\/?p=2878"},"modified":"2025-09-29T11:07:21","modified_gmt":"2025-09-29T04:07:21","slug":"cara-menghitung-inflasi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/keuangan-bisnis\/cara-menghitung-inflasi\/","title":{"rendered":"Bagaimana Cara Menghitung Inflasi Tahunan Secara Akurat?"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>Cara menghitung inflasi-&nbsp;<\/strong>Ada seorang ibu-ibu berbelanja ke pasar. Di minggu pertama, ia membeli seekor ayam dengan harga Rp. 35 ribu. Kemudian, di pekan selanjutnya, tiba-tiba ada kenaikan hingga Rp. 5 ribu\/ekornya. Dalam pernyataan tersebut, dapat kita simpulkan jika terjadi peningkatan harga yang cukup signifikan. Lantas, apakah hal tersebut termasuk sebagai inflasi? Jawabannya mungkin saja.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebelum bisa menentukan apakah hal tersebut termasuk inflasi atau tidak, harus ada riset terlebih dahulu. Misalnya, apakah harga produk lain mengalami peningkatan juga. Atau, apakah produk tersebut dapat mempengaruhi produk lain sehingga harganya bisa ikutan naik. Kenapa seperti itu? Karena kedua hal diatas merupakan beberapa faktor yang bisa menentukan inflasi.<\/p>\n\n\n\n<p>Bahan bakar (bensin atau pertalite) menjadi contoh produk yang bisa ikut &#8216;mengatrol&#8217; harga produk lainnya. Kalian pasti pernah merasakan dampak yang dirasakan kenaikan BBM. Kenaikan harga Rp. 500 saja bisa membuat efek domino bagi produk lain, terutama para pemilik usaha kecil menengah. Namun, yang menjadi pertanyaan adalah, bagaimana cara menghitung inflasi? dari mana harga bisa ditentukan?<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><a href=\"https:\/\/play.google.com\/store\/apps\/details?id=id.paper.invoicer&amp;hl=en&amp;gl=US\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"919\" height=\"229\" src=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Blog-Android-Landscape-1.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-15765\" srcset=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Blog-Android-Landscape-1.png 919w, https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Blog-Android-Landscape-1-300x75.png 300w, https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Blog-Android-Landscape-1-768x191.png 768w\" sizes=\"(max-width: 919px) 100vw, 919px\" \/><\/a><\/figure>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pengertian_Inflasi\"><\/span>Pengertian Inflasi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Inflasi adalah kenaikan harga dari sebuah produk atau jasa yang sebagian besar terjadi karena devaluasi sebuah mata uang. Namun, ada beberapa faktor lain yang bisa juga menyebabkan produk mengalami inflasi, seperti meningkatnya permintaan yang tidak diimbangi dengan produk hingga melonjaknya harga bahan baku. BBM, contoh yang sudah dijelaskan di paragraf sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Inflasi akan menyebabkan efek berkepanjangan dan berkaitan dengan produk lainnya. Namun biasanya, jika sebuah produk harganya naik, akan susah untuk kembali turun walaupun harga pokok dari sumber produknya tersebut sudah kembali normal. Inflasi lazim terjadi di semua negara dunia dengan besaran yang beragam. Setelah mengetahui apa itu inflasi, mari mengenal cara penghitungannya.<\/p>\n\n\n\n<p>Baca Juga: Mengenal Inflasi Dan Deflasi, Bagaimana Dampaknya ke Pelaku Usaha?&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Cara_Menghitung_Inflasi\"><\/span>Cara Menghitung Inflasi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image size-full wp-image-2855\">\n<figure class=\"aligncenter\"><img decoding=\"async\" width=\"600\" height=\"337\" src=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/man-working-on-laptop-inflation-screen-1068x600-1.jpg\" alt=\"apa yang dimaksud dengan inflasi\" class=\"wp-image-2855\"\/><figcaption class=\"wp-element-caption\">apa yang dimaksud dengan inflasi<\/figcaption><\/figure><\/div>\n\n\n<p>Untuk menghitung inflasi sebuah negara, setidaknya terdapat 5 cara yang kamu bisa dilakukan. Salah satu yang paling mudah dan banyak digunakan adalah dengan menggunakan Indeks Harga Konsumen (<em>Consumer Price Index<\/em>):<\/p>\n\n\n\n<p>1. Menggunakan&nbsp;<em>Consumer Price Index&nbsp;<\/em>(CPI).<br>2. Penggunaan Deflator PDB, yakni melihat semua produk dengan harga terbaru.<br>3. Gunakan Index Harga Produsen<br>4. Indeks Harga Komoditas<br>5. Indeks Biaya Hidup (<em>Cost Living Index)<\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Dari kelima cara yang bisa digunakan untuk mengkalkulasi sebuah negara berinflasi, Paper.id akan menjelaskan cara penggunaan yang pertama, yakni dengan menggunakan data dari CPI atau Harga Indeks Konsumen berdasarkan pemakaian rata-rata. Bagaimana caranya?<\/p>\n\n\n\n<p>Singkatnya, Indeks Harga Konsumen dari jumlah akumulasi harga rata-rata produk yang digunakan di dalam rumah tangga masyarakat di Indonesia. Sejauh ini, Badan Pusat Statistik (BPS) menjadi pihak yang berwenang untuk menentukan hal tersebut, yaitu pengumpulan data dan juga pemberian harga pasaran sebuah produk.<\/p>\n\n\n\n<p>Rumus yang digunakan dalam menentukan inflasi berdasarkan IHK adalah:<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote\">\n<p class=\"has-text-align-center\"><strong>(IHK Terbaru &#8211; IHK Lama)\/IHK Terbaru x 100%<\/strong><\/p>\n<\/blockquote>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-left\"><strong>Contoh penentuan harga inflasi dengan IHK:&nbsp;<\/strong>Harga pertalite di tahun 2018 adalah Rp. 7.500. Setahun berselang, pemerintah menaikkan harga tersebut menjadi Rp. 9.300. Jadi, berapa besar inflasi yang terjadi pada pertalite dalam satu tahun terakhir?<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote\">\n<p class=\"has-text-align-center\">(9.300-7.500)\/9.300 x 100%<br>= 0.24 X 100%<br>=<strong> 24%<\/strong><\/p>\n<\/blockquote>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-left\">Jawabannya adalah 24%. Jadi, inflasi yang terjadi pada pertalite dalam satu tahun terakhir mencapai 24%. Harga tersebut pastinya akan mempengaruhi produk-produk lainnya, terlebih lagi untuk para pengusaha. Lantas, bagaimana cara menyiasati agar para pemilik usaha bisa mendapatkan untung yang layak?<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-left\">Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-dan-nasihat-umkm\/apa-yang-dimaksud-dengan-inflasi\/amp\/\">Apa yang dimaksud Inflasi Serta Dampaknya dalam Dunia Usaha?<\/a><\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-left\">Baca Juga: <a href=\"http:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-dan-nasihat-umkm\/faktor-yang-mempengaruhi-inflasi\/\">5 Faktor yang Mempengaruhi Inflasi Terjadi dalam Waktu Singkat<\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Permudah_Bisnis_Anda\"><\/span>Permudah Bisnis Anda<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image size-full wp-image-2777\">\n<figure class=\"aligncenter\"><img decoding=\"async\" width=\"700\" height=\"382\" src=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/HEAD-6-Accounting-Software-Tips-for-First-Time-Small-Business-Buyers.png\" alt=\"Software Akuntansi Gratis Terbaik\" class=\"wp-image-2777\"\/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Software Akuntansi Gratis Terbaik<\/figcaption><\/figure><\/div>\n\n\n<p>Apabila harga BBM naik, yang harus dilakukan pemilik usaha adalah dua, yakni menaikkan harga produk mereka ataupun mengurangi porsi dari produk mereka tanpa mengubah harga pokok. Namun, kedua hal tersebut pastinya mempunyai kekurangan dan kelebihan tersendiri. Karena perhitungan yang kurang akurat tersebut, kamu membutuhkan Software Akuntansi yang mencatat pembukuan secara lengkap.<\/p>\n\n\n\n<p>Paper.id bisa menjadi solusi yang bisa kamu gunakan untuk menyelesaikan masalah tersebut. Selain bisa mencatat Laporan Keuangan, kamu juga bisa mengirimkan Invoice secara digital, membuat Kwitansi Online hingga pencatatan stok. Satu aplikasi bisa mengurusi semua bisnismu dan&nbsp;<strong>Gratis?<\/strong> klik tombol yang tertera di bawah ini.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-center\"><a class=\"cta-button\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/webappv1\/#\/register\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> <button class=\"rounded-button-green hero-signup-button\" type=\"submit\">Buat Mudah Sekarang<\/button>&nbsp;<\/a><\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-center\">&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Cara menghitung inflasi-&nbsp;Ada seorang ibu-ibu berbelanja ke pasar. Di minggu pertama, ia membeli seekor ayam dengan harga Rp. 35 ribu. Kemudian, di pekan selanjutnya, tiba-tiba ada kenaikan hingga Rp. 5 ribu\/ekornya. Dalam pernyataan tersebut, dapat kita simpulkan jika terjadi peningkatan harga yang cukup signifikan. Lantas, apakah hal tersebut termasuk sebagai inflasi? Jawabannya mungkin saja. Sebelum [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":2881,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6399],"tags":[],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Bagaimana Cara Menghitung Inflasi Tahunan Secara Akurat?<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Harga bahan pokok bisa naik secara mendadak dan hal tersebut terjadi lantaran adanya inflasi. Namun, bagaimana cara menghitung inflasi?\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/keuangan-bisnis\/cara-menghitung-inflasi\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Bagaimana Cara Menghitung Inflasi Tahunan Secara Akurat?\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Harga bahan pokok bisa naik secara mendadak dan hal tersebut terjadi lantaran adanya inflasi. Namun, bagaimana cara menghitung inflasi?\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/keuangan-bisnis\/cara-menghitung-inflasi\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2019-04-29T03:37:40+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-09-29T04:07:21+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/636277035242086786-Inflation.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"315\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Daniel Nugraha\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Daniel Nugraha\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 menit\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Bagaimana Cara Menghitung Inflasi Tahunan Secara Akurat?","description":"Harga bahan pokok bisa naik secara mendadak dan hal tersebut terjadi lantaran adanya inflasi. Namun, bagaimana cara menghitung inflasi?","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/keuangan-bisnis\/cara-menghitung-inflasi\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Bagaimana Cara Menghitung Inflasi Tahunan Secara Akurat?","og_description":"Harga bahan pokok bisa naik secara mendadak dan hal tersebut terjadi lantaran adanya inflasi. Namun, bagaimana cara menghitung inflasi?","og_url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/keuangan-bisnis\/cara-menghitung-inflasi\/","og_site_name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","article_published_time":"2019-04-29T03:37:40+00:00","article_modified_time":"2025-09-29T04:07:21+00:00","og_image":[{"width":600,"height":315,"url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/636277035242086786-Inflation.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Daniel Nugraha","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Daniel Nugraha","Estimasi waktu membaca":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/keuangan-bisnis\/cara-menghitung-inflasi\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/keuangan-bisnis\/cara-menghitung-inflasi\/"},"author":{"name":"Daniel Nugraha","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/472faaec0b543229ae0fef22e36a5eeb"},"headline":"Bagaimana Cara Menghitung Inflasi Tahunan Secara Akurat?","datePublished":"2019-04-29T03:37:40+00:00","dateModified":"2025-09-29T04:07:21+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/keuangan-bisnis\/cara-menghitung-inflasi\/"},"wordCount":650,"commentCount":1,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"articleSection":["Keuangan Bisnis"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/keuangan-bisnis\/cara-menghitung-inflasi\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/keuangan-bisnis\/cara-menghitung-inflasi\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/keuangan-bisnis\/cara-menghitung-inflasi\/","name":"Bagaimana Cara Menghitung Inflasi Tahunan Secara Akurat?","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website"},"datePublished":"2019-04-29T03:37:40+00:00","dateModified":"2025-09-29T04:07:21+00:00","description":"Harga bahan pokok bisa naik secara mendadak dan hal tersebut terjadi lantaran adanya inflasi. Namun, bagaimana cara menghitung inflasi?","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/keuangan-bisnis\/cara-menghitung-inflasi\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/keuangan-bisnis\/cara-menghitung-inflasi\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/keuangan-bisnis\/cara-menghitung-inflasi\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/en\/homepage\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Bagaimana Cara Menghitung Inflasi Tahunan Secara Akurat?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","description":"Blog informatif dan inspiratif untuk Bisnis","publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization","name":"Paper.id","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","contentUrl":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","width":411,"height":133,"caption":"Paper.id"},"image":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","https:\/\/www.instagram.com\/paperindonesia\/?hl=en","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/paper-id\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/472faaec0b543229ae0fef22e36a5eeb","name":"Daniel Nugraha","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c84d3e292a8c817669eef7d7c810e25a?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c84d3e292a8c817669eef7d7c810e25a?s=96&d=mm&r=g","caption":"Daniel Nugraha"},"description":"Seorang Penulis &amp; SEO Specialist dengan pengalaman lebih dari 7 tahun di industri media, bisnis &amp; ekonomi, dengan hobi yang berbeda dari lainnya yakni riset terkait topik bisnis dan juga ekonomi serta sering kali difitur di berbagai media atas hasil tulisan seputar release dan kabar bisnis","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/author\/daniel\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2878"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2878"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2878\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":29546,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2878\/revisions\/29546"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2881"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2878"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2878"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2878"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}