{"id":28266,"date":"2025-06-20T10:54:59","date_gmt":"2025-06-20T03:54:59","guid":{"rendered":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/?p=28266"},"modified":"2025-08-14T15:12:47","modified_gmt":"2025-08-14T08:12:47","slug":"contoh-konsolidasi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/contoh-konsolidasi\/","title":{"rendered":"6 Contoh Konsolidasi dalam Berbagai Bidang serta Industri"},"content":{"rendered":"\n<p>Dalam dunia bisnis dan organisasi, metode konsolidasi sering jadi pertimbangan ketika membahas strategi pertumbuhan. Namun sebenarnya, contoh konsolidasi tidak hanya terjadi di dunia bisnis saja, melainkan juga di berbagai bidang lain seperti pendidikan, teknologi, bahkan pemerintahan.<\/p>\n\n\n\n<p>Konsolidasi dapat dikatakan sebagai langkah untuk meningkatkan efisiensi, aset, hingga kualitas sebuah bisnis. Makanya, artikel ini akan membahas secara singkat apa itu konsolidasi, tujuannya, dan contoh konsolidasi nyata di berbagai bidang.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Arti_Konsolidasi\"><\/span><strong>Arti Konsolidasi<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p><a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/smb\/konsolidasi-adalah\/\">Konsolidasi adalah<\/a> proses penggabungan dua atau lebih entitas menjadi satu kesatuan baru yang lebih besar dan lebih kuat. Dalam bisnis, konsolidasi adalah strategi untuk meningkatkan efisiensi, memperluas pasar, dan mengurangi persaingan. Sementara dalam bidang lain, konsolidasi sering dimaksudkan untuk menyatukan sumber daya agar lebih optimal, dikutip dari <a href=\"https:\/\/www.investopedia.com\/terms\/b\/business-consolidation.asp#toc-example-of-business-consolidation\" class=\"broken_link\" rel=\"nofollow\">Investopedia<\/a>.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Tujuan_Konsolidasi\"><\/span><strong>Tujuan Konsolidasi<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Ada beberapa tujuan utama dari dilakukannya konsolidasi, masih mengutip Investopedia:<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li>Efisiensi operasional: Mengurangi biaya dengan menghilangkan proses yang tumpang tindih.<\/li>\n\n\n\n<li>Memperkuat posisi pasar: Menggabungkan kekuatan untuk menghadapi pesaing.<\/li>\n\n\n\n<li>Ekspansi pasar: Membuka peluang masuk ke pasar baru.<\/li>\n\n\n\n<li>Optimalisasi sumber daya: Memaksimalkan penggunaan aset, SDM, dan teknologi.<\/li>\n\n\n\n<li>Inovasi dan pengembangan: Menghasilkan produk atau layanan baru melalui kolaborasi.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/smb\/konsolidasi-kargo-adalah\/\">Konsolidasi Kargo: Definisi, Manfaat, dan Prosesnya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Contoh_Konsolidasi_dalam_Berbagai_Bidang\"><\/span><strong>Contoh Konsolidasi dalam Berbagai Bidang<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Berikut beberapa contoh konsolidasi nyata di berbagai sektor yang bisa memberi gambaran lebih jelas:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Konsolidasi_di_dunia_bisnis_Facebook_dan_Instagram\"><\/span><strong>1. Konsolidasi di dunia bisnis: Facebook dan Instagram<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Ketika Facebook mengakuisisi Instagram, itu bukan sekadar pembelian biasa dilansir dari <a href=\"https:\/\/www.theverge.com\/2012\/4\/13\/2946785\/facebook-instagram-acquisition\">The Verge<\/a>. Ini adalah salah satu contoh konsolidasi besar di dunia teknologi, di mana dua platform media sosial besar bergabung di bawah satu atap (Meta) untuk memperkuat dominasi pasar, memperluas basis pengguna, dan meningkatkan pendapatan iklan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Konsolidasi_di_industri_hiburan_Disney_dan_21st_Century_Fox\"><\/span><strong>2. Konsolidasi di industri hiburan: Disney dan 21st Century Fox<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Akuisisi Disney atas 21st Century Fox adalah langkah besar lainnya dalam konsolidasi industri hiburan. Dengan penggabungan ini, Disney memperluas portofolio kontennya, mendapatkan hak atas karakter-karakter populer, serta memperkuat posisinya di pasar <em>streaming<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Konsolidasi_di_sektor_perbankan_Bank_Mandiri\"><\/span><strong>3. Konsolidasi di sektor perbankan: Bank Mandiri<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Di Indonesia, lahirnya Bank Mandiri adalah hasil konsolidasi dari empat bank milik negara pada tahun 1998\u20131999, yakni; Bank Bumi Daya, Bank Dagang Negara, Bank Ekspor Impor Indonesia, dan Bank Pembangunan Indonesia. Tujuannya adalah menciptakan bank nasional yang lebih kuat, efisien, dan mampu bersaing secara global.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Konsolidasi_di_dunia_pendidikan_Penggabungan_Perguruan_Tinggi\"><\/span><strong>4. Konsolidasi di dunia pendidikan: Penggabungan Perguruan Tinggi<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Di beberapa negara, pemerintah melakukan konsolidasi dengan menggabungkan universitas kecil menjadi satu institusi besar. Contohnya di Finlandia, University of Helsinki dan beberapa institusi riset digabung untuk memperkuat kualitas akademik dan riset.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Konsolidasi_di_sektor_teknologi_Google_dan_Android\"><\/span><strong>5. Konsolidasi di sektor teknologi: Google dan Android<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Ketika Google mengakuisisi Android Inc., ini adalah salah satu contoh konsolidasi strategis di bidang teknologi. Dengan membawa Android masuk ke dalam portofolio Google, perusahaan ini berhasil menjadi pemimpin dalam ekosistem perangkat <em>mobile <\/em>global.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"6_Konsolidasi_di_sektor_pemerintahan_Penggabungan_Daerah_Otonom\"><\/span><strong>6. Konsolidasi di sektor pemerintahan: Penggabungan Daerah Otonom<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Dalam ranah pemerintahan, beberapa negara melakukan konsolidasi dengan menggabungkan daerah atau kota kecil untuk menghemat anggaran dan meningkatkan layanan publik. Contohnya, Pemerintah Jepang melakukan beberapa gelombang konsolidasi kota dan desa sejak era Meiji.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Tujuannya adalah untuk meningkatkan efisiensi administrasi dan layanan publik. Sebagai contoh, antara tahun 1999 dan 2010, jumlah kota dan desa di Jepang berkurang secara signifikan melalui proses penggabungan, dilansir dari <a href=\"https:\/\/www.kompas.com\/stori\/read\/2022\/11\/21\/140000279\/apa-tujuan-restorasi-meiji-#:~:text=Restorasi%20Meiji%20yang%20berlangsung%20antara,mengembalikan%20kekuasaan%20Jepang%20pada%20kaisar.\">Kompas<\/a>.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-dan-nasihat-umkm\/akuisisi-perusahaan-adalah\/\">Akuisisi, Langkah Strategis untuk Mengembangkan Bisnis dengan Cepat<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Dari bisnis hingga pemerintahan, contoh konsolidasi selalu melibatkan penggabungan kekuatan untuk mencapai tujuan yang lebih besar. Meski tidak selalu mudah dan penuh tantangan, langkah konsolidasi sering kali menjadi strategi penting untuk pertumbuhan jangka panjang.<\/p>\n\n\n\n<p>Nah, sementara untuk kamu pemilik bisnis kecil, selain konsolidasi, ada berbagai langkah untuk efisiensi operasional, seperti <strong>memanfaatkan fitur digital GRATIS dari Paper.id. <\/strong>Beberapa di antaranya;<a href=\"https:\/\/www.paper.id\/invoice-penjualan.php\"> pembuatan ribuan <em>invoice <\/em>digital<\/a>, pencatatan transaksi, hingga pembayaran yang lebih cepat dan mudah.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Kelola bisnis lebih efisien, sukseskan strategi, dan siapkan diri untuk tumbuh lebih besar bersama Paper.id!<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-buttons is-content-justification-center is-layout-flex wp-container-2 wp-block-buttons-is-layout-flex\">\n<div class=\"wp-block-button\" style=\"text-align:center\"><a class=\"wp-block-button__link has-white-color has-text-color has-background wp-element-button btn btn__dark\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/webappv1\/#\/register?&amp;utm_source=blog&amp;utm_medium=organic&amp;utm_campaign=contoh_konsolidasi&amp;utm_content=cta_button\" style=\"background-color:#4195d5\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><div class=\"btn__content\"><div class=\"btn__label\">Coba Paper.id Gratis!<\/div><svg class=\"btn__icon --1 hidden has-hover:block\" width=\"19\" height=\"14\" viewBox=\"0 0 24.3434 18.8423\" fill=\"none\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" aria-hidden=\"true\"><path d=\"M10.9468 18.3364C12.4026 16.743 14.3463 14.9356 16.7455 13.3957C19.3561 11.7274 21.7228 10.904 23.5689 10.4762C23.5689 9.95219 23.5771 9.43887 23.5852 8.91486C21.8285 8.28391 19.7953 7.35352 17.5913 5.9312C14.9725 4.24153 12.8011 2.2952 11.0932 0.519982\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><path d=\"M23.5934 9.68481H0\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><\/svg><svg class=\"btn__icon --2\" width=\"19\" height=\"14\" viewBox=\"0 0 24.3434 18.8423\" fill=\"none\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" aria-hidden=\"true\"><path d=\"M10.9468 18.3364C12.4026 16.743 14.3463 14.9356 16.7455 13.3957C19.3561 11.7274 21.7228 10.904 23.5689 10.4762C23.5689 9.95219 23.5771 9.43887 23.5852 8.91486C21.8285 8.28391 19.7953 7.35352 17.5913 5.9312C14.9725 4.24153 12.8011 2.2952 11.0932 0.519982\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><path d=\"M23.5934 9.68481H0\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><\/svg><\/div><\/a><\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dalam dunia bisnis dan organisasi, metode konsolidasi sering jadi pertimbangan ketika membahas strategi pertumbuhan. Namun sebenarnya, contoh konsolidasi tidak hanya terjadi di dunia bisnis saja, melainkan juga di berbagai bidang lain seperti pendidikan, teknologi, bahkan pemerintahan. Konsolidasi dapat dikatakan sebagai langkah untuk meningkatkan efisiensi, aset, hingga kualitas sebuah bisnis. Makanya, artikel ini akan membahas secara [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":28268,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6844],"tags":[],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>6 Contoh Konsolidasi dalam Berbagai Bidang serta Industri<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Contoh konsolidasi paling baru adalah peleburan Facebook dan Instagram dalam Meta, cek juga contoh lain di berbagai bidang!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/contoh-konsolidasi\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"6 Contoh Konsolidasi dalam Berbagai Bidang serta Industri\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Contoh konsolidasi paling baru adalah peleburan Facebook dan Instagram dalam Meta, cek juga contoh lain di berbagai bidang!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/contoh-konsolidasi\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-06-20T03:54:59+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-08-14T08:12:47+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/contoh-konsolidasi.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1000\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"667\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Nadiyah Rahmalia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Nadiyah Rahmalia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"6 Contoh Konsolidasi dalam Berbagai Bidang serta Industri","description":"Contoh konsolidasi paling baru adalah peleburan Facebook dan Instagram dalam Meta, cek juga contoh lain di berbagai bidang!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/contoh-konsolidasi\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"6 Contoh Konsolidasi dalam Berbagai Bidang serta Industri","og_description":"Contoh konsolidasi paling baru adalah peleburan Facebook dan Instagram dalam Meta, cek juga contoh lain di berbagai bidang!","og_url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/contoh-konsolidasi\/","og_site_name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","article_published_time":"2025-06-20T03:54:59+00:00","article_modified_time":"2025-08-14T08:12:47+00:00","og_image":[{"width":1000,"height":667,"url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/contoh-konsolidasi.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Nadiyah Rahmalia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Nadiyah Rahmalia","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/contoh-konsolidasi\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/contoh-konsolidasi\/"},"author":{"name":"Nadiyah Rahmalia","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/99ccd74b5eedff35a762def8b34e89f4"},"headline":"6 Contoh Konsolidasi dalam Berbagai Bidang serta Industri","datePublished":"2025-06-20T03:54:59+00:00","dateModified":"2025-08-14T08:12:47+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/contoh-konsolidasi\/"},"wordCount":605,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"articleSection":["Tips Bisnis"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/contoh-konsolidasi\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/contoh-konsolidasi\/","name":"6 Contoh Konsolidasi dalam Berbagai Bidang serta Industri","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website"},"datePublished":"2025-06-20T03:54:59+00:00","dateModified":"2025-08-14T08:12:47+00:00","description":"Contoh konsolidasi paling baru adalah peleburan Facebook dan Instagram dalam Meta, cek juga contoh lain di berbagai bidang!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/contoh-konsolidasi\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/contoh-konsolidasi\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/contoh-konsolidasi\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/en\/homepage\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"6 Contoh Konsolidasi dalam Berbagai Bidang serta Industri"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","description":"Blog informatif dan inspiratif untuk Bisnis","publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization","name":"Paper.id","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","contentUrl":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","width":411,"height":133,"caption":"Paper.id"},"image":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","https:\/\/www.instagram.com\/paperindonesia\/?hl=en","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/paper-id\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/99ccd74b5eedff35a762def8b34e89f4","name":"Nadiyah Rahmalia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c1e1bfb72c6347304a9eb0a484df3391?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c1e1bfb72c6347304a9eb0a484df3391?s=96&d=mm&r=g","caption":"Nadiyah Rahmalia"},"description":"Content Writer dengan 4 tahun pengalaman menangani konten beragam topik di berbagai industri baik B2C dan B2B, termasuk bisnis, ekonomi, keuangan, dan sebagainya. Saat ini menulis di Paper.id untuk memperkaya wawasan pemilik bisnis dan memajukan industri B2B seluruh Indonesia.","sameAs":["https:\/\/www.linkedin.com\/in\/nadiyahrf\/"],"url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/author\/nadiyah\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28266"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=28266"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28266\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":29683,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28266\/revisions\/29683"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/28268"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=28266"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=28266"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=28266"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}