{"id":28157,"date":"2025-06-09T10:44:09","date_gmt":"2025-06-09T03:44:09","guid":{"rendered":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/?p=28157"},"modified":"2025-06-17T10:47:53","modified_gmt":"2025-06-17T03:47:53","slug":"kpi-adalah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/kpi-adalah\/","title":{"rendered":"KPI: Arti, Manfaat, Jenis, dan Cara Menyusun"},"content":{"rendered":"\n<p>KPI adalah indikator kunci yang membantu kamu, sebagai pemilik bisnis, mengukur apakah usahamu sudah berjalan sesuai tujuan. Dengan KPI, kamu bisa memantau progres, mengevaluasi strategi, dan memastikan setiap langkah membawa bisnis lebih dekat ke target yang diinginkan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Nah, makanya, penting untuk mempelajari seluk-beluk KPI, dari arti, manfaat, jenis-jenis, dan cara menyusunnya di bawah ini.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apa_Itu_KPI\"><\/span><strong>Apa Itu KPI?<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>KPI adalah singkatan dari Key Performance Indicator, yaitu ragam indikator dan metrik yang digunakan untuk mengukur serta menilai performa bisnis dalam periode waktu tertentu. Dengan kata lain, melansir <a href=\"https:\/\/www.investopedia.com\/terms\/k\/kpi.asp#toc-common-types-of-of-key-performance-indicators\" class=\"broken_link\" rel=\"nofollow\">Investopedia<\/a>, KPI memberikan target yang jelas untuk tim, menjadi penanda pencapaian, dan memberikan informasi yang membantu seluruh bagian perusahaan, mulai dari <em>finance<\/em>, HR, <em>marketing<\/em>, hingga <em>sales,<\/em> agar bisa mengambil keputusan bisnis yang lebih tepat.<\/p>\n\n\n\n<p>Bagi pemilik bisnis, KPI juga bisa digunakan untuk mengevaluasi kemajuan atau pencapaian dibandingkan standar tertentu atau kinerja di masa lalu.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/smb\/account-payable-adalah\/\">4 KPI yang sering digunakan dalam Account Payable<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Manfaat_KPI\"><\/span><strong>Manfaat KPI<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>KPI adalah alat penting untuk memastikan timmu selalu mendukung tujuan besar perusahaan. Berikut beberapa alasan utama kenapa bisnismu butuh KPI:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Menjaga_tim_tetap_selaras\"><\/span>1. Menjaga tim tetap selaras<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Baik untuk mengukur keberhasilan proyek maupun performa karyawan, KPI membantu semua tim berjalan ke arah yang sama.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Memberikan_gambaran_kesehatan_bisnis\"><\/span>2. Memberikan gambaran kesehatan bisnis<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>KPI memberi kamu pandangan realistis tentang kondisi bisnis, mulai dari faktor risiko hingga indikator keuangan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Membantu_melakukan_penyesuaian\"><\/span>3. Membantu melakukan penyesuaian<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Dengan KPI, kamu bisa dengan jelas melihat mana usaha atau strategi yang berhasil dan mana yang tidak, sehingga bisa fokus memperkuat yang berhasil dan mengurangi yang kurang efektif.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Meningkatkan_akuntabilitas_tim\"><\/span>4. Meningkatkan akuntabilitas tim<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>KPI membantu setiap anggota tim melacak progres mereka dan memudahkan manajer mendorong tim untuk mencapai target bersama.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Tipe_KPI\"><\/span><strong>Tipe KPI<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Ada KPI yang digunakan untuk mengukur progres bulanan dari target, ada juga yang fokusnya lebih jangka panjang. Berikut gambaran beberapa jenis KPI:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_KPI_strategis\"><\/span>1. KPI strategis<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>KPI ini memantau tujuan besar perusahaan. Biasanya pemilik bisnis hanya melihat 1\u20132 KPI strategis untuk mengetahui performa bisnis secara keseluruhan. Contohnya: <em>return on investment<\/em> (ROI) dan <em>revenue.<\/em><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_KPI_operasional\"><\/span>2. KPI operasional<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>KPI ini lebih fokus ke kinerja harian atau mingguan, terutama yang terkait efisiensi proses bisnis. Contohnya: penjualan per wilayah atau <em>cost per acquisition<\/em> (CPA).<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_KPI_unit_fungsional\"><\/span>3. KPI unit fungsional<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Beberapa KPI dihubungkan dengan fungsi tertentu, seperti <em>finance<\/em> atau IT. Contohnya, IT memantau waktu penyelesaian masalah atau rata-rata <em>uptime<\/em>, sedangkan keuangan memantau margin laba kotor atau <em>return on assets<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_KPI_leading_vs_lagging\"><\/span>4. KPI leading vs lagging<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>KPI <strong><em>leading indicator<\/em><\/strong> memprediksi hasil di masa depan, sementara <strong><em>lagging indicator<\/em><\/strong> mencatat apa yang sudah terjadi. Bisnis yang sukses biasanya menggunakan kombinasi keduanya supaya bisa memantau hal-hal penting.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/smb\/aplikasi-kpi-karyawan\/\">5 Aplikasi KPI Karyawan Terbaik untuk Penilaian Kinerja<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Cara_Menyusun_KPI_Bisnis\"><\/span><strong>Cara Menyusun KPI Bisnis<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Melansir <a href=\"https:\/\/www.qlik.com\/us\/kpi#:~:text=KPIsKPI%20Examples-,What%20is%20a%20KPI?,or%20%E2%80%9Cwhite%20paper%20downloads%E2%80%9D.\">Qlik<\/a>, berikut adalah beberapa langkah menyusun KPI bisnis yang tepat:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Tentukan_cara_KPI_digunakan\"><\/span>1. Tentukan cara KPI digunakan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Diskusikan dulu dengan manajer tim yang akan menjalankan KPI. Ketahui apa yang ingin mereka capai dan bagaimana datanya akan digunakan. Ini membantu membentuk KPI yang relevan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Kaitan_dengan_tujuan_bisnis\"><\/span>2. Kaitan dengan tujuan bisnis<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Pastikan semua KPI terhubung langsung dengan target utama bisnis, meskipun KPI itu fokusnya di satu divisi seperti HR atau <em>marketing<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Gunakan_prinsip_SMART\"><\/span>3. Gunakan prinsip SMART<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>KPI yang efektif itu Spesific, Measurable (Terukur), Attainable (Tercapai), Realistic (Realistis), dan Time-Bound (Terikat waktu). Misalnya: \u201cNaikkan penjualan 5% dalam 1 kuartal.\u201d<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Buat_sesederhana_mungkin\"><\/span>4. Buat sesederhana mungkin<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Semua pegawai harus mengerti KPI yang ditugaskan, supaya mereka bisa ambil langkah yang tepat.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Siap_untuk_revisi\"><\/span>5. Siap untuk revisi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Seiring bisnis dan <em>market <\/em>yang berubah, bisnis mungkin perlu mengubah KPI. Evaluasi dan sesuaikan agar tetap relevan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"6_Hindari_terlalu_banyak_KPI\"><\/span>6. Hindari terlalu banyak KPI<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Fokus hanya pada ukuran yang paling berdampak besar bagi bisnis.<\/p>\n\n\n\n<p>Jadi, KPI adalah alat penting untuk memandu bisnis tetap fokus pada tujuan utama dan mengambil keputusan yang tepat. Untuk mendukung operasional dan mencapai KPI bisnis, yuk, transformasi bisnis dengan fitur-fitur digital dari Paper.id!<\/p>\n\n\n\n<p>Mulai dari <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/invoice-penjualan.php\">invoice digital<\/a>, pencatatan transaksi, hingga pembayaran otomatis. Gratis, praktis, dan siap bantu bisnismu makin maju!<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-buttons is-content-justification-center is-layout-flex wp-container-2 wp-block-buttons-is-layout-flex\">\n<div class=\"wp-block-button\" style=\"text-align:center\"><a class=\"wp-block-button__link has-white-color has-text-color has-background wp-element-button btn btn__dark\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/webappv1\/#\/register?&amp;utm_source=blog&amp;utm_medium=organic&amp;utm_campaign=kpi_adalah&amp;utm_content=cta_button\" style=\"background-color:#4195d5\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><div class=\"btn__content\"><div class=\"btn__label\">Coba Paper.id Gratis!<\/div><svg class=\"btn__icon --1 hidden has-hover:block\" width=\"19\" height=\"14\" viewBox=\"0 0 24.3434 18.8423\" fill=\"none\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" aria-hidden=\"true\"><path d=\"M10.9468 18.3364C12.4026 16.743 14.3463 14.9356 16.7455 13.3957C19.3561 11.7274 21.7228 10.904 23.5689 10.4762C23.5689 9.95219 23.5771 9.43887 23.5852 8.91486C21.8285 8.28391 19.7953 7.35352 17.5913 5.9312C14.9725 4.24153 12.8011 2.2952 11.0932 0.519982\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><path d=\"M23.5934 9.68481H0\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><\/svg><svg class=\"btn__icon --2\" width=\"19\" height=\"14\" viewBox=\"0 0 24.3434 18.8423\" fill=\"none\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" aria-hidden=\"true\"><path d=\"M10.9468 18.3364C12.4026 16.743 14.3463 14.9356 16.7455 13.3957C19.3561 11.7274 21.7228 10.904 23.5689 10.4762C23.5689 9.95219 23.5771 9.43887 23.5852 8.91486C21.8285 8.28391 19.7953 7.35352 17.5913 5.9312C14.9725 4.24153 12.8011 2.2952 11.0932 0.519982\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><path d=\"M23.5934 9.68481H0\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><\/svg><\/div><\/a><\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KPI adalah indikator kunci yang membantu kamu, sebagai pemilik bisnis, mengukur apakah usahamu sudah berjalan sesuai tujuan. Dengan KPI, kamu bisa memantau progres, mengevaluasi strategi, dan memastikan setiap langkah membawa bisnis lebih dekat ke target yang diinginkan.&nbsp; Nah, makanya, penting untuk mempelajari seluk-beluk KPI, dari arti, manfaat, jenis-jenis, dan cara menyusunnya di bawah ini. Apa [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":28158,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6844],"tags":[],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>KPI: Arti, Manfaat, Jenis, dan Cara Menyusun<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"KPI adalah alat penting untuk memandu bisnis tetap fokus pada tujuan utama. Makanya, pelajari serba-serbinya di sini!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/kpi-adalah\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"KPI: Arti, Manfaat, Jenis, dan Cara Menyusun\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"KPI adalah alat penting untuk memandu bisnis tetap fokus pada tujuan utama. Makanya, pelajari serba-serbinya di sini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/kpi-adalah\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-06-09T03:44:09+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-06-17T03:47:53+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/kpi-adalah.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1000\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"667\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Nadiyah Rahmalia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Nadiyah Rahmalia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"KPI: Arti, Manfaat, Jenis, dan Cara Menyusun","description":"KPI adalah alat penting untuk memandu bisnis tetap fokus pada tujuan utama. Makanya, pelajari serba-serbinya di sini!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/kpi-adalah\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"KPI: Arti, Manfaat, Jenis, dan Cara Menyusun","og_description":"KPI adalah alat penting untuk memandu bisnis tetap fokus pada tujuan utama. Makanya, pelajari serba-serbinya di sini!","og_url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/kpi-adalah\/","og_site_name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","article_published_time":"2025-06-09T03:44:09+00:00","article_modified_time":"2025-06-17T03:47:53+00:00","og_image":[{"width":1000,"height":667,"url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/kpi-adalah.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Nadiyah Rahmalia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Nadiyah Rahmalia","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/kpi-adalah\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/kpi-adalah\/"},"author":{"name":"Nadiyah Rahmalia","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/99ccd74b5eedff35a762def8b34e89f4"},"headline":"KPI: Arti, Manfaat, Jenis, dan Cara Menyusun","datePublished":"2025-06-09T03:44:09+00:00","dateModified":"2025-06-17T03:47:53+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/kpi-adalah\/"},"wordCount":618,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"articleSection":["Tips Bisnis"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/kpi-adalah\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/kpi-adalah\/","name":"KPI: Arti, Manfaat, Jenis, dan Cara Menyusun","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website"},"datePublished":"2025-06-09T03:44:09+00:00","dateModified":"2025-06-17T03:47:53+00:00","description":"KPI adalah alat penting untuk memandu bisnis tetap fokus pada tujuan utama. Makanya, pelajari serba-serbinya di sini!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/kpi-adalah\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/kpi-adalah\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/kpi-adalah\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/en\/homepage\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"KPI: Arti, Manfaat, Jenis, dan Cara Menyusun"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","description":"Blog informatif dan inspiratif untuk Bisnis","publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization","name":"Paper.id","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","contentUrl":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","width":411,"height":133,"caption":"Paper.id"},"image":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","https:\/\/www.instagram.com\/paperindonesia\/?hl=en","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/paper-id\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/99ccd74b5eedff35a762def8b34e89f4","name":"Nadiyah Rahmalia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c1e1bfb72c6347304a9eb0a484df3391?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c1e1bfb72c6347304a9eb0a484df3391?s=96&d=mm&r=g","caption":"Nadiyah Rahmalia"},"description":"Content Writer dengan 4 tahun pengalaman menangani konten beragam topik di berbagai industri baik B2C dan B2B, termasuk bisnis, ekonomi, keuangan, dan sebagainya. Saat ini menulis di Paper.id untuk memperkaya wawasan pemilik bisnis dan memajukan industri B2B seluruh Indonesia.","sameAs":["https:\/\/www.linkedin.com\/in\/nadiyahrf\/"],"url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/author\/nadiyah\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28157"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=28157"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28157\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":28159,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28157\/revisions\/28159"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/28158"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=28157"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=28157"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=28157"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}