{"id":27804,"date":"2025-06-02T10:46:36","date_gmt":"2025-06-02T03:46:36","guid":{"rendered":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/?p=27804"},"modified":"2026-02-23T09:36:25","modified_gmt":"2026-02-23T02:36:25","slug":"rumus-hpp-pkwu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/rumus-hpp-pkwu\/","title":{"rendered":"Rumus HPP PKWU dan Contoh Perhitungannya"},"content":{"rendered":"\n<p>HPP merupakan metrik yang mencerminkan kemampuan bisnis dalam memproduksi atau menyediakan produk secara efisien. Makanya, kamu harus tahu rumus menghitung HPP PKWU dengan tepat.<\/p>\n\n\n\n<p>Berikut Paper siapkan pemaparan tentang rumus HPP PKWU dan contoh perhitungannya.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apa_Itu_HPP_PKWU\"><\/span><strong>Apa Itu HPP PKWU?<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p><a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/smb\/hpp-pengertian-cara-menghitungnya\/\">HPP atau Harga Pokok Penjualan<\/a> adalah seluruh biaya yang dikeluarkan oleh bisnis untuk memproduksi atau mempersiapkan produk\/jasa hingga barang dagang terjual ke konsumen.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Sementara itu PKWU adalah singkatan dari Prakarya dan Kewirausahaan. Prakarya mencakup kerajinan tangan, budidaya dan pengolahan, kemudian kewirausahaan adalah aktivitas menjalankan bisnis pribadi (wirausaha), dilansir dari <a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/literasi\/pkwu-adalah\/#:~:text=PKWU%20adalah%20singkatan%20dari%20Prakarya,ada%20hubungannya%20dengan%20seni%20rupa.\">Gramedia<\/a>.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam wirausaha, seorang pebisnis harus mampu melakukan perencanaan dan analisis keuangan. Nah, untuk melakukan analisis keuangan, pebisnis biasanya menggunakan <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/smb\/rumus-hpp\/\">rumus HPP<\/a> PKWU.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/smb\/rumus-hpp-perusahaan-dagang\/\">Rumus HPP Perusahaan Dagang dan Contoh Perhitungan<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Rumus_HPP_PKWU_dan_Contoh_Perhitungan\"><\/span><strong>Rumus HPP PKWU dan Contoh Perhitungan<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>HPP sebuah bisnis dapat dihitung secara per bulan atau per tahun. Hal ini berdasarkan kebutuhan laporan keuangan bisnis itu sendiri. Namun, idealnya, jika kamu masih berbentuk usaha kecil, maka hitung HPP setiap bulan. Jika bisnis sudah lebih berkembang, baru nanti hitung per tahun.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk menghitung HPP PKWU, rumus yang umum digunakan adalah:<\/p>\n\n\n\n<p><strong><em>HPP = (Persediaan awal + Pembelian) \u2013 Persediaan akhir<\/em><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Berikut adalah penjelasan sekilas dari masing-masing metrik dalam rumus ini:<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li><strong>Pembelian bersih: <\/strong>nilai total dari pembeli barang yang akan diperdagangkan oleh perusahaan (baik secara tunai maupun kredit). Untuk menghitungnya juga biasa menggunakan rumus <strong><em>pembelian kotor + ongkos kirim.<\/em><\/strong><\/li>\n\n\n\n<li><strong>Persediaan awal: <\/strong>nilai stok barang dagang pada awal tahun akuntansi.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Persediaan akhir: <\/strong>nilai sisa stok barang pada akhir tahun akuntansi.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Berikut adalah contoh penggunaan rumus HPP PKWU:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"a_Hitung_HPP_PKWU_per_bulan\"><\/span><strong>a. Hitung HPP PKWU per bulan<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Kamu baru buka toko 1 bulan dan ingin tahu HPP-nya. Maka, langkah pertama adalah menghitung nilai total pembelian bersih, sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li>Pembelian kotor awal bulan Mei 2025 = Rp5.000.000<\/li>\n\n\n\n<li>Ongkos kirim = Rp200.000<\/li>\n\n\n\n<li>Pembelian bersih = Rp5.200.000<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Langkah kedua, cek laporan persediaan:<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li>Persediaan awal produk tahun 2024 = Rp6.000.000<\/li>\n\n\n\n<li>Persediaan akhir produk tahun 2024 = Rp400.000<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Maka, melalui laporan tersebut perhitungan HPP PKWU menggunakan rumus yang berlaku adalah:<\/p>\n\n\n\n<p>HPP = (Persediaan awal + Pembelian) \u2013 Persediaan akhir<\/p>\n\n\n\n<p>HPP = (Rp6.000.000 + Rp5.200.000) \u2013 Rp400.000<\/p>\n\n\n\n<p>= Rp11.200.000 \u2013 Rp400.000<\/p>\n\n\n\n<p>= <strong>Rp10.800.000<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Berdasarkan hasil perhitungan tersebut, dapat disimpulkan bahwa tokomu <strong>telah menjual produk dengan total Rp10.800.000 sepanjang bulan Mei 2025.<\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"b_Hitung_HPP_PKWU_per_tahun\"><\/span><strong>b. Hitung HPP PKWU per tahun<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Contohnya bisnis sudah berjalan 1 tahun lebih, mungkin dalam satu tahun situasi berbeda, seperti adanya diskon atau proses retur. Langkah pertamanya sama, tapi nilai pembelian bersih harus dikurangi diskon dan retur tersebut, misalnya:<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li>Pembelian kotor awal tahun 2025 = Rp60.000.000<\/li>\n\n\n\n<li>Ongkos kirim = Rp200.000<\/li>\n\n\n\n<li>Biaya retur = Rp5.000.000<\/li>\n\n\n\n<li>Diskon = Rp5.000.000<\/li>\n\n\n\n<li>Pembelian bersih = (Rp60 juta + Rp200 ribu) \u2013 (Rp5 juta + Rp5 juta) = Rp60.200.000 \u2013 Rp10.000.000 = <strong>Rp50.200.000<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Langkah kedua, cek laporan persediaan:<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li>Persediaan awal produk tahun 2024 = Rp75.000.000<\/li>\n\n\n\n<li>Persediaan akhir produk tahun 2024 = Rp10.000.000<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Maka, perhitungan HPP PKWU tahun menggunakan rumus yang sama::<\/p>\n\n\n\n<p>HPP = (Persediaan awal + Pembelian) \u2013 Persediaan akhir<\/p>\n\n\n\n<p>HPP = (Rp75.000.000 + Rp50.200.000) \u2013 Rp10.000.000<\/p>\n\n\n\n<p>= Rp125.200.000 \u2013 Rp10.000.000<\/p>\n\n\n\n<p>= <strong>Rp115.200.000<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Berdasarkan hasil perhitungan tersebut, dapat disimpulkan bahwa tokomu <strong>telah menjual produk dengan total Rp115.200.000 sepanjang tahun 2025.<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/smb\/rumus-hpp-penjualan\/\">Rumus HPP Penjualan dan Contoh Perhitungannya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Itulah pemaparan tentang rumus HPP PKWU dan contoh perhitungannya. Nilai HPP dapat menjadi patokan performa bisnis secara menyeluruh. Nah, supaya nilai HPP bisnismu bisa positif dan tetap efisien, pastikan kamu juga menjalankan operasional bisnis secara optimal.<\/p>\n\n\n\n<p>Nah, untuk mendukung dan mengoptimalkan proses bisnis, yuk, gunakan berbagai solusi digital dari Paper! Ada <em>tools <\/em><a href=\"https:\/\/www.paper.id\/invoice-penjualan.php\">pembuatan ribuan invoice digital<\/a>, pencatatan transaksi, integrasi sistem penerimaan pembayaran, hingga pembayaran otomatis.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p>Yuk, transformasi proses bisnis bersama Paper, gratis dan praktis!<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-buttons is-content-justification-center is-layout-flex wp-container-2 wp-block-buttons-is-layout-flex\">\n<div class=\"wp-block-button\" style=\"text-align:center\"><a class=\"wp-block-button__link has-white-color has-text-color has-background wp-element-button btn btn__dark\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/webappv1\/#\/register?&amp;utm_source=blog&amp;utm_medium=organic&amp;utm_campaign=hpp_pkwu&amp;utm_content=cta_button\" style=\"background-color:#4195d5\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><div class=\"btn__content\"><div class=\"btn__label\">Coba Paper Gratis!<\/div><svg class=\"btn__icon --1 hidden has-hover:block\" width=\"19\" height=\"14\" viewBox=\"0 0 24.3434 18.8423\" fill=\"none\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" aria-hidden=\"true\"><path d=\"M10.9468 18.3364C12.4026 16.743 14.3463 14.9356 16.7455 13.3957C19.3561 11.7274 21.7228 10.904 23.5689 10.4762C23.5689 9.95219 23.5771 9.43887 23.5852 8.91486C21.8285 8.28391 19.7953 7.35352 17.5913 5.9312C14.9725 4.24153 12.8011 2.2952 11.0932 0.519982\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><path d=\"M23.5934 9.68481H0\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><\/svg><svg class=\"btn__icon --2\" width=\"19\" height=\"14\" viewBox=\"0 0 24.3434 18.8423\" fill=\"none\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" aria-hidden=\"true\"><path d=\"M10.9468 18.3364C12.4026 16.743 14.3463 14.9356 16.7455 13.3957C19.3561 11.7274 21.7228 10.904 23.5689 10.4762C23.5689 9.95219 23.5771 9.43887 23.5852 8.91486C21.8285 8.28391 19.7953 7.35352 17.5913 5.9312C14.9725 4.24153 12.8011 2.2952 11.0932 0.519982\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><path d=\"M23.5934 9.68481H0\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><\/svg><\/div><\/a><\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>HPP merupakan metrik yang mencerminkan kemampuan bisnis dalam memproduksi atau menyediakan produk secara efisien. Makanya, kamu harus tahu rumus menghitung HPP PKWU dengan tepat. Berikut Paper siapkan pemaparan tentang rumus HPP PKWU dan contoh perhitungannya. Apa Itu HPP PKWU? HPP atau Harga Pokok Penjualan adalah seluruh biaya yang dikeluarkan oleh bisnis untuk memproduksi atau mempersiapkan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":27805,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6449],"tags":[],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Rumus HPP PKWU dan Contoh Perhitungannya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Rumus HPP PKWU menilai apakah bisnis yang baru dirintis sudah berjalan efisien atau belum. Pelajari rumus dan contoh perhitungannya di sini!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/rumus-hpp-pkwu\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Rumus HPP PKWU dan Contoh Perhitungannya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Rumus HPP PKWU menilai apakah bisnis yang baru dirintis sudah berjalan efisien atau belum. Pelajari rumus dan contoh perhitungannya di sini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/rumus-hpp-pkwu\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-06-02T03:46:36+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-02-23T02:36:25+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/rumus-hpp-pkwu.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1000\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"667\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Nadiyah Rahmalia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Nadiyah Rahmalia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Rumus HPP PKWU dan Contoh Perhitungannya","description":"Rumus HPP PKWU menilai apakah bisnis yang baru dirintis sudah berjalan efisien atau belum. Pelajari rumus dan contoh perhitungannya di sini!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/rumus-hpp-pkwu\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Rumus HPP PKWU dan Contoh Perhitungannya","og_description":"Rumus HPP PKWU menilai apakah bisnis yang baru dirintis sudah berjalan efisien atau belum. Pelajari rumus dan contoh perhitungannya di sini!","og_url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/rumus-hpp-pkwu\/","og_site_name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","article_published_time":"2025-06-02T03:46:36+00:00","article_modified_time":"2026-02-23T02:36:25+00:00","og_image":[{"width":1000,"height":667,"url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/rumus-hpp-pkwu.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Nadiyah Rahmalia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Nadiyah Rahmalia","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/rumus-hpp-pkwu\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/rumus-hpp-pkwu\/"},"author":{"name":"Nadiyah Rahmalia","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/99ccd74b5eedff35a762def8b34e89f4"},"headline":"Rumus HPP PKWU dan Contoh Perhitungannya","datePublished":"2025-06-02T03:46:36+00:00","dateModified":"2026-02-23T02:36:25+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/rumus-hpp-pkwu\/"},"wordCount":553,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"articleSection":["Akuntansi"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/rumus-hpp-pkwu\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/rumus-hpp-pkwu\/","name":"Rumus HPP PKWU dan Contoh Perhitungannya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website"},"datePublished":"2025-06-02T03:46:36+00:00","dateModified":"2026-02-23T02:36:25+00:00","description":"Rumus HPP PKWU menilai apakah bisnis yang baru dirintis sudah berjalan efisien atau belum. Pelajari rumus dan contoh perhitungannya di sini!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/rumus-hpp-pkwu\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/rumus-hpp-pkwu\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/rumus-hpp-pkwu\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/en\/homepage\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Rumus HPP PKWU dan Contoh Perhitungannya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","description":"Blog informatif dan inspiratif untuk Bisnis","publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization","name":"Paper.id","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","contentUrl":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","width":411,"height":133,"caption":"Paper.id"},"image":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","https:\/\/www.instagram.com\/paperindonesia\/?hl=en","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/paper-id\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/99ccd74b5eedff35a762def8b34e89f4","name":"Nadiyah Rahmalia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c1e1bfb72c6347304a9eb0a484df3391?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c1e1bfb72c6347304a9eb0a484df3391?s=96&d=mm&r=g","caption":"Nadiyah Rahmalia"},"description":"Content Writer dengan 4 tahun pengalaman menangani konten beragam topik di berbagai industri baik B2C dan B2B, termasuk bisnis, ekonomi, keuangan, dan sebagainya. Saat ini menulis di Paper.id untuk memperkaya wawasan pemilik bisnis dan memajukan industri B2B seluruh Indonesia.","sameAs":["https:\/\/www.linkedin.com\/in\/nadiyahrf\/"],"url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/author\/nadiyah\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27804"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=27804"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27804\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":33223,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27804\/revisions\/33223"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/27805"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=27804"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=27804"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=27804"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}