{"id":27453,"date":"2025-06-25T16:03:51","date_gmt":"2025-06-25T09:03:51","guid":{"rendered":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/?p=27453"},"modified":"2025-09-24T17:11:05","modified_gmt":"2025-09-24T10:11:05","slug":"inventory-card","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/inventory\/inventory-card\/","title":{"rendered":"Apa Itu Inventory Card? Fungsi, Kelebihan, dan Contoh"},"content":{"rendered":"\n<p>Mengelola stok barang tanpa pencatatan yang rapi bisa jadi mimpi buruk bagi pebisnis. Salah hitung sedikit saja, dampaknya bisa merugikan: stok kosong saat dibutuhkan, barang menumpuk tanpa tahu kapan dibeli, atau laporan keuangan jadi tidak akurat.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk menghindari hal tersebut, kamu butuh alat pencatatan yang jelas dan terstruktur, salah satunya adalah dengan <em>inventory card <\/em>atau kartu persediaan barang yang berfungsi mencatat semua aktivitas keluar-masuk barang secara rinci, sehingga kamu bisa memantau persediaan dengan lebih mudah dan akurat.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk itu, berikut pembahasan mengenai apa itu <em>inventory card<\/em>, fungsinya, kelebihan yang ditawarkan, hingga contohnya dalam praktis bisnis sehari-hari.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apa_Itu_Inventory_Card\"><\/span><strong>Apa Itu Inventory Card?<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p><em>Inventory card<\/em> adalah dokumen penting yang mencatat seluruh pergerakan stok barang, mulai dari saldo awal, barang masuk (penerimaan), barang keluar (pengeluaran), hingga kuantitas terakhir.<\/p>\n\n\n\n<p>Setiap kali ada barang yang keluar atau masuk gudang, petugas gudang wajib mencatatnya dalam kartu persediaan barang. Catatan ini mencakup jumlah barang, waktu transaksi, dan nomor bukti seperti kwitansi.<\/p>\n\n\n\n<p><em>Inventory card<\/em> juga berperan penting sebagai alat kontrol internal. Jika terjadi selisih antara catatan dan stok fisik, tim audit internal berhak menyelidiki ketidaksesuaian tersebut. Selain itu, kartu ini membantu kamu mengelola modal kerja secara lebih efisien.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Fungsi_Inventory_Card_untuk_Bisnis\"><\/span><strong>Fungsi Inventory Card untuk Bisnis<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Berikut adalah beberapa fungsi <em>inventory card <\/em>untuk bisnis, antara lain:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Mencegah_kehabisan_stok\"><\/span>1. Mencegah kehabisan stok<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Salah satu masalah terbesar dalam manajemen persediaan adalah kehabisan stok. Dengan <em>inventory card<\/em>, kamu bisa memantau jumlah barang yang tersedia secara <em>real-time<\/em> sehingga dapat mengantisipasi kebutuhan pengadaan lebih cepat.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Mengurangi_risiko_barang_kadaluarsa\"><\/span>2. Mengurangi risiko barang kadaluarsa<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Jika bisnismu bergerak di sektor yang melibatkan produk dengan masa kadaluarsa, kartu persediaan barang membantu memastikan bahwa barang dengan tanggal kedaluwarsa lebih cepat terjual terlebih dahulu.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Memudahkan_audit_dan_pelaporan\"><\/span>3. Memudahkan audit dan pelaporan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Kartu persediaan barang juga membantu saat melakukan audit internal maupun eksternal. Data yang tercatat secara rapi mempermudah pengecekan kesesuaian stok fisik dengan data tertulis.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/smb\/inventory-staff-adalah\/\">Inventory Staff: Definisi dan Tugasnya dalam <\/a><a href=\"https:\/\/www.paper.id\/webappv1\/#\/register?&amp;utm_source=blog&amp;utm_medium=organic&amp;utm_campaign=inventory_card&amp;utm_content=cta_last\">Perusahaan<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Contoh_Inventory_Card_Excel\"><\/span><strong>Contoh Inventory Card Excel<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Berikut ini adalah contoh kartu persediaan barang dalam format Excel yang bisa kamu manfaatkan untuk mencatat stok barang dan mempermudah proses <em>stock opname<\/em>.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"830\" height=\"538\" src=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/MicrosoftTeams-image-19-e1704705071933.png\" alt=\"contoh inventory card\" class=\"wp-image-28380\" srcset=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/MicrosoftTeams-image-19-e1704705071933.png 830w, https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/MicrosoftTeams-image-19-e1704705071933-300x194.png 300w, https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/MicrosoftTeams-image-19-e1704705071933-768x498.png 768w\" sizes=\"(max-width: 830px) 100vw, 830px\" \/><\/figure><\/div>\n\n\n<p>Namun, jika kamu ingin sistem pencatatan yang lebih praktis, akurat, dan otomatis, kamu bisa menggunakan fitur <em><a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/smb\/inventory-adalah\/\">Inventory<\/a><\/em> dari Paper.id.<\/p>\n\n\n\n<p>Lewat Paper.id, kamu tidak hanya bisa mencatat pergerakan stok masuk dan keluar, tapi juga langsung memantau stok barang secara <em>real-time<\/em>, melihat riwayat transaksi, hingga terintegrasi langsung dengan invoice pembelian dan penjualan.<\/p>\n\n\n\n<p>Jadi, tak perlu lagi repot menyusun <em>file<\/em> Excel manual setiap kali stok berubah, sekarang cukup pakai Paper.id dan <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/inventory.php\">kelola stok barang<\/a> jadi lebih efisien! Klik tombol di bawah ini!<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-buttons is-content-justification-center is-layout-flex wp-container-2 wp-block-buttons-is-layout-flex\">\n<div class=\"wp-block-button\" style=\"text-align:center\"><a class=\"wp-block-button__link has-white-color has-text-color has-background wp-element-button btn btn__dark\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/webappv1\/#\/register?&amp;utm_source=blog&amp;utm_medium=organic&amp;utm_campaign=pilar_inventory_card&amp;utm_content=cta_button\" style=\"background-color:#4195d5\"><div class=\"btn__content\"><div class=\"btn__label\">Gunakan Paper.id Sekarang<\/div><svg class=\"btn__icon --1 hidden has-hover:block\" width=\"19\" height=\"14\" viewBox=\"0 0 24.3434 18.8423\" fill=\"none\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" aria-hidden=\"true\"><path d=\"M10.9468 18.3364C12.4026 16.743 14.3463 14.9356 16.7455 13.3957C19.3561 11.7274 21.7228 10.904 23.5689 10.4762C23.5689 9.95219 23.5771 9.43887 23.5852 8.91486C21.8285 8.28391 19.7953 7.35352 17.5913 5.9312C14.9725 4.24153 12.8011 2.2952 11.0932 0.519982\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><path d=\"M23.5934 9.68481H0\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><\/svg><svg class=\"btn__icon --2\" width=\"19\" height=\"14\" viewBox=\"0 0 24.3434 18.8423\" fill=\"none\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" aria-hidden=\"true\"><path d=\"M10.9468 18.3364C12.4026 16.743 14.3463 14.9356 16.7455 13.3957C19.3561 11.7274 21.7228 10.904 23.5689 10.4762C23.5689 9.95219 23.5771 9.43887 23.5852 8.91486C21.8285 8.28391 19.7953 7.35352 17.5913 5.9312C14.9725 4.24153 12.8011 2.2952 11.0932 0.519982\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><path d=\"M23.5934 9.68481H0\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><\/svg><\/div><\/a><\/div>\n<\/div>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/smb\/inventory-control-adalah\/\">Inventory Control: Definisi, Manfaat, dan Strateginya untuk Bisnis yang Sukses<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Cara_Menggunakan_Inventory_Card_dengan_Efektif\"><\/span><strong>Cara Menggunakan Inventory Card dengan Efektif<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Agar <em>inventory card<\/em> memberikan manfaat optimal, ada beberapa langkah dan tips dalam penggunaannya:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Buat_format_yang_jelas\"><\/span>1. Buat format yang jelas<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Kartu persediaan barang harus memiliki format yang mudah dibaca dan dipahami. Beberapa informasi penting yang harus ada antara lain:<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li><strong>Kode Barang<\/strong>: Identifikasi unik untuk setiap produk.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Nama Barang<\/strong>: Nama produk secara jelas.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Tanggal Masuk\/Keluar<\/strong>: Pencatatan kapan barang masuk dan keluar dari gudang.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Jumlah Masuk\/Keluar<\/strong>: Berapa banyak barang yang masuk atau keluar.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Sisa Stok<\/strong>: Jumlah barang yang masih ada setelah transaksi.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Catat_transaksi_secara_real-time\"><\/span>2. Catat transaksi secara <em>real-time<\/em><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Kesalahan umum yang sering terjadi adalah menunda pencatatan transaksi. Pastikan setiap kali ada barang masuk atau keluar, langsung dicatat di kartu persediaan barang agar mengurangi risiko kehilangan data atau kesalahan perhitungan stok.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Pisahkan_berdasarkan_kategori_produk\"><\/span>3. Pisahkan berdasarkan kategori produk<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Jika bisnismu memiliki berbagai jenis produk, pisahkan <em>inventory card<\/em> berdasarkan kategori. Misalnya, buat <em>inventory<\/em> <em>card<\/em> khusus untuk bahan baku dan lain untuk produk jadi. Ini memudahkan pengelolaan dan pengecekan stok.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/smb\/inventory-management-system-adalah\/\">Inventory Management System: Definisi dan Pentingnya untuk Bisnis<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Demikian penjelasan mengenai <em>inventory card <\/em>secara lengkap. Pada akhirnya, dengan mencatat setiap pergerakan barang secara terstruktur, kamu bisa mencegah stok kosong saat dibutuhkan, menghindari <em>overstock<\/em>, dan menjaga efisiensi modal kerja.<\/p>\n\n\n\n<p>Lebih dari itu, penggunaan <em>inventory card<\/em> yang konsisten juga membuat proses audit dan pelaporan jauh lebih mudah. Saat stok fisik dan catatan bisa direkonsiliasi dengan baik, kepercayaan internal dan eksternal terhadap pengelolaan gudang pun ikut meningkat.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun untuk mencapai semua itu secara efisien dan minim kesalahan, kamu tentu memerlukan sistem yang lebih dari sekadar file Excel. Di sinilah Paper.id hadir sebagai solusi <em>all-in-one<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain menyediakan fitur <em>inventory<\/em>, Paper.id juga menawarkan integrasi langsung dengan <em>invoicing<\/em> dan <em>payment<\/em> antar bisnis dalam satu sistem yang praktis.<\/p>\n\n\n\n<p>Kamu bisa buat invoice pembelian, mencatat penerimaan barang, memantau stok secara <em>real-time<\/em>, dan langsung <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/paperpay-out.php\">melunasi invoice ke <em>supplier<\/em><\/a> melalui PaperPay Out\u2014semuanya tanpa pindah platform.<\/p>\n\n\n\n<p>Tertarik, yuk gunakan Paper.id sekarang, <strong>GRATIS<\/strong>!<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Mengelola stok barang tanpa pencatatan yang rapi bisa jadi mimpi buruk bagi pebisnis. Salah hitung sedikit saja, dampaknya bisa merugikan: stok kosong saat dibutuhkan, barang menumpuk tanpa tahu kapan dibeli, atau laporan keuangan jadi tidak akurat. Untuk menghindari hal tersebut, kamu butuh alat pencatatan yang jelas dan terstruktur, salah satunya adalah dengan inventory card atau [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":5,"featured_media":28382,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6451],"tags":[],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Apa Itu Inventory Card? Fungsi, Kelebihan, dan Contohnya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Pahami apa itu inventory card, fungsinya, kelebihan yang ditawarkan, hingga contohnya dalam praktis bisnis sehari-hari di sini!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/inventory\/inventory-card\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Apa Itu Inventory Card? Fungsi, Kelebihan, dan Contohnya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pahami apa itu inventory card, fungsinya, kelebihan yang ditawarkan, hingga contohnya dalam praktis bisnis sehari-hari di sini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/inventory\/inventory-card\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-06-25T09:03:51+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-09-24T10:11:05+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/warehouse-selector-2.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"800\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Muhamad Dika Wahyudi\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Muhamad Dika Wahyudi\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 menit\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Apa Itu Inventory Card? Fungsi, Kelebihan, dan Contohnya","description":"Pahami apa itu inventory card, fungsinya, kelebihan yang ditawarkan, hingga contohnya dalam praktis bisnis sehari-hari di sini!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/inventory\/inventory-card\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Apa Itu Inventory Card? Fungsi, Kelebihan, dan Contohnya","og_description":"Pahami apa itu inventory card, fungsinya, kelebihan yang ditawarkan, hingga contohnya dalam praktis bisnis sehari-hari di sini!","og_url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/inventory\/inventory-card\/","og_site_name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","article_published_time":"2025-06-25T09:03:51+00:00","article_modified_time":"2025-09-24T10:11:05+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":800,"url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/warehouse-selector-2.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Muhamad Dika Wahyudi","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Muhamad Dika Wahyudi","Estimasi waktu membaca":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/inventory\/inventory-card\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/inventory\/inventory-card\/"},"author":{"name":"Muhamad Dika Wahyudi","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/5adbeaf1c49321d345b4ea82ed29daa2"},"headline":"Apa Itu Inventory Card? Fungsi, Kelebihan, dan Contoh","datePublished":"2025-06-25T09:03:51+00:00","dateModified":"2025-09-24T10:11:05+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/inventory\/inventory-card\/"},"wordCount":749,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"articleSection":["Inventory"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/inventory\/inventory-card\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/inventory\/inventory-card\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/inventory\/inventory-card\/","name":"Apa Itu Inventory Card? Fungsi, Kelebihan, dan Contohnya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website"},"datePublished":"2025-06-25T09:03:51+00:00","dateModified":"2025-09-24T10:11:05+00:00","description":"Pahami apa itu inventory card, fungsinya, kelebihan yang ditawarkan, hingga contohnya dalam praktis bisnis sehari-hari di sini!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/inventory\/inventory-card\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/inventory\/inventory-card\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/inventory\/inventory-card\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/en\/homepage\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Apa Itu Inventory Card? Fungsi, Kelebihan, dan Contoh"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","description":"Blog informatif dan inspiratif untuk Bisnis","publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization","name":"Paper.id","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","contentUrl":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","width":411,"height":133,"caption":"Paper.id"},"image":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","https:\/\/www.instagram.com\/paperindonesia\/?hl=en","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/paper-id\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/5adbeaf1c49321d345b4ea82ed29daa2","name":"Muhamad Dika Wahyudi","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/69252c8afe50b29832741a75ed510e8e?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/69252c8afe50b29832741a75ed510e8e?s=96&d=mm&r=g","caption":"Muhamad Dika Wahyudi"},"url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/author\/dika-wahyudi\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27453"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=27453"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27453\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":28383,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27453\/revisions\/28383"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/28382"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=27453"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=27453"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=27453"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}