{"id":27321,"date":"2025-05-06T11:04:23","date_gmt":"2025-05-06T04:04:23","guid":{"rendered":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/?p=27321"},"modified":"2025-09-22T15:39:31","modified_gmt":"2025-09-22T08:39:31","slug":"petty-cash-book","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/petty-cash-book\/","title":{"rendered":"Petty Cash Book: Fungsi dan Cara Mencatatnya"},"content":{"rendered":"\n<p>Apakah kamu mengetahui <em>petty cash book<\/em>? Bagi kamu yang bekerja di bidang keuangan atau akuntansi pasti tahu. Istilah ini dalam Bahasa Indonesianya dikenal dengan \u201cbuku <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/smb\/kas-adalah\/\">kas<\/a> kecil\u201d.<\/p>\n\n\n\n<p>Kenapa dinamakan buku kas kecil? Ini karena catatan ini berfungsi untuk mencatat transaksi dengan jumlah yang bernilai kecil.<\/p>\n\n\n\n<p>Terdengar sepele, tapi sangat penting dalam proses bisnis. Simak artikel di bawah ini untuk ketahui <em>petty cash book <\/em>lebih lanjut.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apa_Itu_Petty_Cash_Book\"><\/span><strong>Apa Itu Petty Cash Book?\u00a0<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p><em>Petty cash book <\/em>adalah istilah dalam Bahasa Inggris untuk Buku Kas Kecil. Ini merupakan buku atau catatan yang digunakan untuk mencatat semua transaksi pemasukan dan pengeluaran dalam jumlah kecil yang biasanya tidak dicatat langsung di buku kas utama.<\/p>\n\n\n\n<p>Dilansir dari <a href=\"https:\/\/www.investopedia.com\/terms\/p\/pettycash.asp\" class=\"broken_link\" rel=\"nofollow\">Investopedia<\/a>, dana kas kecil perusahaan ini sering disimpan untuk membayar pengeluaran kecil atau tiba-tiba, seperti perlengkapan kantor atau penggantian biaya karyawan.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/bisnis\/4-metode-budgeting-dalam-bisnis-yang-mudah-dilakukan\/\">4 Metode Budgeting Dalam Bisnis Yang Mudah Dilakukan<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Fungsi_Petty_Cash_Book\"><\/span><strong>Fungsi Petty Cash Book<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Fungsi<em> petty cash book <\/em>adalah sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Mencatat_pengeluaran_kecil\"><\/span>1. Mencatat pengeluaran kecil<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Setiap transaksi dicatat oleh petugas kas kecil (<em>petty cashier<\/em>) dan harus disertai bukti pembayaran. Ini untuk memastikan bahwa kas kecil tidak digunakan untuk keperluan pribadi atau hal diluar kesepakatan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Mengontrol_penggunaan_kas_kecil\"><\/span>2. Mengontrol penggunaan kas kecil<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p><em>Petty cash book <\/em>berfungsi sebagai alat kontrol atas penggunaan dana kas kecil yang disediakan perusahaan. Dengan begitu, perusahaan dapat memastikan bahwa dana kas kecil digunakan sesuai kebutuhan operasional<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Memudahkan_rekonsiliasi_dan_penggantian_kas_kecil\"><\/span>3. Memudahkan rekonsiliasi dan penggantian kas kecil<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Karena semua transaksi dicatat terperinci di <em>petty cash book<\/em>, proses pemeriksaan dan pencocokan antara catatan dan uang fisik yang tersisa menjadi lebih mudah.<\/p>\n\n\n\n<p>Di akhir periode, <em>petty cashier <\/em>cukup menjumlahkan seluruh pengeluaran tercatat, dan nilai tersebut menjadi dasar untuk penggantian dana.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Menjadi_dasar_bukti_transaksi\"><\/span>4. Menjadi dasar bukti transaksi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Meskipun hanya mencatat transaksi kecil, <em>petty cash book<\/em> menjadi bukti tertulis jika suatu saat diperlukan audit atau pemeriksaan internal. Tentunya ini akan meningkatkan akuntabilitas dan integritas perusahaan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Bagaimana_Petty_Cash_Book_Bekerja\"><\/span><strong>Bagaimana Petty Cash Book Bekerja?\u00a0<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p><em>Petty cash book <\/em>bekerja sebagai alat pencatatan dan pengelolaan pengeluaran tunai dalam jumlah kecil, perusahaan biasanya menaruh kas kecil di dalam laci ataupun kotak aman.<\/p>\n\n\n\n<p>Pada awalnya, perusahaan menetapkan sejumlah dana tetap untuk kasi kecil yang diserahkan kepada petugas kas kecil.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Setiap terjadi transaksi, petugas kas kecil akan mencatat transaksi tersebut dalam <em>petty cash book <\/em>lengkap dengan tanggal, keterangan, dan nominalnya, sekaligus melampirkan bukti transaksi.<\/p>\n\n\n\n<p>Selama periode tertentu, perusahaan akan mengganti dana kas kecil yang sudah terpakai.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Cara_Mencatat_Setiap_Transaksi_Petty_Cash\"><\/span><strong>Cara Mencatat Setiap Transaksi Petty Cash<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Berikut cara mencatat setiap transaksi<em> petty cash<\/em> secara sistematis:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Perusahaan_menyiapkan_dana_kas_kecil\"><\/span>1. Perusahaan menyiapkan dana kas kecil<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Pertama, perusahaan menyediakan dana awal untuk kas kecil yang biasanya dalam bentuk tunai.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Contohnya, suatu perusahaan memberikan dana kas kecil ke suatu departemen sebesar Rp.1.000.000,00. Pencatatan tersebut termasuk ke dalam debit pada <em>petty cash book<\/em> dengan keterangan \u201cpenerimaan dana kas kecil\u201d.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Mencatat_pengeluaran_kas_kecil\"><\/span>2. Mencatat pengeluaran kas kecil<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Setiap kali terjadi transaksi, seperti pembelian alat tulis atau bayar parkir, <em>petty cashier <\/em>mencatat transaksi di buku kas kecil yang kolomnya terdiri dari:<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li>Tanggal transaksi<\/li>\n\n\n\n<li>Keterangan transaksi<\/li>\n\n\n\n<li>Referesi\/No. Bukti<\/li>\n\n\n\n<li>Nominal pemasukan (Debit)<\/li>\n\n\n\n<li>Nominal pengeluaran (Kredit)<\/li>\n\n\n\n<li>Saldo<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Pengisian_kas_kecil_kembali_Reimbursement\"><\/span>3. Pengisian kas kecil kembali (Reimbursement)<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Ketika saldo kas kecil hampir habis,<em> petty cashier <\/em>menghitung total pengeluaran dan meminta penggantian sebesar jumlah yang telah digunakan.<\/p>\n\n\n\n<p>Misalnya:<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li>Saldo awal: Rp1.000.000<\/li>\n\n\n\n<li>Total pengeluaran: Rp750.000<\/li>\n\n\n\n<li>Saldo tersisa: Rp250.000<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Maka perusahaan perlu memberikan Rp750.000 agar saldo kembali ke Rp1.000.000. Pengisian ulang ini dicatat di sisi debit dengan keterangan \u201cPengisian kembali kas kecil\u201d.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Membuat_rekap_bulanan\"><\/span>5. Membuat rekap bulanan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Di akhir periode (akhir bulan),<em> petty cashier <\/em>akan merekap semua pengeluaran untuk pelaporan dan pencatatan ke dalam buku besar oleh bagian akuntansi.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/mle\/planning-budget-vs-controlling\/\">Controlling vs Planning Budget: Mana yang Lebih Baik untuk Bisnismu?<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Keuntungan_dan_Kekurangan_Memiliki_Petty_Cash\"><\/span><strong>Keuntungan dan Kekurangan Memiliki Petty Cash<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Memiliki petty cash bisa sangat membantu untuk menyelesaikan urusan kecil, tapi di saat yang sama bisa sulit untuk ditelusuri.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Ada sejumlah pertimbangan bagi kamu yang ingin mengimplementasikan <em>petty cash book.<\/em> Berikut keuntungan dan kekurangan memiliki <em>petty cash<\/em>:<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table><tbody><tr><td><strong>Keuntungan&nbsp;<\/strong><\/td><td><strong>Kekurangan<\/strong><\/td><\/tr><tr><td>Cepat dan praktis<\/td><td>Risiko penyalahgunaan yang tinggi<\/td><\/tr><tr><td>Mendukung operasional harian<\/td><td>Tidak efisien dalam jumlah besar<\/td><\/tr><tr><td>Mengurangi beban akuntansi utama<\/td><td>Dana yang dibatasi, tidak bisa mengakomodasi semua kebutuhan mendadak<\/td><\/tr><tr><td>Memudahkan pengendalian biaya kecil<\/td><td>Kurang aman<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<p>Demikian informasi tentang petty cash book. Meskipun hanya mencatat transaksi dengan jumlah kecil, <em>petty cash book <\/em>membantu menjaga transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi pencatatan atas transaksi haruan yang rutin.<\/p>\n\n\n\n<p>Apabila kamu membutuhkan aplikasi pembuatan invoice mudah dan cepat hanya melalui satu klik saja, kamu perlu cek Paper.id. Dengan Paper.id, kamu bisa membuat dan mengirim invoice secara profesional dalam hitungan detik, tanpa ribet.<\/p>\n\n\n\n<p>Cara pembayarannya pun mudah. Terdapat 30+ metode pembayaran termasu kartu kredit dan cicilan dengan biaya terjangkau, kamu bisa menerima pembayaran dari mitra bisnisdengan lebih fleksibel.<\/p>\n\n\n\n<p>Fitur pembayaran dan invoice ini tentunya juga terhubung dengan fitur <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/akuntansi-gratis.php?&amp;utm_source=blog&amp;utm_medium=organic&amp;utm_campaign=petty_cash\">akuntansi gratis<\/a>, di mana kamu bisa mencatat otomatis semua arus kas bisnismu dan mendapatkan laporannya dengan sajian yang mudah dipahami.<\/p>\n\n\n\n<p>Coba <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/\">Paper.id<\/a> sekarang juga, gratis, dengan klik di bawah ini!<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-buttons is-content-justification-center is-layout-flex wp-container-2 wp-block-buttons-is-layout-flex\">\n<div class=\"wp-block-button\" style=\"text-align:center\"><a class=\"wp-block-button__link has-white-color has-text-color has-background wp-element-button btn btn__dark\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/webappv1\/#\/register?&amp;utm_source=blog&amp;utm_medium=organic&amp;utm_campaign=petty_cash&amp;utm_content=cta_button\" style=\"background-color:#4195d5\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><div class=\"btn__content\"><div class=\"btn__label\">Daftar Paper.id Gratis!<\/div><svg class=\"btn__icon --1 hidden has-hover:block\" width=\"19\" height=\"14\" viewBox=\"0 0 24.3434 18.8423\" fill=\"none\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" aria-hidden=\"true\"><path d=\"M10.9468 18.3364C12.4026 16.743 14.3463 14.9356 16.7455 13.3957C19.3561 11.7274 21.7228 10.904 23.5689 10.4762C23.5689 9.95219 23.5771 9.43887 23.5852 8.91486C21.8285 8.28391 19.7953 7.35352 17.5913 5.9312C14.9725 4.24153 12.8011 2.2952 11.0932 0.519982\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><path d=\"M23.5934 9.68481H0\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><\/svg><svg class=\"btn__icon --2\" width=\"19\" height=\"14\" viewBox=\"0 0 24.3434 18.8423\" fill=\"none\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" aria-hidden=\"true\"><path d=\"M10.9468 18.3364C12.4026 16.743 14.3463 14.9356 16.7455 13.3957C19.3561 11.7274 21.7228 10.904 23.5689 10.4762C23.5689 9.95219 23.5771 9.43887 23.5852 8.91486C21.8285 8.28391 19.7953 7.35352 17.5913 5.9312C14.9725 4.24153 12.8011 2.2952 11.0932 0.519982\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><path d=\"M23.5934 9.68481H0\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><\/svg><\/div><\/a><\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Apakah kamu mengetahui petty cash book? Bagi kamu yang bekerja di bidang keuangan atau akuntansi pasti tahu. Istilah ini dalam Bahasa Indonesianya dikenal dengan \u201cbuku kas kecil\u201d. Kenapa dinamakan buku kas kecil? Ini karena catatan ini berfungsi untuk mencatat transaksi dengan jumlah yang bernilai kecil. Terdengar sepele, tapi sangat penting dalam proses bisnis. Simak artikel [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":27323,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6449],"tags":[],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Petty Cash Book: Fungsi dan Cara Mencatatnya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Petty cash book adalah buku kas kecil untuk mencatat segala pemasukan dan pengeluaran dengan jumlah kecil. Pelajari selengkapnya di sini!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/petty-cash-book\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Petty Cash Book: Fungsi dan Cara Mencatatnya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Petty cash book adalah buku kas kecil untuk mencatat segala pemasukan dan pengeluaran dengan jumlah kecil. Pelajari selengkapnya di sini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/petty-cash-book\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-05-06T04:04:23+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-09-22T08:39:31+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/petty-cash-adalah.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1000\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"667\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Nadiyah Rahmalia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Nadiyah Rahmalia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 menit\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Petty Cash Book: Fungsi dan Cara Mencatatnya","description":"Petty cash book adalah buku kas kecil untuk mencatat segala pemasukan dan pengeluaran dengan jumlah kecil. Pelajari selengkapnya di sini!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/petty-cash-book\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Petty Cash Book: Fungsi dan Cara Mencatatnya","og_description":"Petty cash book adalah buku kas kecil untuk mencatat segala pemasukan dan pengeluaran dengan jumlah kecil. Pelajari selengkapnya di sini!","og_url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/petty-cash-book\/","og_site_name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","article_published_time":"2025-05-06T04:04:23+00:00","article_modified_time":"2025-09-22T08:39:31+00:00","og_image":[{"width":1000,"height":667,"url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/petty-cash-adalah.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Nadiyah Rahmalia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Nadiyah Rahmalia","Estimasi waktu membaca":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/petty-cash-book\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/petty-cash-book\/"},"author":{"name":"Nadiyah Rahmalia","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/99ccd74b5eedff35a762def8b34e89f4"},"headline":"Petty Cash Book: Fungsi dan Cara Mencatatnya","datePublished":"2025-05-06T04:04:23+00:00","dateModified":"2025-09-22T08:39:31+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/petty-cash-book\/"},"wordCount":794,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"articleSection":["Akuntansi"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/petty-cash-book\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/petty-cash-book\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/petty-cash-book\/","name":"Petty Cash Book: Fungsi dan Cara Mencatatnya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website"},"datePublished":"2025-05-06T04:04:23+00:00","dateModified":"2025-09-22T08:39:31+00:00","description":"Petty cash book adalah buku kas kecil untuk mencatat segala pemasukan dan pengeluaran dengan jumlah kecil. Pelajari selengkapnya di sini!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/petty-cash-book\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/petty-cash-book\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/petty-cash-book\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/en\/homepage\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Petty Cash Book: Fungsi dan Cara Mencatatnya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","description":"Blog informatif dan inspiratif untuk Bisnis","publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization","name":"Paper.id","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","contentUrl":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","width":411,"height":133,"caption":"Paper.id"},"image":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","https:\/\/www.instagram.com\/paperindonesia\/?hl=en","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/paper-id\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/99ccd74b5eedff35a762def8b34e89f4","name":"Nadiyah Rahmalia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c1e1bfb72c6347304a9eb0a484df3391?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c1e1bfb72c6347304a9eb0a484df3391?s=96&d=mm&r=g","caption":"Nadiyah Rahmalia"},"description":"Content Writer dengan 4 tahun pengalaman menangani konten beragam topik di berbagai industri baik B2C dan B2B, termasuk bisnis, ekonomi, keuangan, dan sebagainya. Saat ini menulis di Paper.id untuk memperkaya wawasan pemilik bisnis dan memajukan industri B2B seluruh Indonesia.","sameAs":["https:\/\/www.linkedin.com\/in\/nadiyahrf\/"],"url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/author\/nadiyah\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27321"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=27321"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27321\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":27324,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27321\/revisions\/27324"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/27323"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=27321"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=27321"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=27321"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}