{"id":26972,"date":"2025-04-24T11:09:17","date_gmt":"2025-04-24T04:09:17","guid":{"rendered":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/?p=26972"},"modified":"2025-09-27T12:35:30","modified_gmt":"2025-09-27T05:35:30","slug":"open-source-erp-adalah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/bisnis-tech\/open-source-erp-adalah\/","title":{"rendered":"Open Source ERP: Pengertian, Cara Kerja, dan Rekomendasi Software"},"content":{"rendered":"\n<p>Apakah kamu mengetahui bahwa <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/mle\/enterprise-resource-planning-erp-adalah\/\">ERP <\/a>memiliki bentuk <em>open source<\/em> atau kode program terbuka? ERP jenis ini tersedia secara bebas dan bisa dimodifikasi oleh siapa saja sesuai kebutuhan.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika dibandingkan dengan ERP komersial pada umumnya, ERP <em>open source <\/em>sangat fleksibel dan bisa dimodifikasi sesuai kebutuhan perusahaan. Namun, fleksibilitas ini memerlukan keterlibatan dari tim IT yang kompeten untuk proses instalasi, penyesuaian, dan pemeliharaan sistem.<\/p>\n\n\n\n<p>Lantas, mengapa perusahaan harus menggunakan <em>open source <\/em>ERP? Bagaimana cara kerjanya dan apa saja rekomendasi <em>software<\/em> <em>open source <\/em>ERP? Ketahui jawabannya pada penjelasan di bawah ini!<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apa_Itu_Open_Source_ERP\"><\/span><strong>Apa Itu Open Source ERP?<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p><em>Open Source Enterprise Resource Planning<\/em> (ERP) adalah <em>software <\/em>yang mampu mengintegrasikan proses bisnis ke dalam satu <em>dashboard<\/em> dengan kode sumber yang terbuka dan dapat diakses secara bebas oleh pengguna.<\/p>\n\n\n\n<p><em>Open source <\/em>ERP berarti pengguna dapat melihat, mempelajari, mengubah, dan memodifikasi kode program sesuai kebutuhan mereka. Sistem ERP ini juga memungkinkan untuk para pengguna masuk ke dalam komunitas untuk berbagi informasi dan kustomisasi.<\/p>\n\n\n\n<p><em>Open source <\/em>ERP memungkinkan pengguna untuk mengembangkan sistem ini tanpa ada dukungan dari vendor. Karena itu, perusahaan membutuhkan orang dengan keahlian IT yang mumpuni dalam menerapkan sistem ERP <em>open source <\/em>ke operasional perusahaan.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/smb\/rekomendasi-software-erp-terbaik\/\">8 Rekomendasi Aplikasi &amp; Software ERP Terbaik untuk Bisnis 2025<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Perbandingan_ERP_Open_Source_dan_ERP_Komersial\"><\/span><strong>Perbandingan ERP Open Source dan ERP Komersial<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Untuk lebih tahu mengenai perbedaan ERP <em>open source <\/em>dan ERP komersial, berikut adalah tabel perbandingannya:<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table><tbody><tr><td><strong>Aspek<\/strong><\/td><td><strong>ERP Open Source<\/strong><\/td><td><strong>ERP Komersial&nbsp;<\/strong><\/td><\/tr><tr><td><strong>Biaya<\/strong><\/td><td>Umumnya gratis. Hanya perlu biaya instalasi, hosting, atau pengembangan<\/td><td>Berbayar (lisensi, langganan bulanan\/tahunan) bisa mahal tergantung skala<\/td><\/tr><tr><td><strong>Kustomisasi<\/strong><\/td><td>Sangat fleksibel, bisa disesuaikan karena <em>source code <\/em>tersedia<\/td><td>Terbatas. Sejumlah ERP komersial membutuhkan biaya tambahan untuk kostumisasi<\/td><\/tr><tr><td><strong>Dukungan Teknis<\/strong><\/td><td>Tergantung komunitas, atau bayar ke pihak ketiga<\/td><td>Ada dukungan resmi dari vendor<\/td><\/tr><tr><td><strong>Kemampuan Teknis yang Diperlukan<\/strong><\/td><td>Tinggi. Butuh tim IT\/<em>developer<\/em> untuk instalasi dan pengembangan<\/td><td>Lebih rendah dan <em>user friendly<\/em>. Vendor mungkin akan menawarkan <em>training\/support<\/em><\/td><\/tr><tr><td><strong>Komunitas<\/strong><\/td><td>Aktif. Banyak tutorial online dan dokumentasi terbuka<\/td><td>Komunitas mungkin terbatas, tergantung vendor<\/td><\/tr><tr><td><strong>Skalabilitas<\/strong><\/td><td>Cukup baik, tapi butuh effort sendiri saat ingin ekspansi<\/td><td>Sangat <em>scalable<\/em>, dirancang untuk pertumbuhan perusahaan besar<\/td><\/tr><tr><td><strong>Keamanan &amp; Update<\/strong><\/td><td>Tergantung tim internal yang mengelola<\/td><td><em>Update<\/em>,<em> patch<\/em> keamanan, dan <em>compliance <\/em>dijamin oleh vendor<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Mengapa_Perlu_Menggunakan_Open_Source_ERP\"><\/span><strong>Mengapa Perlu Menggunakan Open Source ERP?<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Ada sejumlah alasan besar suatu perusahaan lebih baik menggunakan <em>open source <\/em>ERP, yaitu:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Ingin_ERP_yang_Fleksibel_dan_Mudah_Disesuaikan\"><\/span><strong>1. Ingin ERP yang Fleksibel dan Mudah Disesuaikan<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Tidak seperti ERP komersial yang fiturnya sudah ditentukan dan cenderung kaku, ERP <em>open source <\/em>dapat dimodifikasi secara penuh sesuai dengan kebutuhan perusahaan kamu. Perusahaan bisa menyesuaikan modul, fitur, hingga tampilan antar muka.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Kontrol_Penuh_atas_Sistem_dan_Data\"><\/span><strong>2. Kontrol Penuh atas Sistem dan Data<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Dengan akses ke kode sumber, perusahaan memiliki kontrol sepenuhnya terhadap sistem dan data. Ini memungkinkan audit keamanan yang lebih transparan dan meminimalkan ketergantungan pada vendor tertentu.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Perusahaan_Startup_atau_UKM_dengan_Budget_Terbatas\"><\/span><strong>3. Perusahaan Startup atau UKM dengan Budget Terbatas<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>ERP <em>open source <\/em>umumnya tersedia secara gratis tanpa biaya lisensi. Perusahaan hanya perlu mengalokasikan dana untuk implementasi, pelatihan, atau pengembangan sesuai kebutuhan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Memiliki_Tim_IT_Internal\"><\/span><strong>4. Memiliki Tim IT Internal<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Cukup sulit bagi orang awam melakukan install dan konfigurasi ERP <em>open source. <\/em>ERP jenis ini membutuhkan pemahaman teknis yang cukup mendalam, mulai dari proses instalasi, konfigurasi server, integrasi modul, hingga kustomisasi kode program.<\/p>\n\n\n\n<p>Oleh sebab itu, keberadaan tim IT internal menjadi faktor penting dalam kesuksesan penerapan ERP <em>open source<\/em>. Tim ini tidak hanya bertugas untuk mengelola sistem, tetapi juga memastikan bahwa ERP dapat disesuaikan dengan kebutuhan bisnis yang spesifik.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Komunitas_Developer_Aktif\"><\/span><strong>5. Komunitas Developer Aktif<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Salah satu keunggulan ERP open source adalah adanya komunitas developer yang aktif. Komunitas ini menyediakan berbagai sumber daya seperti dokumentasi, forum diskusi, tutorial, hingga kontribusi kode dan plugin tambahan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Bagi pengguna dan pengembang, komunitas Ini dapat dijadikan tempat untuk diskusi pemecahan masalah teknis yang dihadapi.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Bagaimana_Cara_Kerja_Open_Source_ERP\"><\/span><strong>Bagaimana Cara Kerja Open Source ERP?<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p><em>Open source <\/em>ERP bekerja dengan prinsip yang sama seperti ERP pada umumnya, yaitu mengintegrasikan berbagai proses bisnis ke dalam satu sistem terpadu. Bedanya sistem ini dapat diakses dan dimodifikasi secara bebas.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Berikut alur cara kerjanya:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Instalasi_Sistem\"><\/span><strong>1. Instalasi Sistem<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Pertama, sistem ERP diunduh terlebih dahulu dari repositori resmi (seperti: GitHub). Kemudian, diinstall pada server milik perusahan (bisa lokal atau <em>cloud<\/em>).&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Proses di atas biasanya dilakukan oleh tim IT internal atau konsultan bisnis karena melibatkan kode dan pengaturan server.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Konfigurasi_dan_Kustomisasi\"><\/span><strong>2. Konfigurasi dan Kustomisasi<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Setelah instalasi, sistem dikonfigurasi sesuai kebutuhan bisnis. Tim IT nantinya akan memasangkan modul ERP yang ingin digunakan (misalnya: keuangan, penjualan, HR, inventaris, dll), kemudian mengatur <em>user role<\/em>, lalu menghubungkan ke sistem lain jika diperlukan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Penggunaan_Harian_oleh_Tim_Perusahaan\"><\/span><strong>3. Penggunaan Harian oleh Tim Perusahaan<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Setelah siap, karyawan perusahaan menggunakan ERP <em>open source <\/em>melalui <em>browser<\/em>. Tim sales mencatat penjualan, tim gudang mengelola stok, tim keuangan mencatat transaksi, hingga tim HRD memasukkan data karyawan.<\/p>\n\n\n\n<p>Semua data tersebut tersinkronisasi secara otomatis dan <em>real time<\/em>.&nbsp;&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Pelaporan_dan_Analisis\"><\/span><strong>4. Pelaporan dan Analisis<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Segala data yang dimasukkan oleh karyawan dari berbagai divisi, langsung tersimpan dan ERP kemudian memproses semua data tersebut dengan mengelompokkan, menganalisis, dan menghitung metrik penting (seperti margin, <em>cash flow<\/em>, laba rugi, dll.) lalu ERP akan menyajikan laporan dalam berbagai format yang dibutuhkan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Pemeliharaan\"><\/span><strong>5. Pemeliharaan&nbsp;<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Berbeda dengan ERP komersial yang biasanya menyediakan update otomatis dari vendor, ERP open source membutuhkan pengelolaan aktif oleh tim IT internal. Dalam proses pemeliharaan biasanya tim IT akan memonitoring performa sistem, <em>backup <\/em>data rutin, mengatur <em>firewall<\/em>, dan perbaikan <em>bug<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/smb\/vendor-erp\/\">5 Vendor ERP Terbaik untuk Perusahaan Indonesia di 2025<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Rekomendasi_Software_Open_Source_ERP\"><\/span><strong>Rekomendasi Software Open Source ERP<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Setelah mengetahui seluk beluk dari <em>open source <\/em>ERP, di bawah ini adalah rekomendasi <em>software open source <\/em>ERP terbaik yang bisa kamu implementasikan!<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Odoo_Community\"><\/span><strong>1. Odoo Community<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p><em>Odoo Community Edition <\/em>adalah versi gratis dari Odoo ERP yang menyediakan banyak fitur dan modul. Keunggulan dari ERP ini adalah sistem integrasi yang baik antar berbagai aplikasi Odoo dan antarmuka yang ramah oleh orang awam.<\/p>\n\n\n\n<p><em>Open source ERP <\/em>asal Belgia ini memiliki komunitas yang aktif. Ada banyak dokumentasi, forum, YouTube tutorial, dan plugin pihak ketiga yang bisa kamu akses.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_ERPNExt\"><\/span><strong>2. ERPNExt<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p><em>ERPNext <\/em>adalah sistem ERP <em>open source <\/em>berbasis web yang dikembangkan oleh Frappe Technologies dari India. ERPNExt dirancang agar mudah digunakan, fleksibel, dan cocok untuk berbagai sektor industri karena modulnya yang lengkap.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Dolibarr\"><\/span><strong>3. Dolibarr<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p><em>Dolibarr<\/em> adalah software ERP dan CRM open source berbasis web yang dirancang untuk usaha kecil dan menengah, freelancer, serta organisasi non-profit. Dolibarr bisa diinstal dengan mudah, tidak sesulit <em>Odoo Community<\/em> ataupun <em>ERPNext<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p>Jadi, setelah membaca artikel di atas apakah kamu berencana mengimplementasikan sistem ERP berbasis <em>open source <\/em>di perusahaan atau organisasi? Sistem keterbukaan ini akan membuat proses bisnis perusahaan jauh lebih efisien!<\/p>\n\n\n\n<p>Bagi perusahaan yang ingin efisiensi maksimal, sudah waktunya untuk mentransformasikan proses keuangan bersama Paper.id Enterprise Solution.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan Paper.id, perusahaan bisa otomatisasi pembuatan dan pengiriman <em>invoice<\/em>, pengelolaan piutang, hingga membuat laporan keuangan <em>real-time<\/em> dan semua itu terintegrasi dengan sistem ERP perusahaan!<\/p>\n\n\n\n<p>Artinya, jika ERP <em>open source<\/em> adalah \u201cotak\u201d dari sistem operasional bisnis, maka Paper.id bisa menjadi \u201cjantung\u201d keuangan digital perusahaan, keduanya saling melengkapi dengan baik.<\/p>\n\n\n\n<p>Tertarik mencoba? Pelajari lebih lanjut tentang <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/enterprise-solution.php?&amp;utm_source=blog&amp;utm_medium=organic&amp;utm_campaign=open_source_erp\">Paper.id Enterprise Solution<\/a> di sini!<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-buttons is-content-justification-center is-layout-flex wp-container-2 wp-block-buttons-is-layout-flex\">\n<div class=\"wp-block-button\"><a class=\"wp-block-button__link has-white-color has-text-color has-background wp-element-button\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/webappv1\/#\/register?&amp;utm_source=blog&amp;utm_medium=organic&amp;utm_campaign=open_source_erp&amp;utm_content=cta_button\" style=\"background-color:#4195d5\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Daftar Paper.id Gratis!<\/a><\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Apakah kamu mengetahui bahwa ERP memiliki bentuk open source atau kode program terbuka? ERP jenis ini tersedia secara bebas dan bisa dimodifikasi oleh siapa saja sesuai kebutuhan. Jika dibandingkan dengan ERP komersial pada umumnya, ERP open source sangat fleksibel dan bisa dimodifikasi sesuai kebutuhan perusahaan. Namun, fleksibilitas ini memerlukan keterlibatan dari tim IT yang kompeten [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":26977,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[7866],"tags":[],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Open Source ERP: Pengertian, Cara Kerja, dan Rekomendasi Software<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Open source ERP adalah sistem ERP yang memiliki kode sumber terbuka dan dapat diakses siapapun. Pelajari tentang open source ERP selengkapnya di sini!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/bisnis-tech\/open-source-erp-adalah\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Open Source ERP: Pengertian, Cara Kerja, dan Rekomendasi Software\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Open source ERP adalah sistem ERP yang memiliki kode sumber terbuka dan dapat diakses siapapun. Pelajari tentang open source ERP selengkapnya di sini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/bisnis-tech\/open-source-erp-adalah\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-04-24T04:09:17+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-09-27T05:35:30+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/open-source-erp.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1380\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"918\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Nadiyah Rahmalia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Nadiyah Rahmalia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 menit\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Open Source ERP: Pengertian, Cara Kerja, dan Rekomendasi Software","description":"Open source ERP adalah sistem ERP yang memiliki kode sumber terbuka dan dapat diakses siapapun. Pelajari tentang open source ERP selengkapnya di sini!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/bisnis-tech\/open-source-erp-adalah\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Open Source ERP: Pengertian, Cara Kerja, dan Rekomendasi Software","og_description":"Open source ERP adalah sistem ERP yang memiliki kode sumber terbuka dan dapat diakses siapapun. Pelajari tentang open source ERP selengkapnya di sini!","og_url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/bisnis-tech\/open-source-erp-adalah\/","og_site_name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","article_published_time":"2025-04-24T04:09:17+00:00","article_modified_time":"2025-09-27T05:35:30+00:00","og_image":[{"width":1380,"height":918,"url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/open-source-erp.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Nadiyah Rahmalia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Nadiyah Rahmalia","Estimasi waktu membaca":"7 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/bisnis-tech\/open-source-erp-adalah\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/bisnis-tech\/open-source-erp-adalah\/"},"author":{"name":"Nadiyah Rahmalia","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/99ccd74b5eedff35a762def8b34e89f4"},"headline":"Open Source ERP: Pengertian, Cara Kerja, dan Rekomendasi Software","datePublished":"2025-04-24T04:09:17+00:00","dateModified":"2025-09-27T05:35:30+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/bisnis-tech\/open-source-erp-adalah\/"},"wordCount":1125,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"articleSection":["Bisnis Tech"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/bisnis-tech\/open-source-erp-adalah\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/bisnis-tech\/open-source-erp-adalah\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/bisnis-tech\/open-source-erp-adalah\/","name":"Open Source ERP: Pengertian, Cara Kerja, dan Rekomendasi Software","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website"},"datePublished":"2025-04-24T04:09:17+00:00","dateModified":"2025-09-27T05:35:30+00:00","description":"Open source ERP adalah sistem ERP yang memiliki kode sumber terbuka dan dapat diakses siapapun. Pelajari tentang open source ERP selengkapnya di sini!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/bisnis-tech\/open-source-erp-adalah\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/bisnis-tech\/open-source-erp-adalah\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/bisnis-tech\/open-source-erp-adalah\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/en\/homepage\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Open Source ERP: Pengertian, Cara Kerja, dan Rekomendasi Software"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","description":"Blog informatif dan inspiratif untuk Bisnis","publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization","name":"Paper.id","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","contentUrl":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","width":411,"height":133,"caption":"Paper.id"},"image":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","https:\/\/www.instagram.com\/paperindonesia\/?hl=en","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/paper-id\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/99ccd74b5eedff35a762def8b34e89f4","name":"Nadiyah Rahmalia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c1e1bfb72c6347304a9eb0a484df3391?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c1e1bfb72c6347304a9eb0a484df3391?s=96&d=mm&r=g","caption":"Nadiyah Rahmalia"},"description":"Content Writer dengan 4 tahun pengalaman menangani konten beragam topik di berbagai industri baik B2C dan B2B, termasuk bisnis, ekonomi, keuangan, dan sebagainya. Saat ini menulis di Paper.id untuk memperkaya wawasan pemilik bisnis dan memajukan industri B2B seluruh Indonesia.","sameAs":["https:\/\/www.linkedin.com\/in\/nadiyahrf\/"],"url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/author\/nadiyah\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26972"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=26972"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26972\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":26978,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26972\/revisions\/26978"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/26977"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=26972"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=26972"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=26972"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}