{"id":26953,"date":"2025-04-18T09:34:56","date_gmt":"2025-04-18T02:34:56","guid":{"rendered":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/?p=26953"},"modified":"2025-09-24T17:09:58","modified_gmt":"2025-09-24T10:09:58","slug":"cara-membuat-buku-stok-barang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/inventory\/cara-membuat-buku-stok-barang\/","title":{"rendered":"Mengapa Harus Membuat Buku Stok Barang dan Bagaimana Membuatnya?"},"content":{"rendered":"\n<p>Dalam mengelola stok barang, perusahaan perlu menyusun buku stok barang untuk mendata setiap barang yang masuk dan keluar. Informasi ini sangat penting untuk memastikan operasional perusahaan tetap lancar.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan pencatatan yang baik, pengelolaan stok barang menjadi jauh lebih efisien dan akurat. Pencatatan yang teratur memungkinkan perusahaan untuk mengetahui jumlah persediaan secara <em>real time<\/em> dan mempercepat proses pengambilan keputusan.<\/p>\n\n\n\n<p>Lantas, bagaimana cara membuat buku stok barang yang benar? Cari tahu jawabannya di bawah ini, mulai dari penjelasan mengenai pengertian, alasan membuatnya, cara membuatnya, dan berbagai komponen umum yang ada dalam buku stok stok barang.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pengertian_Buku_Stok_Barang\"><\/span><strong>Pengertian Buku Stok Barang<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Buku <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/smb\/stok-barang-adalah\/\">stok barang<\/a> adalah catatan yang digunakan untuk memantau pergerakan persediaan barang, baik yang masuk maupun barang yang keluar dari suatu usaha, toko, gudang, atau tempat penyimpanan.<\/p>\n\n\n\n<p>Buku ini berfungsi sebagai alat kontrol untuk memastikan jumlah stok yang tersedia selalu sesuai dengan kebutuhan operasional dan pencatatan keuangan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Karena itu, setiap ada barang yang baru masuk atau keluar perlu dicatat dengan baik. Kemudian jadwalkan <em>stock opname <\/em>atau pencocokan catatan stok dan jumlah fisik secara teratur.<\/p>\n\n\n\n<p>Buku stok barang sekarang ini bisa dalam bentuk digital atau buku fisik. Bentuk digital biasanya berupa <em>sheet <\/em>Microsoft Excel ataupun <em>software inventory management <\/em>seperti Odoo, Xero, Oracle Netsuite, Zoho Inventory, dan lain sebagainya.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/smb\/aplikasi-stok-barang-sederhana-bisnis-retail\/\">Rekomendasi Aplikasi Stok Barang Sederhana untuk Bisnis Retail<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Mengapa_Perlu_Membuat_Buku_Stok_Barang\"><\/span><strong>Mengapa Perlu Membuat Buku Stok Barang?<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Kamu harus mengetahui betapa pentingnya untuk mencatat di buku stok barang, berikut alasannya:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Mengontrol_Persediaan_Barang\"><\/span><strong>1. Mengontrol Persediaan Barang<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Buku stok barang membantu memastikan jumlah barang yang tersedia sesuai dengan catatan. Ini memudahkan perusahaan untuk mengetahui kapan harus melakukan restok dan menghindari penumpukan barang.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Mencegah_Kehilangan_dan_Kecurangan\"><\/span><strong>2. Mencegah Kehilangan dan Kecurangan<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Pencatatan yang rapi dan teratur menciptakan transparansi dalam alur barang, dari penerimaan hingga penjualan. Ini mempersulit tindakan curang karena semua pergerakan stok barang selalu terpantau.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Mendukung_Laporan_Keuangan\"><\/span><strong>3. Mendukung Laporan Keuangan<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Buku stok mencatat jumlah dan jenis barang yang tersedia, lengkap dengan harganya. Data ini digunakan untuk membuat laporan keuangan dan dapat dijadikan bukti pendukung ketika audit atau pelaporan pajak.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Menunjang_Pengambilan_Keputusan\"><\/span><strong>4. Menunjang Pengambilan Keputusan<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Data dari buku stok barang bisa menunjukkan gambaran mengenai produk mana yang memiliki perputaran cepat.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Informasi ini menjadi indikator bahwa perusahaan perlu mempertimbangkan peningkatan produksi atau pemesanan ulang produk tersebut guna memenuhi permintaan pasar.<\/p>\n\n\n\n<p>Secara keseluruhan, informasi dari buku stok barang akan membantu manajemen merencanakan produksi, mengatur inventaris, serta menghindari kelebihan atau kekurangan stok.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Meningkatkan_Efisiensi_Operasional\"><\/span><strong>5. Meningkatkan Efisiensi Operasional<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Pencatatan yang akurat dalam buku stok barang memungkinkan perusahaan bisa memantau persediaan secara <em>real-time<\/em>. Hal ini membantu mengurangi risiko kekurangan atau kelebihan stok, serta meminimalkan pemborosan.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan mengetahui kebutuhan aktual dan tren pergerakan barang, perusahaan dapat menyusun strategi pengadaan dan distribusi yang lebih efisien, sehingga operasional menjadi lancar dan hemat biaya.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Cara_Membuat_Buku_Stok_Barang\"><\/span><strong>Cara Membuat Buku Stok Barang<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Setelah mengetahui betapa pentingnya membuat buku stok barang, kamu perlu tahu cara membuat buku stok barang yang benar seperti apa, ikuti langkah-langkah berikut:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Tentukan_Format_Buku_Stok\"><\/span><strong>1. Tentukan Format Buku Stok<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Apakah kamu ingin menggunakan buku fisik? Spreadsheet? Ataukah sistem digital berbasis aplikasi? Pilihan format ini sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan, skala usaha, serta kemudahan akses dan pemeliharaan data.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika perusahaan kamu berskala kecil, penggunaan buku fisik atau <em>spreadsheet <\/em>sederhana sudah cukup efektif. Format ini mudah digunakan, hemat biaya, dan fleksibel disesuaikan dengan kebutuhan.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun, jika pertumbuhan bisnis kamu cukup tinggi, sudah waktunya untuk mempertimbangkan beralih ke sistem digital agar pencatatan lebih otomatis, akurat, dan terintegrasi dengan proses operasional lainnya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Buat_Kolom_Data\"><\/span><strong>2. Buat Kolom Data<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Dalam buku stok barang, pastikan untuk memiliki kolom-kolom berikut agar mudah dianalisis:<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li><strong>Tanggal: <\/strong>Waktu terjadinya transaksi keluar\/masuk barang.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Nama Barang:<\/strong> Nama lengkap barang yang dicatat.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Kode Barang:<\/strong> Buatlah kode unik untuk membedakan tiap barang (opsional tapi sangat membantu).<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Jumlah Masuk:<\/strong> Banyaknya barang yang ditambahkan ke stok.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Jumlah Keluar:<\/strong> Banyaknya barang yang dikeluarkan dari stok.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Sisa Stok:<\/strong> Jumlah barang yang tersisa setelah transaksi.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Satuan:<\/strong> Satuan pcs, box, liter, kg (agar tidak salah hitung).<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Keterangan:<\/strong> Catatan tambahan, kamu bisa menulis alasan keluar barang, kondisi barang, atau nama pemasok.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Kamu bisa menyesuaikan kolom-kolom di atas sesuai dengan kebutuhan perusahaan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Catat_Setiap_Pergerakan_Barang\"><\/span><strong>3. Catat Setiap Pergerakan Barang<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Setiap kali terjadi transaksi barang, baik barang masuk ataupun barang keluar, segera lakukan pencatatan di buku stok barang. Langkah ini penting untuk menjaga keakuratan data persediaan dan mencegah selisih antara catatan dan stok fisik.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Lakukan_Rekap_Secara_Berkala\"><\/span><strong>4. Lakukan Rekap Secara Berkala&nbsp;<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Rekap buku stok barang sebaiknya dilakukan secara rutin, misalnya setiap minggu atau akhir bulan. Upaya ini dilakukan untuk melihat keseluruhan pergerakan stok selama periode tertentu.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Periksa_dan_Cocokkan_dengan_Stok_Fisik_Stock_Opname\"><\/span><strong>5. Periksa dan Cocokkan dengan Stok Fisik (Stock Opname)<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Melakukan pemeriksaan fisik secara langsung (<em>stock opname<\/em>) sangat penting untuk memastikan data dalam buku stok sesuai dengan jumlah barang yang sebenarnya di gudang.<\/p>\n\n\n\n<p>Ketidaksesuaian antara catatan dan kondisi nyata bisa terjadi karena kesalahan pencatatan, kehilangan, atau kerusakan barang. Oleh sebab itu, <em>stock opname<\/em> dilakukan secara berkala, seperti setiap akhir bulan atau triwulan, agar menjaga keakuratan sistem inventaris.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/smb\/rekomendasi-aplikasi-stok-barang-excel-gratis\/\">30 Aplikasi Stok Barang Untuk Web atau Android<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Itulah penjelasan mengenai buku stok barang. Jadi dari penjelasan di atas kita bisa ketahui buku stok barang adalah catatan untuk memantau pergerakan sistem barang, bisa berupa buku tulis ataupun sistem digital.<\/p>\n\n\n\n<p>Di masa digital sekarang ini, banyak perusahaan menggunakan sistem digital dalam melakukan pencatatan buku stok barang. Mereka lebih banyak menggunakan Microsoft Excel\/Google Sheet atau aplikasi ERP (<em>Enterprise Resource Planning<\/em>) untuk mengelola data persediaan.<\/p>\n\n\n\n<p>Sekarang sistem ERP juga telah berkembang lebih lanjut dan dapat terhubung dengan pengelola invoicing seperti Paper.id Enterprise Solution, sehingga proses penagihan, pelacakan, pembayaran, dan pencatatan transaksi keuangan dapat dilakukan secara otomatis dan efisien.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun, jika ingin versi mudahnya, kamu bisa gunakan fitur <em><a href=\"https:\/\/www.paper.id\/inventory.php?&amp;utm_source=blog&amp;utm_medium=organic&amp;utm_campaign=buku_stok_barang\">inventory <\/a><\/em>dari Paper.id yang terintegrasi langsung dengan invoicing dan 30+ opsi pembayaran digital! Yuk, cek fiturnya sekarang dan nikmati kemudahannya.<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-buttons is-content-justification-center is-layout-flex wp-container-2 wp-block-buttons-is-layout-flex\">\n<div class=\"wp-block-button\" style=\"text-align:center\"><a class=\"wp-block-button__link has-white-color has-text-color has-background wp-element-button btn btn__dark\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/webappv1\/#\/register?&amp;utm_source=blog&amp;utm_medium=organic&amp;utm_campaign=buku_stok_barang&amp;utm_content=cta_button\" style=\"background-color:#4195d5\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><div class=\"btn__content\"><div class=\"btn__label\">Daftar Paper.id Gratis!<\/div><svg class=\"btn__icon --1 hidden has-hover:block\" width=\"19\" height=\"14\" viewBox=\"0 0 24.3434 18.8423\" fill=\"none\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" aria-hidden=\"true\"><path d=\"M10.9468 18.3364C12.4026 16.743 14.3463 14.9356 16.7455 13.3957C19.3561 11.7274 21.7228 10.904 23.5689 10.4762C23.5689 9.95219 23.5771 9.43887 23.5852 8.91486C21.8285 8.28391 19.7953 7.35352 17.5913 5.9312C14.9725 4.24153 12.8011 2.2952 11.0932 0.519982\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><path d=\"M23.5934 9.68481H0\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><\/svg><svg class=\"btn__icon --2\" width=\"19\" height=\"14\" viewBox=\"0 0 24.3434 18.8423\" fill=\"none\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" aria-hidden=\"true\"><path d=\"M10.9468 18.3364C12.4026 16.743 14.3463 14.9356 16.7455 13.3957C19.3561 11.7274 21.7228 10.904 23.5689 10.4762C23.5689 9.95219 23.5771 9.43887 23.5852 8.91486C21.8285 8.28391 19.7953 7.35352 17.5913 5.9312C14.9725 4.24153 12.8011 2.2952 11.0932 0.519982\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><path d=\"M23.5934 9.68481H0\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><\/svg><\/div><\/a><\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dalam mengelola stok barang, perusahaan perlu menyusun buku stok barang untuk mendata setiap barang yang masuk dan keluar. Informasi ini sangat penting untuk memastikan operasional perusahaan tetap lancar. Dengan pencatatan yang baik, pengelolaan stok barang menjadi jauh lebih efisien dan akurat. Pencatatan yang teratur memungkinkan perusahaan untuk mengetahui jumlah persediaan secara real time dan mempercepat [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":26954,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6451],"tags":[],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Mengapa Harus Membuat Buku Stok Barang dan Bagaimana Membuatnya?<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Mencatat alur stok di buku stok barang sangat penting untuk pengambilan keputusan perusahaan. Ketahui cara membuat buku stok barang pada artikel berikut!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/inventory\/cara-membuat-buku-stok-barang\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mengapa Harus Membuat Buku Stok Barang dan Bagaimana Membuatnya?\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Mencatat alur stok di buku stok barang sangat penting untuk pengambilan keputusan perusahaan. Ketahui cara membuat buku stok barang pada artikel berikut!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/inventory\/cara-membuat-buku-stok-barang\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-04-18T02:34:56+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-09-24T10:09:58+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/cara-membuat-buku-stok-barang.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1380\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"920\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Nadiyah Rahmalia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Nadiyah Rahmalia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 menit\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mengapa Harus Membuat Buku Stok Barang dan Bagaimana Membuatnya?","description":"Mencatat alur stok di buku stok barang sangat penting untuk pengambilan keputusan perusahaan. Ketahui cara membuat buku stok barang pada artikel berikut!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/inventory\/cara-membuat-buku-stok-barang\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Mengapa Harus Membuat Buku Stok Barang dan Bagaimana Membuatnya?","og_description":"Mencatat alur stok di buku stok barang sangat penting untuk pengambilan keputusan perusahaan. Ketahui cara membuat buku stok barang pada artikel berikut!","og_url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/inventory\/cara-membuat-buku-stok-barang\/","og_site_name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","article_published_time":"2025-04-18T02:34:56+00:00","article_modified_time":"2025-09-24T10:09:58+00:00","og_image":[{"width":1380,"height":920,"url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/cara-membuat-buku-stok-barang.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Nadiyah Rahmalia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Nadiyah Rahmalia","Estimasi waktu membaca":"6 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/inventory\/cara-membuat-buku-stok-barang\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/inventory\/cara-membuat-buku-stok-barang\/"},"author":{"name":"Nadiyah Rahmalia","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/99ccd74b5eedff35a762def8b34e89f4"},"headline":"Mengapa Harus Membuat Buku Stok Barang dan Bagaimana Membuatnya?","datePublished":"2025-04-18T02:34:56+00:00","dateModified":"2025-09-24T10:09:58+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/inventory\/cara-membuat-buku-stok-barang\/"},"wordCount":930,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"articleSection":["Inventory"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/inventory\/cara-membuat-buku-stok-barang\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/inventory\/cara-membuat-buku-stok-barang\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/inventory\/cara-membuat-buku-stok-barang\/","name":"Mengapa Harus Membuat Buku Stok Barang dan Bagaimana Membuatnya?","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website"},"datePublished":"2025-04-18T02:34:56+00:00","dateModified":"2025-09-24T10:09:58+00:00","description":"Mencatat alur stok di buku stok barang sangat penting untuk pengambilan keputusan perusahaan. Ketahui cara membuat buku stok barang pada artikel berikut!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/inventory\/cara-membuat-buku-stok-barang\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/inventory\/cara-membuat-buku-stok-barang\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/inventory\/cara-membuat-buku-stok-barang\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/en\/homepage\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Mengapa Harus Membuat Buku Stok Barang dan Bagaimana Membuatnya?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","description":"Blog informatif dan inspiratif untuk Bisnis","publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization","name":"Paper.id","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","contentUrl":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","width":411,"height":133,"caption":"Paper.id"},"image":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","https:\/\/www.instagram.com\/paperindonesia\/?hl=en","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/paper-id\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/99ccd74b5eedff35a762def8b34e89f4","name":"Nadiyah Rahmalia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c1e1bfb72c6347304a9eb0a484df3391?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c1e1bfb72c6347304a9eb0a484df3391?s=96&d=mm&r=g","caption":"Nadiyah Rahmalia"},"description":"Content Writer dengan 4 tahun pengalaman menangani konten beragam topik di berbagai industri baik B2C dan B2B, termasuk bisnis, ekonomi, keuangan, dan sebagainya. Saat ini menulis di Paper.id untuk memperkaya wawasan pemilik bisnis dan memajukan industri B2B seluruh Indonesia.","sameAs":["https:\/\/www.linkedin.com\/in\/nadiyahrf\/"],"url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/author\/nadiyah\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26953"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=26953"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26953\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":26955,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26953\/revisions\/26955"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/26954"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=26953"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=26953"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=26953"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}