{"id":26947,"date":"2025-04-18T09:28:11","date_gmt":"2025-04-18T02:28:11","guid":{"rendered":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/?p=26947"},"modified":"2025-09-24T13:35:38","modified_gmt":"2025-09-24T06:35:38","slug":"down-payment-adalah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/keuangan-bisnis\/down-payment-adalah\/","title":{"rendered":"Down Payment (DP): Pengertian, Cara Kerja, dan Contohnya"},"content":{"rendered":"\n<p><em>Down payment <\/em>adalah pembayaran uang muka ketika ingin membeli barang secara kredit. Pembayaran ini biasanya diterapkan pada pembelian barang yang nilainya cukup tinggi seperti properti, kendaraan, atau barang elektronik.<\/p>\n\n\n\n<p>Melakukan <em>down payment <\/em>menunjukkan adanya komitmen pembeli terhadap transaksi. Kedepannya diharapkan pembeli dapat memenuhi pembayaran secara mencicil karena biasanya barang akan dibiayai oleh pihak ketiga terlebih dahulu.<\/p>\n\n\n\n<p>Besarnya pembayaran uang awal juga bisa mempengaruhi besarnya cicilan serta lamanya tenor pembayaran. Lantas, bagaimana <em>down payment<\/em> ini bekerja dan apa contoh dari penerapan <em>down payment<\/em>? Simak artikel berikut untuk mengetahuinya!<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apa_Itu_Down_Payment\"><\/span><strong>Apa Itu Down Payment?<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p><em>Down payment <\/em>biasa disingkat oleh masyarakat Indonesia dengan sebutan DP adalah uang muka atau pembayaran awal yang dibayarkan di muka pada sistem pembayaran kredit.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Pembayaran uang awal ini biasanya digunakan sebagai jaminan agar pembeli melakukan kewajibannya untuk membayar cicilan hingga pelunasan.<\/p>\n\n\n\n<p>Besarnya uang <em>down payment <\/em>tergantung pada aturan dari kreditur yang biasanya merupakan pihak ketiga seperti <em>bank<\/em>, perusahaan leasing, atau lembaga pembiayaan lainnya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam banyak kasus, semakin besar <em>down payment <\/em>yang dibayarkan, semakin kecil jumlah cicilan dan bunga yang harus dibayarkan di kemudian hari.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/smb\/invoice-down-payment\/\">Kenalan dengan Fitur Baru Paper.id, Invoice Down Payment!<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Bagaimana_Cara_Kerja_Down_Payment\"><\/span><strong>Bagaimana Cara Kerja Down Payment?<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Cara kerja <em>down payment <\/em>dimulai ketika pembeli dan penjual menyepakati harga total dari suatu barang. Setelah harga disepakati, pihak kreditur akan menentukan besaran <em>down payment<\/em> yang harus dibayarkan di awal begitu juga dengan tenor atau jangka waktu cicilan.<\/p>\n\n\n\n<p>Biasanya <em>down payment <\/em>berbentuk persentase dari harga total. Misalnya, jika harga rumah adalah Rp500 juta dan syarat <em>down payment<\/em>-nya adalah 20%, maka pembeli harus membayar Rp100 juta sebagai uang muka. <em>&nbsp;<\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Setelah uang muka dibayarkan, sisa harga yang belum dibayar akan dibiayai oleh kreditur dalam bentuk pinjaman atau cicilan. Dalam kasus tadi, sisa Rp400 juta akan dicicil oleh pembeli dalam jangka waktu tertentu dan bunga yang telah ditentukan.<\/p>\n\n\n\n<p>Apabila pembeli sudah selesai melunaskan pinjaman tersebut, maka kepemilikan penuh atas properti atau barang akan beralih sepenuhnya kepada pembeli.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Sebaliknya, jika gagal memenuhi kewajiban cicilan, maka pihak kreditur berhak menarik kembali barang yang menjadi objek kredit.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Manfaat_Down_Payment\"><\/span><strong>Manfaat Down Payment<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Ada sejumlah manfaat bagi kamu yang ingin mengambil kredit dengan DP, yaitu:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Memiliki_Aset_dengan_Cepat\"><\/span><strong>1. Memiliki Aset dengan Cepat<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Dengan melakukan DP, kamu bisa langsung memiliki atau mulai menggunakan aset seperti rumah, mobil, atau barang elektronik, tanpa harus menunggu tabungan terkumpul sepenuhnya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Karena, kamu bisa menempati atau menggunakannya secara langsung sambil membayar cicilan bulanan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Kesempatan_Harga_Lebih_Baik_untuk_DP_Besar\"><\/span><strong>2. Kesempatan Harga Lebih Baik untuk DP Besar<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Semakin besar DP yang kamu bayar, sering kali penjual atau lembaga pembiayaan akan memberikan harga lebih murah, diskon khusus, hingga potongan cicilan atau bunga. Total biaya pembelian bisa lebih rendah dibanding beli tanpa DP atau DP kecil.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Suku_Bunga_Rendah\"><\/span><strong>3. Suku Bunga Rendah<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Ketika kamu memberikan <em>Down Payment <\/em>(DP) yang lebih besar saat mengajukan kredit, pihak lembaga pembiayaan atau bank biasanya memberikan suku bunga yang lebih rendah. Karena nilai pinjaman lebih kecil, bank merasa lebih aman dan bisa kasih bunga lebih rendah.<\/p>\n\n\n\n<p>Tak hanya itu, bank juga melihat DP besar sebagai tanda bahwa kamu memiliki komitmen untuk membayar hingga lunas, sehingga bank tidak perlu \u201cmelindungi\u201d diri mereka dengan bunga tinggi.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Cicilan_Sesuai_dengan_Budget_yang_Dimiliki\"><\/span><strong>4. Cicilan Sesuai dengan Budget yang Dimiliki<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Dengan memberikan <em>down payment<\/em> yang cukup besar, jumlah pinjaman yang perlu kamu ambil menjadi lebih kecil, sehingga cicilan per bulan pun lebih ringan. Hal ini memudahkan keuangan bulanan kamu untuk tetap stabil dan tidak terganggu oleh kewajiban kredit.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Contoh_Down_Payment\"><\/span><strong>Contoh Down Payment<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p><em>Down payment <\/em>biasanya diterapkan pada barang atau layanan yang memiliki nilai tinggi, seperti:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Pembelian_Properti\"><\/span><strong>1. Pembelian Properti<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>DP pada bidang properti adalah contoh penerapan yang paling mudah dikenali. Seperti yang kita ketahui bahwa harga properti sekarang ini tidaklah murah, karena itu ada fasilitas Kredit Pemilikan Rumah (KPR) bagi yang ingin memiliki rumah tapi uang tunai masih terbatas.<\/p>\n\n\n\n<p>Pada kasus ini, misalnya kamu ingin membeli rumah seharga Rp600 juta. Bank biasanya mensyaratkan DP minimal 15\u201320% dari harga rumah. Jika DP 20%, maka pembayaran awalnya adalah Rp120 juta, dan sisa Rp480 juta akan dibiayai melalui KPR.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Membeli_Barang_Elektronik_Terbaru\"><\/span><strong>2. Membeli Barang Elektronik Terbaru<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Bagi kamu yang ingin membeli laptop atau <em>smartphone <\/em>terbaru, ada juga penawaran kredit yang mengharuskan uang muka terlebih dahulu.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam pembelian barang elektronik, beberapa penyedia menawarkan bunga rendah atau cicilan 0%, jadi baca terlebih dahulu syarat dan ketentuan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Sewa_Ruang_Rapat\"><\/span><strong>3. Sewa Ruang Rapat<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Sejumlah hotel memiliki ruang aula luas yang biasanya menerima pemesanan ruang rapat. Ketika suatu perusahaan atau lembaga ingin mengadakan acara rapat di hotel tersebut, maka perusahaan biasanya akan membayar DP terlebih dahulu untuk pemesanan.<\/p>\n\n\n\n<p>Contoh kasus, PT Bahagia Sejahtera ingin menggunakan ruang rapat di Hotel Khatulistiwa selama 7 hari. Kedua pihak, perusahaan dan hotel, menyetujui untuk pembayaran DP sebesar Rp10 juta, kemudian sisa pembayaran sebesar Rp40 juta akan dibayarkan H-3 sebelum tanggal penggunaan.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/product-content\/beda-invoice-dp-dan-penjualan\/\">Apa Perbedaan Invoice DP dengan Invoice Penjualan?<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Itulah penjelasan lengkap terkait <em>down payment <\/em>atau uang muka ini. Kesimpulannya, <em>down payment <\/em>adalah pembayaran di awal yang dilakukan oleh pembeli kepada penjual sebagai komitmen untuk membeli suatu barang atau jasa yang biasanya untuk transaksi kredit.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun, tak jarang pembayaran lanjutan atau pelunasan justru terlupakan. Karena itulah, pengelolaan pembayaran secara profesional menjadi kunci penting dalam menjaga arus kas dan hubungan baik dengan klien.<\/p>\n\n\n\n<p>Agar tidak ada lagi tagihan yang terlewat, aktifkan <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/invoice-reminder.php?&amp;utm_source=blog&amp;utm_medium=organic&amp;utm_campaign=dp_adalah\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">fitur pengingat <em>payment <\/em>otomatis dari Paper.id<\/a>. Sistem ini akan mengirimkan notifikasi ke <em>buyer <\/em>sebelum jatuh tempo, mengurangi risiko keterlambatan pembayaran dan mempercepat proses penagihan.<\/p>\n\n\n\n<p>Fitur pengingat pembayaran ini begitu efektif, Paper.id akan mengirimkan email, SMS atau pesan WhatsApp dengan info invoice yang harus dibayar. <em>Buyer <\/em>bisa langsung bayar melalui link pembayaran yang tertera di pesan dengan berbagai metode pembayaran.<\/p>\n\n\n\n<p>Terlebih lagi, ada 30+ opsi pembayaran, termasuk kartu kredit tanpa perlu mesin EDC!<\/p>\n\n\n\n<p>Coba sekarang dan nikmati proses penagihan yang lebih mudah di fitur Invoice Reminder Paper.id!<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-buttons is-content-justification-center is-layout-flex wp-container-2 wp-block-buttons-is-layout-flex\">\n<div class=\"wp-block-button\" style=\"text-align:center\"><a class=\"wp-block-button__link has-white-color has-text-color has-background wp-element-button btn btn__dark\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/webappv1\/#\/register?&amp;utm_source=blog&amp;utm_medium=organic&amp;utm_campaign=dp_adalah&amp;utm_content=cta_button\" style=\"background-color:#4195d5\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><div class=\"btn__content\"><div class=\"btn__label\">Daftar Paper.id Gratis!<\/div><svg class=\"btn__icon --1 hidden has-hover:block\" width=\"19\" height=\"14\" viewBox=\"0 0 24.3434 18.8423\" fill=\"none\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" aria-hidden=\"true\"><path d=\"M10.9468 18.3364C12.4026 16.743 14.3463 14.9356 16.7455 13.3957C19.3561 11.7274 21.7228 10.904 23.5689 10.4762C23.5689 9.95219 23.5771 9.43887 23.5852 8.91486C21.8285 8.28391 19.7953 7.35352 17.5913 5.9312C14.9725 4.24153 12.8011 2.2952 11.0932 0.519982\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><path d=\"M23.5934 9.68481H0\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><\/svg><svg class=\"btn__icon --2\" width=\"19\" height=\"14\" viewBox=\"0 0 24.3434 18.8423\" fill=\"none\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" aria-hidden=\"true\"><path d=\"M10.9468 18.3364C12.4026 16.743 14.3463 14.9356 16.7455 13.3957C19.3561 11.7274 21.7228 10.904 23.5689 10.4762C23.5689 9.95219 23.5771 9.43887 23.5852 8.91486C21.8285 8.28391 19.7953 7.35352 17.5913 5.9312C14.9725 4.24153 12.8011 2.2952 11.0932 0.519982\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><path d=\"M23.5934 9.68481H0\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><\/svg><\/div><\/a><\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Down payment adalah pembayaran uang muka ketika ingin membeli barang secara kredit. Pembayaran ini biasanya diterapkan pada pembelian barang yang nilainya cukup tinggi seperti properti, kendaraan, atau barang elektronik. Melakukan down payment menunjukkan adanya komitmen pembeli terhadap transaksi. Kedepannya diharapkan pembeli dapat memenuhi pembayaran secara mencicil karena biasanya barang akan dibiayai oleh pihak ketiga terlebih [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":26948,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6399],"tags":[],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Down Payment (DP): Pengertian, Cara Kerja, dan Contohnya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Down payment adalah uang muka yang dibayarkan di awal saat membeli barang atau layanan secara kredit. Pelajari down payment selengkapnya di sini!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/keuangan-bisnis\/down-payment-adalah\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Down Payment (DP): Pengertian, Cara Kerja, dan Contohnya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Down payment adalah uang muka yang dibayarkan di awal saat membeli barang atau layanan secara kredit. Pelajari down payment selengkapnya di sini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/keuangan-bisnis\/down-payment-adalah\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-04-18T02:28:11+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-09-24T06:35:38+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/down-payment-adalah.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1000\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"667\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Nadiyah Rahmalia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Nadiyah Rahmalia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 menit\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Down Payment (DP): Pengertian, Cara Kerja, dan Contohnya","description":"Down payment adalah uang muka yang dibayarkan di awal saat membeli barang atau layanan secara kredit. Pelajari down payment selengkapnya di sini!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/keuangan-bisnis\/down-payment-adalah\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Down Payment (DP): Pengertian, Cara Kerja, dan Contohnya","og_description":"Down payment adalah uang muka yang dibayarkan di awal saat membeli barang atau layanan secara kredit. Pelajari down payment selengkapnya di sini!","og_url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/keuangan-bisnis\/down-payment-adalah\/","og_site_name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","article_published_time":"2025-04-18T02:28:11+00:00","article_modified_time":"2025-09-24T06:35:38+00:00","og_image":[{"width":1000,"height":667,"url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/down-payment-adalah.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Nadiyah Rahmalia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Nadiyah Rahmalia","Estimasi waktu membaca":"6 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/keuangan-bisnis\/down-payment-adalah\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/keuangan-bisnis\/down-payment-adalah\/"},"author":{"name":"Nadiyah Rahmalia","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/99ccd74b5eedff35a762def8b34e89f4"},"headline":"Down Payment (DP): Pengertian, Cara Kerja, dan Contohnya","datePublished":"2025-04-18T02:28:11+00:00","dateModified":"2025-09-24T06:35:38+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/keuangan-bisnis\/down-payment-adalah\/"},"wordCount":940,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"articleSection":["Keuangan Bisnis"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/keuangan-bisnis\/down-payment-adalah\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/keuangan-bisnis\/down-payment-adalah\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/keuangan-bisnis\/down-payment-adalah\/","name":"Down Payment (DP): Pengertian, Cara Kerja, dan Contohnya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website"},"datePublished":"2025-04-18T02:28:11+00:00","dateModified":"2025-09-24T06:35:38+00:00","description":"Down payment adalah uang muka yang dibayarkan di awal saat membeli barang atau layanan secara kredit. Pelajari down payment selengkapnya di sini!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/keuangan-bisnis\/down-payment-adalah\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/keuangan-bisnis\/down-payment-adalah\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/keuangan-bisnis\/down-payment-adalah\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/en\/homepage\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Down Payment (DP): Pengertian, Cara Kerja, dan Contohnya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","description":"Blog informatif dan inspiratif untuk Bisnis","publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization","name":"Paper.id","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","contentUrl":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","width":411,"height":133,"caption":"Paper.id"},"image":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","https:\/\/www.instagram.com\/paperindonesia\/?hl=en","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/paper-id\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/99ccd74b5eedff35a762def8b34e89f4","name":"Nadiyah Rahmalia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c1e1bfb72c6347304a9eb0a484df3391?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c1e1bfb72c6347304a9eb0a484df3391?s=96&d=mm&r=g","caption":"Nadiyah Rahmalia"},"description":"Content Writer dengan 4 tahun pengalaman menangani konten beragam topik di berbagai industri baik B2C dan B2B, termasuk bisnis, ekonomi, keuangan, dan sebagainya. Saat ini menulis di Paper.id untuk memperkaya wawasan pemilik bisnis dan memajukan industri B2B seluruh Indonesia.","sameAs":["https:\/\/www.linkedin.com\/in\/nadiyahrf\/"],"url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/author\/nadiyah\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26947"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=26947"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26947\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":26949,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26947\/revisions\/26949"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/26948"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=26947"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=26947"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=26947"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}