{"id":26800,"date":"2025-04-17T10:41:26","date_gmt":"2025-04-17T03:41:26","guid":{"rendered":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/?p=26800"},"modified":"2025-04-22T11:05:46","modified_gmt":"2025-04-22T04:05:46","slug":"contoh-liabilitas-jangka-panjang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/contoh-liabilitas-jangka-panjang\/","title":{"rendered":"5 Contoh Liabilitas Jangka Panjang yang Perlu Dipahami Pemilik Bisnis"},"content":{"rendered":"\n<p>Mengelola bisnis bukan hanya tentang meningkatkan penjualan atau mengatur operasional, tetapi juga memahami struktur keuangan perusahaan secara menyeluruh. Salah satu komponen penting yang tidak boleh diabaikan adalah <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/smb\/liabilitas-adalah\/\">liabilitas<\/a> jangka panjang, yaitu kewajiban yang harus dilunasi dalam jangka waktu lebih dari satu tahun.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebagai pemilik bisnis, memahami jenis-jenis liabilitas jangka panjang membantu kamu merencanakan keuangan jangka panjang dengan lebih bijak, menjaga stabilitas arus kas, serta mencegah potensi tekanan finansial di masa mendatang.<\/p>\n\n\n\n<p>Artikel ini menguraikan berbagai contoh <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/smb\/liabilitas-jangka-panjang\/\">liabilitas jangka panjang<\/a> yang umum dalam dunia usaha, beserta dampaknya terhadap keberlanjutan bisnis. Jadi, simak baik-baik, ya.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebelum itu, kamu perlu tahu bahwaPaper.id hadir sebagai solusi pencatatan dan pengelolaan keuangan bisnis yang lebih cerdas. <\/p>\n\n\n\n<p>Dengan fitur pelacakan liabilitas, proyeksi pembayaran, hingga laporan keuangan otomatis, kamu dapat memantau seluruh kewajiban jangka panjang dan jangka pendek dalam satu dashboard simpel yang mudah untuk pemula, sehingga semua tercatat lebih terstruktur.<\/p>\n\n\n\n<p>Yuk, pelajari selengkapnya tentang <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/laporan-keuangan.php?&amp;utm_source=blog&amp;utm_medium=organic&amp;utm_campaign=contoh_liabilitas_jangka_panjang\">laporan keuangan<\/a> Paper.id! Lalu, registrasikan bisnismu gratis, ya.<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-buttons is-content-justification-center is-layout-flex wp-container-2 wp-block-buttons-is-layout-flex\">\n<div class=\"wp-block-button\" style=\"text-align:center\"><a class=\"wp-block-button__link has-white-color has-text-color has-background wp-element-button btn btn__dark\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/webappv1\/#\/register?&amp;utm_source=blog&amp;utm_medium=organic&amp;utm_campaign=contoh_liabilitas_jangka_panjang&amp;utm_content=cta_button\" style=\"background-color:#4195d5\"><div class=\"btn__content\"><div class=\"btn__label\">Daftar Paper.id Gratis!<\/div><svg class=\"btn__icon --1 hidden has-hover:block\" width=\"19\" height=\"14\" viewBox=\"0 0 24.3434 18.8423\" fill=\"none\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" aria-hidden=\"true\"><path d=\"M10.9468 18.3364C12.4026 16.743 14.3463 14.9356 16.7455 13.3957C19.3561 11.7274 21.7228 10.904 23.5689 10.4762C23.5689 9.95219 23.5771 9.43887 23.5852 8.91486C21.8285 8.28391 19.7953 7.35352 17.5913 5.9312C14.9725 4.24153 12.8011 2.2952 11.0932 0.519982\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><path d=\"M23.5934 9.68481H0\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><\/svg><svg class=\"btn__icon --2\" width=\"19\" height=\"14\" viewBox=\"0 0 24.3434 18.8423\" fill=\"none\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" aria-hidden=\"true\"><path d=\"M10.9468 18.3364C12.4026 16.743 14.3463 14.9356 16.7455 13.3957C19.3561 11.7274 21.7228 10.904 23.5689 10.4762C23.5689 9.95219 23.5771 9.43887 23.5852 8.91486C21.8285 8.28391 19.7953 7.35352 17.5913 5.9312C14.9725 4.24153 12.8011 2.2952 11.0932 0.519982\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><path d=\"M23.5934 9.68481H0\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><\/svg><\/div><\/a><\/div>\n<\/div>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Contoh_Liabilitas_dalam_Bisnis\"><\/span><strong>Contoh Liabilitas dalam Bisnis<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Utang_obligasi_bonds_payable\"><\/span>1. Utang obligasi (<em>bonds payable<\/em>)<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Utang obligasi timbul ketika perusahaan menerbitkan surat utang kepada publik atau institusi untuk mendapatkan pendanaan jangka panjang. Dana yang diperoleh biasanya digunakan untuk membiayai proyek besar seperti ekspansi usaha, pembangunan fasilitas produksi, atau akuisisi.<\/p>\n\n\n\n<p>Meskipun menawarkan pendanaan tanpa mengurangi kepemilikan (seperti saham), utang obligasi memerlukan pembayaran bunga secara berkala dan pelunasan pokok pada saat jatuh tempo. Jika tidak dikelola dengan baik, beban bunga ini dapat memengaruhi arus kas dan menekan keuntungan.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Contoh:<\/strong> Sebuah perusahaan ritel menerbitkan obligasi senilai Rp500 miliar untuk membangun pusat distribusi nasional. Apabila proyek tersebut belum menghasilkan keuntungan dalam jangka waktu yang direncanakan, perusahaan tetap harus memenuhi kewajiban pembayaran bunga kepada pemegang obligasi.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Pinjaman_bank_jangka_panjang\"><\/span>2. Pinjaman bank jangka panjang<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Pinjaman jangka panjang dari bank atau lembaga keuangan digunakan untuk kebutuhan strategis seperti pengadaan alat produksi, pembangunan pabrik, atau pembelian kendaraan operasional. Pinjaman ini memiliki jangka waktu pelunasan di atas satu tahun dan disertai bunga tetap atau mengambang.<\/p>\n\n\n\n<p>Pinjaman semacam ini dapat membantu pertumbuhan usaha, namun tetap memerlukan perencanaan pembayaran yang matang. Jika terjadi penurunan pendapatan, pembayaran angsuran dan bunga dapat menjadi beban yang berat.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Contoh:<\/strong> Perusahaan manufaktur mengambil pinjaman senilai Rp200 miliar untuk pengadaan mesin otomatisasi. Jika penjualan menurun karena kondisi pasar, cicilan pinjaman dapat mengganggu kestabilan keuangan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Hipotek_atau_pinjaman_berjaminan_aset\"><\/span>3. Hipotek atau pinjaman berjaminan aset<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Hipotek merupakan jenis pinjaman jangka panjang yang dijamin dengan aset tetap, seperti gedung, tanah, atau pabrik. Pembayaran dilakukan secara bertahap dan disertai bunga sesuai ketentuan yang disepakati.<\/p>\n\n\n\n<p>Meskipun memungkinkan perusahaan memiliki aset tetap tanpa pembayaran penuh di awal, risiko akan timbul apabila aset tersebut tidak menghasilkan pendapatan sesuai harapan. Gagal bayar dapat berujung pada penyitaan aset.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Contoh:<\/strong> Perusahaan properti mengambil hipotek untuk membangun kawasan ruko. Jika tingkat penyewaan rendah, pembayaran cicilan bisa melebihi pendapatan sewa yang diterima.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/smb\/contoh-liabilitas\/\">6 Contoh Liabilitas Tersembunyi yang Diam-diam Bisa Merugikan Bisnismu<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Kewajiban_pensiun_karyawan\"><\/span>4. Kewajiban pensiun karyawan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Perusahaan yang menyediakan program pensiun bagi karyawan wajib mengalokasikan dana untuk pembayaran tunjangan setelah masa kerja selesai. Dana ini dihitung berdasarkan estimasi jumlah karyawan yang akan pensiun dan nilai manfaat yang harus dibayarkan.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika tidak dikelola secara disiplin, kewajiban pensiun dapat menggerus dana operasional dan membatasi fleksibilitas keuangan. Hal ini sering menjadi tantangan bagi perusahaan yang memiliki banyak karyawan tetap.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Contoh:<\/strong> Sebuah perusahaan logistik dengan ribuan karyawan memiliki kewajiban pensiun jangka panjang sebesar Rp1 triliun. Jika pengelolaan dana pensiun tidak optimal, perusahaan dapat menghadapi beban mendadak yang besar.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Kewajiban_sewa_jangka_panjang\"><\/span>5. Kewajiban sewa jangka panjang<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Kontrak sewa jangka panjang untuk aset seperti gedung, peralatan, atau kendaraan juga dicatat sebagai liabilitas jangka panjang dalam laporan keuangan, terutama sejak diberlakukannya standar akuntansi seperti PSAK 73.<\/p>\n\n\n\n<p>Risiko muncul ketika aset yang disewa tidak lagi digunakan secara maksimal, tetapi pembayaran tetap harus dilakukan sesuai kontrak.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Contoh:<\/strong> Sebuah perusahaan teknologi menyewa gedung perkantoran selama 10 tahun. Setelah dua tahun, perusahaan beralih ke sistem kerja hybrid dan sebagian besar ruang kantor tidak lagi digunakan. Meskipun demikian, kewajiban sewa tetap berjalan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Mengapa_Hal_Ini_Penting_untuk_Bisnis\"><\/span><strong>Mengapa Hal Ini Penting untuk Bisnis?<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Memahami dan mengelola liabilitas jangka panjang secara cermat penting untuk menjaga kestabilan usaha dalam jangka panjang. Beberapa alasan utamanya antara lain:<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li><strong>Perencanaan arus kas<\/strong>: Membantu memastikan bahwa bisnis memiliki dana yang cukup untuk memenuhi kewajiban tanpa mengganggu operasional.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Stabilitas finansial<\/strong>: Menghindari beban utang yang berlebihan agar perusahaan tetap sehat secara struktural.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Pengambilan keputusan strategis<\/strong>: Memberikan dasar yang kuat dalam memutuskan ekspansi, restrukturisasi, atau pendanaan tambahan.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Kredibilitas usaha<\/strong>: Bisnis yang mampu mengelola liabilitas jangka panjang dengan baik akan lebih dipercaya oleh mitra, bank, dan calon investor.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/bisnis\/aset-vs-liabilitas\/\">Aset vs Liabilitas, Mana yang Lebih Penting untuk Bisnis?<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Liabilitas jangka panjang adalah bagian dari strategi pembiayaan jangka panjang yang umum digunakan oleh perusahaan. <\/p>\n\n\n\n<p>Namun, jika tidak dikelola dengan cermat, kewajiban ini dapat mengganggu stabilitas keuangan dan membatasi pertumbuhan usaha.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebagai pemilik bisnis, penting untuk mengetahui jenis-jenis liabilitas jangka panjang, mulai dari obligasi, pinjaman bank, hipotek, hingga kewajiban pensiun dan sewa, serta memastikan bahwa setiap kewajiban dicatat, dianalisis, dan direncanakan dengan baik.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Mengelola bisnis bukan hanya tentang meningkatkan penjualan atau mengatur operasional, tetapi juga memahami struktur keuangan perusahaan secara menyeluruh. Salah satu komponen penting yang tidak boleh diabaikan adalah liabilitas jangka panjang, yaitu kewajiban yang harus dilunasi dalam jangka waktu lebih dari satu tahun. Sebagai pemilik bisnis, memahami jenis-jenis liabilitas jangka panjang membantu kamu merencanakan keuangan jangka [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":26807,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6449],"tags":[],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>5 Contoh Liabilitas Jangka Panjang yang Perlu Dipahami Pemilik Bisnis<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Ada 5 contoh liabilitas jangka panjang yang wajib dipahami pebisnis berikut ini. Yuk, simak agar kamu bisa mengelolanya dengan baik!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/contoh-liabilitas-jangka-panjang\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"5 Contoh Liabilitas Jangka Panjang yang Perlu Dipahami Pemilik Bisnis\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Ada 5 contoh liabilitas jangka panjang yang wajib dipahami pebisnis berikut ini. Yuk, simak agar kamu bisa mengelolanya dengan baik!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/contoh-liabilitas-jangka-panjang\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-04-17T03:41:26+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-04-22T04:05:46+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/contoh-liabilitas-jangka-panjang.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1800\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1013\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Nadiyah Rahmalia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Nadiyah Rahmalia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 menit\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"5 Contoh Liabilitas Jangka Panjang yang Perlu Dipahami Pemilik Bisnis","description":"Ada 5 contoh liabilitas jangka panjang yang wajib dipahami pebisnis berikut ini. Yuk, simak agar kamu bisa mengelolanya dengan baik!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/contoh-liabilitas-jangka-panjang\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"5 Contoh Liabilitas Jangka Panjang yang Perlu Dipahami Pemilik Bisnis","og_description":"Ada 5 contoh liabilitas jangka panjang yang wajib dipahami pebisnis berikut ini. Yuk, simak agar kamu bisa mengelolanya dengan baik!","og_url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/contoh-liabilitas-jangka-panjang\/","og_site_name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","article_published_time":"2025-04-17T03:41:26+00:00","article_modified_time":"2025-04-22T04:05:46+00:00","og_image":[{"width":1800,"height":1013,"url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/contoh-liabilitas-jangka-panjang.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Nadiyah Rahmalia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Nadiyah Rahmalia","Estimasi waktu membaca":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/contoh-liabilitas-jangka-panjang\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/contoh-liabilitas-jangka-panjang\/"},"author":{"name":"Nadiyah Rahmalia","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/99ccd74b5eedff35a762def8b34e89f4"},"headline":"5 Contoh Liabilitas Jangka Panjang yang Perlu Dipahami Pemilik Bisnis","datePublished":"2025-04-17T03:41:26+00:00","dateModified":"2025-04-22T04:05:46+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/contoh-liabilitas-jangka-panjang\/"},"wordCount":806,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"articleSection":["Akuntansi"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/contoh-liabilitas-jangka-panjang\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/contoh-liabilitas-jangka-panjang\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/contoh-liabilitas-jangka-panjang\/","name":"5 Contoh Liabilitas Jangka Panjang yang Perlu Dipahami Pemilik Bisnis","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website"},"datePublished":"2025-04-17T03:41:26+00:00","dateModified":"2025-04-22T04:05:46+00:00","description":"Ada 5 contoh liabilitas jangka panjang yang wajib dipahami pebisnis berikut ini. Yuk, simak agar kamu bisa mengelolanya dengan baik!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/contoh-liabilitas-jangka-panjang\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/contoh-liabilitas-jangka-panjang\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/contoh-liabilitas-jangka-panjang\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/en\/homepage\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"5 Contoh Liabilitas Jangka Panjang yang Perlu Dipahami Pemilik Bisnis"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","description":"Blog informatif dan inspiratif untuk Bisnis","publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization","name":"Paper.id","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","contentUrl":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","width":411,"height":133,"caption":"Paper.id"},"image":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","https:\/\/www.instagram.com\/paperindonesia\/?hl=en","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/paper-id\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/99ccd74b5eedff35a762def8b34e89f4","name":"Nadiyah Rahmalia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c1e1bfb72c6347304a9eb0a484df3391?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c1e1bfb72c6347304a9eb0a484df3391?s=96&d=mm&r=g","caption":"Nadiyah Rahmalia"},"description":"Content Writer dengan 4 tahun pengalaman menangani konten beragam topik di berbagai industri baik B2C dan B2B, termasuk bisnis, ekonomi, keuangan, dan sebagainya. Saat ini menulis di Paper.id untuk memperkaya wawasan pemilik bisnis dan memajukan industri B2B seluruh Indonesia.","sameAs":["https:\/\/www.linkedin.com\/in\/nadiyahrf\/"],"url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/author\/nadiyah\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26800"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=26800"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26800\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":26808,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26800\/revisions\/26808"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/26807"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=26800"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=26800"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=26800"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}