{"id":26776,"date":"2025-04-14T09:32:36","date_gmt":"2025-04-14T02:32:36","guid":{"rendered":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/?p=26776"},"modified":"2025-05-03T17:29:02","modified_gmt":"2025-05-03T10:29:02","slug":"jenis-jenis-ekuitas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/jenis-jenis-ekuitas\/","title":{"rendered":"Mengenal Jenis-Jenis Ekuitas: Pondasi Penting dalam Laporan Keuangan Bisnis"},"content":{"rendered":"\n<p>Dalam dunia bisnis dan keuangan, istilah <em>ekuitas<\/em> hampir pasti sering terdengar. Namun, tak sedikit yang hanya memahami konsep ini secara sepintas, padahal ekuitas memegang peranan penting dalam menggambarkan kesehatan finansial sebuah perusahaan.<\/p>\n\n\n\n<p>Bagi kamu yang menjalankan usaha, mengelola keuangan, atau ingin lebih memahami laporan keuangan dengan benar, mengetahui jenis-jenis ekuitas adalah langkah awal yang wajib.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apa_Itu_Ekuitas\"><\/span><strong>Apa Itu Ekuitas?<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Secara sederhana, <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/smb\/ekuitas-adalah\/\">ekuitas<\/a> adalah nilai bersih yang dimiliki oleh pemilik usaha setelah semua kewajiban dilunasi. Dalam laporan keuangan, ekuitas mencerminkan hak atas aset perusahaan setelah dikurangi utang.<\/p>\n\n\n\n<p>Rumus sederhananya adalah:<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-center\"><strong>Ekuitas = Aset \u2013 Kewajiban<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Ekuitas bisa meningkat seiring bertambahnya laba bersih, dan bisa menurun apabila perusahaan mengalami kerugian atau mengambil utang baru. Untuk memahami lebih dalam, mari kita bahas satu per satu komponen utama penyusun ekuitas.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/smb\/cara-menghitung-ekuitas\/\">Cara Menghitung Ekuitas dan Rumusnya Panduan Lengkap untuk Pemula<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Sebagai bagian dari laporan bisnis, menyusunnya memang tidak mudah.<\/p>\n\n\n\n<p>Tapi, kamu bisa menggunakan Paper.id untuk mempermudah pencatatan keuangan, pelacakan aset, dan pembuatan laporan keuangan secara otomatis dan profesional. <\/p>\n\n\n\n<p>Platform ini cocok untuk pemilik usaha, manajer keuangan, dan pelaku UMKM cerdas yang ingin naik kelas.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, laporan keuangan Paper.id juga sudah langsung terkoneksi dengan invoicing dan pembayaran digital, termasuk juga opsi cicilan dan pembayaran dengan kartu kredit tanpa perlu mesin EDC.<\/p>\n\n\n\n<p>Yuk, pelajari selengkapnnya tentang<a href=\"https:\/\/www.paper.id\/laporan-keuangan.php?&amp;utm_source=blog&amp;utm_medium=organic&amp;utm_campaign=jenis_ekuitas\"> laporan keuangan<\/a> Paper.id dan registrasikan bisnismu secara gratis untuk nikmati fitur-fiturnya!<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-buttons is-content-justification-center is-layout-flex wp-container-2 wp-block-buttons-is-layout-flex\">\n<div class=\"wp-block-button\" style=\"text-align:center\"><a class=\"wp-block-button__link has-white-color has-text-color has-background wp-element-button btn btn__dark\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/webappv1\/#\/register?&amp;utm_source=blog&amp;utm_medium=organic&amp;utm_campaign=jenis_ekuitas&amp;utm_content=cta_button\" style=\"background-color:#4195d5\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><div class=\"btn__content\"><div class=\"btn__label\">Daftar Paper.id Gratis!<\/div><svg class=\"btn__icon --1 hidden has-hover:block\" width=\"19\" height=\"14\" viewBox=\"0 0 24.3434 18.8423\" fill=\"none\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" aria-hidden=\"true\"><path d=\"M10.9468 18.3364C12.4026 16.743 14.3463 14.9356 16.7455 13.3957C19.3561 11.7274 21.7228 10.904 23.5689 10.4762C23.5689 9.95219 23.5771 9.43887 23.5852 8.91486C21.8285 8.28391 19.7953 7.35352 17.5913 5.9312C14.9725 4.24153 12.8011 2.2952 11.0932 0.519982\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><path d=\"M23.5934 9.68481H0\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><\/svg><svg class=\"btn__icon --2\" width=\"19\" height=\"14\" viewBox=\"0 0 24.3434 18.8423\" fill=\"none\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" aria-hidden=\"true\"><path d=\"M10.9468 18.3364C12.4026 16.743 14.3463 14.9356 16.7455 13.3957C19.3561 11.7274 21.7228 10.904 23.5689 10.4762C23.5689 9.95219 23.5771 9.43887 23.5852 8.91486C21.8285 8.28391 19.7953 7.35352 17.5913 5.9312C14.9725 4.24153 12.8011 2.2952 11.0932 0.519982\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><path d=\"M23.5934 9.68481H0\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><\/svg><\/div><\/a><\/div>\n<\/div>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Komponen_atau_Jenis_Ekuitas_yang_Perlu_Kamu_Ketahui\"><\/span><strong>Komponen atau Jenis Ekuitas yang Perlu Kamu Ketahui<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Ekuitas bukan hanya satu angka tunggal, melainkan gabungan dari beberapa komponen yang mencerminkan struktur modal dan hasil kinerja keuangan perusahaan. Berikut penjelasannya:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Modal_disetor_paid-in_capital\"><\/span>1. Modal disetor (<em>paid-in capital<\/em>)<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Modal disetor adalah dana yang diberikan oleh pemegang saham ketika membeli saham perusahaan. Komponen ini terbagi menjadi dua:<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li><strong>Nilai Nominal (Par Value)<\/strong>: Nilai dasar per lembar saham.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Tambahan Modal Disetor<\/strong>: Selisih antara harga jual saham dan nilai nominal.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Contoh: Jika kamu membeli 100 lembar saham seharga Rp5.000 dengan nilai nominal Rp1.000, maka Rp100.000 adalah modal disetor, dan Rp400.000 menjadi tambahan modal disetor.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Laba_Ditahan_retained_earnings\"><\/span>2. Laba Ditahan (<em>retained earnings<\/em>)<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Laba ditahan merupakan akumulasi laba bersih perusahaan yang tidak dibagikan sebagai dividen. Dana ini digunakan untuk pengembangan bisnis, pelunasan utang, atau membangun cadangan.<\/p>\n\n\n\n<p>Rumus<strong>:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-center\"><strong>Laba Ditahan = Laba Bersih \u2013 Dividen<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Jika laba ditahan bernilai negatif, biasanya disebut defisit.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Modal_saham_share_capital\"><\/span>3. Modal saham (<em>share capital<\/em>)<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Modal saham mencakup seluruh saham yang telah diterbitkan oleh perusahaan, baik saham biasa maupun saham preferen. Jenis saham ini menentukan hak suara, pembagian dividen, dan porsi kepemilikan dalam perusahaan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Akumulasi_pendapatan_komprehensif_lain_accumulated_other_comprehensive_income\"><\/span>4. Akumulasi pendapatan komprehensif lain (<em>accumulated other comprehensive income<\/em>)<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Komponen ini mencakup keuntungan atau kerugian yang belum direalisasikan dan tidak masuk ke dalam laporan laba rugi. Contohnya:<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li>Selisih kurs dari transaksi internasional<\/li>\n\n\n\n<li>Revaluasi aset tetap<\/li>\n\n\n\n<li>Perubahan nilai investasi jangka panjang<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Komponen ini penting dalam perusahaan dengan skala internasional atau investasi strategis.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Ekuitas_pemegang_saham_minoritas_minority_interest\"><\/span>5. Ekuitas pemegang saham minoritas (<em>minority interest<\/em>)<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Jika perusahaan memiliki anak usaha dan tidak memiliki kepemilikan penuh, maka porsi yang dimiliki pihak luar disebut ekuitas minoritas. Contohnya, jika induk perusahaan memiliki 80% saham anak perusahaan, maka 20% sisanya dicatat sebagai ekuitas minoritas.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"6_Cadangan_reserves\"><\/span>6. Cadangan (<em>reserves<\/em>)<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Cadangan adalah bagian dari laba ditahan yang dialokasikan secara khusus\u2014biasanya untuk ekspansi, pembagian dividen di masa depan, atau mitigasi risiko. Cadangan ini bisa ditentukan oleh kebijakan manajemen atau berdasarkan regulasi.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/smb\/contoh-laporan-perubahan-ekuitas\/\">Contoh Laporan Perubahan Ekuitas dalam Bisnis Panduan Lengkap untuk Pemula<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Mengapa_Penting_Memahami_Jenis_Ekuitas\"><\/span><strong>Mengapa Penting Memahami Jenis Ekuitas?<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Memahami struktur ekuitas penting bukan hanya untuk akuntan, tapi juga untuk pemilik bisnis, calon investor, hingga analis keuangan. Alasannya:<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li>Memberikan gambaran jelas tentang <strong>kesehatan keuangan perusahaan<\/strong><\/li>\n\n\n\n<li>Menjadi dasar untuk <strong>menarik investasi<\/strong> atau mengajukan pendanaan<\/li>\n\n\n\n<li>Membantu menyusun strategi <strong>reinvestasi dan pembagian dividen<\/strong><\/li>\n\n\n\n<li>Memastikan <strong>kepatuhan terhadap regulasi<\/strong> yang mewajibkan pencadangan modal tertentu<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Tips_Meningkatkan_Ekuitas_Perusahaan\"><\/span><strong>Tips Meningkatkan Ekuitas Perusahaan<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Jika kamu ingin memperkuat struktur keuangan bisnis, berikut beberapa strategi yang bisa diterapkan:<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li><strong>Tingkatkan pendapatan dan laba bersih<\/strong> melalui efisiensi dan inovasi<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Kurangi beban kewajiban<\/strong>, terutama utang jangka panjang<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Gunakan laba untuk reinvestasi<\/strong>, bukan hanya dibagikan sebagai dividen<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Kelola aset secara optimal<\/strong> agar produktif dan menghasilkan nilai<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Ekuitas adalah salah satu komponen terpenting dalam laporan keuangan. Dengan memahami jenis-jenis ekuitas seperti modal disetor, laba ditahan, modal saham, hingga cadangan, kamu akan memiliki perspektif yang lebih lengkap tentang posisi keuangan bisnismu.<\/p>\n\n\n\n<p>Lebih dari sekadar angka, ekuitas mencerminkan kepercayaan investor, arah pertumbuhan bisnis, dan ketangguhan finansial. Jadi, pastikan kamu selalu memantau dan mengelola ekuitas dengan strategi yang tepat, ya!<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dalam dunia bisnis dan keuangan, istilah ekuitas hampir pasti sering terdengar. Namun, tak sedikit yang hanya memahami konsep ini secara sepintas, padahal ekuitas memegang peranan penting dalam menggambarkan kesehatan finansial sebuah perusahaan. Bagi kamu yang menjalankan usaha, mengelola keuangan, atau ingin lebih memahami laporan keuangan dengan benar, mengetahui jenis-jenis ekuitas adalah langkah awal yang wajib. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":26777,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6449],"tags":[],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Mengenal Jenis-Jenis Ekuitas: Pondasi Penting Bisnis<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Apa saja jenis-jenis ekuitas? Pembahasan lengkapnya bisa kamu simak di sini secara detail dan mudah dipahami oleh pemula.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/jenis-jenis-ekuitas\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mengenal Jenis-Jenis Ekuitas: Pondasi Penting Bisnis\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Apa saja jenis-jenis ekuitas? Pembahasan lengkapnya bisa kamu simak di sini secara detail dan mudah dipahami oleh pemula.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/jenis-jenis-ekuitas\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-04-14T02:32:36+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-05-03T10:29:02+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/jenis-jenis-ekuitas.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1380\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"920\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Nadiyah Rahmalia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Nadiyah Rahmalia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mengenal Jenis-Jenis Ekuitas: Pondasi Penting Bisnis","description":"Apa saja jenis-jenis ekuitas? Pembahasan lengkapnya bisa kamu simak di sini secara detail dan mudah dipahami oleh pemula.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/jenis-jenis-ekuitas\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Mengenal Jenis-Jenis Ekuitas: Pondasi Penting Bisnis","og_description":"Apa saja jenis-jenis ekuitas? Pembahasan lengkapnya bisa kamu simak di sini secara detail dan mudah dipahami oleh pemula.","og_url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/jenis-jenis-ekuitas\/","og_site_name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","article_published_time":"2025-04-14T02:32:36+00:00","article_modified_time":"2025-05-03T10:29:02+00:00","og_image":[{"width":1380,"height":920,"url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/jenis-jenis-ekuitas.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Nadiyah Rahmalia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Nadiyah Rahmalia","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/jenis-jenis-ekuitas\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/jenis-jenis-ekuitas\/"},"author":{"name":"Nadiyah Rahmalia","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/99ccd74b5eedff35a762def8b34e89f4"},"headline":"Mengenal Jenis-Jenis Ekuitas: Pondasi Penting dalam Laporan Keuangan Bisnis","datePublished":"2025-04-14T02:32:36+00:00","dateModified":"2025-05-03T10:29:02+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/jenis-jenis-ekuitas\/"},"wordCount":705,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"articleSection":["Akuntansi"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/jenis-jenis-ekuitas\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/jenis-jenis-ekuitas\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/jenis-jenis-ekuitas\/","name":"Mengenal Jenis-Jenis Ekuitas: Pondasi Penting Bisnis","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website"},"datePublished":"2025-04-14T02:32:36+00:00","dateModified":"2025-05-03T10:29:02+00:00","description":"Apa saja jenis-jenis ekuitas? Pembahasan lengkapnya bisa kamu simak di sini secara detail dan mudah dipahami oleh pemula.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/jenis-jenis-ekuitas\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/jenis-jenis-ekuitas\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/jenis-jenis-ekuitas\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/en\/homepage\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Mengenal Jenis-Jenis Ekuitas: Pondasi Penting dalam Laporan Keuangan Bisnis"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","description":"Blog informatif dan inspiratif untuk Bisnis","publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization","name":"Paper.id","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","contentUrl":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","width":411,"height":133,"caption":"Paper.id"},"image":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","https:\/\/www.instagram.com\/paperindonesia\/?hl=en","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/paper-id\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/99ccd74b5eedff35a762def8b34e89f4","name":"Nadiyah Rahmalia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c1e1bfb72c6347304a9eb0a484df3391?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c1e1bfb72c6347304a9eb0a484df3391?s=96&d=mm&r=g","caption":"Nadiyah Rahmalia"},"description":"Content Writer dengan 4 tahun pengalaman menangani konten beragam topik di berbagai industri baik B2C dan B2B, termasuk bisnis, ekonomi, keuangan, dan sebagainya. Saat ini menulis di Paper.id untuk memperkaya wawasan pemilik bisnis dan memajukan industri B2B seluruh Indonesia.","sameAs":["https:\/\/www.linkedin.com\/in\/nadiyahrf\/"],"url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/author\/nadiyah\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26776"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=26776"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26776\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":26779,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26776\/revisions\/26779"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/26777"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=26776"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=26776"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=26776"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}