{"id":26501,"date":"2025-04-01T00:16:17","date_gmt":"2025-03-31T17:16:17","guid":{"rendered":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/?p=26501"},"modified":"2025-04-08T00:22:13","modified_gmt":"2025-04-07T17:22:13","slug":"ikhtisar-laba-rugi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/ikhtisar-laba-rugi\/","title":{"rendered":"Ikhtisar Laba Rugi: Pengertian dan Fungsinya"},"content":{"rendered":"\n<p>Ikhtisar laba rugi merupakan salah satu komponen utama dalam laporan keuangan perusahaan. Dokumen ini menjadi alat penting untuk menggambarkan kinerja finansial suatu entitas bisnis dalam periode tertentu, baik secara tahunan maupun kuartalan.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan adanya laporan ini, perusahaan dapat menilai apakah aktivitas operasionalnya menghasilkan keuntungan atau justru mengalami kerugian. Penjelasan lebih lengkap tentang pengertian, fungsi, dan komponen ikhtisar laba rugi bisa kamu simak berikut ini.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apa_Itu_Ikhtisar_Laba_Rugi\"><\/span><strong>Apa Itu Ikhtisar Laba Rugi?<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Secara umum, ikhtisar laba rugi\u2014yang juga dikenal dengan istilah laporan laba rugi atau income statement\u2014merupakan laporan yang menyajikan informasi mengenai pendapatan dan beban yang ditanggung perusahaan dalam periode tertentu.<\/p>\n\n\n\n<p>Melalui laporan ini, pemilik usaha, manajemen, dan pemangku kepentingan lainnya dapat memahami hasil operasional bisnis. Laporan ini menunjukkan total pendapatan yang diterima serta biaya yang dikeluarkan untuk mencapai pendapatan tersebut, yang kemudian menghasilkan laba atau rugi bersih.<\/p>\n\n\n\n<p>Ikhtisar laba rugi juga dapat memberikan cerminan atas aktivitas bisnis yang dijalankan dan membantu dalam mengevaluasi keberhasilan perusahaan dalam mencapai target finansialnya.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/smb\/contoh-laporan-laba-rugi\/\">Contoh Laporan Laba Rugi: Lengkap dengan Cara Membuatnya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Tanpa perlu repot buat laporan laba rugi sendiri, kamu bisa tinggal santai dan nikmati fitur laporan keuangan Paper.id.<\/p>\n\n\n\n<p>Di Paper.id, laporan keuangan termasuk laporan laba rugi bisa otomatis dibuat berdasarkan transaksi bisnismu tanpa perlu kamu repot-repot lagi input data ulang.<\/p>\n\n\n\n<p>Menarik, bukan? Yuk, simak selengkapnya tentang <strong><a href=\"https:\/\/www.paper.id\/laporan-keuangan.php?&amp;utm_source=blog&amp;utm_medium=organic&amp;utm_campaign=ikhtisar_laba_rugi\">laporan keuangan<\/a><\/strong> Paper.id dan registrasikan bisnismu untuk nikmati fiturnya!<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-buttons is-content-justification-center is-layout-flex wp-container-2 wp-block-buttons-is-layout-flex\">\n<div class=\"wp-block-button\" style=\"text-align:center\"><a class=\"wp-block-button__link has-white-color has-text-color has-background wp-element-button btn btn__dark\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/webappv1\/#\/register?&amp;utm_source=blog&amp;utm_medium=organic&amp;utm_campaign=ikhtisar_laba_rugi&amp;utm_content=cta_button\" style=\"background-color:#4195d5\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><div class=\"btn__content\"><div class=\"btn__label\">Daftar Paper.id Gratis<\/div><svg class=\"btn__icon --1 hidden has-hover:block\" width=\"19\" height=\"14\" viewBox=\"0 0 24.3434 18.8423\" fill=\"none\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" aria-hidden=\"true\"><path d=\"M10.9468 18.3364C12.4026 16.743 14.3463 14.9356 16.7455 13.3957C19.3561 11.7274 21.7228 10.904 23.5689 10.4762C23.5689 9.95219 23.5771 9.43887 23.5852 8.91486C21.8285 8.28391 19.7953 7.35352 17.5913 5.9312C14.9725 4.24153 12.8011 2.2952 11.0932 0.519982\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><path d=\"M23.5934 9.68481H0\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><\/svg><svg class=\"btn__icon --2\" width=\"19\" height=\"14\" viewBox=\"0 0 24.3434 18.8423\" fill=\"none\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" aria-hidden=\"true\"><path d=\"M10.9468 18.3364C12.4026 16.743 14.3463 14.9356 16.7455 13.3957C19.3561 11.7274 21.7228 10.904 23.5689 10.4762C23.5689 9.95219 23.5771 9.43887 23.5852 8.91486C21.8285 8.28391 19.7953 7.35352 17.5913 5.9312C14.9725 4.24153 12.8011 2.2952 11.0932 0.519982\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><path d=\"M23.5934 9.68481H0\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><\/svg><\/div><\/a><\/div>\n<\/div>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Fungsi_Ikhtisar_Laba_Rugi\"><\/span><strong>Fungsi Ikhtisar Laba Rugi<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Menilai_kinerja_keuangan_perusahaan\"><\/span>1. Menilai kinerja keuangan perusahaan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Laporan ini membantu para pemangku kepentingan dalam mengevaluasi performa keuangan perusahaan dari waktu ke waktu. Dengan membandingkan hasil laba atau rugi antar periode, kamu bisa melihat apakah terjadi pertumbuhan atau penurunan kinerja.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Menentukan_profitabilitas\"><\/span>Menentukan profitabilitas<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Profitabilitas adalah salah satu indikator utama dalam menilai keberhasilan operasional. Melalui laporan laba rugi, perusahaan dapat melihat besarnya keuntungan yang diperoleh dari aktivitas bisnis inti secara jelas dan terukur.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Mengambil_keputusan_investasi\"><\/span>Mengambil keputusan investasi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Investor sangat memperhatikan laporan laba rugi dalam menilai kelayakan investasi. Stabilitas dan pertumbuhan laba menjadi pertimbangan penting bagi mereka untuk menanamkan modal ke dalam perusahaan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Komponen-Komponen_dalam_Ikhtisar_Laba_Rugi\"><\/span><strong>Komponen-Komponen dalam Ikhtisar Laba Rugi<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Pendapatan_atau_revenue\"><\/span>1. Pendapatan atau <em>revenue<\/em><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Pendapatan adalah total pemasukan yang diterima perusahaan dari penjualan produk, penyediaan jasa, atau kegiatan bisnis lainnya dalam satu periode akuntansi.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Harga_pokok_penjualan_atau_cost_of_goods_sold\"><\/span>2. Harga pokok penjualan atau <em>cost of goods sold<\/em><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Merupakan biaya langsung yang dikeluarkan untuk memproduksi barang atau jasa yang dijual. Biaya ini mencakup bahan baku, tenaga kerja langsung, dan biaya produksi lainnya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Laba_kotor_atau_gross_profit\"><\/span>3. Laba kotor atau <em>gross profit<\/em><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Laba kotor dihitung dari selisih antara pendapatan dan harga pokok penjualan. Komponen ini menunjukkan kemampuan perusahaan menghasilkan keuntungan sebelum dikurangi beban operasional.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Beban_operasional_atau_operating_expenses\"><\/span>4. Beban operasional atau <em>operating expenses<\/em><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Beban ini mencakup seluruh biaya yang dikeluarkan untuk menjalankan aktivitas operasional, seperti gaji staf, biaya pemasaran, sewa kantor, dan biaya administrasi lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/smb\/cara-membuat-laporan-laba-rugi\/\">Cara membuat Laporan Laba Rugi yang Mudah untuk Pemula<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Laba_operasional_atau_operating_income\"><\/span>5. Laba operasional atau <em>operating income<\/em><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Laba operasional adalah keuntungan yang diperoleh setelah dikurangi seluruh beban operasional. Angka ini mencerminkan efisiensi operasional inti perusahaan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"6_Pendapatan_dan_beban_luar_biasa_atau_non%E2%80%93operating_income_and_expenses\"><\/span>6. Pendapatan dan beban luar biasa atau <em>non<\/em>&#8211;<em>operating income and expenses<\/em><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Pendapatan luar biasa meliputi pemasukan dari aktivitas non-operasional, seperti bunga atau penjualan aset. Sebaliknya, beban luar biasa meliputi kerugian yang tidak terduga seperti penurunan nilai aset.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"7_Laba_sebelum_pajak_atau_earnings_before_tax\"><\/span>7. Laba sebelum pajak atau <em>earnings before tax<\/em><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Merupakan hasil dari laba operasional yang telah ditambahkan pendapatan luar biasa dan dikurangi beban luar biasa, namun belum memperhitungkan pajak penghasilan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"8_Beban_pajak_penghasilan_atau_income_tax_expense\"><\/span>8. Beban pajak penghasilan atau <em>income tax expense<\/em><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Biaya pajak yang harus dibayarkan atas laba yang diperoleh, dihitung berdasarkan ketentuan perpajakan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"9_Laba_bersih_atau_net_income\"><\/span>9. Laba bersih atau <em>net income<\/em><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Laba bersih adalah hasil akhir dari seluruh perhitungan dalam ikhtisar laba rugi. Komponen ini menunjukkan keuntungan bersih perusahaan setelah dikurangi seluruh beban dan pajak. Nilai ini menjadi tolok ukur utama dalam menilai performa finansial perusahaan secara keseluruhan.<\/p>\n\n\n\n<p>Ikhtisar laba rugi bukan sekadar angka dalam laporan keuangan. Ia adalah representasi nyata dari performa perusahaan. Karena itu, pemahaman mendalam terhadap seluruh komponennya sangat penting untuk menunjang pengambilan keputusan strategis.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ikhtisar laba rugi merupakan salah satu komponen utama dalam laporan keuangan perusahaan. Dokumen ini menjadi alat penting untuk menggambarkan kinerja finansial suatu entitas bisnis dalam periode tertentu, baik secara tahunan maupun kuartalan. Dengan adanya laporan ini, perusahaan dapat menilai apakah aktivitas operasionalnya menghasilkan keuntungan atau justru mengalami kerugian. Penjelasan lebih lengkap tentang pengertian, fungsi, dan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":26502,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6449],"tags":[],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Ikhtisar Laba Rugi: Pengertian dan Fungsinya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Sudahkah kamu memahami apa itu ikhtisar laba rugi? Yuk, simak penjelasan lengkapnya untuk bisnis dengan simak artikel berikut ini!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/ikhtisar-laba-rugi\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Ikhtisar Laba Rugi: Pengertian dan Fungsinya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Sudahkah kamu memahami apa itu ikhtisar laba rugi? Yuk, simak penjelasan lengkapnya untuk bisnis dengan simak artikel berikut ini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/ikhtisar-laba-rugi\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-03-31T17:16:17+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-04-07T17:22:13+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/ikhtisar-laba-rugi.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1480\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"915\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Nadiyah Rahmalia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Nadiyah Rahmalia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Ikhtisar Laba Rugi: Pengertian dan Fungsinya","description":"Sudahkah kamu memahami apa itu ikhtisar laba rugi? Yuk, simak penjelasan lengkapnya untuk bisnis dengan simak artikel berikut ini!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/ikhtisar-laba-rugi\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Ikhtisar Laba Rugi: Pengertian dan Fungsinya","og_description":"Sudahkah kamu memahami apa itu ikhtisar laba rugi? Yuk, simak penjelasan lengkapnya untuk bisnis dengan simak artikel berikut ini!","og_url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/ikhtisar-laba-rugi\/","og_site_name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","article_published_time":"2025-03-31T17:16:17+00:00","article_modified_time":"2025-04-07T17:22:13+00:00","og_image":[{"width":1480,"height":915,"url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/ikhtisar-laba-rugi.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Nadiyah Rahmalia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Nadiyah Rahmalia","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/ikhtisar-laba-rugi\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/ikhtisar-laba-rugi\/"},"author":{"name":"Nadiyah Rahmalia","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/99ccd74b5eedff35a762def8b34e89f4"},"headline":"Ikhtisar Laba Rugi: Pengertian dan Fungsinya","datePublished":"2025-03-31T17:16:17+00:00","dateModified":"2025-04-07T17:22:13+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/ikhtisar-laba-rugi\/"},"wordCount":642,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"articleSection":["Akuntansi"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/ikhtisar-laba-rugi\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/ikhtisar-laba-rugi\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/ikhtisar-laba-rugi\/","name":"Ikhtisar Laba Rugi: Pengertian dan Fungsinya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website"},"datePublished":"2025-03-31T17:16:17+00:00","dateModified":"2025-04-07T17:22:13+00:00","description":"Sudahkah kamu memahami apa itu ikhtisar laba rugi? Yuk, simak penjelasan lengkapnya untuk bisnis dengan simak artikel berikut ini!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/ikhtisar-laba-rugi\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/ikhtisar-laba-rugi\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/ikhtisar-laba-rugi\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/en\/homepage\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Ikhtisar Laba Rugi: Pengertian dan Fungsinya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","description":"Blog informatif dan inspiratif untuk Bisnis","publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization","name":"Paper.id","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","contentUrl":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","width":411,"height":133,"caption":"Paper.id"},"image":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","https:\/\/www.instagram.com\/paperindonesia\/?hl=en","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/paper-id\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/99ccd74b5eedff35a762def8b34e89f4","name":"Nadiyah Rahmalia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c1e1bfb72c6347304a9eb0a484df3391?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c1e1bfb72c6347304a9eb0a484df3391?s=96&d=mm&r=g","caption":"Nadiyah Rahmalia"},"description":"Content Writer dengan 4 tahun pengalaman menangani konten beragam topik di berbagai industri baik B2C dan B2B, termasuk bisnis, ekonomi, keuangan, dan sebagainya. Saat ini menulis di Paper.id untuk memperkaya wawasan pemilik bisnis dan memajukan industri B2B seluruh Indonesia.","sameAs":["https:\/\/www.linkedin.com\/in\/nadiyahrf\/"],"url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/author\/nadiyah\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26501"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=26501"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26501\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":26503,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26501\/revisions\/26503"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/26502"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=26501"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=26501"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=26501"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}