{"id":26489,"date":"2025-04-07T21:35:10","date_gmt":"2025-04-07T14:35:10","guid":{"rendered":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/?p=26489"},"modified":"2026-03-18T11:45:03","modified_gmt":"2026-03-18T04:45:03","slug":"automated-clearing-house-ach","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/keuangan-bisnis\/automated-clearing-house-ach\/","title":{"rendered":"Mengenal Automated Clearing House (ACH) Hingga Contohnya"},"content":{"rendered":"\n<p>Jika berbicara tentang transaksi, maka Automated Clearing House atau ACH merupakan elemen yang cukup penting. <\/p>\n\n\n\n<p>Bisa dikatakan, ACH merupakan sebuah jaringan elektronik yang memfasilitasi transfer dana antar lembaga keuangan di Amerika Serikat.<\/p>\n\n\n\n<p>Berdiri sejak tahun 1970-an, sistem ACH memungkinkan adanya pergerakan uang yang lancar antarbank. Hal itu menjadikannya bagian penting dari operasi perbankan modern. <\/p>\n\n\n\n<p>Untuk mengenal lebih jauh tentang Automated Clearing House, simak ulasannya di bawah ini.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apa_Itu_Automated_Clearing_House\"><\/span><strong>Apa Itu Automated Clearing House<\/strong>?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p><em>Automated Clearing House <\/em>(ACH) adalah jaringan elektronik berbasis komputer yang digunakan untuk memproses transaksi debit dan kredit secara online antara lembaga keuangan seperti bank. <\/p>\n\n\n\n<p>Sistem ini memfasilitasi transfer dana tanpa memerlukan uang fisik. Dengan begitu, maka dapat memberikan kemudahan bagi pelaku usaha dalam menjalankan transaksi bisnis secara efisien.<\/p>\n\n\n\n<p>Cara kerja ACH dimulai dengan inisiasi transaksi oleh pihak pengirim atau penerima dana. Transaksi yang diterima oleh bank selama jam kerja akan disimpan dan diteruskan dalam kelompok ke jaringan ACH.<\/p>\n\n\n\n<p>Karena ACH merupakan sistem <em>settlement <\/em>bersih, maka proses ini mungkin mengalami penundaan beberapa hari. Dengan begitu, ada risiko dalam penggunaan sistem ini.<\/p>\n\n\n\n<p>Secara umum, ACH memproses volume transaksi debit dan kredit dalam jumlah besar secara batch. Transfer kredit diinisiasi oleh pembeli, sedangkan penagihan debit langsung dilakukan oleh penjual dengan pra-otorisasi dari pembeli. <\/p>\n\n\n\n<p>Contoh penggunaan ACH meliputi pembayaran gaji karyawan, pembayaran vendor, atau pembayaran belanja <em>online<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: Keuntungan Menyediakan Berbagai Metode Pembayaran Untuk Transaksi Bisnis<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Untuk memudahkan transaksi bisnis, kamu bisa menggunakan Paper.id. Paper.id adalah <em>platform<\/em> pembayaran bisnis, khususnya untuk B2B, yang menyediakan 30+ opsi pembayaran. <\/p>\n\n\n\n<p>Paling menariknya, kamu bisa menggunakan kartu kredit tanpa perlu mesin EDC untuk memperpanjang tempo pembayaran tanpa perlu nego, <em>lho<\/em>!<\/p>\n\n\n\n<p>Yuk, cek selengkapnya tentang Paper.id dengan klik <strong><a href=\"https:\/\/www.paper.id\/invoice-online.php?&amp;utm_source=blog&amp;utm_medium=organic&amp;utm_campaign=ach\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">di sini<\/a><\/strong>. Lalu, daftarkan bisnismu gratis untuk langsung buktikan sendiri praktisnya!<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-buttons is-content-justification-center is-layout-flex wp-container-2 wp-block-buttons-is-layout-flex\">\n<div class=\"wp-block-button\" style=\"text-align:center\"><a class=\"wp-block-button__link has-white-color has-text-color has-background wp-element-button btn btn__dark\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/webappv1\/#\/register?&amp;utm_source=blog&amp;utm_medium=organic&amp;utm_campaign=ach&amp;utm_content=cta_button\" style=\"background-color:#4195d5\"><div class=\"btn__content\"><div class=\"btn__label\">Daftar Paper.id Gratis!<\/div><svg class=\"btn__icon --1 hidden has-hover:block\" width=\"19\" height=\"14\" viewBox=\"0 0 24.3434 18.8423\" fill=\"none\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" aria-hidden=\"true\"><path d=\"M10.9468 18.3364C12.4026 16.743 14.3463 14.9356 16.7455 13.3957C19.3561 11.7274 21.7228 10.904 23.5689 10.4762C23.5689 9.95219 23.5771 9.43887 23.5852 8.91486C21.8285 8.28391 19.7953 7.35352 17.5913 5.9312C14.9725 4.24153 12.8011 2.2952 11.0932 0.519982\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><path d=\"M23.5934 9.68481H0\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><\/svg><svg class=\"btn__icon --2\" width=\"19\" height=\"14\" viewBox=\"0 0 24.3434 18.8423\" fill=\"none\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" aria-hidden=\"true\"><path d=\"M10.9468 18.3364C12.4026 16.743 14.3463 14.9356 16.7455 13.3957C19.3561 11.7274 21.7228 10.904 23.5689 10.4762C23.5689 9.95219 23.5771 9.43887 23.5852 8.91486C21.8285 8.28391 19.7953 7.35352 17.5913 5.9312C14.9725 4.24153 12.8011 2.2952 11.0932 0.519982\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><path d=\"M23.5934 9.68481H0\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><\/svg><\/div><\/a><\/div>\n<\/div>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Jenis-Jenis_Transaksi_ACH\"><\/span><strong>Jenis-Jenis Transaksi ACH<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_ACH_kredit\"><\/span>1. ACH kredit<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Dalam transaksi ini, pengirim (<em>originator<\/em>) menginisiasi transfer dana ke rekening penerima. <\/p>\n\n\n\n<p>Contoh umum termasuk setoran langsung gaji karyawan, pembayaran vendor oleh perusahaan, dan pengembalian pajak oleh pemerintah. <\/p>\n\n\n\n<p>Jika diperhatikan, perusahaan mengirimkan gaji langsung ke rekening bank karyawan melalui ACH Credit.<\/p>\n\n\n\n<p>Hal ini memastikan pembayaran yang efisien dan tepat waktu.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_ACH_debit\"><\/span>2. ACH debit<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Transaksi ini memungkinkan penerima pembayaran untuk menarik dana dari rekening pengirim dengan otorisasi sebelumnya. <\/p>\n\n\n\n<p>Contoh umum meliputi pembayaran tagihan utilitas, cicilan pinjaman, dan pembayaran berulang lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebagai ilustrasi, pelanggan dapat mengatur pembayaran otomatis tagihan listrik. <\/p>\n\n\n\n<p>Nantinya, perusahaan utilitas menarik jumlah yang terutang langsung dari rekening bank pelanggan pada tanggal yang ditentukan.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, ACH juga digunakan untuk berbagai transaksi lainnya. <\/p>\n\n\n\n<p>Contohnya seperti pembayaran antara bisnis (B2B), pembayaran konsumen, dan transaksi pemerintah.<\/p>\n\n\n\n<p>Fleksibilitas ini menjadikan ACH sebagai komponen penting dalam sistem pembayaran elektronik modern.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Keunggulan_Automated_Clearing_House\"><\/span><strong>Keunggulan Automated Clearing House<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Efisiensi_dan_kecepatan_transaksi\"><\/span>1. Efisiensi dan kecepatan transaksi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>ACH memproses transaksi secara elektronik dalam batch, memungkinkan transfer dana yang lebih cepat dibandingkan metode tradisional seperti cek kertas. <\/p>\n\n\n\n<p>Perubahan aturan pada Maret 2021 telah memperluas akses ke transaksi ACH pada hari yang sama.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan begitu, maka dapat memungkinkan penyelesaian transaksi pada hari yang sama untuk sebagian besar transaksi. Hal ini meningkatkan efisiensi dan memastikan dana tersedia lebih cepat bagi penerima.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Keamanan_yang_ditingkatkan\"><\/span>2. Keamanan yang ditingkatkan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Transaksi ACH menawarkan tingkat keamanan yang lebih tinggi dibandingkan dengan metode pembayaran tradisional. <\/p>\n\n\n\n<p>Informasi sensitif dienkripsi selama proses transfer, mengurangi risiko pencurian data. <\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, karena transaksi diproses secara elektronik, paparan informasi perbankan berkurang, berbeda dengan cek kertas yang dapat dilihat oleh beberapa orang selama prosesnya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Biaya_transaksi_lebih_rendah\"><\/span>3. Biaya transaksi lebih rendah<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Salah satu keuntungan signifikan dari ACH adalah biaya transaksi yang lebih rendah dibandingkan dengan pembayaran kartu kredit atau debit. <\/p>\n\n\n\n<p>Biaya yang lebih rendah ini memungkinkan bisnis untuk menghemat biaya operasional dan menawarkan opsi pembayaran yang lebih ekonomis kepada pelanggan mereka.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Kemudahan_dalam_pembayaran_berulang\"><\/span>4. Kemudahan dalam pembayaran berulang<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>ACH memudahkan pengaturan pembayaran otomatis untuk transaksi berulang seperti pembayaran tagihan utilitas, hipotek, atau langganan. <\/p>\n\n\n\n<p>Setelah diatur, pembayaran ini berjalan secara otomatis hingga dibatalkan. Kondisi itu memberikan kenyamanan bagi pelanggan dan memastikan bisnis menerima pembayaran tepat waktu.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/smb\/payment-link-generator\/\">Payment Link Generator: Solusi Pembayaran Praktis untuk Bisnismu<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Peran_ACH_Pada_Industri\"><\/span><strong>Peran ACH Pada Industri<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Perbankan_dan_keuangan\"><\/span>1. Perbankan dan keuangan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Dalam sektor perbankan, ACH digunakan untuk berbagai layanan seperti setoran langsung gaji, pembayaran tagihan otomatis, dan transfer dana antarbank. <\/p>\n\n\n\n<p>Misalnya, nasabah dapat mengatur pembayaran hipotek atau pinjaman secara otomatis melalui debit langsung dari rekening mereka. <\/p>\n\n\n\n<p>Hal ini memastikan pembayaran tepat waktu dan mengurangi risiko keterlambatan. Selain itu, bank menggunakan ACH untuk memproses pembayaran bunga dan dividen kepada nasabah mereka.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Bisnis_dan_e-commerce\"><\/span>2. Bisnis dan e-commerce<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Perusahaan memanfaatkan ACH untuk mengelola pembayaran kepada vendor dan pemasok. Bagian ini juga menerima pembayaran dari pelanggan. <\/p>\n\n\n\n<p>Dengan menggunakan ACH, bisnis dapat mengurangi biaya transaksi yang terkait dengan pemrosesan cek kertas dan meningkatkan efisiensi arus kas. <\/p>\n\n\n\n<p>Dalam e-commerce, ACH memungkinkan pelanggan melakukan pembayaran langsung dari rekening bank mereka. <\/p>\n\n\n\n<p>Dengan begitu, maka bisa juga menawarkan alternatif yang lebih hemat biaya dibandingkan kartu kredit.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Pemerintah_dan_pajak\"><\/span>3. Pemerintah dan pajak<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Instansi pemerintah menggunakan ACH untuk mendistribusikan pembayaran seperti tunjangan sosial, pengembalian pajak, dan manfaat pensiun secara efisien. <\/p>\n\n\n\n<p>Dengan mendepositkan dana langsung ke rekening penerima, pemerintah dapat mengurangi biaya administrasi dan memastikan distribusi dana yang cepat dan aman. <\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, wajib pajak dapat menggunakan ACH untuk membayar pajak secara elektronik, mengurangi kebutuhan akan pengiriman cek fisik dan mempercepat proses penerimaan pajak.<\/p>\n\n\n\n<p>Nah, itulah penjelasan tentang ACH, sistem pembayaran elektronik yang efisien, aman, dan berbiaya rendah. <\/p>\n\n\n\n<p>Dengan perannya dalam berbagai industri, ACH mempermudah transaksi keuangan. Meski memiliki tantangan, inovasi teknologi terus meningkatkan keandalannya. <\/p>\n\n\n\n<p>Hal itu menjadikannya solusi utama untuk pembayaran digital di masa depan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jika berbicara tentang transaksi, maka Automated Clearing House atau ACH merupakan elemen yang cukup penting. Bisa dikatakan, ACH merupakan sebuah jaringan elektronik yang memfasilitasi transfer dana antar lembaga keuangan di Amerika Serikat. Berdiri sejak tahun 1970-an, sistem ACH memungkinkan adanya pergerakan uang yang lancar antarbank. Hal itu menjadikannya bagian penting dari operasi perbankan modern. Untuk [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":26490,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6399],"tags":[],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Mengenal Automated Clearing House (ACH) Hingga Contohnya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Apa itu Automated Clearing House (ACH)? Penjelasan lengkapnya ada dalam artikel ini. Simak penjelasan ringkasnya, ya!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/keuangan-bisnis\/automated-clearing-house-ach\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mengenal Automated Clearing House (ACH) Hingga Contohnya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Apa itu Automated Clearing House (ACH)? Penjelasan lengkapnya ada dalam artikel ini. Simak penjelasan ringkasnya, ya!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/keuangan-bisnis\/automated-clearing-house-ach\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-04-07T14:35:10+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-03-18T04:45:03+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/ach-automated-clearing-house.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1380\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"921\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Nadiyah Rahmalia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Nadiyah Rahmalia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 menit\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mengenal Automated Clearing House (ACH) Hingga Contohnya","description":"Apa itu Automated Clearing House (ACH)? Penjelasan lengkapnya ada dalam artikel ini. Simak penjelasan ringkasnya, ya!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/keuangan-bisnis\/automated-clearing-house-ach\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Mengenal Automated Clearing House (ACH) Hingga Contohnya","og_description":"Apa itu Automated Clearing House (ACH)? Penjelasan lengkapnya ada dalam artikel ini. Simak penjelasan ringkasnya, ya!","og_url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/keuangan-bisnis\/automated-clearing-house-ach\/","og_site_name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","article_published_time":"2025-04-07T14:35:10+00:00","article_modified_time":"2026-03-18T04:45:03+00:00","og_image":[{"width":1380,"height":921,"url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/ach-automated-clearing-house.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Nadiyah Rahmalia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Nadiyah Rahmalia","Estimasi waktu membaca":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/keuangan-bisnis\/automated-clearing-house-ach\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/keuangan-bisnis\/automated-clearing-house-ach\/"},"author":{"name":"Nadiyah Rahmalia","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/99ccd74b5eedff35a762def8b34e89f4"},"headline":"Mengenal Automated Clearing House (ACH) Hingga Contohnya","datePublished":"2025-04-07T14:35:10+00:00","dateModified":"2026-03-18T04:45:03+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/keuangan-bisnis\/automated-clearing-house-ach\/"},"wordCount":885,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"articleSection":["Keuangan Bisnis"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/keuangan-bisnis\/automated-clearing-house-ach\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/keuangan-bisnis\/automated-clearing-house-ach\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/keuangan-bisnis\/automated-clearing-house-ach\/","name":"Mengenal Automated Clearing House (ACH) Hingga Contohnya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website"},"datePublished":"2025-04-07T14:35:10+00:00","dateModified":"2026-03-18T04:45:03+00:00","description":"Apa itu Automated Clearing House (ACH)? Penjelasan lengkapnya ada dalam artikel ini. Simak penjelasan ringkasnya, ya!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/keuangan-bisnis\/automated-clearing-house-ach\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/keuangan-bisnis\/automated-clearing-house-ach\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/keuangan-bisnis\/automated-clearing-house-ach\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/en\/homepage\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Mengenal Automated Clearing House (ACH) Hingga Contohnya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","description":"Blog informatif dan inspiratif untuk Bisnis","publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization","name":"Paper.id","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","contentUrl":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","width":411,"height":133,"caption":"Paper.id"},"image":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","https:\/\/www.instagram.com\/paperindonesia\/?hl=en","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/paper-id\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/99ccd74b5eedff35a762def8b34e89f4","name":"Nadiyah Rahmalia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c1e1bfb72c6347304a9eb0a484df3391?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c1e1bfb72c6347304a9eb0a484df3391?s=96&d=mm&r=g","caption":"Nadiyah Rahmalia"},"description":"Content Writer dengan 4 tahun pengalaman menangani konten beragam topik di berbagai industri baik B2C dan B2B, termasuk bisnis, ekonomi, keuangan, dan sebagainya. Saat ini menulis di Paper.id untuk memperkaya wawasan pemilik bisnis dan memajukan industri B2B seluruh Indonesia.","sameAs":["https:\/\/www.linkedin.com\/in\/nadiyahrf\/"],"url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/author\/nadiyah\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26489"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=26489"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26489\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":30191,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26489\/revisions\/30191"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/26490"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=26489"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=26489"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=26489"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}