{"id":2642,"date":"2019-03-25T14:41:08","date_gmt":"2019-03-25T07:41:08","guid":{"rendered":"http:\/\/www.paper.id\/blog\/?p=2642"},"modified":"2025-09-30T10:59:18","modified_gmt":"2025-09-30T03:59:18","slug":"format-faktur-bukti-tagihan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/invoice-id\/format-faktur-bukti-tagihan\/","title":{"rendered":"5 Contoh Format Faktur Pembayaran yang Biasa Digunakan Pengusaha"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>Format Faktur &#8211;<\/strong> Invoice merupakan salah satu komponen terpenting di dalam penagihan pembayaran. Namun, masih banyak pengusaha yang tidak menggunakan hal tersebut. Ada beberapa alasan yang membuat para pengusaha enggan untuk membuat dokumen tertulis ini.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebagian besar yang membuat pengusaha enggan mengirimkan Invoice adalah karena tidak memiliki banyak waktu dan juga bingung cara pembuatannya. Oleh karena itu, di bawah ini terdapat beberapa jenis format faktur yang bisa digunakan secara gratis untuk kamu para pengusaha.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><a href=\"https:\/\/www.paper.id\/webappv1\/#\/register?&amp;utm_source=blog&amp;utm_medium=organic&amp;utm_campaign=contoh_format\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"919\" height=\"229\" src=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/PaperPay-Out.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-16077\" srcset=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/PaperPay-Out.png 919w, https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/PaperPay-Out-300x75.png 300w, https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/PaperPay-Out-768x191.png 768w\" sizes=\"(max-width: 919px) 100vw, 919px\" \/><\/a><\/figure>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Format_Faktur\"><\/span>Format Faktur<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Di bawah ini, terdapat beberapa format faktur yang bisa kamu gunakan sebagai salah satu opsi bukti pembayaran tagihan kepada pihak pelanggan ataupun&nbsp;<em>supplier.&nbsp;<\/em>Kamu bisa menambahkan beberapa &#8216;poin&#8217; sendiri tergantung dengan keinginanmu sebagai pihak penjual.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebab, di dalam penulisan faktur atau Invoice, tidak ada pakem atau regulasi yang jelas. Nah, beberapa format di bawah ini, bisa kamu gunakan sesuai dengan kebutuhan bisnismu. Diantaranya adalah:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Sales_Invoice\"><\/span>1. Sales&nbsp;Invoice<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"189\" height=\"267\" src=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Sales-invoice-1.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-14550\"\/><\/figure><\/div>\n\n<p><a href=\"http:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-dan-nasihat-umkm\/contoh-invoice-penjualan\/\">Faktur Penjualan<\/a> (<em>Sales Invoice)\u00a0<\/em>merupakan sebuah tagihan yang dikirimkan oleh pihak penjual kepada pelanggan. Oleh karena itu, rincian yang tertulis biasanya lebih lengkap agar tidak ada kesalahan, baik itu dalam pembayaran maupun pengiriman uang. Beberapa komponen yang harus tertera di dalamnya adalah:<\/p>\n<p>a. Nama Pengirim dan Penerima<br \/>b. Produk<br \/>c. Kuantitas<br \/>d. Harga (termasuk diskon dan pajak)<br \/>e. Tanggal Jatuh Tempo<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Purchase_Invoice\"><\/span>2. Purchase Invoice<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>\u00a0<\/p>\n\n<p>Format faktur yang kedua ini biasanya digunakan untuk mengirimkan tagihan kepada pihak pemasok. Biasanya, faktur ini disebut sebagai\u00a0<em><a href=\"http:\/\/www.paper.id\/blog\/product-content\/invoice-pembelian-untuk-bisnis\/\">Purchase Invoice<\/a> (<\/em>Invoice Pembelian). Komponen di dalam tagihan jenis ini memang mirip dengan\u00a0<em>Sales Invoice\u00a0<\/em>di atas.<\/p>\n<p>Yang membedakan antara kedua jenis ini adalah jumlah transaksi yang dilakukan. Biasanya, perputaran uang yang berada di dalam Invoice Pembelian ini lebih besar dibandingkan dengan Invoice Penjualan. Ada yang tau kenapa?<\/p>\n<p><strong>3.\u00a0Billing<em>\u00a0<\/em>Invoice<\/strong><\/p>\n<div id=\"attachment_2643\" style=\"width: 938px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img aria-describedby=\"caption-attachment-2643\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-2643\" src=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/03\/screencapture-staging-paper-id-webappv1-2019-03-25-13_49_35.png\" alt=\"Billing Invoice Paper.id\" width=\"928\" height=\"342\" \/><p id=\"caption-attachment-2643\" class=\"wp-caption-text\">Billing Invoice Paper.id<\/p><\/div>\n<p><em>Billing<\/em> Invoice merupakan sebuah tagihan yang dibuat terhadap pelanggan tertentu saja. Biasanya, pelanggan tersebut sudah berlangganan dengan bisnismu sehingga kamu harus mengirimkan Invoice setiap periodenya, bisa itu perminggu, perbulan ataupun per-10 hari.<\/p>\n<p>Singkatnya,\u00a0<a href=\"http:\/\/www.paper.id\/blog\/product-content\/recurring-adalah-pembayaran-berkala\/\"><em>Billing\u00a0<\/em>Invoice<\/a> hanya dibuat satu kali namun akan terkirim berkali-kali sesuai dengan ketentuan yang ditentukan. Beberapa bisnis yang biasa menggunakan faktur jenis ini adalah katering anak sekolah, bimbingan belajar ataupun usaha di bidang jasa lainnya.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Invoice_Jasa\"><\/span>4. Invoice Jasa<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>\u00a0<\/p>\n\n<p>Siapa bilang jika Invoice hanya digunakan untuk para pebisnis yang memiliki produk saja? Kenyataanya, para\u00a0<em>freelancer<\/em> atau juga pengusaha di bidang jasa membutuhkan Invoice sebagai bukti tagihan yang harus dibayarkan oleh pihak pelanggan.<\/p>\n<p>Di atas merupakan contoh format dari <a href=\"http:\/\/www.paper.id\/blog\/product-content\/contoh-invoice-jasa-sederhana\/\">Invoice jasa<\/a>. Perbedaanya memang hanya terlihat pada deskripsi saja yang menggambarkan jenis jasa apa yang ia tawarkan kepada klien atau pelanggan. FYI, bisnis jasa ini jarang sekali yang menggunakan pajak ataupun potongan lainnya.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Blank_Invoice\"><\/span>5. Blank Invoice<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n<p><a href=\"http:\/\/www.paper.id\/blog\/finansial-umkm\/kwitansi-kosong\/\">Invoice kosong<\/a> ternyata juga bisa dikirimkan kepada pelanggan. Biasanya, faktur jenis ini digunakan oleh para pengusaha di bidang jasa. Misalnya, kamu sedang memperbaiki televisi, kamu tidak tahu komponen apa saja yang akan harus diperbaiki. Di saat itulah, Invoice kosong dibutuhkan.<\/p>\n<p>Nantinya, dalam Invoice ini, jenis deskripsi yang terdapat di dalamnya tidak diisi apapun alias &#8216;nihil&#8217;. Itulah kenapa faktur jenis ini kerap kali diserahkan secara\u00a0<em>hard copy<\/em> alias di kertas putih.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Buat_dan_Kirim_Faktur_Gratis\"><\/span>Buat dan Kirim Faktur Gratis?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n<p>Invoice tidak perlu lagi ditulis secara manual dengan menggunakan kertas. Membuat Invoice juga tidak membutuhkan lagi kurir yang mengharuskan kamu membayarkan sejumlah uang. Sejatinya, dokumen tertulis tersebut bisa diselesaikan lebih cepat bahkan dalam hitungan menit. Bagaimana caranya?<\/p>\n\n\n\n<p>Saat ini, kamu bisa membuat Invoice dengan instan melalui digital. Kamu hanya butuh meluangkan waktu kurang dari 5 menit, tagihan kamu sudah terbuat bahkan terkirim secara otomatis. Jika kamu ingin mendapatkan kemudahan tersebut, kamu harus mulai beralih menggunakan <a href=\"https:\/\/paper.id\/webappv1\/#\/register\">Paper.id<\/a>.<\/p>\n\n\n\n<p>Software Invoice #1 di Indonesia tersebut bisa kamu gunakan secara&nbsp;<strong>Gratis.&nbsp;<\/strong>Apabila kamu seorang pelaku usaha yang mencari kemudahan dalam pengelolaan bisnis, kamu bisa mulai beralih secara digital. Daftar sekarang dengan cara mengklik tombol yang tertera di bawah ini. Lebih suka download di smartphone? klik <a href=\"https:\/\/play.google.com\/store\/apps\/details?id=id.paper.invoicer\">disini<\/a>.<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-buttons is-content-justification-center is-layout-flex wp-container-2 wp-block-buttons-is-layout-flex\">\n<div class=\"wp-block-button\" style=\"text-align:center\"><a class=\"wp-block-button__link has-background wp-element-button btn btn__dark\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/webappv1\/#\/register?&amp;utm_source=blog&amp;utm_medium=organic&amp;utm_campaign=artikel_format_kwitansi\" style=\"background-color:#4195d5\"><div class=\"btn__content\"><div class=\"btn__label\">Daftar Gratis<\/div><svg class=\"btn__icon --1 hidden has-hover:block\" width=\"19\" height=\"14\" viewBox=\"0 0 24.3434 18.8423\" fill=\"none\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" aria-hidden=\"true\"><path d=\"M10.9468 18.3364C12.4026 16.743 14.3463 14.9356 16.7455 13.3957C19.3561 11.7274 21.7228 10.904 23.5689 10.4762C23.5689 9.95219 23.5771 9.43887 23.5852 8.91486C21.8285 8.28391 19.7953 7.35352 17.5913 5.9312C14.9725 4.24153 12.8011 2.2952 11.0932 0.519982\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><path d=\"M23.5934 9.68481H0\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><\/svg><svg class=\"btn__icon --2\" width=\"19\" height=\"14\" viewBox=\"0 0 24.3434 18.8423\" fill=\"none\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" aria-hidden=\"true\"><path d=\"M10.9468 18.3364C12.4026 16.743 14.3463 14.9356 16.7455 13.3957C19.3561 11.7274 21.7228 10.904 23.5689 10.4762C23.5689 9.95219 23.5771 9.43887 23.5852 8.91486C21.8285 8.28391 19.7953 7.35352 17.5913 5.9312C14.9725 4.24153 12.8011 2.2952 11.0932 0.519982\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><path d=\"M23.5934 9.68481H0\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><\/svg><\/div><\/a><\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Format Faktur &#8211; Invoice merupakan salah satu komponen terpenting di dalam penagihan pembayaran. Namun, masih banyak pengusaha yang tidak menggunakan hal tersebut. Ada beberapa alasan yang membuat para pengusaha enggan untuk membuat dokumen tertulis ini. Sebagian besar yang membuat pengusaha enggan mengirimkan Invoice adalah karena tidak memiliki banyak waktu dan juga bingung cara pembuatannya. Oleh [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":14549,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6443],"tags":[],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>5 Contoh Format Faktur Pembayaran Untuk Bisnis<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Simak artikel ini untuk mengetahui contoh-contoh format invoice yang bisa digunakan untuk bisnis agar lebih mudah.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/invoice-id\/format-faktur-bukti-tagihan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"5 Contoh Format Faktur Pembayaran Untuk Bisnis\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Simak artikel ini untuk mengetahui contoh-contoh format invoice yang bisa digunakan untuk bisnis agar lebih mudah.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/invoice-id\/format-faktur-bukti-tagihan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2019-03-25T07:41:08+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-09-30T03:59:18+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/03\/5-Contoh-Format-Faktur-Pembayaran-yang-Biasa-Digunakan-Pengusaha.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1280\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"779\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Daniel Nugraha\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Daniel Nugraha\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 menit\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"5 Contoh Format Faktur Pembayaran Untuk Bisnis","description":"Simak artikel ini untuk mengetahui contoh-contoh format invoice yang bisa digunakan untuk bisnis agar lebih mudah.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/invoice-id\/format-faktur-bukti-tagihan\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"5 Contoh Format Faktur Pembayaran Untuk Bisnis","og_description":"Simak artikel ini untuk mengetahui contoh-contoh format invoice yang bisa digunakan untuk bisnis agar lebih mudah.","og_url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/invoice-id\/format-faktur-bukti-tagihan\/","og_site_name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","article_published_time":"2019-03-25T07:41:08+00:00","article_modified_time":"2025-09-30T03:59:18+00:00","og_image":[{"width":1280,"height":779,"url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/03\/5-Contoh-Format-Faktur-Pembayaran-yang-Biasa-Digunakan-Pengusaha.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Daniel Nugraha","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Daniel Nugraha","Estimasi waktu membaca":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/invoice-id\/format-faktur-bukti-tagihan\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/invoice-id\/format-faktur-bukti-tagihan\/"},"author":{"name":"Daniel Nugraha","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/472faaec0b543229ae0fef22e36a5eeb"},"headline":"5 Contoh Format Faktur Pembayaran yang Biasa Digunakan Pengusaha","datePublished":"2019-03-25T07:41:08+00:00","dateModified":"2025-09-30T03:59:18+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/invoice-id\/format-faktur-bukti-tagihan\/"},"wordCount":636,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"articleSection":["Invoice"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/invoice-id\/format-faktur-bukti-tagihan\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/invoice-id\/format-faktur-bukti-tagihan\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/invoice-id\/format-faktur-bukti-tagihan\/","name":"5 Contoh Format Faktur Pembayaran Untuk Bisnis","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website"},"datePublished":"2019-03-25T07:41:08+00:00","dateModified":"2025-09-30T03:59:18+00:00","description":"Simak artikel ini untuk mengetahui contoh-contoh format invoice yang bisa digunakan untuk bisnis agar lebih mudah.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/invoice-id\/format-faktur-bukti-tagihan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/invoice-id\/format-faktur-bukti-tagihan\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/invoice-id\/format-faktur-bukti-tagihan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/en\/homepage\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"5 Contoh Format Faktur Pembayaran yang Biasa Digunakan Pengusaha"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","description":"Blog informatif dan inspiratif untuk Bisnis","publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization","name":"Paper.id","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","contentUrl":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","width":411,"height":133,"caption":"Paper.id"},"image":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","https:\/\/www.instagram.com\/paperindonesia\/?hl=en","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/paper-id\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/472faaec0b543229ae0fef22e36a5eeb","name":"Daniel Nugraha","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c84d3e292a8c817669eef7d7c810e25a?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c84d3e292a8c817669eef7d7c810e25a?s=96&d=mm&r=g","caption":"Daniel Nugraha"},"description":"Seorang Penulis &amp; SEO Specialist dengan pengalaman lebih dari 7 tahun di industri media, bisnis &amp; ekonomi, dengan hobi yang berbeda dari lainnya yakni riset terkait topik bisnis dan juga ekonomi serta sering kali difitur di berbagai media atas hasil tulisan seputar release dan kabar bisnis","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/author\/daniel\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2642"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2642"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2642\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":33662,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2642\/revisions\/33662"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/14549"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2642"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2642"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2642"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}