{"id":26009,"date":"2025-03-12T08:35:40","date_gmt":"2025-03-12T01:35:40","guid":{"rendered":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/?p=26009"},"modified":"2025-03-14T09:18:37","modified_gmt":"2025-03-14T02:18:37","slug":"cara-menghitung-laba-kotor","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/cara-menghitung-laba-kotor\/","title":{"rendered":"Cara Mudah Menghitung Laba Kotor untuk Bisnis yang Sukses"},"content":{"rendered":"\n<p><a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/smb\/laba-adalah\/\">Laba <\/a>kotor adalah salah satu indikator utama dalam menilai kesehatan keuangan bisnis. Dengan mengetahui laba kotor, pemilik usaha bisa memahami seberapa besar keuntungan yang diperoleh sebelum dikurangi dengan beban operasional dan pajak. <\/p>\n\n\n\n<p>Maka dari itu, kamu wajib paham bagaimana caranya.<\/p>\n\n\n\n<p>Nah, dalam artikel ini, kamu dapat memahami secara lengkap cara menghitung <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/smb\/laba-kotor-adalah\/\">laba kotor <\/a>dengan langkah-langkah yang jelas dan mudah dipahami.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apa_Itu_Laba_Kotor\"><\/span><strong>Apa Itu Laba Kotor?<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Laba kotor adalah selisih antara pendapatan bisnis dengan harga pokok penjualan (HPP). Laba ini mencerminkan keuntungan yang diperoleh dari aktivitas utama bisnis sebelum memperhitungkan biaya operasional, pajak, dan beban lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Laba Kotor dihitung dengan rumus berikut:<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-center\"><strong>Laba Kotor = Pendapatan \u2013 Harga Pokok Penjualan (HPP)<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Untuk meningkatkan laba bisnismu, strategi bisnis yang dibutuhkan bukan sekadar berjualan sebanyak-banyaknya saja. Pada akhirnya, operasional yang efektif dan efisien juga berpengaruh, apalagi saat nantinya menghitung laba bersih karena sudah harus memperhitungkan biaya operasional dan beban lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Biasanya, bisnis mengeluarkan biaya yang cukup besar untuk invoicing. Padahal, proses ini merupakan bagian besar dari bisnis yang tidak terelakkan.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk menghematnya, kamu bisa mulai beralih dari cara konvensional ke digital dengan Paper.id. Di Paper.id, kamu dapat membuat invoice dalam 5 menit dengan <em>template<\/em> profesional yang sudah tersedia. Ada 30+ opsi pembayaran digital untuk kirim dan terima transaksi bisnis, mulai dari transfer bank, QRIS, Virtual Account, e-wallet, <em>marketplace <\/em>(Tokopedia, Shopee, Blibli), dan kartu kredit serta cicilan.<\/p>\n\n\n\n<p>Nantinya, kamu juga bisa langsung melacak status pembayaran secara real-time lewat <em>dashboard<\/em> secara mudah tanpa harus repot-repot mencocokkan bukti transfer dan mutasi rekening satu per satu.<\/p>\n\n\n\n<p>Yuk, <strong>pelajari Paper.id dengan klik di <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/invoice-generator.php?&amp;utm_source=blog&amp;utm_medium=organic&amp;utm_campaign=cara_hitung_laba_kotor\">sini<\/a><\/strong> dan registrasikan bisnismu untuk nikmati fitur-fiturnya, gratis!<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-buttons is-content-justification-center is-layout-flex wp-container-2 wp-block-buttons-is-layout-flex\">\n<div class=\"wp-block-button\" style=\"text-align:center\"><a class=\"wp-block-button__link has-white-color has-text-color has-background wp-element-button btn btn__dark\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/webappv1\/#\/register?&amp;utm_source=blog&amp;utm_medium=organic&amp;utm_campaign=cara_hitung_laba_kotor&amp;utm_content=cta_button\" style=\"background-color:#4195d5\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><div class=\"btn__content\"><div class=\"btn__label\">Daftar Paper.id Gratis!<\/div><svg class=\"btn__icon --1 hidden has-hover:block\" width=\"19\" height=\"14\" viewBox=\"0 0 24.3434 18.8423\" fill=\"none\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" aria-hidden=\"true\"><path d=\"M10.9468 18.3364C12.4026 16.743 14.3463 14.9356 16.7455 13.3957C19.3561 11.7274 21.7228 10.904 23.5689 10.4762C23.5689 9.95219 23.5771 9.43887 23.5852 8.91486C21.8285 8.28391 19.7953 7.35352 17.5913 5.9312C14.9725 4.24153 12.8011 2.2952 11.0932 0.519982\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><path d=\"M23.5934 9.68481H0\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><\/svg><svg class=\"btn__icon --2\" width=\"19\" height=\"14\" viewBox=\"0 0 24.3434 18.8423\" fill=\"none\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" aria-hidden=\"true\"><path d=\"M10.9468 18.3364C12.4026 16.743 14.3463 14.9356 16.7455 13.3957C19.3561 11.7274 21.7228 10.904 23.5689 10.4762C23.5689 9.95219 23.5771 9.43887 23.5852 8.91486C21.8285 8.28391 19.7953 7.35352 17.5913 5.9312C14.9725 4.24153 12.8011 2.2952 11.0932 0.519982\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><path d=\"M23.5934 9.68481H0\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><\/svg><\/div><\/a><\/div>\n<\/div>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/smb\/contoh-laporan-laba-rugi\/\">Contoh Laporan Laba Rugi Lengkap untuk Pemula, Gampang Dipahami!<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Langkah-Langkah_Menghitung_Laba_Kotor\"><\/span><strong>Langkah-Langkah Menghitung Laba Kotor<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Untuk mendapatkan laba kotor, ada beberapa langkah yang harus dilakukan:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Menentukan_pendapatan\"><\/span>1. Menentukan pendapatan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Pendapatan adalah total penerimaan yang diperoleh dari penjualan produk atau jasa dalam periode tertentu. <\/p>\n\n\n\n<p>Misalnya, jika bisnis menjual produk senilai Rp100.000.000 dalam satu bulan, maka pendapatannya adalah Rp100.000.000.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Menghitung_harga_pokok_penjualan_HPP\"><\/span>2. Menghitung harga pokok penjualan (HPP)<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p><a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/smb\/hpp-pengertian-cara-menghitungnya\/\">Harga pokok penjualan (HPP)<\/a> adalah biaya langsung yang dikeluarkan untuk menghasilkan barang atau jasa yang dijual. HPP mencakup biaya bahan baku, tenaga kerja langsung, serta biaya produksi lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Rumus HPP: HPP = Persediaan Awal + Pembelian \u2013 Persediaan Akhir<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Contoh:<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li>Persediaan awal: Rp 20.000.000<\/li>\n\n\n\n<li>Pembelian barang selama periode: Rp 50.000.000<\/li>\n\n\n\n<li>Persediaan akhir: Rp 15.000.000<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Maka, perhitungan HPP: <strong>HPP = 20.000.000 + 50.000.000 \u2013 15.000.000 = Rp 55.000.000<\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Menghitung_laba_kotor\"><\/span>3. Menghitung laba kotor<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Setelah mengetahui pendapatan dan HPP, laba kotor bisa dihitung dengan mengurangkan HPP dari pendapatan.<\/p>\n\n\n\n<p>Contoh:<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li>Pendapatan: Rp 100.000.000<\/li>\n\n\n\n<li>HPP: Rp 55.000.000<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Maka, laba kotor: <strong>Laba Kotor = 100.000.000 \u2013 55.000.000 = Rp 45.000.000<\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Contoh_Perhitungan_Laba_Kotor\"><\/span><strong>Contoh Perhitungan Laba Kotor<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Misalnya, sebuah bisnis memiliki data keuangan sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li>Pendapatan: Rp 150.000.000<\/li>\n\n\n\n<li>Persediaan awal: Rp 30.000.000<\/li>\n\n\n\n<li>Pembelian barang selama periode: Rp 70.000.000<\/li>\n\n\n\n<li>Persediaan akhir: Rp 20.000.000<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Langkah perhitungannya:<\/p>\n\n\n\n<ol start=\"1\">\n<li>Menghitung HPP: <strong>HPP = 30.000.000 + 70.000.000 \u2013 20.000.000 = Rp 80.000.000<\/strong><\/li>\n\n\n\n<li>Menghitung Laba Kotor: <strong>Laba Kotor = Pendapatan \u2013 HPP<\/strong> <strong>Laba Kotor = 150.000.000 \u2013 80.000.000 = Rp 70.000.000<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/smb\/cara-menghitung-laba-rugi\/\">Cara Menghitung Laba Rugi untuk Bisnis yang Sukses<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pentingnya_Menghitung_Laba_Kotor_dengan_Tepat\"><\/span><strong>Pentingnya Menghitung Laba Kotor dengan Tepat<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Menghitung laba kotor dengan benar memberikan manfaat besar bagi bisnis, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Berikut adalah beberapa alasan mengapa memahami laba kotor sangat penting:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Menilai_efisiensi_operasional\"><\/span>1. Menilai efisiensi operasional<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Laba kotor membantu bisnis dalam mengevaluasi apakah strategi harga yang diterapkan sudah sesuai. Jika laba kotor terlalu kecil, bisa jadi harga jual terlalu rendah atau biaya produksi terlalu tinggi. Dengan mengetahui angka ini, bisnis bisa menyesuaikan strategi harga untuk meningkatkan profitabilitas.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Mengidentifikasi_potensi_peningkatan_profitabilitas\"><\/span>2. Mengidentifikasi potensi peningkatan profitabilitas<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Dengan menghitung laba kotor secara berkala, bisnis dapat mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan, seperti mencari pemasok bahan baku yang lebih murah, mengurangi limbah produksi, atau meningkatkan efisiensi tenaga kerja. Hal ini membantu bisnis untuk tetap kompetitif di pasar.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Mengoptimalkan_pengeluaran_produksi_dan_biaya_bahan_baku\"><\/span>3. Mengoptimalkan pengeluaran produksi dan biaya bahan baku<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Mengetahui laba kotor memungkinkan bisnis untuk mengontrol pengeluaran produksi dan mencari cara untuk menekan biaya tanpa mengorbankan kualitas produk. Dengan pemantauan yang baik, bisnis dapat menyesuaikan anggaran agar lebih efisien dan tidak mengalami pemborosan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Membantu_dalam_perencanaan_keuangan_dan_ekspansi_bisnis\"><\/span>4. Membantu dalam perencanaan keuangan dan ekspansi bisnis<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Laba kotor yang stabil atau meningkat dari waktu ke waktu menunjukkan bahwa bisnis berada di jalur yang sehat. Ini memberikan kepercayaan diri bagi pemilik usaha untuk melakukan ekspansi, seperti membuka cabang baru, meningkatkan kapasitas produksi, atau berinvestasi dalam pemasaran.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Membantu_menarik_investor_atau_mitra_bisnis\"><\/span>5. Membantu menarik investor atau mitra bisnis<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Jika bisnis berencana mencari investor atau mitra bisnis, angka laba kotor menjadi salah satu aspek yang dilihat. Investor cenderung memilih bisnis dengan margin laba kotor yang baik karena menandakan model bisnis yang berkelanjutan dan berpotensi memberikan keuntungan dalam jangka panjang.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-dan-nasihat-umkm\/5-alasan-perencanaan-laba-penting-bagi-usaha-kecil\/\">5 Alasan Perencanaan Laba Penting bagi Usaha Kecil!<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Demikianlah penjelasan tentang laba kotor dan cara hitungnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Laba kotor adalah indikator utama dalam mengevaluasi kesehatan keuangan bisnis. Dengan memahami cara menghitung laba kotor, pemilik bisnis dapat mengoptimalkan keuntungan dan mengelola keuangan dengan lebih baik. <\/p>\n\n\n\n<p>Oleh karena itu, menghitung laba kotor secara rutin adalah langkah strategis dalam memastikan bisnis berjalan dengan efisien dan menguntungkan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Laba kotor adalah salah satu indikator utama dalam menilai kesehatan keuangan bisnis. Dengan mengetahui laba kotor, pemilik usaha bisa memahami seberapa besar keuntungan yang diperoleh sebelum dikurangi dengan beban operasional dan pajak. Maka dari itu, kamu wajib paham bagaimana caranya. Nah, dalam artikel ini, kamu dapat memahami secara lengkap cara menghitung laba kotor dengan langkah-langkah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":26010,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6449],"tags":[],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Cara Mudah Menghitung Laba Kotor untuk Bisnis yang Sukses<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Bagaimana cara menghitung laba kotor? Ternyata mudah, yuk, simak panduan langkah demi langkahnya untuk pebisnis pemula di sini!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/cara-menghitung-laba-kotor\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cara Mudah Menghitung Laba Kotor untuk Bisnis yang Sukses\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Bagaimana cara menghitung laba kotor? Ternyata mudah, yuk, simak panduan langkah demi langkahnya untuk pebisnis pemula di sini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/cara-menghitung-laba-kotor\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-03-12T01:35:40+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-03-14T02:18:37+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/cara-menghitung-laba-kotor.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1380\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"920\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Nadiyah Rahmalia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Nadiyah Rahmalia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 menit\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cara Mudah Menghitung Laba Kotor untuk Bisnis yang Sukses","description":"Bagaimana cara menghitung laba kotor? Ternyata mudah, yuk, simak panduan langkah demi langkahnya untuk pebisnis pemula di sini!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/cara-menghitung-laba-kotor\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Cara Mudah Menghitung Laba Kotor untuk Bisnis yang Sukses","og_description":"Bagaimana cara menghitung laba kotor? Ternyata mudah, yuk, simak panduan langkah demi langkahnya untuk pebisnis pemula di sini!","og_url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/cara-menghitung-laba-kotor\/","og_site_name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","article_published_time":"2025-03-12T01:35:40+00:00","article_modified_time":"2025-03-14T02:18:37+00:00","og_image":[{"width":1380,"height":920,"url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/cara-menghitung-laba-kotor.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Nadiyah Rahmalia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Nadiyah Rahmalia","Estimasi waktu membaca":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/cara-menghitung-laba-kotor\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/cara-menghitung-laba-kotor\/"},"author":{"name":"Nadiyah Rahmalia","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/99ccd74b5eedff35a762def8b34e89f4"},"headline":"Cara Mudah Menghitung Laba Kotor untuk Bisnis yang Sukses","datePublished":"2025-03-12T01:35:40+00:00","dateModified":"2025-03-14T02:18:37+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/cara-menghitung-laba-kotor\/"},"wordCount":781,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"articleSection":["Akuntansi"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/cara-menghitung-laba-kotor\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/cara-menghitung-laba-kotor\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/cara-menghitung-laba-kotor\/","name":"Cara Mudah Menghitung Laba Kotor untuk Bisnis yang Sukses","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website"},"datePublished":"2025-03-12T01:35:40+00:00","dateModified":"2025-03-14T02:18:37+00:00","description":"Bagaimana cara menghitung laba kotor? Ternyata mudah, yuk, simak panduan langkah demi langkahnya untuk pebisnis pemula di sini!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/cara-menghitung-laba-kotor\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/cara-menghitung-laba-kotor\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/cara-menghitung-laba-kotor\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/en\/homepage\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Cara Mudah Menghitung Laba Kotor untuk Bisnis yang Sukses"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","description":"Blog informatif dan inspiratif untuk Bisnis","publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization","name":"Paper.id","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","contentUrl":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","width":411,"height":133,"caption":"Paper.id"},"image":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","https:\/\/www.instagram.com\/paperindonesia\/?hl=en","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/paper-id\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/99ccd74b5eedff35a762def8b34e89f4","name":"Nadiyah Rahmalia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c1e1bfb72c6347304a9eb0a484df3391?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c1e1bfb72c6347304a9eb0a484df3391?s=96&d=mm&r=g","caption":"Nadiyah Rahmalia"},"description":"Content Writer dengan 4 tahun pengalaman menangani konten beragam topik di berbagai industri baik B2C dan B2B, termasuk bisnis, ekonomi, keuangan, dan sebagainya. Saat ini menulis di Paper.id untuk memperkaya wawasan pemilik bisnis dan memajukan industri B2B seluruh Indonesia.","sameAs":["https:\/\/www.linkedin.com\/in\/nadiyahrf\/"],"url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/author\/nadiyah\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26009"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=26009"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26009\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":26011,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26009\/revisions\/26011"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/26010"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=26009"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=26009"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=26009"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}