{"id":25192,"date":"2025-02-21T17:58:02","date_gmt":"2025-02-21T10:58:02","guid":{"rendered":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/?p=25192"},"modified":"2025-03-05T15:53:43","modified_gmt":"2025-03-05T08:53:43","slug":"standar-akuntansi-keuangan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/standar-akuntansi-keuangan\/","title":{"rendered":"4 Standar Akuntansi Keuangan yang Diterapkan di Indonesia"},"content":{"rendered":"\n<p>Dalam dunia <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/smb\/pengertian-akuntansi-secara-umum\/\">akuntansi<\/a>, setiap akuntan harus mengikuti Standar Akuntansi Keuangan (SAK) yang berlaku di Indonesia. <\/p>\n\n\n\n<p>Standar ini menjadi pedoman utama dalam penyusunan laporan keuangan yang transparan, akurat, dan sesuai dengan regulasi.<\/p>\n\n\n\n<p>Seiring perkembangan dunia usaha, SAK di Indonesia terus mengalami penyesuaian hingga membentuk empat pilar utama yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan berbagai jenis entitas bisnis. Memahami standar ini bukan hanya penting bagi akuntan, tetapi juga bagi pelaku usaha dan investor yang ingin memastikan laporan keuangan disusun dengan prinsip yang benar.<\/p>\n\n\n\n<p>Lalu, apa sebenarnya yang dimaksud dengan Standar Akuntansi Keuangan, dan bagaimana penerapannya di Indonesia? Simak pembahasannya berikut ini.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/smb\/pengertian-akuntansi-secara-umum\/\">Akuntansi: Pengertian, Jenis, Fungsi, dan Manfaatnya untuk Bisnis<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pengertian_Standar_Akuntansi_Keuangan\"><\/span><strong>Pengertian Standar Akuntansi Keuangan<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Standar Akuntansi Keuangan atau sering disingkat SAK adalah kumpulan prinsip, metode, dan prosedur yang digunakan untuk menyusun dan menyajikan laporan keuangan. <\/p>\n\n\n\n<p>SAK sendiri dirancang untuk memastikan konsistensi, transparansi, dan akurasi dalam pelaporan keuangan. Tentunya, ini akan memudahkan pengguna laporan keuangan, seperti investor, kreditor, dan regulator.<\/p>\n\n\n\n<p>Salah satu cara bagi bisnis untuk mematuhi aturan akuntansi adalah memiliki pencatatan laporan keuangan yang sesuai standar.<\/p>\n\n\n\n<p>Nah, kamu bisa mewujudkannya dengan mudah jika menggunakan Paper.id.<\/p>\n\n\n\n<p>Di Paper.id, fitur invoicing digitalny terubung secara langsung dengan laporan keuangan yang bisa jadi acuan pencatatan akuntansi sederhana dengan fitur <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/akuntansi-gratis.php\">aplikasi akuntansi online<\/a>-nya<\/p>\n\n\n\n<p>Terlebih lagi, invoicingnya juga sudah langsung terintegrasi dengan 30+ opsi pembayaran, mulai dari transfer bank, QRIS, Virtual Account, <em>marketplace<\/em> (Tokopedia, Shopee, Blibli), dan juga kartu kredit tanpa perlu mesin EDC! Menarik, bukan? <\/p>\n\n\n\n<p>Yuk, pelajari selengkapnya tentang Paper.id dengan klik tombol di bawah ini.<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-buttons is-content-justification-center is-layout-flex wp-container-2 wp-block-buttons-is-layout-flex\">\n<div class=\"wp-block-button\" style=\"text-align:center\"><a class=\"wp-block-button__link has-white-color has-text-color has-background wp-element-button btn btn__dark\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/webappv1\/#\/register?&amp;utm_source=blog&amp;utm_medium=organic&amp;utm_campaign=standar_akuntansi_keuangan&amp;utm_content=cta_button\" style=\"background-color:#4195d5\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><div class=\"btn__content\"><div class=\"btn__label\">Pelajari Fitur Akuntansi Paper.id<\/div><svg class=\"btn__icon --1 hidden has-hover:block\" width=\"19\" height=\"14\" viewBox=\"0 0 24.3434 18.8423\" fill=\"none\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" aria-hidden=\"true\"><path d=\"M10.9468 18.3364C12.4026 16.743 14.3463 14.9356 16.7455 13.3957C19.3561 11.7274 21.7228 10.904 23.5689 10.4762C23.5689 9.95219 23.5771 9.43887 23.5852 8.91486C21.8285 8.28391 19.7953 7.35352 17.5913 5.9312C14.9725 4.24153 12.8011 2.2952 11.0932 0.519982\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><path d=\"M23.5934 9.68481H0\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><\/svg><svg class=\"btn__icon --2\" width=\"19\" height=\"14\" viewBox=\"0 0 24.3434 18.8423\" fill=\"none\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" aria-hidden=\"true\"><path d=\"M10.9468 18.3364C12.4026 16.743 14.3463 14.9356 16.7455 13.3957C19.3561 11.7274 21.7228 10.904 23.5689 10.4762C23.5689 9.95219 23.5771 9.43887 23.5852 8.91486C21.8285 8.28391 19.7953 7.35352 17.5913 5.9312C14.9725 4.24153 12.8011 2.2952 11.0932 0.519982\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><path d=\"M23.5934 9.68481H0\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><\/svg><\/div><\/a><\/div>\n<\/div>\n\n\n\n<p>Lalu, pastikan juga kamu registrasikan bisnismu ke Paper.id untuk bisa menikmati fitur-fitur lengkapnya.<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-buttons is-content-justification-center is-layout-flex wp-container-3 wp-block-buttons-is-layout-flex\">\n<div class=\"wp-block-button\" style=\"text-align:center\"><a class=\"wp-block-button__link has-white-color has-text-color has-background wp-element-button btn btn__dark\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/webappv1\/#\/register?&amp;utm_source=blog&amp;utm_medium=organic&amp;utm_campaign=standar_akuntansi_keuangan\" style=\"background-color:#4195d5\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><div class=\"btn__content\"><div class=\"btn__label\">Daftar Paper.id Gratis!<\/div><svg class=\"btn__icon --1 hidden has-hover:block\" width=\"19\" height=\"14\" viewBox=\"0 0 24.3434 18.8423\" fill=\"none\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" aria-hidden=\"true\"><path d=\"M10.9468 18.3364C12.4026 16.743 14.3463 14.9356 16.7455 13.3957C19.3561 11.7274 21.7228 10.904 23.5689 10.4762C23.5689 9.95219 23.5771 9.43887 23.5852 8.91486C21.8285 8.28391 19.7953 7.35352 17.5913 5.9312C14.9725 4.24153 12.8011 2.2952 11.0932 0.519982\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><path d=\"M23.5934 9.68481H0\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><\/svg><svg class=\"btn__icon --2\" width=\"19\" height=\"14\" viewBox=\"0 0 24.3434 18.8423\" fill=\"none\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" aria-hidden=\"true\"><path d=\"M10.9468 18.3364C12.4026 16.743 14.3463 14.9356 16.7455 13.3957C19.3561 11.7274 21.7228 10.904 23.5689 10.4762C23.5689 9.95219 23.5771 9.43887 23.5852 8.91486C21.8285 8.28391 19.7953 7.35352 17.5913 5.9312C14.9725 4.24153 12.8011 2.2952 11.0932 0.519982\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><path d=\"M23.5934 9.68481H0\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><\/svg><\/div><\/a><\/div>\n<\/div>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/smb\/akuntansi-perpajakan\/\">Akuntansi Perpajakan untuk Bisnis: Definisi dan Contoh Perhitungannya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Manfaat_Penerapan_Standar_Akuntansi_Keuangan\"><\/span><strong>Manfaat Penerapan Standar Akuntansi Keuangan<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Meningkatkan_transparansi_dan_akuntabilitas\"><\/span>1. Meningkatkan transparansi dan akuntabilitas<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Penerapan SAK memastikan bahwa laporan keuangan disusun secara transparan dan akuntabel. <\/p>\n\n\n\n<p>Dengan standar yang jelas, investor dan pemangku kepentingan lainnya dapat lebih percaya terhadap keakuratan serta integritas laporan keuangan perusahaan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Mewujudkan_konsistensi_dan_kemudahan_perbandingan\"><\/span>2. Mewujudkan konsistensi dan kemudahan perbandingan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>SAK membantu menjaga konsistensi dalam penyusunan laporan keuangan, baik dari waktu ke waktu maupun antar perusahaan. <\/p>\n\n\n\n<p>Dengan standar yang seragam, analisis dan perbandingan kinerja keuangan menjadi lebih mudah dan objektif.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Memastikan_kepatuhan_terhadap_regulasi\"><\/span>3. Memastikan kepatuhan terhadap regulasi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Mengikuti SAK membantu perusahaan mematuhi peraturan dan regulasi keuangan yang berlaku di Indonesia. <\/p>\n\n\n\n<p>Kepatuhan ini tidak hanya mencegah sanksi atau penalti akibat pelanggaran, tetapi juga memperkuat reputasi perusahaan di mata regulator dan pemangku kepentingan lainnya.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Jenis_Standar_Akuntansi_Keuangan_di_Indonesia\"><\/span>4 <strong>Jenis Standar Akuntansi Keuangan<\/strong> di Indonesia<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_PSAK-IFRS_Pernyataan_Standar_Akuntansi_Keuangan-International_Financial_Report_Standard\"><\/span>1.&nbsp;PSAK-IFRS (Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan-International Financial Report Standard)<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan atau International Financial Report Standard (PSAK) adalah nama lain dari SAK. Jenis ini diterapkan Ikatan Akuntansi Indonesia (IAI) sejak tahun 2012 lalu sampai dengan tahun 2021.<\/p>\n\n\n\n<p>Standar ini digunakan untuk badan atau bisnis yang memiliki akuntabilitas publik. Di dalamnya khusus untuk badan yang terdaftar atau masih dalam proses pendaftaran di pasar modal. Contohnya seperti perusahaan publik, asuransi, perbankan, BUMN, ataupun perusahaan dana pensiun).<\/p>\n\n\n\n<p>PSAK sama dengan SAK, yakni sama-sama bertujuan untuk memberikan informasi yang relevan bagi pengguna laporan keuangan. Sedangkan penggunaan IFRS sendiri ditentukan karena Indonesia merupakan anggota IFAC (Internatinal Federation of Accountants) yang menjadikan IFRS sebagai standar mereka.<\/p>\n\n\n\n<p>Selama tahun 2020, DSAK IAI telah mengesahkan 1 (satu) PSAK, 1 (satu) ISAK, 6 (enam) judul Amendemen atas PSAK, 1 (satu) Penyesuaian Tahunan 2020, dan 2 (dua) standar lain yang statusnya masih berupa Draf Eksposur. Dua standar itu antara lain Draf Eksposur SAK Entitas Privat dan Draf Eksposur Amendemen PSAK 16: Aset Tetap tentang Hasil Sebelum Penggunaan yang Diintensikan).<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_SAK-ETAP_Standar_Akuntansi_Keuangan_untuk_Entitas_Tanpa_Akuntansi_Publik\"><\/span>2.&nbsp;SAK-ETAP (Standar Akuntansi Keuangan untuk Entitas Tanpa Akuntansi Publik)<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Standar Akuntansi Keuangan untuk Entitas Tanpa Akuntansi Publik (SAK-ETAP) digunakan untuk entitas yang akuntabilitas publiknya tidak signifikan. Ditambah lagi, laporan keuangannya hanya untuk tujuan umum bagi pengguna eksternal.<\/p>\n\n\n\n<p>ETAP merupakan hasil penyederhanaan IFRS. Di dalamnya meliputi tidak adanya laporan laba rugi komprehensif, penilaian untuk aset tetap, aset tidak berwujud, dan properti investasi setelah tanggal perolehan hanya menggunakan harga perolehan.<\/p>\n\n\n\n<p>Tidak ada pilihan menggunakan nilai revaluasi atau nilai wajar, serta tidak ada pengakuan liabilitas. Ditambah lagi, tidak ada aset pajak tangguhan karena beban pajak diakui sebesar jumlah pajak menurut ketentuan pajak.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika hal ini diterapkan dengan tepat, unit bisnis kecil dan menengah dapat membuat laporan keuangan. Tentunya tanpa harus dibantu oleh pihak lain dan dapat dilakukan audit terhadap laporannya tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/smb\/bidang-bidang-akuntansi\/\">12 Bidang Akuntansi yang Mungkin Bisnismu Butuhkan, Ada Apa Saja?<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_PSAK-Syariah_Pernyataan_Standar_Akuntansi_Syariah\"><\/span>3. PSAK-Syariah (Pernyataan Standar Akuntansi Syariah)<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>PSAK-Syariah merupakan pedoman yang dapat digunakan untuk lembaga-lembaga kebijakan syariah. Contohnya seperti bank syariah, pegadaian syariah, badan zakat, dan lain sebagainya.<\/p>\n\n\n\n<p>Pengembangan standar ini dibuat berdasarkan acuan dari fatwa yang dikeluarkan oleh MUI (Majelis Ulama Indonesia). Standar tersebut terdiri atas kerangka konseptual penyusunan dan pengungkapan laporan, standar penyajian laporan keuangan. Ditambah lagi, ada standar khusus transaksi syariah seperti mudharabah, murabahah, salam, ijarah, dan istishna.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_SAP_Standar_Akuntansi_Pemerintah_seperti_apa_yang_berlaku_di_Indonesia\"><\/span>4.&nbsp;SAP (Standar Akuntansi Pemerintah) seperti apa yang berlaku di Indonesia<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Standar Akuntansi Pemerintah (SAP) telah ditetapkan sebagai peraturan pemerintah yang diterapkan untuk entitas pemerintah dalam menyusun Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) dan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD).<\/p>\n\n\n\n<p>SAP dibuat untuk menjamin transparansi, partisipasi, dan akuntabilitas pengelolaan keuangan negara demi terwujudnya pemerintahan yang baik dan bersih. Standar akuntansi yang cocok untuk akuntansi desa yaitu Standar Akuntansi Pemerintah (SAP).<\/p>\n\n\n\n<p>Demikianlah penjelasan tentang Standar Akuntansi Keuangan (SAK) yang berperan penting dalam memastikan transparansi, akuntabilitas, dan konsistensi laporan keuangan di Indonesia. <\/p>\n\n\n\n<p>Dengan penerapan SAK, perusahaan dapat meningkatkan kepercayaan investor, mempermudah analisis keuangan, serta memastikan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dalam dunia akuntansi, setiap akuntan harus mengikuti Standar Akuntansi Keuangan (SAK) yang berlaku di Indonesia. Standar ini menjadi pedoman utama dalam penyusunan laporan keuangan yang transparan, akurat, dan sesuai dengan regulasi. Seiring perkembangan dunia usaha, SAK di Indonesia terus mengalami penyesuaian hingga membentuk empat pilar utama yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan berbagai jenis entitas bisnis. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":25193,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6449],"tags":[],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>4 Standar Akuntansi Keuangan yang Diterapkan di Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Kenali definisi standar akuntansi keuangan dan jenis-jenis lengkapnya di sini, agar kamu tahu perannya dalam bisnismu.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/standar-akuntansi-keuangan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"4 Standar Akuntansi Keuangan yang Diterapkan di Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Kenali definisi standar akuntansi keuangan dan jenis-jenis lengkapnya di sini, agar kamu tahu perannya dalam bisnismu.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/standar-akuntansi-keuangan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-02-21T10:58:02+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-03-05T08:53:43+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/standar-akuntansi-keuangan.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1380\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"920\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Nadiyah Rahmalia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Nadiyah Rahmalia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 menit\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"4 Standar Akuntansi Keuangan yang Diterapkan di Indonesia","description":"Kenali definisi standar akuntansi keuangan dan jenis-jenis lengkapnya di sini, agar kamu tahu perannya dalam bisnismu.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/standar-akuntansi-keuangan\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"4 Standar Akuntansi Keuangan yang Diterapkan di Indonesia","og_description":"Kenali definisi standar akuntansi keuangan dan jenis-jenis lengkapnya di sini, agar kamu tahu perannya dalam bisnismu.","og_url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/standar-akuntansi-keuangan\/","og_site_name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","article_published_time":"2025-02-21T10:58:02+00:00","article_modified_time":"2025-03-05T08:53:43+00:00","og_image":[{"width":1380,"height":920,"url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/standar-akuntansi-keuangan.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Nadiyah Rahmalia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Nadiyah Rahmalia","Estimasi waktu membaca":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/standar-akuntansi-keuangan\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/standar-akuntansi-keuangan\/"},"author":{"name":"Nadiyah Rahmalia","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/99ccd74b5eedff35a762def8b34e89f4"},"headline":"4 Standar Akuntansi Keuangan yang Diterapkan di Indonesia","datePublished":"2025-02-21T10:58:02+00:00","dateModified":"2025-03-05T08:53:43+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/standar-akuntansi-keuangan\/"},"wordCount":886,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"articleSection":["Akuntansi"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/standar-akuntansi-keuangan\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/standar-akuntansi-keuangan\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/standar-akuntansi-keuangan\/","name":"4 Standar Akuntansi Keuangan yang Diterapkan di Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website"},"datePublished":"2025-02-21T10:58:02+00:00","dateModified":"2025-03-05T08:53:43+00:00","description":"Kenali definisi standar akuntansi keuangan dan jenis-jenis lengkapnya di sini, agar kamu tahu perannya dalam bisnismu.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/standar-akuntansi-keuangan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/standar-akuntansi-keuangan\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/standar-akuntansi-keuangan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/en\/homepage\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"4 Standar Akuntansi Keuangan yang Diterapkan di Indonesia"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","description":"Blog informatif dan inspiratif untuk Bisnis","publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization","name":"Paper.id","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","contentUrl":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","width":411,"height":133,"caption":"Paper.id"},"image":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","https:\/\/www.instagram.com\/paperindonesia\/?hl=en","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/paper-id\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/99ccd74b5eedff35a762def8b34e89f4","name":"Nadiyah Rahmalia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c1e1bfb72c6347304a9eb0a484df3391?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c1e1bfb72c6347304a9eb0a484df3391?s=96&d=mm&r=g","caption":"Nadiyah Rahmalia"},"description":"Content Writer dengan 4 tahun pengalaman menangani konten beragam topik di berbagai industri baik B2C dan B2B, termasuk bisnis, ekonomi, keuangan, dan sebagainya. Saat ini menulis di Paper.id untuk memperkaya wawasan pemilik bisnis dan memajukan industri B2B seluruh Indonesia.","sameAs":["https:\/\/www.linkedin.com\/in\/nadiyahrf\/"],"url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/author\/nadiyah\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25192"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=25192"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25192\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":25589,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25192\/revisions\/25589"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/25193"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=25192"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=25192"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=25192"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}