{"id":24297,"date":"2024-12-26T17:10:57","date_gmt":"2024-12-26T10:10:57","guid":{"rendered":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/?p=24297"},"modified":"2025-03-17T13:13:00","modified_gmt":"2025-03-17T06:13:00","slug":"cara-hitung-hpp-minuman","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/cara-hitung-hpp-minuman\/","title":{"rendered":"Contoh &#038; Cara Mudah Menghitung HPP Bisnis Minuman"},"content":{"rendered":"\n<p>Apakah kamu berencana memulai bisnis minuman kekinian? Ide yang menarik! <\/p>\n\n\n\n<p>Namun, sebelum melangkah lebih jauh, ada satu hal yang sangat penting untuk dipahami, yaitu cara menghitung <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/bisnis\/hpp-pengertian-cara-menghitungnya\/\">Harga Pokok Penjualan (HPP)<\/a>. <\/p>\n\n\n\n<p>Memahami perhitungan HPP dengan baik akan membantu memastikan bisnis kamu tetap menguntungkan dan bebas dari potensi kerugian.<\/p>\n\n\n\n<p>Banyak orang yang baru memulai bisnis sering bingung bagaimana cara menghitung HPP dengan tepat. Namun, jangan khawatir. Dalam artikel ini, kita akan membahas apa itu HPP, cara menghitungnya, serta memberikan contoh perhitungan yang mudah diikuti. <\/p>\n\n\n\n<p>Yuk, simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apa_Itu_HPP_Harga_Pokok_Penjualan\"><\/span><strong>Apa Itu HPP (Harga Pokok Penjualan)?<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p><a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/smb\/hpp-pengertian-cara-menghitungnya\/\"><strong>Harga Pokok Penjualan (HPP)<\/strong> adalah<\/a> total biaya yang diperlukan untuk memproduksi barang atau produk yang dijual dalam periode tertentu. Biaya ini mencakup:<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li><strong>Bahan baku<\/strong>, seperti tepung, susu, gula, atau bahan lain yang digunakan.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Tenaga kerja langsung<\/strong>, yaitu upah untuk karyawan yang langsung terlibat dalam proses produksi.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Biaya overhead<\/strong>, seperti sewa tempat, listrik, air, dan penyusutan peralatan.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>HPP memiliki peran yang sangat penting dalam menentukan laba bisnis. Laba kotor, misalnya, dihitung dengan mengurangi HPP dari total pendapatan penjualan. <\/p>\n\n\n\n<p>Oleh karena itu, memastikan HPP dihitung dengan benar akan membantu kamu menentukan harga jual yang sesuai sekaligus menjaga keberlanjutan bisnis.<\/p>\n\n\n\n<p>Setelah mendapatkan HPP yang tepat, kamu juga butuh aplikasi invoicing dan pembayaran digital yang simpel dan gratis, seperti Paper.id.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan Paper.id, kamu bisa membuat invoice digital dalam 5 menit saja dan langsung kirim lewat WA, email, ataupun SMS.<\/p>\n\n\n\n<p>Ada 30+ opsi pembayaran, termasuk dengan kartu kredit tanpa perlu mesin EDC.<\/p>\n\n\n\n<p>Yuk, kenali lebih lanjut tentang Paper.id!<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-buttons is-content-justification-center is-layout-flex wp-container-2 wp-block-buttons-is-layout-flex\">\n<div class=\"wp-block-button\" style=\"text-align:center\"><a class=\"wp-block-button__link has-white-color has-text-color has-background wp-element-button btn btn__dark\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/invoice-penjualan.php?&amp;utm_source=blog&amp;utm_medium=organic&amp;utm_campaign=hitung_hpp_minuman\" style=\"background-color:#4195d5\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><div class=\"btn__content\"><div class=\"btn__label\">Pelajari Paper.id<\/div><svg class=\"btn__icon --1 hidden has-hover:block\" width=\"19\" height=\"14\" viewBox=\"0 0 24.3434 18.8423\" fill=\"none\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" aria-hidden=\"true\"><path d=\"M10.9468 18.3364C12.4026 16.743 14.3463 14.9356 16.7455 13.3957C19.3561 11.7274 21.7228 10.904 23.5689 10.4762C23.5689 9.95219 23.5771 9.43887 23.5852 8.91486C21.8285 8.28391 19.7953 7.35352 17.5913 5.9312C14.9725 4.24153 12.8011 2.2952 11.0932 0.519982\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><path d=\"M23.5934 9.68481H0\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><\/svg><svg class=\"btn__icon --2\" width=\"19\" height=\"14\" viewBox=\"0 0 24.3434 18.8423\" fill=\"none\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" aria-hidden=\"true\"><path d=\"M10.9468 18.3364C12.4026 16.743 14.3463 14.9356 16.7455 13.3957C19.3561 11.7274 21.7228 10.904 23.5689 10.4762C23.5689 9.95219 23.5771 9.43887 23.5852 8.91486C21.8285 8.28391 19.7953 7.35352 17.5913 5.9312C14.9725 4.24153 12.8011 2.2952 11.0932 0.519982\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><path d=\"M23.5934 9.68481H0\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><\/svg><\/div><\/a><\/div>\n<\/div>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/smb\/rumus-hpp\/\">Contoh &amp; Cara Menghitung Rumus HPP Dengan Benar!<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Metode_Menghitung_HPP\"><\/span><strong>Metode Menghitung HPP<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Ada beberapa metode yang umum digunakan untuk menghitung HPP. Kamu bisa memilih metode yang paling sesuai dengan jenis bisnis yang dijalankan. Berikut ini adalah beberapa metode yang perlu diketahui:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Metode_FIFO_First_In_First_Out\"><\/span>1. Metode FIFO (First In, First Out)<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Metode ini mengasumsikan bahwa barang yang pertama kali dibeli akan menjadi barang yang pertama kali dijual. Kelebihan metode FIFO adalah cocok digunakan saat harga barang cenderung meningkat. Pasalnya, metode FIFO biasanya menghasilkan laba yang lebih tinggi. <\/p>\n\n\n\n<p>Namun, perlu diperhatikan kecocokan metodenya dengan bisnis yang kamu terapkan. Biasanya, metode FIFO paling cocok untuk bisnis dengan stok barang yang <em>perishable <\/em>atau mudah rusak.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Metode_LIFO_Last_In_First_Out\"><\/span>2. Metode LIFO (Last In, First Out)<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Metode ini kebalikan dari FIFO, di mana barang yang terakhir dibeli dianggap sebagai barang yang pertama kali dijual.<\/p>\n\n\n\n<p>Kelebihan metode LIFO adalah cocok untuk kondisi inflasi karena dapat mengurangi beban pajak dengan menghasilkan laba yang lebih rendah.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Metode_Rata-Rata_Tertimbang\"><\/span>3. Metode Rata-Rata Tertimbang<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Metode ini menghitung HPP dengan cara mengambil rata-rata dari semua biaya barang yang tersedia selama periode tertentu.<\/p>\n\n\n\n<p>Ini merupakan metode yang tidak begitu terpengaruh oleh fluktuasi harga. Untuk melakukannya kamu perlu menjulmahkan semua biaya dan dibagi dengan jumlah unit barang yang tersedia untuk dijual.<\/p>\n\n\n\n<p>Umumnya, metode ini adalah yang paling sering dipakai.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/smb\/cara-hitung-hpp-manufaktur\/\">Begini Cara Mudah Hitung HPP Perusahaan Manufaktur<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Contoh_Cara_Menghitung_Harga_Pokok_Penjualan_HPP_Minuman\"><\/span><strong>Contoh &amp; Cara Menghitung Harga Pokok Penjualan (HPP) Minuman!<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Untuk menghitung HPP untuk bisnis minuman, kamu bisa menggunakan rumus berikut ini <\/p>\n\n\n\n<p><strong>HPP\u00a0per\u00a0unit = <strong>Total\u00a0Biaya\u00a0Produksi\u200b<\/strong> \/ Jumlah\u00a0Unit\u00a0yang\u00a0Dihasilkan <\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Di mana:<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li><strong>Total Biaya Produksi<\/strong> = Total Biaya Bahan Baku + Total Biaya Operasional (seperti tenaga kerja, listrik, sewa, dll)<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Jumlah Unit yang Dihasilkan<\/strong> = Banyaknya minuman (misalnya cup) yang diproduksi dalam periode tersebut<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Agar lebih jelas, berikut ini adalah contoh perhitungan HPP untuk bisnis minuman teh susu dengan kapasitas produksi 100 gelas per bulan.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Rincian_Biaya_Produksi_Minuman_Teh_Susu_Kekinian\"><\/span><strong>Rincian Biaya Produksi Minuman Teh Susu Kekinian<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h4>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Biaya_Bahan_Baku_untuk_100_gelas\"><\/span>1. Biaya Bahan Baku (untuk 100 gelas)<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<ul>\n<li>Teh: Rp 200.000<\/li>\n\n\n\n<li>Susu: Rp 150.000<\/li>\n\n\n\n<li>Gula: Rp 50.000<\/li>\n\n\n\n<li>Es batu: Rp 30.000<\/li>\n\n\n\n<li>Topping boba: Rp 100.000<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><strong>Total Biaya Bahan Baku:<\/strong><br>200.000 + 150.000 + 50.000 + 30.000 + 100.000 = <strong>530.000<\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Biaya_Operasional_per_bulan\"><\/span>2. Biaya Operasional (per bulan)<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<ul>\n<li>Sewa tempat: Rp 500.000<\/li>\n\n\n\n<li>Listrik dan air: Rp 100.000<\/li>\n\n\n\n<li>Gaji karyawan: Rp 1.000.000<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><strong>Total Biaya Operasional:<\/strong><br>500.000 + 100.000 + 1.000.000 = <strong>1.600.000<\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Biaya_Penyusutan_Peralatan\"><\/span>3. Biaya Penyusutan Peralatan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<ul>\n<li>Misalnya, menggunakan peralatan senilai 5.000.000 yang disusutkan selama 5 tahun:<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>5.000.000 \/ (5 x 12) = <strong>83.333\/bulan<\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Total_Biaya_Produksi_per_Bulan\"><\/span>4. Total Biaya Produksi per Bulan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>530.000 (bahan baku) + 1.600.000 (operasional) + 83.333 (penyusutan) = <strong>2.213.333<\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Menghitung_HPP_per_Gelas\"><\/span>5. Menghitung HPP per Gelas<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Sebelum menghitung HPP, pastikan jumlah produksi sesuai dengan periode biaya operasional. Misalkan produksi adalah <strong>100 gelas per hari<\/strong>, berarti dalam satu bulan produksi total adalah <strong>3.000 gelas<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<p>Rumus HPP per Gelas:<br><strong>HPP per Gelas = Total Biaya Produksi \/ Jumlah Gelas dalam Sebulan<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>HPP per Gelas = 2.213.333 \/ 3.000<\/p>\n\n\n\n<p><strong>HPP per Gelas = 737,78<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Jika hanya memproduksi <strong>100 gelas per bulan<\/strong>, maka perhitungannya:<\/p>\n\n\n\n<p>HPP per Gelas = 2.213.333 \/ 100 = <strong>22.133,33<\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kesimpulan\"><\/span><strong>Kesimpulan<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<ul>\n<li>Jika produksi <strong>100 gelas per bulan<\/strong>, maka <strong>HPP per gelas adalah 22.133,33<\/strong>.<\/li>\n\n\n\n<li>Jika produksi <strong>100 gelas per hari (3.000 gelas per bulan)<\/strong>, maka <strong>HPP per gelas hanya 737,78<\/strong>.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Pastikan jumlah produksi sesuai dengan periode biaya operasional agar harga jual lebih akurat!<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/smb\/cara-hitung-hpp-laundry\/\"><strong>Cara Hitung HPP Laundry Untuk Bisnis<\/strong>!<\/a><\/p>\n\n\n\n<p>Nah itulah contoh dan cara menghitung hpp minuman, dengan mengetahui HPP ini, kamu dapat menentukan harga jual yang kompetitif dengan mempertimbangkan margin keuntungan.<\/p>\n\n\n\n<p>Sekarang, kamu sudah punya gambaran jelas tentang cara menghitung HPP. Semoga informasi ini bermanfaat dan membantu kamu memulai bisnis minuman kekinian dengan lebih percaya diri. Selamat mencoba, dan semoga sukses!<\/p>\n\n\n\n<p>Jangan lupa, untuk mengoptimalkan bisnismu setelah mengetahui HPP yang ideal untuk berjualan, gunakan Paper.id.<\/p>\n\n\n\n<p>Paper.id adalah platform <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/invoice-penjualan.php\">software invoice online<\/a> dan pembayaran bisnis. Dengan Paper.id, kamu bisa dengan mudah mengintegrasikan invoicing dan pembayaran, sehingga seluruh transaksi tercatat otomatis dalam sistem <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/laporan-keuangan.php\">software laporan keuangan online<\/a>. Terlebih lagi, rekonsiliasinya otomatis. Artinya, status pembayaran akan ter-<em>update <\/em>oleh sistem, sehingga tak perlu mengeceknya secara manual.<\/p>\n\n\n\n<p>Yuk, registrasi gratis ke Paper.id dan nikmati fitur-fitur menariknya sekarang!<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-buttons is-content-justification-center is-layout-flex wp-container-3 wp-block-buttons-is-layout-flex\">\n<div class=\"wp-block-button\" style=\"text-align:center\"><a class=\"wp-block-button__link has-white-color has-text-color has-background wp-element-button btn btn__dark\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/webappv1\/#\/register?&amp;utm_source=blog&amp;utm_medium=organic&amp;utm_campaign=hitung_hpp_minuman&amp;utm_content=cta_button\" style=\"background-color:#4195d5\"><div class=\"btn__content\"><div class=\"btn__label\">Daftar Paper.id Gratis<\/div><svg class=\"btn__icon --1 hidden has-hover:block\" width=\"19\" height=\"14\" viewBox=\"0 0 24.3434 18.8423\" fill=\"none\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" aria-hidden=\"true\"><path d=\"M10.9468 18.3364C12.4026 16.743 14.3463 14.9356 16.7455 13.3957C19.3561 11.7274 21.7228 10.904 23.5689 10.4762C23.5689 9.95219 23.5771 9.43887 23.5852 8.91486C21.8285 8.28391 19.7953 7.35352 17.5913 5.9312C14.9725 4.24153 12.8011 2.2952 11.0932 0.519982\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><path d=\"M23.5934 9.68481H0\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><\/svg><svg class=\"btn__icon --2\" width=\"19\" height=\"14\" viewBox=\"0 0 24.3434 18.8423\" fill=\"none\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" aria-hidden=\"true\"><path d=\"M10.9468 18.3364C12.4026 16.743 14.3463 14.9356 16.7455 13.3957C19.3561 11.7274 21.7228 10.904 23.5689 10.4762C23.5689 9.95219 23.5771 9.43887 23.5852 8.91486C21.8285 8.28391 19.7953 7.35352 17.5913 5.9312C14.9725 4.24153 12.8011 2.2952 11.0932 0.519982\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><path d=\"M23.5934 9.68481H0\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><\/svg><\/div><\/a><\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Apakah kamu berencana memulai bisnis minuman kekinian? Ide yang menarik! Namun, sebelum melangkah lebih jauh, ada satu hal yang sangat penting untuk dipahami, yaitu cara menghitung Harga Pokok Penjualan (HPP). Memahami perhitungan HPP dengan baik akan membantu memastikan bisnis kamu tetap menguntungkan dan bebas dari potensi kerugian. Banyak orang yang baru memulai bisnis sering bingung [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":24298,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6449],"tags":[],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Contoh &amp; Cara Mudah Menghitung HPP Bisnis Minuman<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Rumus &amp; Cara menghitung HPP minuman memang susah-susah gampang. Yuk, temukan caranya lewat artikel berikut ini! Simak sekarang juga.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/cara-hitung-hpp-minuman\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Contoh &amp; Cara Mudah Menghitung HPP Bisnis Minuman\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Rumus &amp; Cara menghitung HPP minuman memang susah-susah gampang. Yuk, temukan caranya lewat artikel berikut ini! Simak sekarang juga.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/cara-hitung-hpp-minuman\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-12-26T10:10:57+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-03-17T06:13:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/cara-hitung-hpp-minuman.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"996\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"664\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Nadiyah Rahmalia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Nadiyah Rahmalia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 menit\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Contoh & Cara Mudah Menghitung HPP Bisnis Minuman","description":"Rumus & Cara menghitung HPP minuman memang susah-susah gampang. Yuk, temukan caranya lewat artikel berikut ini! Simak sekarang juga.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/cara-hitung-hpp-minuman\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Contoh & Cara Mudah Menghitung HPP Bisnis Minuman","og_description":"Rumus & Cara menghitung HPP minuman memang susah-susah gampang. Yuk, temukan caranya lewat artikel berikut ini! Simak sekarang juga.","og_url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/cara-hitung-hpp-minuman\/","og_site_name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","article_published_time":"2024-12-26T10:10:57+00:00","article_modified_time":"2025-03-17T06:13:00+00:00","og_image":[{"width":996,"height":664,"url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/cara-hitung-hpp-minuman.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Nadiyah Rahmalia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Nadiyah Rahmalia","Estimasi waktu membaca":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/cara-hitung-hpp-minuman\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/cara-hitung-hpp-minuman\/"},"author":{"name":"Nadiyah Rahmalia","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/99ccd74b5eedff35a762def8b34e89f4"},"headline":"Contoh &#038; Cara Mudah Menghitung HPP Bisnis Minuman","datePublished":"2024-12-26T10:10:57+00:00","dateModified":"2025-03-17T06:13:00+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/cara-hitung-hpp-minuman\/"},"wordCount":861,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"articleSection":["Akuntansi"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/cara-hitung-hpp-minuman\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/cara-hitung-hpp-minuman\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/cara-hitung-hpp-minuman\/","name":"Contoh & Cara Mudah Menghitung HPP Bisnis Minuman","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website"},"datePublished":"2024-12-26T10:10:57+00:00","dateModified":"2025-03-17T06:13:00+00:00","description":"Rumus & Cara menghitung HPP minuman memang susah-susah gampang. Yuk, temukan caranya lewat artikel berikut ini! Simak sekarang juga.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/cara-hitung-hpp-minuman\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/cara-hitung-hpp-minuman\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/cara-hitung-hpp-minuman\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/en\/homepage\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Contoh &#038; Cara Mudah Menghitung HPP Bisnis Minuman"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","description":"Blog informatif dan inspiratif untuk Bisnis","publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization","name":"Paper.id","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","contentUrl":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","width":411,"height":133,"caption":"Paper.id"},"image":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","https:\/\/www.instagram.com\/paperindonesia\/?hl=en","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/paper-id\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/99ccd74b5eedff35a762def8b34e89f4","name":"Nadiyah Rahmalia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c1e1bfb72c6347304a9eb0a484df3391?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c1e1bfb72c6347304a9eb0a484df3391?s=96&d=mm&r=g","caption":"Nadiyah Rahmalia"},"description":"Content Writer dengan 4 tahun pengalaman menangani konten beragam topik di berbagai industri baik B2C dan B2B, termasuk bisnis, ekonomi, keuangan, dan sebagainya. Saat ini menulis di Paper.id untuk memperkaya wawasan pemilik bisnis dan memajukan industri B2B seluruh Indonesia.","sameAs":["https:\/\/www.linkedin.com\/in\/nadiyahrf\/"],"url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/author\/nadiyah\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/24297"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=24297"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/24297\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":26065,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/24297\/revisions\/26065"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/24298"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=24297"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=24297"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=24297"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}