{"id":23631,"date":"2024-11-28T06:08:29","date_gmt":"2024-11-27T23:08:29","guid":{"rendered":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/?p=23631"},"modified":"2025-09-22T17:29:23","modified_gmt":"2025-09-22T10:29:23","slug":"dampak-kenaikan-ppn-12-pada-2025-bagi-pebisnis","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pajak-usaha\/dampak-kenaikan-ppn-12-pada-2025-bagi-pebisnis\/","title":{"rendered":"Dampak Kenaikan PPN 12% Pada 2025 Bagi Pebisnis, Apa Saja?"},"content":{"rendered":"\n<p>Mengutip dari <a href=\"https:\/\/www.bbc.com\/indonesia\/articles\/cly2npg9exzo\" rel=\"nofollow\">BBC<\/a>, kenaikan pajak pertambahan nilai atau PPN menjadi 12% mulai Januari 2025. Saat diumumkan dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR pada Rabu, 13 November kemarin, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan keputusan ini sudah dipertimbangkan dengan matang.<\/p>\n\n\n\n<p>Lantas, bagaimana dampaknya terhadap bisnis? Terlebih, hal ini memicu reaksi negatif di berbagai media sosial, masyarakat menilai kenaikan PPN ini akan memengaruhi daya beli dan berdampak buruk terhadap pendapatan perusahaan.<\/p>\n\n\n\n<p>Yuk, pahami lebih dalam bagaimana kenaikan PPN 12% pada 2025 bisa berdampak terhadap bisnis kamu. Simak selengkapnya di bawah!<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Melemahnya_Daya_Beli_Masyarakat\"><\/span><strong>1. Melemahnya Daya Beli Masyarakat<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Menurut <a href=\"https:\/\/www.cnbcindonesia.com\/news\/20241115210011-4-588679\/ppn-12-berlaku-2025-ini-dampak-menakutkan-yang-terjadi-di-mal-ritel\" rel=\"nofollow\">CNBC Indonesia<\/a>, Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI), Alponzhus Widjaja mengungkapkan daya beli masyarakat sebenarnya sudah menunjukkan pelemahan sejak awal tahun 2024.<\/p>\n\n\n\n<p>Menurutnya, ditambah kenaikan PPN menjadi 12% hanya akan memperburuk situasi yang ada, dampaknya akan menjadikan harga produk naik sehingga mengurangi atau melemahkan kemampuan masyarakat untuk berbelanja.<\/p>\n\n\n\n<p>Alphonzus menekankan bahwa daya beli masyarakat adalah penggerak utama ekonomi Indonesia, mengingat konsumsi rumah tangga menyumbang 57% dari total PDB. Disinyalir penurunan daya beli akan menghambat target pemerintah dalam mencapai pertumbuhan ekonomi sebesar 8%.<\/p>\n\n\n\n<p>Tidak hanya itu, melemahnya daya beli masyarakat tidak hanya berdampak pada konsumsi individu, tetapi juga mengancam keberlanjutan sektor ritel dan pusat perbelanjaan. Jika harga produk terus naik akibat kenaikan PPN, masyarakat cenderung menahan pengeluaran untuk kebutuhan sekunder.<\/p>\n\n\n\n<p>Alhasil, beresiko siklus ekonomi menjadi lambat, mengingat konsumsi rumah tangga adalah tulang punggung pertumbuhan PDB. Dengan kontribusi yang begitu besar, penurunan daya beli dapat mengganggu kestabilan ekonomi secara keseluruhan.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/bisnis\/template-invoice-dengan-perhitungan-pajak-mudah-otomatis\/\">Template Invoice dengan Perhitungan Pajak, Mudah &amp; Otomatis!<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Persaingan_UMKM_Kian_Menantang\"><\/span><strong>2. Persaingan UMKM Kian Menantang<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), yang biasanya mengandalkan fleksibilitas harga untuk menarik pelanggan, mungkin akan menghadapi tantangan besar akibat kenaikan PPN. Pasalnya, kenaikan PPN memengaruhi harga bahan baku produksi.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebagai contoh, pedagang baju <em>online <\/em>mungkin terpaksa harus menaikkan harga produk mereka untuk menyesuaikan dengan beban pajak tambahan.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam kondisi ini, konsumen berpotensi beralih ke toko ritel besar yang mampu menawarkan harga lebih rendah berkat efisiensi logistik dan pembelian dalam skala besar.<\/p>\n\n\n\n<p>Akibatnya, UMKM bisa kehilangan sebagian pendapatan mereka, terutama jika daya beli masyarakat terus melemah.<\/p>\n\n\n\n<p>Maka dari itu, mencari cara untuk mengoptimalkan operasional bisnis dan menghemat biaya jadi semakin penting.<\/p>\n\n\n\n<p>Salah satunya, kamu bisa menggunakan Paper.id sebagai cara simpel untuk membuat operasional bisnismu jadi makin baik dengan invoice digital dan berbagai opsi pembayarannya. <\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Margin_Profit_Semakin_Menipis\"><\/span><strong>3. <\/strong><strong><em>Margin Profit <\/em><\/strong><strong>Semakin Menipis<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Dari segi <em>profit<\/em>, kenaikan PPN menjadi 12% dari pemerintah bisa membuat marginnya semakin menipis, terutama bagi bisnis yang bergantung pada harga yang terjangkau untuk bersaing.<\/p>\n\n\n\n<p>Misalnya, seorang pedagang makanan kecil dengan harga produk sekitar Rp50.000 harus menaikkan harga menjadi Rp56.000 untuk mengimbangi kenaikan PPN 12%.<\/p>\n\n\n\n<p>Meskipun terlihat kecil, kenaikan harga ini bisa mempengaruhi volume penjualan, terutama jika konsumen merasa harga sudah tidak terjangkau.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Jika keuntungan per transaksi menurun, pedagang tersebut akan lebih sulit bertahan, apalagi jika permintaan mulai berkurang akibat daya beli yang menurun.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-dan-nasihat-umkm\/pisah-pajak-bisnis-pribadi\/\">Mudahnya Pisah Pajak Pribadi dan Bisnis, Ini Tips Vincent Liyanto!<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Beban_Administrasi_Meningkat\"><\/span><strong>4. Beban Administrasi Meningkat<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Terakhir, dampak dari kenaikan PPN bisa membuat kamu sebagai pebisnis harus memperbarui sistem pencatatan keuangan dan pelaporan pajak sesuai dengan tarif baru. Proses ini bisa saja membutuhkan biaya tambahan, terutama bagi bisnis yang belum mengadopsi sistem digital.<\/p>\n\n\n\n<p>Contohnya, kamu mungkin perlu membeli <em>software <\/em>akuntansi atau layanan pelaporan pajak. Hal ini menjadi tantangan besar bagi bisnis kecil yang masih berkembang, karena sistem manual yang mereka gunakan sebelumnya mungkin tidak lagi memadai untuk mengelola perubahan ini dengan efektif.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun, jangan khawatir, solusi seperti <em>platform <\/em>Paper.id bisa membantu. Dengan fitur pencatatan keuangan yang rapi dan pelaporan pajak yang terintegrasi, kamu dapat mengelola perubahan tarif pajak tanpa repot.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Sebagai platform <em>invoicing <\/em>dan pembayaran antar bisnis, kamu bisa buat dan kirim invoice, serta pantau status pembayaran tersebut secara otomatis dan <em>real-time <\/em>hanya dalam satu <em>dashboard<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p>Di Paper.id juga, kamu bisa menawarkan 30+ metode pembayaran mulai dari transfer bank, kartu kredit, E-Wallet, Virtual Account, hingga <em>marketplace<\/em> sehingga kamu bisa menawarkan keleluasaan kepada <em>buyer <\/em>untuk membayar sesuai dengan preferensinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n<p>Yuk, gunakan Paper.id untuk memastikan bisnis tetap berjalan lancar dengan proses yang lebih praktis dan hemat waktu dengan cara klik tombol di bawah ini!<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-buttons is-content-justification-center is-layout-flex wp-container-2 wp-block-buttons-is-layout-flex\">\n<div class=\"wp-block-button\" style=\"text-align:center\"><a class=\"wp-block-button__link has-white-color has-text-color has-background wp-element-button btn btn__dark\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/webappv1\/#\/register?&amp;utm_source=blog&amp;utm_medium=organic&amp;utm_campaign=dampak_ppn_naik&amp;utm_content=cta_button\" style=\"background-color:#4195d5\"><div class=\"btn__content\"><div class=\"btn__label\">Daftar Sekarang<\/div><svg class=\"btn__icon --1 hidden has-hover:block\" width=\"19\" height=\"14\" viewBox=\"0 0 24.3434 18.8423\" fill=\"none\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" aria-hidden=\"true\"><path d=\"M10.9468 18.3364C12.4026 16.743 14.3463 14.9356 16.7455 13.3957C19.3561 11.7274 21.7228 10.904 23.5689 10.4762C23.5689 9.95219 23.5771 9.43887 23.5852 8.91486C21.8285 8.28391 19.7953 7.35352 17.5913 5.9312C14.9725 4.24153 12.8011 2.2952 11.0932 0.519982\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><path d=\"M23.5934 9.68481H0\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><\/svg><svg class=\"btn__icon --2\" width=\"19\" height=\"14\" viewBox=\"0 0 24.3434 18.8423\" fill=\"none\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" aria-hidden=\"true\"><path d=\"M10.9468 18.3364C12.4026 16.743 14.3463 14.9356 16.7455 13.3957C19.3561 11.7274 21.7228 10.904 23.5689 10.4762C23.5689 9.95219 23.5771 9.43887 23.5852 8.91486C21.8285 8.28391 19.7953 7.35352 17.5913 5.9312C14.9725 4.24153 12.8011 2.2952 11.0932 0.519982\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><path d=\"M23.5934 9.68481H0\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><\/svg><\/div><\/a><\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Mengutip dari BBC, kenaikan pajak pertambahan nilai atau PPN menjadi 12% mulai Januari 2025. Saat diumumkan dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR pada Rabu, 13 November kemarin, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan keputusan ini sudah dipertimbangkan dengan matang. Lantas, bagaimana dampaknya terhadap bisnis? Terlebih, hal ini memicu reaksi negatif di berbagai media sosial, masyarakat [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":5,"featured_media":23633,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[7850],"tags":[],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Dampak Kenaikan PPN 12% Pada 2025 Bagi Pebisnis, Apa Saja?<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Yuk, pahami lebih dalam bagaimana kenaikan ppn 12% pada 2025 bisa berdampak terhadap bisnis kamu. Simak selengkapnya di sini!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pajak-usaha\/dampak-kenaikan-ppn-12-pada-2025-bagi-pebisnis\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Dampak Kenaikan PPN 12% Pada 2025 Bagi Pebisnis, Apa Saja?\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Yuk, pahami lebih dalam bagaimana kenaikan ppn 12% pada 2025 bisa berdampak terhadap bisnis kamu. Simak selengkapnya di sini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pajak-usaha\/dampak-kenaikan-ppn-12-pada-2025-bagi-pebisnis\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-11-27T23:08:29+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-09-22T10:29:23+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/dampak-kenaikan-ppn-bagi-pebisnis.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1066\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Muhamad Dika Wahyudi\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Muhamad Dika Wahyudi\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Dampak Kenaikan PPN 12% Pada 2025 Bagi Pebisnis, Apa Saja?","description":"Yuk, pahami lebih dalam bagaimana kenaikan ppn 12% pada 2025 bisa berdampak terhadap bisnis kamu. Simak selengkapnya di sini!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pajak-usaha\/dampak-kenaikan-ppn-12-pada-2025-bagi-pebisnis\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Dampak Kenaikan PPN 12% Pada 2025 Bagi Pebisnis, Apa Saja?","og_description":"Yuk, pahami lebih dalam bagaimana kenaikan ppn 12% pada 2025 bisa berdampak terhadap bisnis kamu. Simak selengkapnya di sini!","og_url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pajak-usaha\/dampak-kenaikan-ppn-12-pada-2025-bagi-pebisnis\/","og_site_name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","article_published_time":"2024-11-27T23:08:29+00:00","article_modified_time":"2025-09-22T10:29:23+00:00","og_image":[{"width":1600,"height":1066,"url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/dampak-kenaikan-ppn-bagi-pebisnis.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Muhamad Dika Wahyudi","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Muhamad Dika Wahyudi","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pajak-usaha\/dampak-kenaikan-ppn-12-pada-2025-bagi-pebisnis\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pajak-usaha\/dampak-kenaikan-ppn-12-pada-2025-bagi-pebisnis\/"},"author":{"name":"Muhamad Dika Wahyudi","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/5adbeaf1c49321d345b4ea82ed29daa2"},"headline":"Dampak Kenaikan PPN 12% Pada 2025 Bagi Pebisnis, Apa Saja?","datePublished":"2024-11-27T23:08:29+00:00","dateModified":"2025-09-22T10:29:23+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pajak-usaha\/dampak-kenaikan-ppn-12-pada-2025-bagi-pebisnis\/"},"wordCount":675,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"articleSection":["Pajak Usaha"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/pajak-usaha\/dampak-kenaikan-ppn-12-pada-2025-bagi-pebisnis\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pajak-usaha\/dampak-kenaikan-ppn-12-pada-2025-bagi-pebisnis\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pajak-usaha\/dampak-kenaikan-ppn-12-pada-2025-bagi-pebisnis\/","name":"Dampak Kenaikan PPN 12% Pada 2025 Bagi Pebisnis, Apa Saja?","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website"},"datePublished":"2024-11-27T23:08:29+00:00","dateModified":"2025-09-22T10:29:23+00:00","description":"Yuk, pahami lebih dalam bagaimana kenaikan ppn 12% pada 2025 bisa berdampak terhadap bisnis kamu. Simak selengkapnya di sini!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pajak-usaha\/dampak-kenaikan-ppn-12-pada-2025-bagi-pebisnis\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/pajak-usaha\/dampak-kenaikan-ppn-12-pada-2025-bagi-pebisnis\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pajak-usaha\/dampak-kenaikan-ppn-12-pada-2025-bagi-pebisnis\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/en\/homepage\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Dampak Kenaikan PPN 12% Pada 2025 Bagi Pebisnis, Apa Saja?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","description":"Blog informatif dan inspiratif untuk Bisnis","publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization","name":"Paper.id","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","contentUrl":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","width":411,"height":133,"caption":"Paper.id"},"image":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","https:\/\/www.instagram.com\/paperindonesia\/?hl=en","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/paper-id\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/5adbeaf1c49321d345b4ea82ed29daa2","name":"Muhamad Dika Wahyudi","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/69252c8afe50b29832741a75ed510e8e?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/69252c8afe50b29832741a75ed510e8e?s=96&d=mm&r=g","caption":"Muhamad Dika Wahyudi"},"url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/author\/dika-wahyudi\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23631"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=23631"}],"version-history":[{"count":7,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23631\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":30166,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23631\/revisions\/30166"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/23633"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=23631"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=23631"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=23631"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}