{"id":23462,"date":"2024-11-26T11:43:19","date_gmt":"2024-11-26T04:43:19","guid":{"rendered":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/?p=23462"},"modified":"2025-09-22T14:09:46","modified_gmt":"2025-09-22T07:09:46","slug":"purchase-order-financing","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/purchase-order\/purchase-order-financing\/","title":{"rendered":"Purchase Order Financing: Pengertian, Manfaat, &amp; Kapan Bisnis Membutuhkannya?"},"content":{"rendered":"\n<p>Mengelola pesanan dalam bisnis, terutama jika jumlah besar atau dalam keadaan mendesak, kadang bisa membuat <em>cash flow <\/em>jadi tertekan. Sebagai pebisnis, mungkin kamu bertanya-tanya apakah ada cara agar pesanan tetap berjalan lancar tanpa mengganggu keuangan?<\/p>\n\n\n\n<p>Jawabannya ada, salah satu yang bisa kamu manfaatkan adalah <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/bisnis\/purchase-order\/\">Purchase Order<\/a> atau PO Financing. Dengan skema ini, kamu bisa mendapatkan pendanaan sementara untuk memenuhi pesanan besar dari <em>buyer<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p>Lantas, apa sebenarnya Purchase Order Financing, apa saja manfaatnya untuk bisnis, hingga kapan tepatnya solusi pendanaan ini dibutuhkan? Yuk, simak penjelasan lengkapnya di bawah ini!<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/smb\/distributor-financing-adalah\/\">Distributor Financing: Pengertian dan Pilihannya untuk Bisnis<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apa_Itu_Purchase_Order_Financing\"><\/span><strong>Apa Itu Purchase Order Financing?<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Purchase Order Financing atau PO Financing adalah bentuk pendanaan yang membantu bisnis membayar <em>supplier <\/em>ketika ada pesanan besar dari <em>buyer<\/em>, bahkan jika dana tunai belum mencukupi.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Cara kerjanya sederhana: institusi keuangan melunasi sebagian besar pesanan pada <em>supplier<\/em>, sehingga kamu bisa memenuhi permintaan <em>buyer <\/em>tepat waktu. Setelah pesanan selesai dan dibayar <em>buyer<\/em>, kamu mengembalikan dana tersebut, bersama dengan biaya atau bunga yang telah disepakati.<\/p>\n\n\n\n<p>Misalnya, kamu memiliki bisnis penjualan alat elektronik dan menerima pesanan besar dari klien perusahaan untuk 500 unit laptop. Dengan nilai pesanan yang cukup besar, <em>cash flow <\/em>mungkin tidak cukup untuk membayar <em>supplier<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan PO Financing, kamu bisa menerima dana untuk menutup kebutuhan tersebut sehingga pesanan dari klien dapat dipenuhi tanpa menunda atau mempengaruhi <em>cash flow<\/em> bisnis.<\/p>\n\n\n\n<p>kin tidak cukup untuk membayar pemasok. Dengan PO Financing, kamu bisa menerima dana untuk menutup kebutuhan tersebut sehingga pesanan dari klien dapat dipenuhi tanpa menunda atau mempengaruhi cash flow bisnis.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga:&nbsp;<a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/mle\/ar-financing\/\">AR Financing: Pengertian, Contoh, dan Manfaatnya untuk Bisnis<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Manfaat_Purchase_Order_Financing_untuk_Bisnis\"><\/span><strong>Manfaat Purchase Order Financing untuk Bisnis<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>PO Financing menawarkan sejumlah manfaat yang bisa kamu rasakan. Berikut beberapa manfaat dari Purchase Order Financing:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Meningkatkan_kapasitas_produksi\"><\/span>1. Meningkatkan kapasitas produksi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Sangat jelas, PO Financing membantu kamu memenuhi pesanan besar tanpa perlu mengeluarkan modal sendiri. Hal ini memungkinkan bisnis untuk mengambil lebih banyak pesanan dan memaksimalkan potensi pertumbuhan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Menjaga_cash_flow_tetap_stabil\"><\/span>2. Menjaga <em>cash flow<\/em> tetap stabil&nbsp;<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Dengan PO Financing, kamu tidak perlu mengeluarkan semua dana di awal. Pendanaan ini setidaknya memberikan keleluasaan lebih terhadap <em>cash flow<\/em>, sehingga bisnis kamu tetap memiliki cadangan untuk keperluan operasional lainnya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Mengurangi_risiko_keterlambatan\"><\/span>3. Mengurangi risiko keterlambatan&nbsp;<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Dengan bantuan dana dari PO Financing, kamu bisa memastikan pembayaran kepada <em>supplier <\/em>menjadi tepat waktu, sehingga risiko keterlambatan dalam pengiriman atau produksi bisa diminimalkan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Memperkuat_hubungan_dengan_supplier\"><\/span>4. Memperkuat hubungan dengan <em>supplier<\/em>&nbsp;<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p><em>Supplier<\/em> lebih cenderung mempercayai bisnis yang konsisten membayar tepat waktu. Nah, PO Financing bisa membantu menjaga reputasi bisnis kamu di mata <em>supplier <\/em>dengan memastikan pembayaran tanpa gangguan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Mempercepat_pertumbuhan_bisnis\"><\/span>5. Mempercepat pertumbuhan bisnis<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Dalam situasi di mana ada pesanan besar dari <em>buyer <\/em>yang membutuhkan suplai barang banyak, PO Financing memungkinkan kamu untuk tidak melewatkan kesempatan hanya karena keterbatasan <em>cash flow<\/em> sehingga pertumbuhan bisnis kamu juga menjadi lebih cepat.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga:&nbsp;<a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/mle\/ap-financing\/\">AP Financing: Pengertian, Contoh, dan Manfaatnya untuk Bisnis<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kapan_Bisnis_Membutuhkan_Purchase_Order_Financing\"><\/span><strong>Kapan Bisnis Membutuhkan Purchase Order Financing?<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Kapan waktu yang tepat untuk mempertimbangkan PO Financing? Beberapa situasi berikut dapat menjadi acuan:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Pesanan_besar_yang_melebihi_kapasitas_dana\"><\/span>1. Pesanan besar yang melebihi kapasitas dana<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Ketika menerima pesanan besar dari <em>buyer <\/em>yang membutuhkan dana besar untuk menutup biaya pembelian barang.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Permintaan_mendadak_yang_harus_dipenuhi_cepat\"><\/span>2. Permintaan mendadak yang harus dipenuhi cepat<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Jika ada pesanan mendesak yang memerlukan pemenuhan cepat, PO Financing bisa membantu mempercepat proses.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Memperluas_jangkauan_pasar\"><\/span>3. Memperluas jangkauan pasar<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Jika bisnis kamu sedang berkembang dan ingin melakukan ekspansi dengan permintaan lebih besar, PO Financing bisa membantu mengamankan kebutuhan pasokan tanpa mengganggu <em>cash flow<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Mengelola_high_season_atau_tren_sementara\"><\/span>4. Mengelola <em>high season <\/em>atau tren sementara<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Misalnya, saat <em>high season <\/em>seperti Lebaran, Natal, atau <em>Chinese New Year, <\/em>pada saat tren produk meningkat, bisnis kamu bisa menggunakan PO Financing untuk menyiapkan stok tanpa harus menunggu dana terkumpul.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga:&nbsp;<a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-dan-nasihat-umkm\/invoice-financing-vs-kartu-kredit-mana-yang-terbaik-bagi-startup\/\">Invoice Financing vs Kartu Kredit: Mana yang Terbaik?<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Purchase Order Financing bisa menjadi solusi ideal bagi bisnis kamu yang ingin tetap kompetitif dan responsif terhadap permintaan <em>buyer <\/em>tanpa mengorbankan <em>cash flow.<\/em> Dengan mempertahankan alur pesanan dan menjaga stabilitas finansial, kamu bisa lebih fokus pada pengembangan bisnis.<\/p>\n\n\n\n<p>Paper.id sebagai platform <em>invoicing <\/em>dan pembayaran antar bisnis menawarkan solusi serupa, yakni <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/financing.php\">Invoice Financing<\/a>. Prosesnya sangat mudah, semuanya bisa selesai hanya dalam waktu 5 hari saja.<\/p>\n\n\n\n<p>Persyaratannya pun cukup sederhana dan tanpa jaminan, <em>lho<\/em>. Maksimal pencairan 70%-80% dari nilai invoice dengan plafon limit hingga mencapai Rp 2 miliar. Menarik sekali, bukan?<\/p>\n\n\n\n<p>Yuk, temukan informasi lebih lanjut mengenai Invoice Financing dari Paper.id dengan cara klik tombol di bawah ini!<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-buttons is-content-justification-center is-layout-flex wp-container-2 wp-block-buttons-is-layout-flex\">\n<div class=\"wp-block-button\" style=\"text-align:center\"><a class=\"wp-block-button__link has-white-color has-text-color has-background wp-element-button btn btn__dark\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/get-paid-faster.php?&amp;utm_source=blog&amp;utm_medium=organic&amp;utm_campaign=purchase_order_financing&amp;utm_content=cta_button\" style=\"background-color:#4195d5\"><div class=\"btn__content\"><div class=\"btn__label\">Get Paid Faster<\/div><svg class=\"btn__icon --1 hidden has-hover:block\" width=\"19\" height=\"14\" viewBox=\"0 0 24.3434 18.8423\" fill=\"none\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" aria-hidden=\"true\"><path d=\"M10.9468 18.3364C12.4026 16.743 14.3463 14.9356 16.7455 13.3957C19.3561 11.7274 21.7228 10.904 23.5689 10.4762C23.5689 9.95219 23.5771 9.43887 23.5852 8.91486C21.8285 8.28391 19.7953 7.35352 17.5913 5.9312C14.9725 4.24153 12.8011 2.2952 11.0932 0.519982\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><path d=\"M23.5934 9.68481H0\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><\/svg><svg class=\"btn__icon --2\" width=\"19\" height=\"14\" viewBox=\"0 0 24.3434 18.8423\" fill=\"none\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" aria-hidden=\"true\"><path d=\"M10.9468 18.3364C12.4026 16.743 14.3463 14.9356 16.7455 13.3957C19.3561 11.7274 21.7228 10.904 23.5689 10.4762C23.5689 9.95219 23.5771 9.43887 23.5852 8.91486C21.8285 8.28391 19.7953 7.35352 17.5913 5.9312C14.9725 4.24153 12.8011 2.2952 11.0932 0.519982\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><path d=\"M23.5934 9.68481H0\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><\/svg><\/div><\/a><\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Mengelola pesanan dalam bisnis, terutama jika jumlah besar atau dalam keadaan mendesak, kadang bisa membuat cash flow jadi tertekan. Sebagai pebisnis, mungkin kamu bertanya-tanya apakah ada cara agar pesanan tetap berjalan lancar tanpa mengganggu keuangan? Jawabannya ada, salah satu yang bisa kamu manfaatkan adalah Purchase Order atau PO Financing. Dengan skema ini, kamu bisa mendapatkan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":5,"featured_media":23463,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[7848],"tags":[],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Purchase Order Financing: Pengertian Hingga Manfaatnya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Apa itu Purchase Order Financing, apa saja manfaatnya untuk bisnis, hingga kapan tepatnya solusi pendanaan ini dibutuhkan? Simak jawabannya!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/purchase-order\/purchase-order-financing\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Purchase Order Financing: Pengertian Hingga Manfaatnya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Apa itu Purchase Order Financing, apa saja manfaatnya untuk bisnis, hingga kapan tepatnya solusi pendanaan ini dibutuhkan? Simak jawabannya!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/purchase-order\/purchase-order-financing\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-11-26T04:43:19+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-09-22T07:09:46+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/purchase-order-financing.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"900\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"644\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Muhamad Dika Wahyudi\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Muhamad Dika Wahyudi\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Purchase Order Financing: Pengertian Hingga Manfaatnya","description":"Apa itu Purchase Order Financing, apa saja manfaatnya untuk bisnis, hingga kapan tepatnya solusi pendanaan ini dibutuhkan? Simak jawabannya!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/purchase-order\/purchase-order-financing\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Purchase Order Financing: Pengertian Hingga Manfaatnya","og_description":"Apa itu Purchase Order Financing, apa saja manfaatnya untuk bisnis, hingga kapan tepatnya solusi pendanaan ini dibutuhkan? Simak jawabannya!","og_url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/purchase-order\/purchase-order-financing\/","og_site_name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","article_published_time":"2024-11-26T04:43:19+00:00","article_modified_time":"2025-09-22T07:09:46+00:00","og_image":[{"width":900,"height":644,"url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/purchase-order-financing.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Muhamad Dika Wahyudi","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Muhamad Dika Wahyudi","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/purchase-order\/purchase-order-financing\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/purchase-order\/purchase-order-financing\/"},"author":{"name":"Muhamad Dika Wahyudi","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/5adbeaf1c49321d345b4ea82ed29daa2"},"headline":"Purchase Order Financing: Pengertian, Manfaat, &amp; Kapan Bisnis Membutuhkannya?","datePublished":"2024-11-26T04:43:19+00:00","dateModified":"2025-09-22T07:09:46+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/purchase-order\/purchase-order-financing\/"},"wordCount":712,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"articleSection":["Purchase Order"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/purchase-order\/purchase-order-financing\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/purchase-order\/purchase-order-financing\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/purchase-order\/purchase-order-financing\/","name":"Purchase Order Financing: Pengertian Hingga Manfaatnya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website"},"datePublished":"2024-11-26T04:43:19+00:00","dateModified":"2025-09-22T07:09:46+00:00","description":"Apa itu Purchase Order Financing, apa saja manfaatnya untuk bisnis, hingga kapan tepatnya solusi pendanaan ini dibutuhkan? Simak jawabannya!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/purchase-order\/purchase-order-financing\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/purchase-order\/purchase-order-financing\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/purchase-order\/purchase-order-financing\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/en\/homepage\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Purchase Order Financing: Pengertian, Manfaat, &amp; Kapan Bisnis Membutuhkannya?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","description":"Blog informatif dan inspiratif untuk Bisnis","publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization","name":"Paper.id","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","contentUrl":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","width":411,"height":133,"caption":"Paper.id"},"image":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","https:\/\/www.instagram.com\/paperindonesia\/?hl=en","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/paper-id\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/5adbeaf1c49321d345b4ea82ed29daa2","name":"Muhamad Dika Wahyudi","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/69252c8afe50b29832741a75ed510e8e?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/69252c8afe50b29832741a75ed510e8e?s=96&d=mm&r=g","caption":"Muhamad Dika Wahyudi"},"url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/author\/dika-wahyudi\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23462"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=23462"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23462\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":28076,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23462\/revisions\/28076"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/23463"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=23462"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=23462"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=23462"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}