{"id":23222,"date":"2024-11-06T06:26:37","date_gmt":"2024-11-05T23:26:37","guid":{"rendered":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/?p=23222"},"modified":"2025-10-08T16:23:59","modified_gmt":"2025-10-08T09:23:59","slug":"perbedaan-vendor-dan-supplier","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/perbedaan-vendor-dan-supplier\/","title":{"rendered":"Perbedaan Vendor dan Supplier, Apa Saja?"},"content":{"rendered":"\n<p>Ketika menjalankan bisnis, kamu mungkin sering mendengar istilah &#8220;vendor&#8221; dan &#8220;<em>supplier<\/em>&#8221; dipakai seolah memiliki makna yang sama. Padahal, meski keduanya berperan penting dalam rantai pasok atau <em>supply chain<\/em>, fungsi dan tanggung jawab mereka memiliki perbedaan yang mendasar, <em>lho<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p>Memahami perbedaan di antara vendor dan <em>supplier<\/em> tidak hanya membantu dalam membuat keputusan yang lebih baik, tapi juga membantu kamu mengelola operasional bisnis dengan lebih efisien.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebelum itu, jika kamu membutuhkan layanan yang mendukung transaksi dengan vendor maupun<em> supplier<\/em> menjadi lebih mudah dan praktis, Paper.id menyediakan fitur <strong>PaperPay Out<\/strong> yang memungkinkan pembayaran dengan berbagai metode.<\/p>\n\n\n\n<p>Tersedia 30+ metode pembayaran, termasuk kartu kredit, yang memungkinkan kamu akan mendapatkan tambahan tempo 30 hari lebih panjang (tergantung kartu kredit yang kamu gunakan), sehingga kamu bisa lebih leluasa mengontrol pengeluaran bisnis.<\/p>\n\n\n\n<p>Yuk, cari tahu lebih lanjut mengenai fitur <strong>PaperPay Out<\/strong> dari Paper.id dengan cara klik tombol di bawah ini!<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-buttons is-content-justification-center is-layout-flex wp-container-2 wp-block-buttons-is-layout-flex\">\n<div class=\"wp-block-button\" style=\"text-align:center\"><a class=\"wp-block-button__link has-white-color has-text-color has-background wp-element-button btn btn__dark\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/paperpay-out.php?&amp;utm_source=blog&amp;utm_medium=organic&amp;utm_campaign=perbedaan_vendor_supplier&amp;utm_content=cta_button\" style=\"background-color:#4195d5\"><div class=\"btn__content\"><div class=\"btn__label\">Pelajari Fitur PaperPayOut<\/div><svg class=\"btn__icon --1 hidden has-hover:block\" width=\"19\" height=\"14\" viewBox=\"0 0 24.3434 18.8423\" fill=\"none\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" aria-hidden=\"true\"><path d=\"M10.9468 18.3364C12.4026 16.743 14.3463 14.9356 16.7455 13.3957C19.3561 11.7274 21.7228 10.904 23.5689 10.4762C23.5689 9.95219 23.5771 9.43887 23.5852 8.91486C21.8285 8.28391 19.7953 7.35352 17.5913 5.9312C14.9725 4.24153 12.8011 2.2952 11.0932 0.519982\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><path d=\"M23.5934 9.68481H0\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><\/svg><svg class=\"btn__icon --2\" width=\"19\" height=\"14\" viewBox=\"0 0 24.3434 18.8423\" fill=\"none\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" aria-hidden=\"true\"><path d=\"M10.9468 18.3364C12.4026 16.743 14.3463 14.9356 16.7455 13.3957C19.3561 11.7274 21.7228 10.904 23.5689 10.4762C23.5689 9.95219 23.5771 9.43887 23.5852 8.91486C21.8285 8.28391 19.7953 7.35352 17.5913 5.9312C14.9725 4.24153 12.8011 2.2952 11.0932 0.519982\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><path d=\"M23.5934 9.68481H0\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><\/svg><\/div><\/a><\/div>\n<\/div>\n\n\n\n<p>Nah, jadi, sebenarnya apa saja perbedaan antara vendor dan <em>supplier<\/em>? Mari kita bahas secara lebih detail!<\/p>\n\n\n\n<h1 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Perbedaan_Vendor_dan_Supplier\"><\/span><strong>Perbedaan Vendor dan Supplier<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h1>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Peran_utama_supplier_sebagai_penyedia_bahan_mentah_vendor_sebagai_penyedia_produk_jadi\"><\/span>Peran utama: <em>supplier <\/em>sebagai penyedia bahan mentah, vendor sebagai penyedia produk jadi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Dalam proses produksi bisnis, <em>supplier <\/em>sering kali bertanggung jawab untuk menyediakan bahan baku atau komponen dasar yang dibutuhkan untuk memproduksi barang.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Misalnya, jika kamu memiliki bisnis manufaktur makanan, <em>supplier<\/em> bisa menjadi pihak yang menyediakan bahan baku seperti tepung, minyak, atau rempah-rempah.<\/p>\n\n\n\n<p>Sementara itu,&nbsp; vendor lebih fokus pada penjualan produk jadi yang siap digunakan atau dijual kembali. Contohnya, dalam industri ritel, <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/smb\/vendor-adalah\">vendor adalah<\/a> pemasok yang menyediakan produk akhir seperti pakaian atau elektronik yang siap dijual ke <em>end-customer<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Hubungan_dalam_supply_chain_supplier_di_awal_vendor_di_akhir\"><\/span>Hubungan dalam <em>supply chain<\/em>: <em>supplier <\/em>di awal, vendor di akhir<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p><em>Supplier<\/em> biasanya berada di tahap awal <em>supply chain<\/em> menyediakan bahan atau komponen yang digunakan dalam produksi. Mereka biasanya berhubungan langsung dengan produsen atau manufaktur untuk memenuhi kebutuhan bahan dasar.<\/p>\n\n\n\n<p>Di sisi lain, vendor berada di bagian akhir rantai pasok dan lebih terfokus pada proses penjualan dan distribusi ke pelanggan atau <em>retailer<\/em>. Hubungan vendor cenderung lebih dekat dengan <em>end-customer <\/em>atau <em>retailer<\/em>, memastikan produk jadi sampai dengan baik ke tangan <em>customer<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga:<\/strong> <strong><a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-dan-nasihat-umkm\/cari-vendor-terpercaya-atau-belanja-acak-di-pasar\/\">Lebih Baik Cari Vendor Terpercaya atau Belanja Acak di Pasar?<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Tanggung_jawab_kualitas_supplier_lebih_Teknis_vendor_lebih_customer-focused\"><\/span>Tanggung jawab kualitas: <em>supplier<\/em> lebih Teknis, vendor lebih <em>customer-focused<\/em><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p><em>Supplier<\/em> sering kali bertanggung jawab atas kualitas bahan mentah atau komponen yang mereka suplai. Mereka harus memastikan bahwa bahan yang dikirimkan memenuhi standar kualitas yang dibutuhkan oleh produsen, karena kualitas bahan dasar akan sangat memengaruhi produk akhir.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebaliknya, vendor memiliki fokus yang lebih besar pada kepuasan <em>customer<\/em>. Mereka biasanya berurusan langsung dengan pelanggan atau <em>retailer<\/em>, sehingga mereka harus memastikan produk siap pakai dalam kondisi baik, termasuk proses pengemasan dan distribusi.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-dan-nasihat-umkm\/langkah-memilih-vendor-untuk-bisnis-kuliner\/\">8 Langkah Jitu Memilih Vendor untuk Bisnis Kuliner<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Manajemen_stok_supplier_sebagai_penyimpan_vendor_sebagai_penjual\"><\/span>Manajemen stok: <em>supplier<\/em> sebagai penyimpan, vendor sebagai penjual<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p><em>Supplier<\/em> biasanya harus memiliki sistem penyimpanan atau pergudangan yang baik karena mereka menyediakan bahan dalam jumlah besar untuk kebutuhan produksi. Mereka harus memastikan bahan baku selalu tersedia untuk memenuhi kebutuhan produksi klien.<\/p>\n\n\n\n<p>Misalkan, kamu memiliki pabrik <em>furniture<\/em> yang membutuhkan pasokan kayu dalam jumlah besar dan stabil setiap bulannya. Nah, <em>supplier<\/em> kayu harus memiliki sistem pergudangan yang memadai untuk menyimpan kayu dalam kuantitas besar serta memastikan kualitas bahan tetap terjaga.<\/p>\n\n\n\n<p>Vendor, sebaliknya, berperan dalam memastikan bahwa produk jadi selalu tersedia untuk dijual kepada <em>customer<\/em>. Mereka mungkin tidak memerlukan gudang sebesar <em>supplier<\/em>, namun mereka tetap harus mengatur ketersediaan produk sesuai permintaan pasar.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebagai contoh, sebuah toko elektronik yang berperan sebagai vendor untuk pabrik TV tidak memerlukan gudang besar, tetapi mereka perlu memastikan ketersediaan stok TV sesuai permintaan pasar.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Hubungan_jangka_Panjang_supplier_untuk_produksi_vendor_untuk_distribusi\"><\/span>Hubungan jangka Panjang: <em>supplier<\/em> untuk produksi, vendor untuk distribusi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Hubungan bisnis dengan <em>supplier <\/em>sering kali terjalin dalam jangka panjang karena konsistensi dan kualitas bahan mentah yang dibutuhkan secara terus-menerus. Kerja sama dengan <em>supplier<\/em> juga mencakup perencanaan pasokan jangka panjang untuk memastikan kelancaran produksi.<\/p>\n\n\n\n<p>Di sisi lain, hubungan dengan vendor bisa jadi lebih fleksibel karena fokus pada distribusi dan penjualan produk jadi. Hubungan ini mungkin tidak sekompleks hubungan dengan <em>supplier<\/em>, namun tetap penting untuk memastikan <em>customer <\/em>selalu mendapat produk dalam kondisi terbaik.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: Cara Mudah Membayar Semua Tagihan Vendor di Satu Tempat<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Demikianlah, perbedaan antara vendor dan <em>supplier<\/em>. Keduanya memang memiliki peran penting dalam mendukung operasional bisnis, namun keduanya memiliki fungsi yang berbeda. <em>Supplier <\/em>adalah mitra yang menyediakan bahan baku, sedangkan vendor lebih berperan dalam memastikan produk jadi siap diterima oleh <em>customer<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p>Sekarang, sudahkah kamu memahami dengan baik perbedaannya?<\/p>\n\n\n\n<p>Jangan lupa untuk daftarkan bisnismu ke Paper.id secara gratis untuk menikmati berbagai fitur yang bisa mengoptimalkan bisnismu, mulai dari invoice digital, lebih dari 30 opsi pembayaran termasuk kartu kredit, dan berbagai pilihan <em>financing<\/em> untuk bisnis, seperti cicilan dengan biaya yang terjangkau!<\/p>\n\n\n\n<p>Yuk, klik tombol di bawah ini.<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-buttons is-content-justification-center is-layout-flex wp-container-3 wp-block-buttons-is-layout-flex\">\n<div class=\"wp-block-button\" style=\"text-align:center\"><a class=\"wp-block-button__link has-white-color has-text-color has-background wp-element-button btn btn__dark\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/webappv1\/#\/register?&amp;utm_source=blog&amp;utm_medium=organic&amp;utm_campaign=vendor_adalah\" style=\"background-color:#4195d5\"><div class=\"btn__content\"><div class=\"btn__label\">Daftar Paper.id Gratis!<\/div><svg class=\"btn__icon --1 hidden has-hover:block\" width=\"19\" height=\"14\" viewBox=\"0 0 24.3434 18.8423\" fill=\"none\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" aria-hidden=\"true\"><path d=\"M10.9468 18.3364C12.4026 16.743 14.3463 14.9356 16.7455 13.3957C19.3561 11.7274 21.7228 10.904 23.5689 10.4762C23.5689 9.95219 23.5771 9.43887 23.5852 8.91486C21.8285 8.28391 19.7953 7.35352 17.5913 5.9312C14.9725 4.24153 12.8011 2.2952 11.0932 0.519982\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><path d=\"M23.5934 9.68481H0\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><\/svg><svg class=\"btn__icon --2\" width=\"19\" height=\"14\" viewBox=\"0 0 24.3434 18.8423\" fill=\"none\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" aria-hidden=\"true\"><path d=\"M10.9468 18.3364C12.4026 16.743 14.3463 14.9356 16.7455 13.3957C19.3561 11.7274 21.7228 10.904 23.5689 10.4762C23.5689 9.95219 23.5771 9.43887 23.5852 8.91486C21.8285 8.28391 19.7953 7.35352 17.5913 5.9312C14.9725 4.24153 12.8011 2.2952 11.0932 0.519982\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><path d=\"M23.5934 9.68481H0\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><\/svg><\/div><\/a><\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ketika menjalankan bisnis, kamu mungkin sering mendengar istilah &#8220;vendor&#8221; dan &#8220;supplier&#8221; dipakai seolah memiliki makna yang sama. Padahal, meski keduanya berperan penting dalam rantai pasok atau supply chain, fungsi dan tanggung jawab mereka memiliki perbedaan yang mendasar, lho. Memahami perbedaan di antara vendor dan supplier tidak hanya membantu dalam membuat keputusan yang lebih baik, tapi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":5,"featured_media":23225,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6844],"tags":[],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Perbedaan Vendor dan Supplier, Apa Saja?<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Perbedaan vendor dan supplier dalam bisnis. Keduanya memiliki fungsi dan tanggung jawab yang mendasar. Simak perbedaannya di sini!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/perbedaan-vendor-dan-supplier\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Perbedaan Vendor dan Supplier, Apa Saja?\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Perbedaan vendor dan supplier dalam bisnis. Keduanya memiliki fungsi dan tanggung jawab yang mendasar. Simak perbedaannya di sini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/perbedaan-vendor-dan-supplier\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-11-05T23:26:37+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-10-08T09:23:59+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/perbedaan-vendor-dan-supplier.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"900\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"506\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Muhamad Dika Wahyudi\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Muhamad Dika Wahyudi\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 menit\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Perbedaan Vendor dan Supplier, Apa Saja?","description":"Perbedaan vendor dan supplier dalam bisnis. Keduanya memiliki fungsi dan tanggung jawab yang mendasar. Simak perbedaannya di sini!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/perbedaan-vendor-dan-supplier\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Perbedaan Vendor dan Supplier, Apa Saja?","og_description":"Perbedaan vendor dan supplier dalam bisnis. Keduanya memiliki fungsi dan tanggung jawab yang mendasar. Simak perbedaannya di sini!","og_url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/perbedaan-vendor-dan-supplier\/","og_site_name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","article_published_time":"2024-11-05T23:26:37+00:00","article_modified_time":"2025-10-08T09:23:59+00:00","og_image":[{"width":900,"height":506,"url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/perbedaan-vendor-dan-supplier.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Muhamad Dika Wahyudi","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Muhamad Dika Wahyudi","Estimasi waktu membaca":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/perbedaan-vendor-dan-supplier\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/perbedaan-vendor-dan-supplier\/"},"author":{"name":"Muhamad Dika Wahyudi","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/5adbeaf1c49321d345b4ea82ed29daa2"},"headline":"Perbedaan Vendor dan Supplier, Apa Saja?","datePublished":"2024-11-05T23:26:37+00:00","dateModified":"2025-10-08T09:23:59+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/perbedaan-vendor-dan-supplier\/"},"wordCount":766,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"articleSection":["Tips Bisnis"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/perbedaan-vendor-dan-supplier\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/perbedaan-vendor-dan-supplier\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/perbedaan-vendor-dan-supplier\/","name":"Perbedaan Vendor dan Supplier, Apa Saja?","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website"},"datePublished":"2024-11-05T23:26:37+00:00","dateModified":"2025-10-08T09:23:59+00:00","description":"Perbedaan vendor dan supplier dalam bisnis. Keduanya memiliki fungsi dan tanggung jawab yang mendasar. Simak perbedaannya di sini!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/perbedaan-vendor-dan-supplier\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/perbedaan-vendor-dan-supplier\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/perbedaan-vendor-dan-supplier\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/en\/homepage\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Perbedaan Vendor dan Supplier, Apa Saja?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","description":"Blog informatif dan inspiratif untuk Bisnis","publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization","name":"Paper.id","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","contentUrl":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","width":411,"height":133,"caption":"Paper.id"},"image":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","https:\/\/www.instagram.com\/paperindonesia\/?hl=en","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/paper-id\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/5adbeaf1c49321d345b4ea82ed29daa2","name":"Muhamad Dika Wahyudi","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/69252c8afe50b29832741a75ed510e8e?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/69252c8afe50b29832741a75ed510e8e?s=96&d=mm&r=g","caption":"Muhamad Dika Wahyudi"},"url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/author\/dika-wahyudi\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23222"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=23222"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23222\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":31429,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23222\/revisions\/31429"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/23225"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=23222"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=23222"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=23222"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}