{"id":22453,"date":"2024-09-28T09:00:00","date_gmt":"2024-09-28T02:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/?p=22453"},"modified":"2025-09-22T15:13:21","modified_gmt":"2025-09-22T08:13:21","slug":"cara-menghitung-cash-flow","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/cara-menghitung-cash-flow\/","title":{"rendered":"Cara Menghitung Cash Flow, Lengkap dengan Rumusnya!"},"content":{"rendered":"\n<p><a href=\"http:\/\/Cash Flow: Definisi, Jenis, Contoh, dan Pentingnya untuk Bisnis\"><em>Cash flow <\/em>adalah<\/a> satu indikator terpenting untuk menilai kesehatan finansial bisnismu. Semakin lancar aliran uang, maka operasional bisnis bisa berjalan tanpa hambatan dan berbagai peluang untuk tumbuh bisa dimanfaatkan secara optimal.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun, memahami <em>cash flow<\/em> atau <a href=\"http:\/\/Cash Flow: Definisi, Jenis, Contoh, dan Pentingnya untuk Bisnis\">arus kas<\/a> saja belum cukup. Kamu perlu mengetahui cara menghitungnya untuk memberikan gambaran utuh mengenai kondisi keuangan bisnismu, sehingga kamu bisa mengambil keputusan yang tepat.<\/p>\n\n\n\n<p>Menariknya, menghitung <em>cash flow <\/em>sebenarnya tidak sesulit yang dibayangkan, lho. Dengan beberapa rumus sederhana, kamu bisa mengevaluasi kinerja bisnis secara efektif.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Yuk, pelajari cara menghitung <em>cash flow<\/em> lengkap dengan rumusnya di bawah ini!<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Rumus_Dasar_Menghitung_Cash_Flow\"><\/span><strong>Rumus Dasar Menghitung <\/strong><strong><em>Cash Flow<\/em><\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Secara umum,<em> cash flow <\/em>bisa dihitung dengan menggunakan rumus sederhana berikut:<\/p>\n\n\n\n<p><strong><em>Cash Flow = Total Kas Masuk &#8211; Total Kas Keluar<\/em><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Namun, untuk perhitungan yang lebih detail, kamu bisa memecahnya berdasarkan jenis <em>cash flow.<\/em> Berikut penjelasan dan contoh cara menghitungnya:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Arus_kas_operasional_operating_cash_flow\"><\/span>1. Arus kas operasional (<em>operating cash flow<\/em>)<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p><em>Cash flow<\/em> operasional dihitung dengan menjumlahkan total pemasukan dari aktivitas operasional dan dikurangi dengan total pengeluaran. Rumusnya adalah:<\/p>\n\n\n\n<p><strong><em>Pendapatan Operasional &#8211; Pengeluaran Operasional<\/em><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Contoh: Jika bisnismu mendapatkan pendapatan operasional sebesar Rp100 juta&nbsp; dan memiliki total pengeluaran operasional (gaji, listrik, sewa, dll.) sebesar Rp60 juta, maka:<\/p>\n\n\n\n<p><strong><em>Cash Flow Operasional = Rp100 juta &#8211; Rp60 juta = Rp40 juta<\/em><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Artinya, bisnis memiliki arus kas positif sebesar Rp40 juta dari kegiatan operasional.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga:<\/strong> <strong><a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/smb\/template-cash-flow-excel\/\">Download Contoh Template Cash Flow Excel &amp; Cara Menyusunnya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Arus_kas_bebas_free_cash_flow\"><\/span>2. Arus kas bebas (<em>free cash flow<\/em>)<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p><em>Free cash flow<\/em> menunjukkan seberapa banyak kas yang tersisa setelah membayar semua pengeluaran operasional dan investasi. Rumusnya adalah:<\/p>\n\n\n\n<p><strong><em>Free Cash Flow = Laba bersih + Penyusutan\/Amortisasi \u2013 Perubahan Modal Kerja \u2013 Belanja Modal<\/em><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Contoh: Katakanlah bisnismu memiliki laba bersih sebesar Rp50 juta, penyusutan\/amortisasi Rp0, perubahan modal kerja -Rp10 juta, dan pengeluaran modal sebesar Rp15 juta, maka:<\/p>\n\n\n\n<p><em><strong>Free Cash Flow = Rp50 juta<\/strong> <strong>+ Rp0 &#8211; (-Rp10 juta) \u2013 Rp15 juta = Rp25 juta<\/strong><\/em><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Arus_kas_investasi_investment_cash_flow\"><\/span>3. Arus kas investasi <em>(investment cash flow<\/em>)<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p><em>Investment cash flow<\/em> dihitung dari jumlah total kas yang digunakan untuk investasi (pembelian aset) dan total kas yang diperoleh dari penjualan aset. Rumusnya adalah:<\/p>\n\n\n\n<p><strong><em>Cash Flow Investasi = Penerimaan Investasi &#8211; Pengeluaran Investasi<\/em><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Contoh: Jika bisnis menjual aset seperti saham sebesar Rp50 juta dan Rp70 juta dari penjualan obligasi. Pada saat bersamaan, kamu juga membeli aset baru seperti properti senilai Rp30 juta, maka:<\/p>\n\n\n\n<p><strong><em>Cash Flow Investasi = (Rp50 juta + Rp70 juta) &#8211; Rp30 juta = Rp90 juta&nbsp;<\/em><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga:&nbsp;<a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/smb\/free-cash-flow-pengertian-fungsi-jenis-dan-contoh-kasus\/\">Free Cash Flow: Pengertian, Fungsi, Jenis, dan Contoh Kasus<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Arus_kas_pembiayaan_financing_cash_flow\"><\/span>4. Arus kas pembiayaan (<em>financing cash flow<\/em>)<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p><em>Financing cash flow<\/em> melibatkan aktivitas seperti pinjaman atau penerbitan saham. Untuk menghitung arus kas ini, tambahkan dividen yang dibayarkan ke pembelian kembali utang dan ekuitas, lalu kurangi jumlah total <em>cash inflow<\/em> dari penerbitan ekuitas atau utang. Rumusnya:&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p><strong><em>Financing Cash Flow = Cash Inflow dari Penerbitan Ekuitas atau Utang &#8211; (Dividen Dibayar + Pembelian Kembali Utang dan Ekuitas)<\/em><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Contoh: Jika bisnismu memiliki <em>cash inflow<\/em> dari penerbitan ekuitas atau utang sebesar Rp150 juta, Rp20 juta dividen dibagikan, dan Rp50 juta pembelian kembali utang dan ekuitas, maka:&nbsp;&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p><strong><em>Financing Cash Flow = Rp150 juta &#8211; (Rp20 juta + Rp50 juta) = Rp80 juta<\/em><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Arus_kas_bersih_net_cash_flow\"><\/span>5. Arus kas bersih (<em>net cash flow<\/em>)<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p><em>Net cash flow<\/em> adalah selisih antara total kas masuk (<em>cash inflow<\/em>) dan total kas keluar (<em>cash outflow<\/em>) dalam periode tertentu. Rumusnya adalah:<\/p>\n\n\n\n<p><strong><em>Net Cash Flow = Total Cash Inflow \u2013 Total Cash Outflow<\/em><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Contoh: katakanlah bisnismu memiliki total <em>cash inflow <\/em>sebesar Rp150 juta dan Rp70 juta untuk <em>cash outflow. <\/em>Maka:<\/p>\n\n\n\n<p><strong><em>Net Cash Flow = Rp150 juta &#8211; Rp70 juta = Rp80 juta<\/em><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"6_Forecasting_cash_flow\"><\/span>6. Forecasting cash flow<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p><em>Forecasting cash flow <\/em>adalah proses memproyeksikan arus kas di masa depan untuk membantu bisnis dalam perencanaan keuangan. Rumusnya adalah:<\/p>\n\n\n\n<p><strong><em>Forecasting Cash Flow: Kas Awal + Proyeksi Arus Masuk \u2013 Proyeksi Arus Keluar<\/em><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Contohnya: Jika bisnismu memiliki kas awal sebesar Rp30 juta, proyeksi arus masuk untuk 90 hari ke depan adalah Rp30 juta, sementara proyeksi arus keluar untuk 90 hari ke depan adalah Rp4 juta, maka:<\/p>\n\n\n\n<p><strong><em>Forecasting Cash Flow = Rp30 juta + Rp30 juta&nbsp; \u2013 Rp4 juta = Rp56 juta<\/em><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/finansial-umkm\/cash-flow-dan-free-cash-flow-apa-sih-perbedaannya\/\">Cash Flow dan Free Cash Flow, Apa Sih Perbedaannya?<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Nah, demikianlah rumus dan cara menghitung <em>cash flow <\/em>yang sangat penting untuk bisnismu. Dengan menghitung arus kas, artinya kamu memastikan kesehatan finansial bisnismu, kamu bisa tahu apakah bisnis berada di jalur yang benar atau perlu melakukan penyesuaian.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk memudahkanmu dalam mengelola <em>cash flow<\/em>, kamu bisa gunakan Paper.id. Sebagai <em>platform invoicing <\/em>dan pembayaran antar bisnis yang langsung terintegrasi dengan 30+ metode pembayaran, mulai dari transfer bank, kartu kredit, hingga <em>marketplace<\/em>, memungkinkan kamu bisa mencatat dan memantau <em>cash flow <\/em>secara <em>real-time.<\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Yuk, mulai kelola <em>cash flow <\/em>bisnismu dengan baik dan wujudkan bisnis yang sehat dan stabil dengan cara daftarkan bisnismu di Paper.id. Klik tombol di bawah ini untuk mendaftar!<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-buttons is-content-justification-center is-layout-flex wp-container-2 wp-block-buttons-is-layout-flex\">\n<div class=\"wp-block-button\" style=\"text-align:center\"><a class=\"wp-block-button__link has-white-color has-vivid-cyan-blue-background-color has-text-color has-background wp-element-button btn btn__dark\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/webappv1\/#\/register?&amp;utm_source=blog&amp;utm_medium=organic&amp;utm_campaign=cara_menghitung_cash_flow&amp;utm_content=cta_button\"><div class=\"btn__content\"><div class=\"btn__label\">Daftar Gratis<\/div><svg class=\"btn__icon --1 hidden has-hover:block\" width=\"19\" height=\"14\" viewBox=\"0 0 24.3434 18.8423\" fill=\"none\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" aria-hidden=\"true\"><path d=\"M10.9468 18.3364C12.4026 16.743 14.3463 14.9356 16.7455 13.3957C19.3561 11.7274 21.7228 10.904 23.5689 10.4762C23.5689 9.95219 23.5771 9.43887 23.5852 8.91486C21.8285 8.28391 19.7953 7.35352 17.5913 5.9312C14.9725 4.24153 12.8011 2.2952 11.0932 0.519982\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><path d=\"M23.5934 9.68481H0\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><\/svg><svg class=\"btn__icon --2\" width=\"19\" height=\"14\" viewBox=\"0 0 24.3434 18.8423\" fill=\"none\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" aria-hidden=\"true\"><path d=\"M10.9468 18.3364C12.4026 16.743 14.3463 14.9356 16.7455 13.3957C19.3561 11.7274 21.7228 10.904 23.5689 10.4762C23.5689 9.95219 23.5771 9.43887 23.5852 8.91486C21.8285 8.28391 19.7953 7.35352 17.5913 5.9312C14.9725 4.24153 12.8011 2.2952 11.0932 0.519982\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><path d=\"M23.5934 9.68481H0\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><\/svg><\/div><\/a><\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Cash flow adalah satu indikator terpenting untuk menilai kesehatan finansial bisnismu. Semakin lancar aliran uang, maka operasional bisnis bisa berjalan tanpa hambatan dan berbagai peluang untuk tumbuh bisa dimanfaatkan secara optimal. Namun, memahami cash flow atau arus kas saja belum cukup. Kamu perlu mengetahui cara menghitungnya untuk memberikan gambaran utuh mengenai kondisi keuangan bisnismu, sehingga [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":5,"featured_media":22454,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6449],"tags":[],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Cara Menghitung Cash Flow, Lengkap dengan Rumusnya!<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Cara menghitung cash flow sebenarnya tidak sesulit yang dibayangkan, lho. Dengan beberapa rumus sederhana, begini caranya!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/cara-menghitung-cash-flow\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cara Menghitung Cash Flow, Lengkap dengan Rumusnya!\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Cara menghitung cash flow sebenarnya tidak sesulit yang dibayangkan, lho. Dengan beberapa rumus sederhana, begini caranya!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/cara-menghitung-cash-flow\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-09-28T02:00:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-09-22T08:13:21+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/cara-menghitung-cash-flow.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1024\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"576\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Muhamad Dika Wahyudi\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Muhamad Dika Wahyudi\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 menit\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cara Menghitung Cash Flow, Lengkap dengan Rumusnya!","description":"Cara menghitung cash flow sebenarnya tidak sesulit yang dibayangkan, lho. Dengan beberapa rumus sederhana, begini caranya!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/cara-menghitung-cash-flow\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Cara Menghitung Cash Flow, Lengkap dengan Rumusnya!","og_description":"Cara menghitung cash flow sebenarnya tidak sesulit yang dibayangkan, lho. Dengan beberapa rumus sederhana, begini caranya!","og_url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/cara-menghitung-cash-flow\/","og_site_name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","article_published_time":"2024-09-28T02:00:00+00:00","article_modified_time":"2025-09-22T08:13:21+00:00","og_image":[{"width":1024,"height":576,"url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/cara-menghitung-cash-flow.png","type":"image\/png"}],"author":"Muhamad Dika Wahyudi","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Muhamad Dika Wahyudi","Estimasi waktu membaca":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/cara-menghitung-cash-flow\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/cara-menghitung-cash-flow\/"},"author":{"name":"Muhamad Dika Wahyudi","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/5adbeaf1c49321d345b4ea82ed29daa2"},"headline":"Cara Menghitung Cash Flow, Lengkap dengan Rumusnya!","datePublished":"2024-09-28T02:00:00+00:00","dateModified":"2025-09-22T08:13:21+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/cara-menghitung-cash-flow\/"},"wordCount":761,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"articleSection":["Akuntansi"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/cara-menghitung-cash-flow\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/cara-menghitung-cash-flow\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/cara-menghitung-cash-flow\/","name":"Cara Menghitung Cash Flow, Lengkap dengan Rumusnya!","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website"},"datePublished":"2024-09-28T02:00:00+00:00","dateModified":"2025-09-22T08:13:21+00:00","description":"Cara menghitung cash flow sebenarnya tidak sesulit yang dibayangkan, lho. Dengan beberapa rumus sederhana, begini caranya!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/cara-menghitung-cash-flow\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/cara-menghitung-cash-flow\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/cara-menghitung-cash-flow\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/en\/homepage\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Cara Menghitung Cash Flow, Lengkap dengan Rumusnya!"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","description":"Blog informatif dan inspiratif untuk Bisnis","publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization","name":"Paper.id","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","contentUrl":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","width":411,"height":133,"caption":"Paper.id"},"image":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","https:\/\/www.instagram.com\/paperindonesia\/?hl=en","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/paper-id\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/5adbeaf1c49321d345b4ea82ed29daa2","name":"Muhamad Dika Wahyudi","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/69252c8afe50b29832741a75ed510e8e?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/69252c8afe50b29832741a75ed510e8e?s=96&d=mm&r=g","caption":"Muhamad Dika Wahyudi"},"url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/author\/dika-wahyudi\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/22453"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=22453"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/22453\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":22456,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/22453\/revisions\/22456"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/22454"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=22453"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=22453"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=22453"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}