{"id":21670,"date":"2024-09-02T03:56:08","date_gmt":"2024-09-01T20:56:08","guid":{"rendered":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/?p=21670"},"modified":"2025-10-08T16:25:10","modified_gmt":"2025-10-08T09:25:10","slug":"rekonsiliasi-otomatis-adalah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/keuangan-bisnis\/rekonsiliasi-otomatis-adalah\/","title":{"rendered":"Rekonsiliasi Otomatis: Pengertian, Proses, dan Otomatisasi"},"content":{"rendered":"\n<p>Menurut <a href=\"https:\/\/stitch.money\/blog\/overcoming-the-challenges-of-payments-reconciliation\"><em>Stitch<\/em><\/a>, proses rekonsiliasi pembayaran yang tidak efisien dapat menghabiskan waktu rata-rata 120 jam setiap bulannya. Selain membuang waktu, hal ini juga berdampak pada jumlah biaya yang dikeluarkan untuk proses tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan waktu tersebut, proses rekonsiliasi yang dilakukan masih secara manual di mana banyak data harus diproses dan diperiksa secara teliti satu per satu untuk memastikan adanya kecocokan antara transaksi yang tercatat dengan laporan bank.&nbsp; Selain itu, risiko kesalahan input data juga riskan terjadi, yang mana bisa merugikan bisnis.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Oleh karena itu, penggunaan alat atau sistem otomatis dapat membantu mengurangi waktu dan biaya yang diperlukan saat rekonsiliasi pembayaran. Lalu, apa itu rekonsiliasi otomatis? Simak penjelasannya di bawah ini.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pengertian_Payment_Reconciliation\"><\/span><strong>Pengertian <\/strong><strong><em>Payment Reconciliation<\/em><\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Rekonsiliasi pembayaran adalah proses membandingkan dan mencocokkan catatan transaksi guna memastikan bahwa pembayaran yang diterima atau dilakukan telah dicatat dengan benar dan konsisten dalam buku akuntansi atau laporan keuangan bisnis. Proses ini dapat dilakukan secara harian, mingguan, atau bulanan.<\/p>\n\n\n\n<p>Tujuan dari rekonsiliasi adalah untuk memastikan kesesuaian antara catatan keuangan dan pembayaran yang diterima, sehingga menghindari kesalahan dalam pembukuan. Proses rekonsiliasi bisa dilakukan secara otomatis tanpa harus melalui pemeriksaan manual yang memakan waktu.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/bisnis\/apa-itu-rekonsiliasi-bank\/\"><strong>Apa itu Rekonsiliasi Bank? Begini Prosedur dan Bentuknya<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Proses_Rekonsiliasi_Pembayaran\"><\/span><strong>Proses Rekonsiliasi Pembayaran<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Rekonsiliasi pembayaran <em>invoice <\/em>melibatkan langkah-langkah sistematis untuk memastikan bahwa <em>invoice <\/em>sesuai dengan <em>purchase order <\/em>dan pembayaran dilakukan tepat waktu. Berikut adalah langkah-langkah dalam proses ini:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Kumpulkan_dokumen_yang_diperlukan\"><\/span>1. Kumpulkan dokumen yang diperlukan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Proses pertama adalah mengidentifikasi atau mengumpulkan semua dokumen yang diperlukan untuk proses rekonsiliasi. Dokumen-dokumen ini meliputi:<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li><em>Invoice<\/em>: Dokumen yang diterbitkan oleh vendor atau <em>supplier<\/em> yang merinci barang atau jasa yang disediakan serta jumlah yang harus dibayar.<\/li>\n\n\n\n<li><em>Purchase order<\/em> (PO): Pesanan pembelian yang dibuat oleh perusahaan, mencakup rincian barang atau jasa yang dipesan, harga yang disepakati, dan syarat pembayaran.<\/li>\n\n\n\n<li>Laporan penerimaan barang: Dokumen yang mencatat barang atau jasa yang diterima oleh perusahaan, yang akan dibandingkan dan dicocokkan dengan <em>invoice <\/em>dan<em> purchase order<\/em>.<\/li>\n\n\n\n<li>Bukti pembayaran: Bukti transfer bank, cek, atau bukti pembayaran lainnya yang menunjukkan bahwa pembayaran telah dilakukan.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <\/strong><strong>Proses dan Jenis-Jenis Rekonsiliasi Pembayaran Untuk Bisnis<\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Cocokkan_detail_informasi_invoice\"><\/span>2. Cocokkan detail informasi <em>invoice<\/em><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Bandingkan informasi yang tercantum pada <em>invoice <\/em>dengan <em>purchase order<\/em> dan laporan penerimaan barang untuk memastikan bahwa deskripsi produk, jumlah, dan harga telah sesuai. Ada tiga metode pencocokan yang bisa kamu gunakan:<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li><em>Two-way matching<\/em>: Mencocokkan <em>invoice <\/em>dengan <em>purchase order<\/em> (PO).<\/li>\n\n\n\n<li><em>Three-way matching<\/em>: Mencocokkan <em>invoice <\/em>dengan <em>purchase order<\/em> (PO) dan laporan penerimaan barang atau <em>goods receipt<\/em> (GR).<\/li>\n\n\n\n<li>Four-way matching: Mencocokkan <em>invoice <\/em>dengan <em>purchase order<\/em> (PO), laporan penerimaan barang atau <em>goods receipt <\/em>(GR), dan pembayaran.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Periksa_adanya_ketidaksesuaian_data\"><\/span>3. Periksa adanya ketidaksesuaian data<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Langkah selanjutnya adalah periksa apakah ada ketidaksesuaian data. Jika ada perbedaan data, periksa apakah ada transaksi yang belum diproses, kesalahan pencatatan atau input data. Ketidaksesuaian ini bisa dalam berbagai bentuk, seperti:<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li>Transaksi ganda: Munculnya dua atau lebih data yang mencatat transaksi sama. Ini bisa terjadi akibat kesalahan input atau duplikasi otomatis dalam sistem.<\/li>\n\n\n\n<li>Transaksi yang hilang: Adanya transaksi yang terjadi, namun tidak tercatat dalam sistem. Ini mungkin disebabkan oleh lupa mencatat, gangguan sistem, atau kesalahan dalam proses pencatatan.<\/li>\n\n\n\n<li>Perbedaan dalam jumlah yang dibayar dan diterima: Ketika jumlah yang tercatat dalam laporan berbeda dengan jumlah yang sebenarnya dibayarkan atau diterima, bisa jadi ada kesalahan input data atau masalah dalam penghitungan.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/mle\/invoice-verification-pengertian-manfaat-dan-langkah\/\"><strong>Invoice Verification: Pengertian, Manfaat, dan Langkah&nbsp;<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Catat_transaksi_invoice\"><\/span>4. Catat transaksi <em>invoice<\/em><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Setelah pembayaran berhasil diidentifikasi, perusahaan mencatat transaksi tersebut ke dalam sistem akuntansi mereka. Pada tahap ini, status <em>invoice <\/em>akan diperbarui dari &#8216;belum dibayar&#8217; menjadi &#8216;sudah dibayar&#8217;.<\/p>\n\n\n\n<p>Misalnya, jika perusahaan menerima pembayaran sebesar Rp50 juta dari pembeli untuk <em>invoice <\/em>dengan nomor 011, setelah memverifikasi bahwa jumlah dan detail pembayaran sesuai dengan <em>invoice <\/em>tersebut, transaksi dicatat dalam sistem, dan status <em>invoice <\/em>berubah menjadi &#8216;sudah dibayar&#8217;. Selanjutnya, tim keuangan melakukan pencocokkan untuk memastikan bahwa catatan bank sesuai dengan transaksi ini.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Setujui_dan_simpan_hasil_rekonsiliasi\"><\/span>5. Setujui dan simpan hasil rekonsiliasi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Setelah rekonsiliasi selesai, tinjau hasil rekonsiliasi untuk memastikan bahwa data sudah sesuai. Kemudian, berikan persetujuan resmi untuk menyelesaikan proses rekonsiliasi. Langkah ini menandai bahwa proses rekonsiliasi telah selesai.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Dokumen hasil rekonsiliasi kemudian disimpan dengan baik untuk keperluan audit di masa mendatang. Jika rekonsiliasi dilakukan secara otomatis, maka dokumen rekonsiliasi diarsipkan dalam sistem secara digital.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <\/strong><strong>Langkah-Langkah Rekonsiliasi Bank Agar Bisnis Tidak Rugi<\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Rekonsiliasi_Pembayaran_Otomatis_dengan_Paperid_Jauh_Lebih_Praktis\"><\/span><strong>Rekonsiliasi Pembayaran Otomatis dengan Paper.id, Jauh Lebih Praktis<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Rekonsiliasi pembayaran otomatis adalah proses mengidentifikasi dan mencocokkan data transaksi pembayaran secara otomatis antara sistem keuangan perusahaan dan sistem perbankan atau penyedia layanan pembayaran. Tujuan utama dari rekonsiliasi otomatis adalah mengefisiensikan proses rekonsiliasi dan memastikan bahwa semua transaksi tercatat dengan akurat.<\/p>\n\n\n\n<p>Biasanya, menggunakan perangkat lunak atau sistem, seperti <em>supplier portal<\/em>&nbsp; yang memungkinkan <em>supplier <\/em>untuk mengelola pesanan, mengirimkan <em>invoice<\/em>, dan melacak pembayaran. Dengan menggunakan <em>supplier portal<\/em>, perusahaan dapat mengotomatiskan proses rekonsiliasi, mempercepat proses pengelolaan <em>invoice<\/em>, dan menghasilkan laporan rekonsiliasi secara efisien.<\/p>\n\n\n\n<p>Kamu bisa merekonsiliasi otomatis pembayaran dengan metode <em>three way-matching<\/em> dengan memanfaatkan <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/enterprise-solution.php?&amp;utm_source=blog&amp;utm_medium=organic&amp;utm_campaign=rekonsiliasi_otomatis_pengertian\">supplier portal<\/a> dari <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/invoice-penjualan.php\">Paper.id<\/a>. Kemudahan yang diberikan <em>supplier portal <\/em>Paper.id, yaitu sebagai berikut:&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li><em>Three way matching<\/em>: Pengecekkan <em>invoice<\/em>,<em> goods receipt<\/em> dan PO terjadi secara digital, jadi lebih cepat dan minim <em>error<\/em>.<\/li>\n\n\n\n<li><em>Self service dashboard<\/em>: Baik kamu dan <em>supplier <\/em>memiliki <em>dashboard <\/em>sendiri untuk tukar <em>invoice <\/em>dari awal hingga akhir proses.<\/li>\n\n\n\n<li>Opsi pendanaan usaha untuk kamu dan <em>supplier<\/em>: Nikmati pendanaan berbasis <em>invoice <\/em>untuk <em>supplier <\/em>dan kamu lewat tambahan tempo sampai dengan 60 hari.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Nikmati proses <em>setup<\/em> hanya dalam 90 hari. Selain itu, <em>supplier portal<\/em> bisa dihubungkan ke sistem <em>procurement <\/em>kamu.&nbsp;Tunggu apalagi? <\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-buttons is-content-justification-center is-layout-flex wp-container-2 wp-block-buttons-is-layout-flex\">\n<div class=\"wp-block-button\" style=\"text-align:center\"><a class=\"wp-block-button__link has-background wp-element-button btn btn__dark\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/webappv1\/#\/register?&amp;utm_source=blog&amp;utm_medium=organic&amp;utm_campaign=rekonsiliasi_otomatis_pengertian&amp;utm_content=cta_button\" style=\"background-color:#4195d5\"><div class=\"btn__content\"><div class=\"btn__label\">Daftar Sekarang<\/div><svg class=\"btn__icon --1 hidden has-hover:block\" width=\"19\" height=\"14\" viewBox=\"0 0 24.3434 18.8423\" fill=\"none\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" aria-hidden=\"true\"><path d=\"M10.9468 18.3364C12.4026 16.743 14.3463 14.9356 16.7455 13.3957C19.3561 11.7274 21.7228 10.904 23.5689 10.4762C23.5689 9.95219 23.5771 9.43887 23.5852 8.91486C21.8285 8.28391 19.7953 7.35352 17.5913 5.9312C14.9725 4.24153 12.8011 2.2952 11.0932 0.519982\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><path d=\"M23.5934 9.68481H0\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><\/svg><svg class=\"btn__icon --2\" width=\"19\" height=\"14\" viewBox=\"0 0 24.3434 18.8423\" fill=\"none\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" aria-hidden=\"true\"><path d=\"M10.9468 18.3364C12.4026 16.743 14.3463 14.9356 16.7455 13.3957C19.3561 11.7274 21.7228 10.904 23.5689 10.4762C23.5689 9.95219 23.5771 9.43887 23.5852 8.91486C21.8285 8.28391 19.7953 7.35352 17.5913 5.9312C14.9725 4.24153 12.8011 2.2952 11.0932 0.519982\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><path d=\"M23.5934 9.68481H0\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><\/svg><\/div><\/a><\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Menurut Stitch, proses rekonsiliasi pembayaran yang tidak efisien dapat menghabiskan waktu rata-rata 120 jam setiap bulannya. Selain membuang waktu, hal ini juga berdampak pada jumlah biaya yang dikeluarkan untuk proses tersebut. Dengan waktu tersebut, proses rekonsiliasi yang dilakukan masih secara manual di mana banyak data harus diproses dan diperiksa secara teliti satu per satu untuk [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":21679,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6399],"tags":[],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Rekonsiliasi Otomatis: Pengertian, Proses, dan Otomatisasi<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Rekonsiliasi otomatis adalah proses mencocokkan catatan transaksi secara otomatis. Gunanya untuk memastikan bahwa pembayaran telah dicatat.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/keuangan-bisnis\/rekonsiliasi-otomatis-adalah\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Rekonsiliasi Otomatis: Pengertian, Proses, dan Otomatisasi\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Rekonsiliasi otomatis adalah proses mencocokkan catatan transaksi secara otomatis. Gunanya untuk memastikan bahwa pembayaran telah dicatat.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/keuangan-bisnis\/rekonsiliasi-otomatis-adalah\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-09-01T20:56:08+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-10-08T09:25:10+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/Rekonsiliasi-Otomatis-Pengertian-Proses-dan-Otomatisasi.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1280\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"720\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Nadiyah Rahmalia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Nadiyah Rahmalia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 menit\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Rekonsiliasi Otomatis: Pengertian, Proses, dan Otomatisasi","description":"Rekonsiliasi otomatis adalah proses mencocokkan catatan transaksi secara otomatis. Gunanya untuk memastikan bahwa pembayaran telah dicatat.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/keuangan-bisnis\/rekonsiliasi-otomatis-adalah\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Rekonsiliasi Otomatis: Pengertian, Proses, dan Otomatisasi","og_description":"Rekonsiliasi otomatis adalah proses mencocokkan catatan transaksi secara otomatis. Gunanya untuk memastikan bahwa pembayaran telah dicatat.","og_url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/keuangan-bisnis\/rekonsiliasi-otomatis-adalah\/","og_site_name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","article_published_time":"2024-09-01T20:56:08+00:00","article_modified_time":"2025-10-08T09:25:10+00:00","og_image":[{"width":1280,"height":720,"url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/Rekonsiliasi-Otomatis-Pengertian-Proses-dan-Otomatisasi.png","type":"image\/png"}],"author":"Nadiyah Rahmalia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Nadiyah Rahmalia","Estimasi waktu membaca":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/keuangan-bisnis\/rekonsiliasi-otomatis-adalah\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/keuangan-bisnis\/rekonsiliasi-otomatis-adalah\/"},"author":{"name":"Nadiyah Rahmalia","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/99ccd74b5eedff35a762def8b34e89f4"},"headline":"Rekonsiliasi Otomatis: Pengertian, Proses, dan Otomatisasi","datePublished":"2024-09-01T20:56:08+00:00","dateModified":"2025-10-08T09:25:10+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/keuangan-bisnis\/rekonsiliasi-otomatis-adalah\/"},"wordCount":881,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"articleSection":["Keuangan Bisnis"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/keuangan-bisnis\/rekonsiliasi-otomatis-adalah\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/keuangan-bisnis\/rekonsiliasi-otomatis-adalah\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/keuangan-bisnis\/rekonsiliasi-otomatis-adalah\/","name":"Rekonsiliasi Otomatis: Pengertian, Proses, dan Otomatisasi","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website"},"datePublished":"2024-09-01T20:56:08+00:00","dateModified":"2025-10-08T09:25:10+00:00","description":"Rekonsiliasi otomatis adalah proses mencocokkan catatan transaksi secara otomatis. Gunanya untuk memastikan bahwa pembayaran telah dicatat.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/keuangan-bisnis\/rekonsiliasi-otomatis-adalah\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/keuangan-bisnis\/rekonsiliasi-otomatis-adalah\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/keuangan-bisnis\/rekonsiliasi-otomatis-adalah\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/en\/homepage\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Rekonsiliasi Otomatis: Pengertian, Proses, dan Otomatisasi"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","description":"Blog informatif dan inspiratif untuk Bisnis","publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization","name":"Paper.id","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","contentUrl":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","width":411,"height":133,"caption":"Paper.id"},"image":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","https:\/\/www.instagram.com\/paperindonesia\/?hl=en","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/paper-id\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/99ccd74b5eedff35a762def8b34e89f4","name":"Nadiyah Rahmalia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c1e1bfb72c6347304a9eb0a484df3391?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c1e1bfb72c6347304a9eb0a484df3391?s=96&d=mm&r=g","caption":"Nadiyah Rahmalia"},"description":"Content Writer dengan 4 tahun pengalaman menangani konten beragam topik di berbagai industri baik B2C dan B2B, termasuk bisnis, ekonomi, keuangan, dan sebagainya. Saat ini menulis di Paper.id untuk memperkaya wawasan pemilik bisnis dan memajukan industri B2B seluruh Indonesia.","sameAs":["https:\/\/www.linkedin.com\/in\/nadiyahrf\/"],"url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/author\/nadiyah\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21670"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=21670"}],"version-history":[{"count":18,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21670\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":31471,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21670\/revisions\/31471"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/21679"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=21670"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=21670"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=21670"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}