{"id":20827,"date":"2024-08-19T07:08:31","date_gmt":"2024-08-19T00:08:31","guid":{"rendered":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/?p=20827"},"modified":"2025-09-23T18:13:00","modified_gmt":"2025-09-23T11:13:00","slug":"kredit-usaha-rakyat-kur-syarat-pinjaman-dan-cara-pengajuan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pendanaan\/kredit-usaha-rakyat-kur-syarat-pinjaman-dan-cara-pengajuan\/","title":{"rendered":"Kredit Usaha Rakyat (KUR): Syarat Pinjaman dan Cara Pengajuan\u00a0"},"content":{"rendered":"\n<p>Menurut data <a href=\"https:\/\/kadin.id\/data-dan-statistik\/umkm-indonesia\/#:~:text=Peran%20UMKM%20sangat%20besar%20untuk,%2C%20setara%20Rp9.580%20triliun.\"><em>Kadin Indonesia<\/em><\/a>, pada tahun 2023, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia mencapai sekitar 66 juta. Bahkan, kontribusi UMKM terhadap Pendapatan Domestik Bruto (PDB) Indonesia mencapai 61%, yang setara dengan Rp9.580 triliun.<\/p>\n\n\n\n<p>Meskipun peran UMKM sangat signifikan, banyak pelaku usaha yang masih menghadapi tantangan dalam pendanaan untuk mengembangkan usaha mereka. Seringkali mereka membutuhkan dana untuk modal kerja, mengelola <em>cash flow<\/em>, atau meningkatkan daya saing.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Salah satu opsi pendanaan yang sering dipertimbangkan oleh UMKM adalah Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang disediakan oleh pemerintah. Namun, sebelum mengajukan KUR, penting untuk memahami persyaratan serta proses pengajuannya dengan baik. Jadi, apa saja syarat dan cara untuk mengajukan KUR? Simak penjelasannya berikut ini.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Syarat_Pinjaman_Kredit_Usaha_Rakyat_KUR\"><\/span><strong><strong>Syarat Pinjaman Kredit Usaha Rakyat (KUR)<\/strong><\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Kredit Usaha Rakyat (KUR) merupakan salah satu program pemerintah dalam meningkatkan akses pembiayaan kepada UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) yang disalurkan melalui lembaga keuangan atau bank. Melansir <em>Portal Informasi Indonesia<\/em>, kamu bisa mendapatkan KUR jika memenuhi persyaratan umum berikut:&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<ol>\n<li>Tidak sedang menerima kredit\/pembiayaan dari perbankan dan\/atau Kredit Program dari Pemerintah.<\/li>\n\n\n\n<li>Kredit konsumtif seperti Kredit Kepemilikan Rumah (KPR), Kredit Kendaraan Bermotor (KKB), kartu kredit&nbsp; dan lainnya diperbolehkan.<\/li>\n\n\n\n<li>UMKM yang masih tercatat dalam sistem informasi debitur Bank Indonesia (BI) dan telah melunasi pinjamannya harus menyertakan surat keterangan lunas dari bank sebelumnya.<\/li>\n\n\n\n<li>Untuk KUR Mikro, pengecekan sistem informasi debitur Bank Indonesia tidak diwajibkan<\/li>\n\n\n\n<li>Keputusan pemberian KUR sepenuhnya menjadi wewenang bank pelaksana berdasarkan analisis kelayakan usaha calon debitur.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p>Sedangkan, syarat KUR atau persyaratan dokumen yang harus dipenuhi oleh UMKM adalah sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<ol>\n<li>Fotokopi e-KTP dan KK<\/li>\n\n\n\n<li>Fotokopi Surat Nikah (Bagi yang sudah menikah)<\/li>\n\n\n\n<li>Surat izin usaha atau keterangan usaha dari kelurahan\/kecamatan<\/li>\n\n\n\n<li>Fotokopi dokumen jaminan untuk kredit di atas Rp25 juta<\/li>\n\n\n\n<li>Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) untuk KUR Ritel<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/smb\/kredit-usaha-rakyat\/\"><strong>Kredit Usaha Rakyat (KUR): Pengertian, Syarat &amp; Cara Menghitung KUR<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Cara_Pengajuan_Kredit_Usaha_Rakyat_KUR\"><\/span><strong><strong>Cara Pengajuan Kredit Usaha Rakyat (KUR)<\/strong><\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>KUR bisa diperoleh dengan dua cara, yaitu langsung dan tidak langsung. Cara langsung berarti kamu sebagai pelaku UMKM bisa datang langsung ke kantor cabang atau kantor cabang pembantu bank yang menyediakan KUR.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Cara tidak langsung berarti kamu bisa mendapatkan KUR melalui lembaga keuangan mikro, koperasi simpan pinjam (KSP), atau unit simpan pinjam (USP) koperasi, atau melalui program-program kerja sama dengan bank-bank pelaksana. Berikut ini cara pengajuan KUR secara umum:<\/p>\n\n\n\n<ol>\n<li>UMKM harus mengajukan surat permohonan KUR kepada bank dengan melampiri dokumen seperti legalitas usaha, perizinan usaha, catatan keuangan dan sebagainya<\/li>\n\n\n\n<li>Bank akan melakukan evaluasi terhadap kelayakan usaha UMKM berdasarkan permohonan tersebut.<\/li>\n\n\n\n<li>Jika bank menilai usaha tersebut memenuhi syarat, maka permohonan KUR akan disetujui, dengan keputusan akhir sepenuhnya berada di tangan bank.&nbsp;<\/li>\n\n\n\n<li>Selanjutnya, bank dan UMKM akan menandatangani Perjanjian Kredit atau Pembiayaan.<\/li>\n\n\n\n<li>UMKM wajib melakukan pembayaran angsuran KUR kepada bank hingga lunas.&nbsp;<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Alternatif_Pinjaman_Selain_KUR\"><\/span><strong><strong>Alternatif Pinjaman Selain KUR<\/strong><\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Mengajukan KUR seringkali rumit dan memerlukan jaminan. Jika kamu mencari alternatif pendanaan selain KUR, berikut beberapa opsi pinjaman yang umumnya lebih mudah dan tidak memerlukan jaminan untuk memenuhi kebutuhan pembiayaan usahamu:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Pendanaan_melalui_platform_fintech\"><\/span>1. Pendanaan melalui <em>platform fintech<\/em>&nbsp;<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Pendanaan melalui <em>platform fintech<\/em> yang dikenal sebagai <em>peer-to-peer<\/em> (P2P) <em>lending <\/em>adalah metode di mana dana dikumpulkan dari investor dan kemudian disalurkan kepada usaha sebagai pinjaman. Dengan kata lain, P2P <em>lending <\/em>bertindak sebagai jembatan yang menghubungkan investor atau pemberi dana dengan peminjam secara daring.<\/p>\n\n\n\n<p>Pendanaan P2P <em>lending <\/em>dapat diberikan kepada usaha dari berbagai skala. Melansir <a href=\"https:\/\/sikapiuangmu.ojk.go.id\/FrontEnd\/CMS\/Article\/20566\"><em>Otoritas Jasa keuangan (OJK)<\/em><\/a>,&nbsp; sistem P2P <em>lending <\/em>diatur dan diawasi OJK melalui Peraturan No. 77\/POJK.01\/2016, yang mencakup panduan dalam pelaksanaan bisnis P2P yang meliputi pengaturan terkait kegiatan usaha, mitigasi risiko, pelaporan, pendaftaran perizinan, dan tata kelola sistem teknologi informasi.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/smb\/bunga-kur\/\"><strong>Bunga KUR: Perbandingan dengan Alternatif Pinjaman Lainnya<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Penggunaan_kartu_kredit\"><\/span>2. Penggunaan kartu kredit<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Kamu dapat menggunakan kartu kredit sebagai alternatif pinjaman usaha selain KUR. Penggunaan kartu kredit memberikan kemudahan akses bagi <em>business owner <\/em>yang kesulitan membayar <em>invoice <\/em>atau tagihan usaha dengan cara mencicil menggunakan kartu kredit.<\/p>\n\n\n\n<p>Kamu tidak perlu khawatir tentang pencampuran keuangan pribadi dan bisnis karena terdapat kartu kredit khusus untuk penggunaan terpisah antara bisnis dan pribadi. Sebagai perbandingan, pinjaman usaha untuk UMKM di bank-bank besar di Indonesia biasanya memiliki suku bunga antara 6% hingga 13%, belum termasuk biaya administrasi, biaya notaris untuk agunan, dan biaya lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebaliknya, kartu kredit menawarkan periode bebas pembayaran hingga 2 bulan sejak pemakaian. Ini sangat membantu bisnis yang menghadapi<em> cash flow <\/em>tidak stabil atau permintaan musiman, dan bisnis yang ingin memanfaatkan dana tambahan untuk pertumbuhan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Pendanaan_berbasis_invoice\"><\/span>3. Pendanaan berbasis <em>invoice<\/em><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Pendanaan berbasis <em>invoice <\/em>atau <em>invoice financing <\/em>cocok untuk membantu UMKM dalam mengatasi tantangan cash flow, terutama ketika mereka membutuhkan dana tambahan dari <em>invoice <\/em>yang belum dibayar. Kamu juga bisa segera mengakses dana yang sudah diperoleh tanpa harus menunggu pembayaran dari <em>buyer<\/em>.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p><em>Invoice financing<\/em> memiliki jangka waktu, yang biasanya mengikuti periode pembayaran dari invoice yang didanai, antara 30 hingga 90 hari, tergantung pada ketentuan pembayaran yang telah disepakati dengan <em>buyer<\/em>. Kamu cukup menjual <em>invoice <\/em>yang belum dibayar tersebut ke pihak ketiga, yang disebut pemberi dana, dan sebagai gantinya, kamu akan menerima uang muka tunai.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Kini, mengajukan pendanaan berbasis <em>invoice <\/em>bisa menggunakan <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/financing.php\">Paper.id<\/a> yang menghadirkan solusi modal kerja untuk UMKM berbasis<em> invoice<\/em>, tanpa jaminan dengan bunga maksimal 2%. Kamu juga bisa membuat <em>invoice<\/em> digital yang telah tersedia <em>template<\/em>-nya dan bisa dibubuhi e-Meterai resmi dari PERURI.<\/p>\n\n\n\n<p><em>Buyer <\/em>pun cukup membayar <em>invoice<\/em>-nya dengan berbagai opsi, seperti <em>virtual account<\/em>, QRIS, Tokopedia, Shopee, Blibli, <em>e-wallet<\/em>, hingga kartu kredit yang bisa memperpanjang tempo pembayaran.<\/p>\n\n\n\n<p>Tunggu apalagi?<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-buttons is-content-justification-center is-layout-flex wp-container-2 wp-block-buttons-is-layout-flex\">\n<div class=\"wp-block-button\" style=\"text-align:center\"><a class=\"wp-block-button__link has-background wp-element-button btn btn__dark\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/webappv1\/#\/register?&amp;utm_source=blog&amp;utm_medium=organic&amp;utm_campaign=kur_syarat_dan_cara_pengajuan\" style=\"background-color:#4195d5\"><div class=\"btn__content\"><div class=\"btn__label\">Daftar Sekarang<\/div><svg class=\"btn__icon --1 hidden has-hover:block\" width=\"19\" height=\"14\" viewBox=\"0 0 24.3434 18.8423\" fill=\"none\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" aria-hidden=\"true\"><path d=\"M10.9468 18.3364C12.4026 16.743 14.3463 14.9356 16.7455 13.3957C19.3561 11.7274 21.7228 10.904 23.5689 10.4762C23.5689 9.95219 23.5771 9.43887 23.5852 8.91486C21.8285 8.28391 19.7953 7.35352 17.5913 5.9312C14.9725 4.24153 12.8011 2.2952 11.0932 0.519982\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><path d=\"M23.5934 9.68481H0\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><\/svg><svg class=\"btn__icon --2\" width=\"19\" height=\"14\" viewBox=\"0 0 24.3434 18.8423\" fill=\"none\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" aria-hidden=\"true\"><path d=\"M10.9468 18.3364C12.4026 16.743 14.3463 14.9356 16.7455 13.3957C19.3561 11.7274 21.7228 10.904 23.5689 10.4762C23.5689 9.95219 23.5771 9.43887 23.5852 8.91486C21.8285 8.28391 19.7953 7.35352 17.5913 5.9312C14.9725 4.24153 12.8011 2.2952 11.0932 0.519982\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><path d=\"M23.5934 9.68481H0\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><\/svg><\/div><\/a><\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Menurut data Kadin Indonesia, pada tahun 2023, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia mencapai sekitar 66 juta. Bahkan, kontribusi UMKM terhadap Pendapatan Domestik Bruto (PDB) Indonesia mencapai 61%, yang setara dengan Rp9.580 triliun. Meskipun peran UMKM sangat signifikan, banyak pelaku usaha yang masih menghadapi tantangan dalam pendanaan untuk mengembangkan usaha mereka. Seringkali [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":20957,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[7856],"tags":[],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Kredit Usaha Rakyat (KUR): Syarat Pinjaman dan Cara Pengajuan\u00a0<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Syarat dan cara pengajuan KUR untuk UMKM ada 5 yang perlu dipenuhi. Adapun, alternatif pendanaan selain KUR, salah satunya invoice financing.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pendanaan\/kredit-usaha-rakyat-kur-syarat-pinjaman-dan-cara-pengajuan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Kredit Usaha Rakyat (KUR): Syarat Pinjaman dan Cara Pengajuan\u00a0\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Syarat dan cara pengajuan KUR untuk UMKM ada 5 yang perlu dipenuhi. Adapun, alternatif pendanaan selain KUR, salah satunya invoice financing.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pendanaan\/kredit-usaha-rakyat-kur-syarat-pinjaman-dan-cara-pengajuan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-08-19T00:08:31+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-09-23T11:13:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Kredit-Usaha-Rakyat-KUR-Syarat-Pinjaman-dan-Cara-Pengajuan-.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1280\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"720\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Nadiyah Rahmalia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Nadiyah Rahmalia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 menit\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Kredit Usaha Rakyat (KUR): Syarat Pinjaman dan Cara Pengajuan\u00a0","description":"Syarat dan cara pengajuan KUR untuk UMKM ada 5 yang perlu dipenuhi. Adapun, alternatif pendanaan selain KUR, salah satunya invoice financing.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pendanaan\/kredit-usaha-rakyat-kur-syarat-pinjaman-dan-cara-pengajuan\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Kredit Usaha Rakyat (KUR): Syarat Pinjaman dan Cara Pengajuan\u00a0","og_description":"Syarat dan cara pengajuan KUR untuk UMKM ada 5 yang perlu dipenuhi. Adapun, alternatif pendanaan selain KUR, salah satunya invoice financing.","og_url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pendanaan\/kredit-usaha-rakyat-kur-syarat-pinjaman-dan-cara-pengajuan\/","og_site_name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","article_published_time":"2024-08-19T00:08:31+00:00","article_modified_time":"2025-09-23T11:13:00+00:00","og_image":[{"width":1280,"height":720,"url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Kredit-Usaha-Rakyat-KUR-Syarat-Pinjaman-dan-Cara-Pengajuan-.png","type":"image\/png"}],"author":"Nadiyah Rahmalia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Nadiyah Rahmalia","Estimasi waktu membaca":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pendanaan\/kredit-usaha-rakyat-kur-syarat-pinjaman-dan-cara-pengajuan\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pendanaan\/kredit-usaha-rakyat-kur-syarat-pinjaman-dan-cara-pengajuan\/"},"author":{"name":"Nadiyah Rahmalia","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/99ccd74b5eedff35a762def8b34e89f4"},"headline":"Kredit Usaha Rakyat (KUR): Syarat Pinjaman dan Cara Pengajuan\u00a0","datePublished":"2024-08-19T00:08:31+00:00","dateModified":"2025-09-23T11:13:00+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pendanaan\/kredit-usaha-rakyat-kur-syarat-pinjaman-dan-cara-pengajuan\/"},"wordCount":886,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"articleSection":["Pendanaan"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/pendanaan\/kredit-usaha-rakyat-kur-syarat-pinjaman-dan-cara-pengajuan\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pendanaan\/kredit-usaha-rakyat-kur-syarat-pinjaman-dan-cara-pengajuan\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pendanaan\/kredit-usaha-rakyat-kur-syarat-pinjaman-dan-cara-pengajuan\/","name":"Kredit Usaha Rakyat (KUR): Syarat Pinjaman dan Cara Pengajuan\u00a0","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website"},"datePublished":"2024-08-19T00:08:31+00:00","dateModified":"2025-09-23T11:13:00+00:00","description":"Syarat dan cara pengajuan KUR untuk UMKM ada 5 yang perlu dipenuhi. Adapun, alternatif pendanaan selain KUR, salah satunya invoice financing.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pendanaan\/kredit-usaha-rakyat-kur-syarat-pinjaman-dan-cara-pengajuan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/pendanaan\/kredit-usaha-rakyat-kur-syarat-pinjaman-dan-cara-pengajuan\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pendanaan\/kredit-usaha-rakyat-kur-syarat-pinjaman-dan-cara-pengajuan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/en\/homepage\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Kredit Usaha Rakyat (KUR): Syarat Pinjaman dan Cara Pengajuan\u00a0"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","description":"Blog informatif dan inspiratif untuk Bisnis","publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization","name":"Paper.id","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","contentUrl":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","width":411,"height":133,"caption":"Paper.id"},"image":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","https:\/\/www.instagram.com\/paperindonesia\/?hl=en","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/paper-id\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/99ccd74b5eedff35a762def8b34e89f4","name":"Nadiyah Rahmalia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c1e1bfb72c6347304a9eb0a484df3391?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c1e1bfb72c6347304a9eb0a484df3391?s=96&d=mm&r=g","caption":"Nadiyah Rahmalia"},"description":"Content Writer dengan 4 tahun pengalaman menangani konten beragam topik di berbagai industri baik B2C dan B2B, termasuk bisnis, ekonomi, keuangan, dan sebagainya. Saat ini menulis di Paper.id untuk memperkaya wawasan pemilik bisnis dan memajukan industri B2B seluruh Indonesia.","sameAs":["https:\/\/www.linkedin.com\/in\/nadiyahrf\/"],"url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/author\/nadiyah\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20827"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=20827"}],"version-history":[{"count":11,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20827\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":30141,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20827\/revisions\/30141"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/20957"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=20827"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=20827"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=20827"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}