{"id":20773,"date":"2024-08-13T06:29:15","date_gmt":"2024-08-12T23:29:15","guid":{"rendered":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/?p=20773"},"modified":"2025-10-12T10:37:35","modified_gmt":"2025-10-12T03:37:35","slug":"strategi-skor-kredit","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/kartu-kredit-bisnis\/strategi-skor-kredit\/","title":{"rendered":"4 Strategi Mempertahankan Skor Kredit yang Sehat pada Kartu Kredit Bisnis"},"content":{"rendered":"\n<p>Menjaga skor kredit yang sehat adalah tantangan besar bagi para <em>business owner<\/em>. Banyak perusahaan yang mengandalkan kartu kredit untuk memenuhi kebutuhan finansial operasional sehari-hari mereka.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Menurut&nbsp; data <a href=\"https:\/\/www.cnbcindonesia.com\/market\/20240516131746-17-538669\/warga-ri-lebih-senang-kartu-kredit-atau-paylater-ini-datanya\"><em>Bank Indonesia<\/em><\/a> (BI), nilai transaksi kartu kredit mencapai Rp33,11 triliun per Februari 2024, naik 6,13% secara tahunan (<em>year-on-year<\/em>) dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp31,2 triliun.&nbsp;Adanya penggunaan kredit yang tidak bijak bisa mengakibatkan penurunan skor kredit.<\/p>\n\n\n\n<p>Oleh karena itu, memahami dan menerapkan strategi untuk mempertahankan skor kredit yang sehat menjadi sangat penting untuk kemudahan akses pendanaan bisnis. Berikut lima strategi utama yang bisa membantu kamu menjaga skor kredit bisnis.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Konsisten_Bayar_Tagihan_Bisnis_Tepat_Waktu\"><\/span><strong>1. Konsisten Bayar Tagihan Bisnis Tepat Waktu<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Untuk menjaga skor kredit bisnis kamu tetap bagus, penting untuk selalu membayar semua tagihan,<em> invoice<\/em>, dan utang secara tepat waktu. Pertama, bayarlah tagihan bisnis yang paling mendesak dan penting untuk dibayar terlebih dahulu.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Kemudian, evaluasi anggaran dengan meninjau dan menyesuaikan anggaran bisnis kamu untuk mengurangi pengeluaran yang tidak diperlukan. Jika tidak ada opsi lain, pertimbangkan pinjaman jangka pendek seperti pendanaan berbasis <em>invoice<\/em>, yang memungkinkan kamu mendapatkan dana tunai dengan menjual<em> invoice <\/em>yang belum terbayar ke pihak ketiga.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Seperti <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/inspirasi-sukses-umkm\/pt-erdeha-multi-niaga\/\">PT. ERDEHA MULTI NIAGA<\/a>, yang menyuplai ayam broiler ke perusahaan ternama, menghadapi masalah <em>cash flow <\/em>karena <em>buyer <\/em>meminta tempo pembayaran yang lama. Untuk mengatasi hal ini, mereka menggunakan solusi pendanaan berbasis <em>invoice<\/em> dari Paper.id, yang mempercepat pencairan dana tanpa menunggu 30 hari dan tanpa jaminan.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/product-content\/menaikkan-limit-kartu-kredit\/\"><strong>Meningkatkan Limit Kartu Kredit bagi Bisnis, Kapan Waktu Terbaiknya?<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Pisahkan_Keuangan_Pribadi_dan_Bisnis\"><\/span><strong>2. Pisahkan Keuangan Pribadi dan Bisnis<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p><em>Business owner <\/em>seringkali kurang memperhatikan pentingnya memisahkan keuangan pribadi dan bisnis. Sebenarnya, sah-sah saja menggunakan kartu kredit pribadi untuk bisnis, asalkan pencatatannya jelas dan transaksi bisnis serta pribadi dipisahkan dengan rapi. Pembayaran juga harus dilakukan tepat waktu.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun, kartu kredit bisnis dirancang khusus untuk memastikan dana bisnis tidak tercampur dengan kebutuhan pribadi. Ada juga kartu kredit bisnis yang menawarkan manfaat untuk penggunaan pribadi dan bisnis, tetapi penting untuk mencatat transaksi tersebut dengan jelas dan memisahkannya dalam laporan keuangan bisnis sebagai &#8220;pengeluaran pribadi.&#8221;<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk menjaga akurasi laporan kredit perusahaan, sebaiknya gunakan kartu kredit bisnis hanya untuk keperluan bisnis dan hindari mencampurkan transaksi pribadi. Dengan memisahkan keduanya, kamu akan lebih mudah memantau <em>cash flow<\/em> masuk dan keluar.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Batasi_Jumlah_Pengajuan_Secara_Teratur\"><\/span><strong>3.&nbsp;Batasi Jumlah Pengajuan Secara Teratur<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Terlalu banyak pengajuan kredit dalam waktu singkat dapat menurunkan skor kredit kamu. Hal ini karena setiap pengajuan kredit biasanya memicu <em>hard inquiry<\/em> atau penarikan laporan kredit, yang bisa memengaruhi skor kredit secara negatif.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Pengajuan kredit berlebihan bisa membuat kreditor menganggap kamu mengalami kesulitan finansial atau terlalu bergantung pada kredit, yang dapat menurunkan skor kredit. Sebaiknya, ajukan kredit hanya ketika benar-benar dibutuhkan. Contoh kasusnya:<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li>Januari: Kamu mengajukan aplikasi untuk kartu kredit bisnis baru.<\/li>\n\n\n\n<li>Februari: Aplikasi disetujui dan kamu menerima kartu kredit tersebut.<\/li>\n\n\n\n<li>Maret: Kamu mengajukan aplikasi lain untuk pinjaman bisnis.<\/li>\n\n\n\n<li>April: Kamu mengajukan aplikasi tambahan untuk kartu kredit lain.<\/li>\n\n\n\n<li>Mei: Kamu mengajukan aplikasi untuk kredit mobil.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Akibatnya, skor kredit kamu bisa saja turun karena banyaknya <em>hard inquiry<\/em> dari aplikasi yang berdekatan. Terlalu banyak aplikasi kredit dalam waktu singkat dapat membuat kreditor ragu untuk memberikan kredit tambahan.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-dan-nasihat-umkm\/kartu-kredit-solusi-cash-flow\/\"><strong>Pembayaran Kartu Kredit: Solusi Untuk Cash Flow yang Lebih Sehat<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Pertahankan_Rasio_Kredit_Bisnis_di_30_atau_Kurang\"><\/span><strong>4. Pertahankan Rasio Kredit Bisnis di 30% atau Kurang<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Melansir <a href=\"https:\/\/unionbusinessfinance.co.uk\/news\/improve-your-business-credit-score\"><em>Union Business Finance<\/em><\/a><em>, <\/em>untuk meningkatkan skor kredit bisnis kamu, sebaiknya mempertahankan rasio kredit di angka 30% atau kurang.&nbsp;Rasio ini mencakup semua jalur kredit seperti kartu kredit, <em>overdraft<\/em>, pinjaman, dan sebagainya. Adapu, selain mengurangi pinjaman, kamu bisa meminta peningkatan batas kredit, yang akan menambah total kredit tersedia dan menurunkan rasio kreditmu.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk memudahkanmu, kamu bisa menggunakan <em>business expense management <\/em>dari <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/papercard.php\">Paper.id<\/a> dengan <strong>PAPER<\/strong><em>CARD<\/em> untuk mengelola pengeluaran bisnis dan personal secara otomatis. Untuk mempertahankan skor kredit kamu tetap sehat, gunakan <strong>PAPER<\/strong><em>CARD<\/em> yang menawarkan dua jenis kartu kredit, yaitu <strong>SPACE<\/strong><em>CARD<\/em> dan <strong>UNIVERSE<\/strong><em>CARD<\/em>.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p><strong>SPACE<\/strong><em>CARD<\/em> ideal untuk kebutuhan bisnis dasar, seperti pengelolaan arus kas dan pemantauan transaksi secara <em>real-time<\/em>, dengan <em>cashback<\/em> sebesar 0,1% di Paper.id untuk setiap kelipatan transaksi Rp 100.000 dan bebas biaya tahunan selamanya.<\/p>\n\n\n\n<p>Sementara itu, <strong>UNIVERSE<\/strong><em>CARD<\/em> tidak hanya memiliki semua kelebihan dari <strong>SPACE<\/strong><em>CARD<\/em>, tetapi juga menawarkan berbagai manfaat tambahan. Kamu tak perlu khawatir, kartu ini diterbitkan oleh BRI dan didukung oleh jaringan VISA. <\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-buttons is-content-justification-center is-layout-flex wp-container-2 wp-block-buttons-is-layout-flex\">\n<div class=\"wp-block-button\" style=\"text-align:center\"><a class=\"wp-block-button__link has-background wp-element-button btn btn__dark\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/webappv1\/#\/register?&amp;utm_source=blog&amp;utm_medium=organic&amp;utm_campaign=strategi_mempertahankan_skor_kredit\" style=\"background-color:#4195d5\"><div class=\"btn__content\"><div class=\"btn__label\">Daftar Sekarang<\/div><svg class=\"btn__icon --1 hidden has-hover:block\" width=\"19\" height=\"14\" viewBox=\"0 0 24.3434 18.8423\" fill=\"none\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" aria-hidden=\"true\"><path d=\"M10.9468 18.3364C12.4026 16.743 14.3463 14.9356 16.7455 13.3957C19.3561 11.7274 21.7228 10.904 23.5689 10.4762C23.5689 9.95219 23.5771 9.43887 23.5852 8.91486C21.8285 8.28391 19.7953 7.35352 17.5913 5.9312C14.9725 4.24153 12.8011 2.2952 11.0932 0.519982\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><path d=\"M23.5934 9.68481H0\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><\/svg><svg class=\"btn__icon --2\" width=\"19\" height=\"14\" viewBox=\"0 0 24.3434 18.8423\" fill=\"none\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" aria-hidden=\"true\"><path d=\"M10.9468 18.3364C12.4026 16.743 14.3463 14.9356 16.7455 13.3957C19.3561 11.7274 21.7228 10.904 23.5689 10.4762C23.5689 9.95219 23.5771 9.43887 23.5852 8.91486C21.8285 8.28391 19.7953 7.35352 17.5913 5.9312C14.9725 4.24153 12.8011 2.2952 11.0932 0.519982\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><path d=\"M23.5934 9.68481H0\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><\/svg><\/div><\/a><\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Menjaga skor kredit yang sehat adalah tantangan besar bagi para business owner. Banyak perusahaan yang mengandalkan kartu kredit untuk memenuhi kebutuhan finansial operasional sehari-hari mereka.&nbsp; Menurut&nbsp; data Bank Indonesia (BI), nilai transaksi kartu kredit mencapai Rp33,11 triliun per Februari 2024, naik 6,13% secara tahunan (year-on-year) dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp31,2 triliun.&nbsp;Adanya penggunaan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":20780,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[7858],"tags":[],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>4 Strategi Mempertahankan Skor Kredit yang Sehat pada Kartu Kredit Bisnis<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Ada 4 strategi untuk mempertahankan skor kredit pada kartu kredit bisnis, termasuk mengelola tagihan hingga menjaga rasio kredit di bawah 30%.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/kartu-kredit-bisnis\/strategi-skor-kredit\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"4 Strategi Mempertahankan Skor Kredit yang Sehat pada Kartu Kredit Bisnis\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Ada 4 strategi untuk mempertahankan skor kredit pada kartu kredit bisnis, termasuk mengelola tagihan hingga menjaga rasio kredit di bawah 30%.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/kartu-kredit-bisnis\/strategi-skor-kredit\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-08-12T23:29:15+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-10-12T03:37:35+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/4-Strategi-Mempertahankan-Skor-Kredit-yang-Sehat-dalam-Menggunakan-Kartu-Kredit-Bisnis.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1280\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"720\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Nadiyah Rahmalia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Nadiyah Rahmalia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"4 Strategi Mempertahankan Skor Kredit yang Sehat pada Kartu Kredit Bisnis","description":"Ada 4 strategi untuk mempertahankan skor kredit pada kartu kredit bisnis, termasuk mengelola tagihan hingga menjaga rasio kredit di bawah 30%.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/kartu-kredit-bisnis\/strategi-skor-kredit\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"4 Strategi Mempertahankan Skor Kredit yang Sehat pada Kartu Kredit Bisnis","og_description":"Ada 4 strategi untuk mempertahankan skor kredit pada kartu kredit bisnis, termasuk mengelola tagihan hingga menjaga rasio kredit di bawah 30%.","og_url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/kartu-kredit-bisnis\/strategi-skor-kredit\/","og_site_name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","article_published_time":"2024-08-12T23:29:15+00:00","article_modified_time":"2025-10-12T03:37:35+00:00","og_image":[{"width":1280,"height":720,"url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/4-Strategi-Mempertahankan-Skor-Kredit-yang-Sehat-dalam-Menggunakan-Kartu-Kredit-Bisnis.png","type":"image\/png"}],"author":"Nadiyah Rahmalia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Nadiyah Rahmalia","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/kartu-kredit-bisnis\/strategi-skor-kredit\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/kartu-kredit-bisnis\/strategi-skor-kredit\/"},"author":{"name":"Nadiyah Rahmalia","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/99ccd74b5eedff35a762def8b34e89f4"},"headline":"4 Strategi Mempertahankan Skor Kredit yang Sehat pada Kartu Kredit Bisnis","datePublished":"2024-08-12T23:29:15+00:00","dateModified":"2025-10-12T03:37:35+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/kartu-kredit-bisnis\/strategi-skor-kredit\/"},"wordCount":695,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"articleSection":["Kartu Kredit Bisnis"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/kartu-kredit-bisnis\/strategi-skor-kredit\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/kartu-kredit-bisnis\/strategi-skor-kredit\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/kartu-kredit-bisnis\/strategi-skor-kredit\/","name":"4 Strategi Mempertahankan Skor Kredit yang Sehat pada Kartu Kredit Bisnis","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website"},"datePublished":"2024-08-12T23:29:15+00:00","dateModified":"2025-10-12T03:37:35+00:00","description":"Ada 4 strategi untuk mempertahankan skor kredit pada kartu kredit bisnis, termasuk mengelola tagihan hingga menjaga rasio kredit di bawah 30%.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/kartu-kredit-bisnis\/strategi-skor-kredit\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/kartu-kredit-bisnis\/strategi-skor-kredit\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/kartu-kredit-bisnis\/strategi-skor-kredit\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/en\/homepage\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"4 Strategi Mempertahankan Skor Kredit yang Sehat pada Kartu Kredit Bisnis"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","description":"Blog informatif dan inspiratif untuk Bisnis","publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization","name":"Paper.id","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","contentUrl":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","width":411,"height":133,"caption":"Paper.id"},"image":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","https:\/\/www.instagram.com\/paperindonesia\/?hl=en","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/paper-id\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/99ccd74b5eedff35a762def8b34e89f4","name":"Nadiyah Rahmalia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c1e1bfb72c6347304a9eb0a484df3391?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c1e1bfb72c6347304a9eb0a484df3391?s=96&d=mm&r=g","caption":"Nadiyah Rahmalia"},"description":"Content Writer dengan 4 tahun pengalaman menangani konten beragam topik di berbagai industri baik B2C dan B2B, termasuk bisnis, ekonomi, keuangan, dan sebagainya. Saat ini menulis di Paper.id untuk memperkaya wawasan pemilik bisnis dan memajukan industri B2B seluruh Indonesia.","sameAs":["https:\/\/www.linkedin.com\/in\/nadiyahrf\/"],"url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/author\/nadiyah\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20773"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=20773"}],"version-history":[{"count":34,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20773\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":20955,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20773\/revisions\/20955"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/20780"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=20773"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=20773"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=20773"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}