{"id":19749,"date":"2024-07-05T01:39:36","date_gmt":"2024-07-04T18:39:36","guid":{"rendered":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/?p=19749"},"modified":"2025-09-24T11:41:52","modified_gmt":"2025-09-24T04:41:52","slug":"tren-virtual-credit-card-seperti-apa-di-indonesia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/kartu-kredit-bisnis\/tren-virtual-credit-card-seperti-apa-di-indonesia\/","title":{"rendered":"Tren Virtual Credit Card, Seperti Apa di Indonesia?"},"content":{"rendered":"\n<p><em><a href=\"https:\/\/www.paper.id\/virtual-credit-card.php\">Virtual credit card<\/a><\/em> kian menjadi tren pembayaran untuk bisnis di berbagai belahan negara. Melansir <a href=\"https:\/\/www.grandviewresearch.com\/industry-analysis\/virtual-cards-market-report\" rel=\"nofollow\">G<em>rand View Research<\/em><\/a>, pasar <em>virtual credit card<\/em> secara global pada tahun 2022 bernilai USD 13,31 miliar dan diperkirakan akan tumbuh dengan laju pertumbuhan tahunan gabungan sebesar 20,9% dari tahun 2023 hingga 2030.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p>Jumlah transaksi digital yang semakin meningkat di seluruh dunia ini diperkirakan akan mendorong permintaan untuk berbagai jenis kartu virtual, sehingga berkontribusi pada pertumbuhan pasar. Hal ini juga didorong oleh kemajuan digitalisasi dalam metode pembayaran.<\/p>\n\n\n\n<p>Di Indonesia sendiri, para <em>business owner<\/em> semakin gencar mendorong pertumbuhan transaksi kartu kredit, terutama <em>virtual credit card<\/em>. Lalu, seperti apa <em>tren virtual credit card<\/em> di Indonesia? Simak informasi lengkapnya di bawah ini.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/smb\/virtual-credit-card\/\">Virtual Credit Card (VCC): Pengertian, Cara Kerja &amp; Manfaatnya untuk Bisnis<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Tren_Virtual_Credit_Card_secara_Global\"><\/span><strong>Tren <em>Virtual Credit Card<\/em> secara Global<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Sebelum membahas tren <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/smb\/rekomendasi-virtual-credit-card\/\"><em>virtual credit card<\/em> di Indonesia<\/a>, secara global menurut <a href=\"https:\/\/ibsintelligence.com\/ibsi-news\/juniper-research-virtual-card-transactions-to-reach-6-8-trillion-in-2026\/#t-beanworks-3-name_tbd\" rel=\"nofollow\"><em>IBS Intelligence<\/em><\/a>, Juniper Research mencatat bahwa pada tahun 2021, nilai transaksi kartu kredit virtual secara global mencapai $1,9 triliun atau Rp31 triliun. Sementara, proyeksi untuk tahun 2026 menunjukkan bahwa angka ini akan meningkat menjadi $6,8 triliun atau Rp111 triliun, mengalami peningkatan hampir 260%.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p>Meskipun diperkirakan hanya menyumbang 1% dari volume transaksi kartu kredit virtual pada tahun 2026, pembayaran B2B akan mencapai 71% dari total nilai transaksi. Data ini menunjukkan bahwa banyak <em>buyer<\/em> B2B mungkin telah atau akan segera tertarik untuk membayar menggunakan kartu virtual.<\/p>\n\n\n\n<p>Meningkatnya penggunaan <em>smartphone<\/em> secara global muncul sebagai salah satu faktor utama yang mendorong penggunaan kartu virtual. Apalagi, semakin didukung dengan kemajuan teknologi inovatif seperti 5G yang terhubung ke dalam <em>smartphone <\/em>menawarkan kepuasan <em>buyer<\/em> yang lebih baik, sehingga menonjolkan pertumbuhan pasar.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/smb\/rekomendasi-virtual-credit-card\/\">4 Virtual Credit Card (VCC) Terbaik, Cocok untuk Bisnis!<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Tren_Virtual_Credit_Card_di_Indonesia\"><\/span><strong>Tren <\/strong><strong><em>Virtual Credit Card<\/em><\/strong><strong> di Indonesia<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Data Bank Indonesia (BI) mencatat, nilai transaksi kartu kredit mencapai Rp33,11 triliun per Februari 2024, naik 6,13% secara tahunan (<em>year-on-year<\/em>) dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp31,2 triliun.&nbsp;&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Kenaikan tidak hanya tidak terjadi pada nilai transaksi, melainkan juga menyasar volume transaksi kartu kredit yang tumbuh 16,76% menjadi 34,08 juta transaksi secara tahunan dari sebelumnya 29,19 juta transaksi. Seiring dengan kemajuan digitalisasi, <em>virtual credit card<\/em> pun kian menjadi pilihan sebagai tren pembayaran.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Melansir <a href=\"https:\/\/www.statista.com\/forecasts\/1326594\/indonesia-digital-payments-market-revenue\" rel=\"nofollow\"><em>Statista<\/em><\/a>, Indonesia dengan cepat beralih dari penggunaan uang tunai untuk membayar ke berbagai <em>platform<\/em> pembayaran digital, seperti kartu kredit, kartu debit, <em>e-wallet<\/em>, <em>e-money<\/em>, dan <em>internet banking<\/em>. Nilai transaksi pada segmen pembayaran digital pasar <em>fintech<\/em> di Indonesia diperkirakan akan terus meningkat antara tahun 2024 dan 2028 dengan total 45,8 miliar dolar AS (+44,75 persen).<\/p>\n\n\n\n<p>Setelah peningkatan selama sembilan tahun berturut-turut, indikator ini diperkirakan mencapai 148,13 miliar dolar AS dan mencapai puncak baru pada tahun 2028. Khususnya, nilai transaksi segmen pembayaran digital di pasar <em>fintech<\/em> terus meningkat selama beberapa tahun terakhir.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Cara_Kerja_Kartu_Kredit_Virtual\"><\/span><strong>Cara Kerja Kartu Kredit Virtual<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Nomor <em>virtual credit card<\/em> dibuat melalui proses yang disebut tokenisasi. Tokenisasi adalah proses mengubah data penting seperti informasi kartu kredit, menjadi kode unik yang tidak bisa dilacak kembali ke data aslinya.<\/p>\n\n\n\n<p>Setiap nomor <em>virtual credit card<\/em> adalah token unik yang bisa digunakan untuk melakukan pembelian, tetapi nomor kartu kredit asli yang terhubung tetap dirahasiakan sepenuhnya. <em>Virtual credit card<\/em> ini memudahkan <em>buyer<\/em> untuk membuat nomor kartu yang khusus digunakan untuk membayar <em>invoice <\/em>tertentu.<\/p>\n\n\n\n<p>Setelah pembayaran dilakukan, transaksi dengan nomor<em> virtual credit card <\/em>langsung tercatat otomatis di sistem akuntansi bisnis. Ini memudahkan kamu untuk melacak dan mencocokkan transaksi, sehingga pengelolaan keuangan jadi lebih efisien.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk selengkapnya, kamu bisa membaca cara kerja <em>virtual credit card<\/em> di artikel berikut ini:<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/smb\/cara-kerja-virtual-credit-card-makin-praktis-untuk-bisnis\/\">Cara Kerja Virtual Credit Card, Makin Praktis untuk Bisnis!<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Contoh_Kartu_Kredit_Virtual\"><\/span><strong>Contoh Kartu Kredit Virtual<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Dari Amerika Serikat, ada kartu American Express Business Platinum untuk memudahkan transaksi bisnis dan memberikan keuntungan bagi pemegang kartu yang sering melakukan pembelian dalam jumlah besar. Kartu ini berguna untuk kebutuhan bisnis, seperti perjalanan, hotel, dan sebagainya.<\/p>\n\n\n\n<p>Tak perlu jauh-jauh, di Indonesia sendiri ada <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/virtual-credit-card.php\">Paper Pioneer Card<\/a> sebagai <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/virtual-credit-card.php\">kartu kredit virtual<\/a> untuk <em>business owner<\/em> dalam melakukan digitalisasi pembayaran antar bisnis. Dengan menjadi <em>user<\/em> yang aktif di Paper.id minimal 1 bulan, kamu sudah bisa mendapat kesempatan untuk mengajukan <em><a href=\"https:\/\/www.paper.id\/virtual-credit-card.php\">virtual card<\/a><\/em> Paper.id.<\/p>\n\n\n\n<p>Kamu hanya perlu memenuhi syarat-syarat mudahnya untuk mendapatkan begitu banyak keuntungan, seperti <em>limit <\/em>hingga 100 juta rupiah, biaya transaksi terjangkau mulai dari 1,5%, dan perpanjangan tempo pembayaran hingga 50 hari.<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-buttons is-content-justification-center is-layout-flex wp-container-2 wp-block-buttons-is-layout-flex\">\n<div class=\"wp-block-button\" style=\"text-align:center\"><a class=\"wp-block-button__link has-background wp-element-button btn btn__dark\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/webappv1\/#\/register?&amp;utm_source=blog&amp;utm_medium=organic&amp;utm_campaign=tren_virtual_credit_card\" style=\"background-color:#4195d5\"><div class=\"btn__content\"><div class=\"btn__label\">Daftar Sekarang<\/div><svg class=\"btn__icon --1 hidden has-hover:block\" width=\"19\" height=\"14\" viewBox=\"0 0 24.3434 18.8423\" fill=\"none\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" aria-hidden=\"true\"><path d=\"M10.9468 18.3364C12.4026 16.743 14.3463 14.9356 16.7455 13.3957C19.3561 11.7274 21.7228 10.904 23.5689 10.4762C23.5689 9.95219 23.5771 9.43887 23.5852 8.91486C21.8285 8.28391 19.7953 7.35352 17.5913 5.9312C14.9725 4.24153 12.8011 2.2952 11.0932 0.519982\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><path d=\"M23.5934 9.68481H0\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><\/svg><svg class=\"btn__icon --2\" width=\"19\" height=\"14\" viewBox=\"0 0 24.3434 18.8423\" fill=\"none\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" aria-hidden=\"true\"><path d=\"M10.9468 18.3364C12.4026 16.743 14.3463 14.9356 16.7455 13.3957C19.3561 11.7274 21.7228 10.904 23.5689 10.4762C23.5689 9.95219 23.5771 9.43887 23.5852 8.91486C21.8285 8.28391 19.7953 7.35352 17.5913 5.9312C14.9725 4.24153 12.8011 2.2952 11.0932 0.519982\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><path d=\"M23.5934 9.68481H0\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><\/svg><\/div><\/a><\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Virtual credit card kian menjadi tren pembayaran untuk bisnis di berbagai belahan negara. Melansir Grand View Research, pasar virtual credit card secara global pada tahun 2022 bernilai USD 13,31 miliar dan diperkirakan akan tumbuh dengan laju pertumbuhan tahunan gabungan sebesar 20,9% dari tahun 2023 hingga 2030.\u00a0 Jumlah transaksi digital yang semakin meningkat di seluruh dunia [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":19751,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[7858],"tags":[],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Tren Virtual Credit Card, Seperti Apa di Indonesia?<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"BI mencatat nilai transaksi kartu kredit mengalami penaikan 6,13%. Indonesia cepat beralih ke virtual credit card yang kini menjadi tren 2024.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/kartu-kredit-bisnis\/tren-virtual-credit-card-seperti-apa-di-indonesia\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Tren Virtual Credit Card, Seperti Apa di Indonesia?\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"BI mencatat nilai transaksi kartu kredit mengalami penaikan 6,13%. Indonesia cepat beralih ke virtual credit card yang kini menjadi tren 2024.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/kartu-kredit-bisnis\/tren-virtual-credit-card-seperti-apa-di-indonesia\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-07-04T18:39:36+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-09-24T04:41:52+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/Tren-Virtual-Credit-Card-seperti-Apa-di-Indonesia.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1280\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"720\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Nadiyah Rahmalia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Nadiyah Rahmalia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Tren Virtual Credit Card, Seperti Apa di Indonesia?","description":"BI mencatat nilai transaksi kartu kredit mengalami penaikan 6,13%. Indonesia cepat beralih ke virtual credit card yang kini menjadi tren 2024.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/kartu-kredit-bisnis\/tren-virtual-credit-card-seperti-apa-di-indonesia\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Tren Virtual Credit Card, Seperti Apa di Indonesia?","og_description":"BI mencatat nilai transaksi kartu kredit mengalami penaikan 6,13%. Indonesia cepat beralih ke virtual credit card yang kini menjadi tren 2024.","og_url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/kartu-kredit-bisnis\/tren-virtual-credit-card-seperti-apa-di-indonesia\/","og_site_name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","article_published_time":"2024-07-04T18:39:36+00:00","article_modified_time":"2025-09-24T04:41:52+00:00","og_image":[{"width":1280,"height":720,"url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/Tren-Virtual-Credit-Card-seperti-Apa-di-Indonesia.png","type":"image\/png"}],"author":"Nadiyah Rahmalia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Nadiyah Rahmalia","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/kartu-kredit-bisnis\/tren-virtual-credit-card-seperti-apa-di-indonesia\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/kartu-kredit-bisnis\/tren-virtual-credit-card-seperti-apa-di-indonesia\/"},"author":{"name":"Nadiyah Rahmalia","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/99ccd74b5eedff35a762def8b34e89f4"},"headline":"Tren Virtual Credit Card, Seperti Apa di Indonesia?","datePublished":"2024-07-04T18:39:36+00:00","dateModified":"2025-09-24T04:41:52+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/kartu-kredit-bisnis\/tren-virtual-credit-card-seperti-apa-di-indonesia\/"},"wordCount":679,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"articleSection":["Kartu Kredit Bisnis"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/kartu-kredit-bisnis\/tren-virtual-credit-card-seperti-apa-di-indonesia\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/kartu-kredit-bisnis\/tren-virtual-credit-card-seperti-apa-di-indonesia\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/kartu-kredit-bisnis\/tren-virtual-credit-card-seperti-apa-di-indonesia\/","name":"Tren Virtual Credit Card, Seperti Apa di Indonesia?","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website"},"datePublished":"2024-07-04T18:39:36+00:00","dateModified":"2025-09-24T04:41:52+00:00","description":"BI mencatat nilai transaksi kartu kredit mengalami penaikan 6,13%. Indonesia cepat beralih ke virtual credit card yang kini menjadi tren 2024.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/kartu-kredit-bisnis\/tren-virtual-credit-card-seperti-apa-di-indonesia\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/kartu-kredit-bisnis\/tren-virtual-credit-card-seperti-apa-di-indonesia\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/kartu-kredit-bisnis\/tren-virtual-credit-card-seperti-apa-di-indonesia\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/en\/homepage\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Tren Virtual Credit Card, Seperti Apa di Indonesia?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","description":"Blog informatif dan inspiratif untuk Bisnis","publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization","name":"Paper.id","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","contentUrl":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","width":411,"height":133,"caption":"Paper.id"},"image":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","https:\/\/www.instagram.com\/paperindonesia\/?hl=en","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/paper-id\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/99ccd74b5eedff35a762def8b34e89f4","name":"Nadiyah Rahmalia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c1e1bfb72c6347304a9eb0a484df3391?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c1e1bfb72c6347304a9eb0a484df3391?s=96&d=mm&r=g","caption":"Nadiyah Rahmalia"},"description":"Content Writer dengan 4 tahun pengalaman menangani konten beragam topik di berbagai industri baik B2C dan B2B, termasuk bisnis, ekonomi, keuangan, dan sebagainya. Saat ini menulis di Paper.id untuk memperkaya wawasan pemilik bisnis dan memajukan industri B2B seluruh Indonesia.","sameAs":["https:\/\/www.linkedin.com\/in\/nadiyahrf\/"],"url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/author\/nadiyah\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19749"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=19749"}],"version-history":[{"count":43,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19749\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":23594,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19749\/revisions\/23594"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/19751"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=19749"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=19749"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=19749"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}