{"id":19347,"date":"2024-06-03T09:06:17","date_gmt":"2024-06-03T02:06:17","guid":{"rendered":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/?p=19347"},"modified":"2025-10-12T10:21:06","modified_gmt":"2025-10-12T03:21:06","slug":"bagaimana-bisnis-hemat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pembayaran-digital\/bagaimana-bisnis-hemat\/","title":{"rendered":"Transisi ke Pembayaran Modern: Bagaimana Bisnismu Bisa Hemat dan Untung Lebih Banyak"},"content":{"rendered":"\n<p>Selama bertahun-tahun, banyak perusahaan bergantung pada metode pembayaran konvensional seperti cek dan transfer bank. Meskipun metode ini telah teruji waktu, ternyata mereka menyimpan berbagai keterbatasan yang dapat menghambat pertumbuhan bisnis. Salah satunya adalah biaya transaksi yang tinggi, proses yang lambat, serta risiko keamanan yang lainnya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Akan tetapi kemajuan teknologi telah membuka pintu untuk mengatasi masalah pembayaran yang lebih modern dan efisien. Pada artikel ini,yuk, kenali bagaimana pembayaran konvensional dapat membebani bisnismu dan bagaimana pembayaran yang lebih modern dapat menjadi solusi usaha!<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-dan-nasihat-umkm\/memahami-lebih-jauh-pembayaran-digital-untuk-umkm\/\">Memahami Lebih Jauh Pembayaran Digital untuk UMKM<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kenapa_Pembayaran_Konvensional_Sudah_Tidak_Layak\"><\/span><strong>Kenapa Pembayaran Konvensional Sudah Tidak Layak?<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Tidak_fleksibel\"><\/span>1. Tidak fleksibel<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Di era digital ini, kemudahan adalah segalanya. Bayangkan saja, metode pembayaran lama seperti uang tunai atau cek kini terasa kurang praktis. Dulu, untuk transaksi dengan cara ini, kita harus hadir di tempat secara fisik, mencatat sendiri setiap detail, yang tentu saja bukan hanya ribet tapi juga rawan <em>human error<\/em>. Belum lagi, pilihan pembayarannya yang terbatas membuat kita tidak bisa leluasa menggunakan metode pembayaran alternatif yang lebih modern apalagi digunakan untuk B2B.<\/p>\n\n\n\n<p>Nah, sekarang bandingkan dengan sistem pembayaran modern. Sistem ini memungkinkan kita untuk melakukan transaksi dari mana saja, kapan saja, secara <em>real-time<\/em>. Sangat fleksibel, bukan? Ini berarti, tidak hanya memudahkan kita sebagai pengguna, tapi juga membantu pertumbuhan dan efisiensi bisnis karena mempercepat proses transaksi dan mengurangi kesalahan. Jadi, tak heran jika metode modern ini jadi lebih favorit untuk berbagai keperluan bisnis dan kehidupan sehari-hari.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Salah satu contoh metode pembayaran modern yang sering digunakan dalam B2B adalah pembayaran digital melalui <em>platform <\/em>seperti PayPal, Stripe, atau Paper.id untuk transaksi di Indonesia. <em>Platform<\/em>&#8211;<em>platform<\/em> ini memungkinkan transaksi pembayaran secara elektronik, yang sangat memudahkan proses pembayaran antar perusahaan. Misalnya, Paper.id tidak hanya menyediakan pembayaran, tetapi juga mengintegrasikan fitur invoicing dan pengelolaan keuangan yang membuat arus kas lebih lancar dan terkontrol. Menarik, ya?<\/p>\n\n\n\n<p>Yuk, cobain sendiri dengan download Paper.id untuk iOS maupun Android dengan klik tombol di bawah ini!<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><a href=\"https:\/\/play.google.com\/store\/apps\/details?id=id.paper.invoicer&amp;hl=en_US\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"919\" height=\"229\" src=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Blog-Android-iOS-Landscape.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-16470\" srcset=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Blog-Android-iOS-Landscape.png 919w, https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Blog-Android-iOS-Landscape-300x75.png 300w, https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Blog-Android-iOS-Landscape-768x191.png 768w\" sizes=\"(max-width: 919px) 100vw, 919px\" \/><\/a><\/figure>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Risiko_keamanan\"><\/span>2. Risiko keamanan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Pembayaran konvensional tidak hanya kurang praktis, tetapi juga cenderung lebih berisiko dari segi keamanan dibandingkan metode pembayaran modern. Misalnya, uang tunai bisa saja dicuri atau hilang, dan cek berpotensi dipalsukan atau diintersepsi oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, dalam transaksi konvensional seringkali diperlukan informasi sensitif seperti nomor rekening bank, yang bisa jadi target empuk bagi para <em>hacker<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p>Seperti di Australia, dari Juni 2020 hingga Juni 2021, di Australia saja terjadi transaksi penipuan pada kartu yang mencapai $490,1 juta. Tentu saja ini bisa menimbulkan kekhawatiran, terutama bagi para pebisnis.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Oleh karena itu pindah ke pembayaran yang lebih modern menjadi yang terbaik, karena sistem pembayaran modern menawarkan fitur keamanan yang lebih canggih. Metode ini menawarkan lapisan perlindungan ekstra seperti autentikasi dua faktor (2FA) dan kata sandi yang kuat, membuatnya lebih sulit bagi para pelaku kejahatan untuk mengakses akun dan mencuri dana. Hal ini menjadikan transaksi lebih aman dari serangan siber dan kehilangan data, menjawab kekhawatiran besar dalam transaksi B2B dan sehari-hari.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-dan-nasihat-umkm\/pro-kontra-pembayaran-cod\/\">Sering Kasus, Ini Pro dan Kontra Pembayaran COD di Indonesia!<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Biaya_transaksi_lebih_tinggi\"><\/span>3. Biaya transaksi lebih tinggi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Metode pembayaran yang konvensional seringkali menyembunyikan biaya tambahan yang mungkin tidak kita sadari pada awalnya. Biaya seperti biaya administrasi bank, biaya pengolahan cek, dan biaya perantara bisa memangkas margin keuntungan bisnismu. Terutama dalam B2B, di mana volume transaksi yang besar dan rutin terjadi, biaya-biaya ini dapat menumpuk dan menjadi beban finansial yang berat dalam jangka panjang.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Sebagai alternatif, metode pembayaran modern seperti pembayaran elektronik atau platform digital bisa menjadi solusi efisien. Metode-metode ini sering kali memiliki biaya yang lebih rendah, proses yang lebih cepat, dan tidak memerlukan banyak perantara. Dengan beralih ke pembayaran digital, perusahaan bisa menghemat biaya, meningkatkan kecepatan transaksi, dan memperkuat stabilitas keuangan mereka.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Keunggulan_Pembayaran_Digital\"><\/span><strong>Keunggulan Pembayaran Digital<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Dalam era digital saat ini, metode pembayaran modern menawarkan berbagai keunggulan yang jauh melampaui metode konvensional. Berikut adalah beberapa keunggulan utama yang dapat dinikmati oleh bisnis yang beralih ke pembayaran modern:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Cepat_dan_efisien\"><\/span>1. Cepat dan efisien<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Salah satu keuntungan utama dari pembayaran modern adalah efisiensi dan kecepatan transaksi. Sistem pembayaran digital memungkinkan transaksi dilakukan secara <em>real<\/em>&#8211;<em>time<\/em>, baik antar individu maupun antar perusahaan. <\/p>\n\n\n\n<p>Dengan transaksi yang lebih cepat, bisnis dapat mengelola arus kas dengan lebih baik. Ini sangat penting untuk memastikan operasional bisnis berjalan lancar dan meminimalkan waktu tunggu untuk dana yang masuk. Efisiensi ini juga membantu mengurangi biaya operasional, karena mengurangi kebutuhan untuk penanganan manual dan memungkinkan otomatisasi banyak proses pembayaran.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"919\" height=\"229\" src=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/Banner-06.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-17356\" srcset=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/Banner-06.png 919w, https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/Banner-06-300x75.png 300w, https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/Banner-06-768x191.png 768w\" sizes=\"(max-width: 919px) 100vw, 919px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Biaya_lebih_rendah\"><\/span>2. Biaya lebih rendah<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Biaya transaksi sering menjadi beban besar bagi bisnis yang menggunakan metode pembayaran konvensional. Biaya administrasi bank, biaya pengolahan cek, dan biaya perantara dapat memangkas margin keuntungan secara signifikan. Dalam bisnis B2B, di mana volume transaksi besar dan rutin terjadi, biaya ini bisa sangat membebani.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebaliknya, metode pembayaran modern seringkali memiliki biaya yang lebih rendah. Platform pembayaran digital biasanya menawarkan biaya transaksi yang lebih kompetitif, dan beberapa bahkan menawarkan paket langganan dengan biaya tetap yang dapat lebih hemat bagi bisnis dengan volume transaksi tinggi. <\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, karena banyak proses yang diotomatisasi, biaya terkait penanganan manual dan kesalahan manusia juga berkurang.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Keamanan_tingkat_tinggi\"><\/span>3. Keamanan tingkat tinggi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Keamanan merupakan aspek kritis dalam setiap transaksi keuangan. Metode pembayaran konvensional seperti uang tunai dan cek memiliki banyak kelemahan keamanan, seperti risiko pencurian, pemalsuan, dan kehilangan fisik. Transaksi konvensional juga sering memerlukan informasi sensitif yang bisa menjadi target empuk bagi pelaku kejahatan.<\/p>\n\n\n\n<p>Sistem pembayaran modern, di sisi lain, menawarkan fitur keamanan yang lebih canggih. Platform pembayaran digital menggunakan enkripsi canggih untuk melindungi data transaksi. Selain itu, banyak platform juga menerapkan autentikasi dua faktor (2FA), yang menambah lapisan perlindungan ekstra. Dengan teknologi ini, risiko pencurian data dan penipuan berkurang secara signifikan.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebagai contoh, Paper.id tidak hanya menyediakan layanan pembayaran yang aman tetapi juga fitur invoicing dan pengelolaan keuangan yang terintegrasi, membantu bisnis menjaga arus kas tetap aman dan terkendali. Dengan demikian, transaksi menjadi lebih aman dari serangan siber dan kehilangan data, memberikan ketenangan bagi pebisnis.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Nah buat kamu yang ingin langsung beralih dari pembayaran konvensional ke pembayaran digital, kamu bisa langsung menggunakan Paper.id. Dengan Paper.id, kamu bisa membuat, dan mengirim invoice hanya dengan satu klik. Selain itu juga invoice yang sudah dibuat itu sudah terekonsiliasi dengan pembayaran bisnis, jadi kamu tidak perlu lagi repot harus menyediakan metode pembayaran bisnis untuk <em>buyer<\/em>.&nbsp;<br>Selain itu juga kamu bisa bayar <em>supplier <\/em>dengan kartu kredit dan mendapatkan tambahan tempo hingga 55 hari yang membuat <em>cash flow<\/em> bisnis menjadi lancar. Menarik bukan? Yuk langsung aja download dan pakai Paper.id untuk kemudahan operasional bisnis dengan klik banner di bawah ini GRATIS!<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-buttons is-content-justification-center is-layout-flex wp-container-2 wp-block-buttons-is-layout-flex\">\n<div class=\"wp-block-button\" style=\"text-align:center\"><a class=\"wp-block-button__link has-white-color has-text-color has-background wp-element-button btn btn__dark\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/webappv1\/#\/register?&amp;utm_source=blog&amp;utm_medium=organic&amp;utm_campaign=transisi_pembayaran_modern&amp;utm_content=button\" style=\"background-color:#4195d5\"><div class=\"btn__content\"><div class=\"btn__label\">Daftar Sekarang!<\/div><svg class=\"btn__icon --1 hidden has-hover:block\" width=\"19\" height=\"14\" viewBox=\"0 0 24.3434 18.8423\" fill=\"none\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" aria-hidden=\"true\"><path d=\"M10.9468 18.3364C12.4026 16.743 14.3463 14.9356 16.7455 13.3957C19.3561 11.7274 21.7228 10.904 23.5689 10.4762C23.5689 9.95219 23.5771 9.43887 23.5852 8.91486C21.8285 8.28391 19.7953 7.35352 17.5913 5.9312C14.9725 4.24153 12.8011 2.2952 11.0932 0.519982\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><path d=\"M23.5934 9.68481H0\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><\/svg><svg class=\"btn__icon --2\" width=\"19\" height=\"14\" viewBox=\"0 0 24.3434 18.8423\" fill=\"none\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" aria-hidden=\"true\"><path d=\"M10.9468 18.3364C12.4026 16.743 14.3463 14.9356 16.7455 13.3957C19.3561 11.7274 21.7228 10.904 23.5689 10.4762C23.5689 9.95219 23.5771 9.43887 23.5852 8.91486C21.8285 8.28391 19.7953 7.35352 17.5913 5.9312C14.9725 4.24153 12.8011 2.2952 11.0932 0.519982\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><path d=\"M23.5934 9.68481H0\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><\/svg><\/div><\/a><\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Selama bertahun-tahun, banyak perusahaan bergantung pada metode pembayaran konvensional seperti cek dan transfer bank. Meskipun metode ini telah teruji waktu, ternyata mereka menyimpan berbagai keterbatasan yang dapat menghambat pertumbuhan bisnis. Salah satunya adalah biaya transaksi yang tinggi, proses yang lambat, serta risiko keamanan yang lainnya.&nbsp; Akan tetapi kemajuan teknologi telah membuka pintu untuk mengatasi masalah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":19395,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6445],"tags":[],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Bagaimana Bisnis Bisa Hemat dengan Pindah Pembayaran Digital<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Akan tetapi kemajuan teknologi telah membuka pintu untuk mengatasi masalah pembayaran yang lebih modern dan efisien.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pembayaran-digital\/bagaimana-bisnis-hemat\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Bagaimana Bisnis Bisa Hemat dengan Pindah Pembayaran Digital\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Akan tetapi kemajuan teknologi telah membuka pintu untuk mengatasi masalah pembayaran yang lebih modern dan efisien.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pembayaran-digital\/bagaimana-bisnis-hemat\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-06-03T02:06:17+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-10-12T03:21:06+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/pembayaran-modern.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1000\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"647\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Alfian Dimas\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Alfian Dimas\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 menit\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Bagaimana Bisnis Bisa Hemat dengan Pindah Pembayaran Digital","description":"Akan tetapi kemajuan teknologi telah membuka pintu untuk mengatasi masalah pembayaran yang lebih modern dan efisien.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pembayaran-digital\/bagaimana-bisnis-hemat\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Bagaimana Bisnis Bisa Hemat dengan Pindah Pembayaran Digital","og_description":"Akan tetapi kemajuan teknologi telah membuka pintu untuk mengatasi masalah pembayaran yang lebih modern dan efisien.","og_url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pembayaran-digital\/bagaimana-bisnis-hemat\/","og_site_name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","article_published_time":"2024-06-03T02:06:17+00:00","article_modified_time":"2025-10-12T03:21:06+00:00","og_image":[{"width":1000,"height":647,"url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/pembayaran-modern.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Alfian Dimas","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Alfian Dimas","Estimasi waktu membaca":"7 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pembayaran-digital\/bagaimana-bisnis-hemat\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pembayaran-digital\/bagaimana-bisnis-hemat\/"},"author":{"name":"Alfian Dimas","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/89b404f7f6df31ed0311dbd27bf10fd8"},"headline":"Transisi ke Pembayaran Modern: Bagaimana Bisnismu Bisa Hemat dan Untung Lebih Banyak","datePublished":"2024-06-03T02:06:17+00:00","dateModified":"2025-10-12T03:21:06+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pembayaran-digital\/bagaimana-bisnis-hemat\/"},"wordCount":1078,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"articleSection":["Pembayaran Digital"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/pembayaran-digital\/bagaimana-bisnis-hemat\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pembayaran-digital\/bagaimana-bisnis-hemat\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pembayaran-digital\/bagaimana-bisnis-hemat\/","name":"Bagaimana Bisnis Bisa Hemat dengan Pindah Pembayaran Digital","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website"},"datePublished":"2024-06-03T02:06:17+00:00","dateModified":"2025-10-12T03:21:06+00:00","description":"Akan tetapi kemajuan teknologi telah membuka pintu untuk mengatasi masalah pembayaran yang lebih modern dan efisien.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pembayaran-digital\/bagaimana-bisnis-hemat\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/pembayaran-digital\/bagaimana-bisnis-hemat\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pembayaran-digital\/bagaimana-bisnis-hemat\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/en\/homepage\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Transisi ke Pembayaran Modern: Bagaimana Bisnismu Bisa Hemat dan Untung Lebih Banyak"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","description":"Blog informatif dan inspiratif untuk Bisnis","publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization","name":"Paper.id","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","contentUrl":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","width":411,"height":133,"caption":"Paper.id"},"image":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","https:\/\/www.instagram.com\/paperindonesia\/?hl=en","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/paper-id\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/89b404f7f6df31ed0311dbd27bf10fd8","name":"Alfian Dimas","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/42afe76eff4ffbb49ba8f9b9712c5c2c?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/42afe76eff4ffbb49ba8f9b9712c5c2c?s=96&d=mm&r=g","caption":"Alfian Dimas"},"description":"Seorang SEO Specialist &amp; Content Writer dengan pengalaman lebih dari 3 tahun di beragam industri seperti OTT (Over The Top), Hukum, Kesehatan, &amp; e-Commerce. Saat ini bereda di industri B2B untuk memperluas wawasan terkait bisnis.","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/author\/alfian\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19347"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=19347"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19347\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":19396,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19347\/revisions\/19396"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/19395"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=19347"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=19347"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=19347"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}