{"id":18898,"date":"2024-05-15T06:29:08","date_gmt":"2024-05-14T23:29:08","guid":{"rendered":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/?p=18898"},"modified":"2026-04-15T17:02:06","modified_gmt":"2026-04-15T10:02:06","slug":"tempo-pembayaran-cash-flow","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/keuangan-bisnis\/tempo-pembayaran-cash-flow\/","title":{"rendered":"Tak Perhatikan Tempo Pembayaran, Bisa Jadi Alasan Cash Flow Berantakan"},"content":{"rendered":"\n<p>Jika kamu berkecimpung di dunia <em>Business-to-Business<\/em> atau B2B, tempo pembayaran pasti tidak lagi asing bagimu. Karena pembelian yang jumlahnya besar, pembayaran B2B nominalnya juga cukup fantastis. Oleh karena itu, sulit untuk tidak menegosiasikan tempo pembayaran, alias meminta <em>supplier <\/em>untuk memberikan jangka waktu tertentu untuk pembayaran atas pembelian yang barangnya kamu terima sekarang.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan jangka waktu tersebut, kamu jadi punya waktu untuk memutarkan pembelian jadi keuntungan terlebih dahulu sebelum melunasi pembelian.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebenarnya tanpa sadar kamu sudah paham betul bahwa tempo pembayaran korelasinya sangat erat dengan <em>cash flow <\/em>atau arus kas bisnis.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-dan-nasihat-umkm\/sulit-dapat-tempo-pembayaran\/\">5 Alasan Bisnis Sulit Dapat Tempo Pembayaran yang Diinginkan<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Hubungan_Erat_Tempo_Pembayaran_dengan_Cash_Flow_Bisnis\"><\/span><strong>Hubungan Erat Tempo Pembayaran dengan <em>Cash Flow <\/em>Bisnis<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Tempo pembayaran secara langsung dapat memberi dampak pada <em>cash flow <\/em>bisnismu. Jadi, secara sederhana, <em>cash flow <\/em>bisnis akan sangat bergantung dari seberapa bijak kamu mengatur tempo baik dari <em>supplier <\/em>maupun ke <em>customer<\/em>. Bagaimana maksudnya? Yuk, lihat contoh di bawah ini.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Perusahaan A<\/strong> adalah distributor tepung yang menjual produknya ke <strong>Perusahaan B<\/strong>, sebuah <em>bakery<\/em>. Perusahaan A menawarkan tempo pembayaran 60 hari kepada Perusahaan B. Artinya, Perusahaan B memiliki waktu 60 hari untuk melunasi pembayaran setelah menerima barang.<\/p>\n\n\n\n<p>Misalnya, pada bulan Januari, Perusahaan A menjual tepung senilai Rp200 juta kepada Perusahaan B.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Jika pembayaran tepat waktu:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li>Perusahaan B melunasi pembayaran tepat waktu, yaitu 60 hari setelah menerima barang.<\/li>\n\n\n\n<li><em>Cash flow <\/em>Perusahaan A:\n<ul>\n<li><strong>Penerimaan kas:<\/strong> Rp 200 juta (masuk pada bulan Maret)<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Pengeluaran kas:<\/strong> (asumsikan pengeluaran untuk membeli bahan baku Rp 150 juta)<\/li>\n\n\n\n<li><strong><em>Cash flow<\/em> bersih:<\/strong> Rp 50 juta<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><strong>Jika pembayaran terlambat:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li>Perusahaan B terlambat 30 hari dalam melunasi pembayaran.<\/li>\n\n\n\n<li><em>Cash flow<\/em> Perusahaan A:\n<ul>\n<li><strong>Penerimaan kas:<\/strong> Rp 200 juta (masuk pada bulan April)<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Pengeluaran kas:<\/strong> (asumsikan pengeluaran untuk membeli bahan baku Rp 150 juta)<\/li>\n\n\n\n<li><strong><em>Cash flow<\/em><\/strong><strong> bersih:<\/strong> -Rp 100 juta (perusahaan mengalami kekurangan kas karena harus menanggung keterlambatan)<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><a href=\"https:\/\/www.paper.id\/papercard.php?&amp;utm_source=blog&amp;utm_medium=organic&amp;utm_campaign=tempo_pembayaran_cash_flow&amp;utm_content=banner\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"919\" height=\"229\" src=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/Banner-05.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-17355\" srcset=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/Banner-05.png 919w, https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/Banner-05-300x75.png 300w, https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/Banner-05-768x191.png 768w\" sizes=\"(max-width: 919px) 100vw, 919px\" \/><\/a><\/figure>\n\n\n\n<p>Biasanya, yang menyebabkan <em>cash flow <\/em>jadi terganggu adalah keterlambatan pembayaran, seperti di skenario kedua. Nah, hal ini memang ada berbagai alasannya. Namun, yang paling sering adalah karena tempo yang tidak pas alias terlalu pendek. Jika kamu di posisi <em>buyer,<\/em> kamu jadi kewalahan untuk memenuhi pembayaran Rp200 juta seperti di kasus di atas dalam 60 hari karena idealnya kamu butuh waktu lebih lama, misalnya 90 hari.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam 60 hari, kamu harus mencari pendanaan tambahan atau menggunakan tabungan bisnismu untuk menambal utang tersebut. Tentunya, <em>cash flow <\/em>akan terganggu.<\/p>\n\n\n\n<p>Di sisi lain, jika kamu di posisi <em>supplier <\/em>dan menetapkan tempo pembayaran yang salah sehingga <em>supplier <\/em>kesulitan untuk memenuhi pembayaran tepat waktu, sudah pasti akan rugi juga seperti dalam contoh. Pada intinya, panjang atau pendeknya tempo yang kamu terima maupun beri akan sangat berpengaruh pada <em>cash flow<\/em>-mu.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-dan-nasihat-umkm\/tempo-pembayaran-eropa-asia\/\">Praktik Jatuh Tempo Pembayaran Bisnis di Asia dan Eropa<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pertimbangan_dalam_Menentukan_Tempo_Pembayaran_yang_Pas_untuk_Bisnis\"><\/span><strong>Pertimbangan dalam Menentukan Tempo Pembayaran yang Pas untuk Bisnis<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Menentukan tempo pembayaran untuk transaksi B2B perlu banyak pertimbangan. Alias, kamu tidak bisa seenaknya saja menentukan lama jangka pembayaran tanpa perhitungan tertentu.<\/p>\n\n\n\n<p>Beberapa faktor yang harus kamu pertimbangkan adalah:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Kebutuhan_cash_flow-mu\"><\/span>1. Kebutuhan <em>cash flow<\/em>-mu<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Kalau prioritasmu saat ini adalah mengoptimasi kondisi <em>cash flow<\/em>, maka sebaiknya kamu menetapkan tempo pembayaran jangka pendek, misalnya <em>net <\/em>15 atau <em>net <\/em>30 ke <em>customer<\/em>-mu.<\/p>\n\n\n\n<p>Lalu, pertimbangkan juga toleransi keterlambatan bisnismu. Jika <em>cash flow<\/em> saat ini kira-kira mampu menanggung jika adanya keterlambatan, barulah kamu bisa mempertimbangkan tempo yang lebih panjang sebagai <em>supplier<\/em>, misalnya 60 hari atau 90 hari.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Penyesuaian_dengan_standar_industri\"><\/span>2. Penyesuaian dengan standar industri<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Untuk menetapkan tempo pembayaran, ada baiknya juga untuk mengetahui standar industri yang berlaku. Jangan sampai kamu memberlakukan atau meminta jangka pembayaran yang terlalu pendek atau terlalu panjang dibandingkan standar yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Kompetisi_dengan_kompetitor\"><\/span>3. Kompetisi dengan kompetitor<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Ketahui seperti apa tempo pembayaran yang diberikan kompetitormu. Apakah lebih menggiurkan bagi calon pembeli? Jika iya, mungkin kamu bisa mempertimbangkan jangka pembayaran yang lebih menarik agar memenangkan persaingan tersebut.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Supplier_tidak_mau_mencapai_kesepakatan_ketika_negosiasi_telah_diupayakan\"><\/span>4. <em>Supplier <\/em>tidak mau mencapai kesepakatan ketika negosiasi telah diupayakan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Nah, itulah dia tentang keterkaitan tempo pembayaran terhadap <em>cash flow<\/em> yang perlu benar-benar kamu pahami, serta apa pertimbangannya agar bisa menetapkan jangka yang tepat baik untuk bisnismu maupun mitra.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/bisnis\/cash-conversion-cycle\/\">Mengoptimalkan Arus Kas Bisnis dengan Cash Conversion Cycle<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p> Sebagai pemilik bisnis, mengetahui nilai CCC atau <em>Cash Conversion Cycle <\/em>dan memastikan <em>cash flow <\/em>bisnis kamu tetap lancar sangatlah penting. Dengan Paper.id, kamu bisa dengan mudah memantaunya, lho!<\/p>\n\n\n\n<p>Cukup klik tombol di bawah ini dan masukkan data yang dibutuhkan. Selamat, kamu sekarang dapat menganalisis hasilnya dan menerima rekomendasi yang bermanfaat!<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-buttons is-content-justification-center is-layout-flex wp-container-2 wp-block-buttons-is-layout-flex\">\n<div class=\"wp-block-button\" style=\"text-align:center\"><a class=\"wp-block-button__link has-white-color has-text-color has-background wp-element-button btn btn__dark\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/cash-flow-checkup.php?&amp;utm_source=blog&amp;utm_medium=organic&amp;utm_campaign=tempo_pembayaran_cash_flow&amp;utm_content=cta_button\" style=\"background-color:#4195d5\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><div class=\"btn__content\"><div class=\"btn__label\">Coba GRATIS<\/div><svg class=\"btn__icon --1 hidden has-hover:block\" width=\"19\" height=\"14\" viewBox=\"0 0 24.3434 18.8423\" fill=\"none\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" aria-hidden=\"true\"><path d=\"M10.9468 18.3364C12.4026 16.743 14.3463 14.9356 16.7455 13.3957C19.3561 11.7274 21.7228 10.904 23.5689 10.4762C23.5689 9.95219 23.5771 9.43887 23.5852 8.91486C21.8285 8.28391 19.7953 7.35352 17.5913 5.9312C14.9725 4.24153 12.8011 2.2952 11.0932 0.519982\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><path d=\"M23.5934 9.68481H0\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><\/svg><svg class=\"btn__icon --2\" width=\"19\" height=\"14\" viewBox=\"0 0 24.3434 18.8423\" fill=\"none\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" aria-hidden=\"true\"><path d=\"M10.9468 18.3364C12.4026 16.743 14.3463 14.9356 16.7455 13.3957C19.3561 11.7274 21.7228 10.904 23.5689 10.4762C23.5689 9.95219 23.5771 9.43887 23.5852 8.91486C21.8285 8.28391 19.7953 7.35352 17.5913 5.9312C14.9725 4.24153 12.8011 2.2952 11.0932 0.519982\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><path d=\"M23.5934 9.68481H0\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><\/svg><\/div><\/a><\/div>\n<\/div>\n\n\n\n<p>Atau mau tahu lancar atau tidaknya&nbsp;<em>cash flow&nbsp;<\/em>bisnis kamu? Sebagai pemilik bisnis juga, penting banget lho buat tahu nilai CCC (<em>Cash Conversion Cycle<\/em>) dan menjaga&nbsp;<em>cash flow<\/em>&nbsp;tetap lancar. Dengan Paper.id, kamu bisa pantau semuanya dengan mudah, lho! Apalagi kamu tinggal masukin ke dalam&nbsp;<a href=\"https:\/\/www.paper.id\/hasil-analisis-cash-flow.php\">kalkulator keuangan<\/a>&nbsp;dengan mudah.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"563\" src=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/image-1-1024x563.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-20132\" srcset=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/image-1-1024x563.png 1024w, https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/image-1-300x165.png 300w, https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/image-1-768x422.png 768w, https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/image-1.png 1493w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Cukup klik tombol di bawah ini dan masukkan data yang dibutuhkan ke dalam&nbsp;<a href=\"https:\/\/www.paper.id\/hasil-analisis-cash-flow.php\">kalkulator keuangan online<\/a>. Selamat! Sekarang kamu bisa menganalisis hasilnya dan dapatkan rekomendasi yang bermanfaat!<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-buttons is-content-justification-center is-layout-flex wp-container-3 wp-block-buttons-is-layout-flex\">\n<div class=\"wp-block-button\" style=\"text-align:center\"><a class=\"wp-block-button__link has-white-color has-text-color has-background wp-element-button btn btn__dark\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/hasil-analisis-cash-flow.php\" style=\"background-color:#4195d5\"><div class=\"btn__content\"><div class=\"btn__label\">Coba Sekarang<\/div><svg class=\"btn__icon --1 hidden has-hover:block\" width=\"19\" height=\"14\" viewBox=\"0 0 24.3434 18.8423\" fill=\"none\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" aria-hidden=\"true\"><path d=\"M10.9468 18.3364C12.4026 16.743 14.3463 14.9356 16.7455 13.3957C19.3561 11.7274 21.7228 10.904 23.5689 10.4762C23.5689 9.95219 23.5771 9.43887 23.5852 8.91486C21.8285 8.28391 19.7953 7.35352 17.5913 5.9312C14.9725 4.24153 12.8011 2.2952 11.0932 0.519982\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><path d=\"M23.5934 9.68481H0\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><\/svg><svg class=\"btn__icon --2\" width=\"19\" height=\"14\" viewBox=\"0 0 24.3434 18.8423\" fill=\"none\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" aria-hidden=\"true\"><path d=\"M10.9468 18.3364C12.4026 16.743 14.3463 14.9356 16.7455 13.3957C19.3561 11.7274 21.7228 10.904 23.5689 10.4762C23.5689 9.95219 23.5771 9.43887 23.5852 8.91486C21.8285 8.28391 19.7953 7.35352 17.5913 5.9312C14.9725 4.24153 12.8011 2.2952 11.0932 0.519982\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><path d=\"M23.5934 9.68481H0\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><\/svg><\/div><\/a><\/div>\n\n\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jika kamu berkecimpung di dunia Business-to-Business atau B2B, tempo pembayaran pasti tidak lagi asing bagimu. Karena pembelian yang jumlahnya besar, pembayaran B2B nominalnya juga cukup fantastis. Oleh karena itu, sulit untuk tidak menegosiasikan tempo pembayaran, alias meminta supplier untuk memberikan jangka waktu tertentu untuk pembayaran atas pembelian yang barangnya kamu terima sekarang.&nbsp; Dengan jangka waktu [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":18900,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6399],"tags":[],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Tak Perhatikan Tempo Pembayaran, Bisa Jadi Alasan Cash Flow Berantakan<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Tempo pembayaran punya implikasi besar terhadap cash flow. Seperti apa? Ini dia penjelasan lengkapnya. Yuk, simak dan catat!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/keuangan-bisnis\/tempo-pembayaran-cash-flow\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Tak Perhatikan Tempo Pembayaran, Bisa Jadi Alasan Cash Flow Berantakan\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tempo pembayaran punya implikasi besar terhadap cash flow. Seperti apa? Ini dia penjelasan lengkapnya. Yuk, simak dan catat!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/keuangan-bisnis\/tempo-pembayaran-cash-flow\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-05-14T23:29:08+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-04-15T10:02:06+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/tempo-pembayaran-cash-flow.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1000\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"563\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Nadiyah Rahmalia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Nadiyah Rahmalia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 menit\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Tak Perhatikan Tempo Pembayaran, Bisa Jadi Alasan Cash Flow Berantakan","description":"Tempo pembayaran punya implikasi besar terhadap cash flow. Seperti apa? Ini dia penjelasan lengkapnya. Yuk, simak dan catat!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/keuangan-bisnis\/tempo-pembayaran-cash-flow\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Tak Perhatikan Tempo Pembayaran, Bisa Jadi Alasan Cash Flow Berantakan","og_description":"Tempo pembayaran punya implikasi besar terhadap cash flow. Seperti apa? Ini dia penjelasan lengkapnya. Yuk, simak dan catat!","og_url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/keuangan-bisnis\/tempo-pembayaran-cash-flow\/","og_site_name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","article_published_time":"2024-05-14T23:29:08+00:00","article_modified_time":"2026-04-15T10:02:06+00:00","og_image":[{"width":1000,"height":563,"url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/tempo-pembayaran-cash-flow.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Nadiyah Rahmalia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Nadiyah Rahmalia","Estimasi waktu membaca":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/keuangan-bisnis\/tempo-pembayaran-cash-flow\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/keuangan-bisnis\/tempo-pembayaran-cash-flow\/"},"author":{"name":"Nadiyah Rahmalia","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/99ccd74b5eedff35a762def8b34e89f4"},"headline":"Tak Perhatikan Tempo Pembayaran, Bisa Jadi Alasan Cash Flow Berantakan","datePublished":"2024-05-14T23:29:08+00:00","dateModified":"2026-04-15T10:02:06+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/keuangan-bisnis\/tempo-pembayaran-cash-flow\/"},"wordCount":788,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"articleSection":["Keuangan Bisnis"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/keuangan-bisnis\/tempo-pembayaran-cash-flow\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/keuangan-bisnis\/tempo-pembayaran-cash-flow\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/keuangan-bisnis\/tempo-pembayaran-cash-flow\/","name":"Tak Perhatikan Tempo Pembayaran, Bisa Jadi Alasan Cash Flow Berantakan","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website"},"datePublished":"2024-05-14T23:29:08+00:00","dateModified":"2026-04-15T10:02:06+00:00","description":"Tempo pembayaran punya implikasi besar terhadap cash flow. Seperti apa? Ini dia penjelasan lengkapnya. Yuk, simak dan catat!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/keuangan-bisnis\/tempo-pembayaran-cash-flow\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/keuangan-bisnis\/tempo-pembayaran-cash-flow\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/keuangan-bisnis\/tempo-pembayaran-cash-flow\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/en\/homepage\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Tak Perhatikan Tempo Pembayaran, Bisa Jadi Alasan Cash Flow Berantakan"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","description":"Blog informatif dan inspiratif untuk Bisnis","publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization","name":"Paper.id","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","contentUrl":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","width":411,"height":133,"caption":"Paper.id"},"image":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","https:\/\/www.instagram.com\/paperindonesia\/?hl=en","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/paper-id\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/99ccd74b5eedff35a762def8b34e89f4","name":"Nadiyah Rahmalia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c1e1bfb72c6347304a9eb0a484df3391?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c1e1bfb72c6347304a9eb0a484df3391?s=96&d=mm&r=g","caption":"Nadiyah Rahmalia"},"description":"Content Writer dengan 4 tahun pengalaman menangani konten beragam topik di berbagai industri baik B2C dan B2B, termasuk bisnis, ekonomi, keuangan, dan sebagainya. Saat ini menulis di Paper.id untuk memperkaya wawasan pemilik bisnis dan memajukan industri B2B seluruh Indonesia.","sameAs":["https:\/\/www.linkedin.com\/in\/nadiyahrf\/"],"url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/author\/nadiyah\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18898"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=18898"}],"version-history":[{"count":8,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18898\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":33688,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18898\/revisions\/33688"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/18900"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=18898"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=18898"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=18898"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}