{"id":18876,"date":"2024-05-14T06:24:40","date_gmt":"2024-05-13T23:24:40","guid":{"rendered":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/?p=18876"},"modified":"2026-04-15T17:13:04","modified_gmt":"2026-04-15T10:13:04","slug":"strategi-pemberian-tempo-pembayaran","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pembayaran-digital\/strategi-pemberian-tempo-pembayaran\/","title":{"rendered":"Strategi Win-Win Solution dalam Pemberian Tempo pada Buyer"},"content":{"rendered":"\n<p>Tagihan setelah menerima barang atau jasa, merupakan komponen vital dalam pengelolaan arus kas bisnis. Dalam konteks B2B, tempo pembayaran tidak hanya membantu dalam mempertahankan hubungan baik antar bisnis tetapi juga memainkan peran strategis dalam memastikan kelancaran operasional dan keuangan.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebagai contoh praktis, misalkan sebuah perusahaan A memberikan tempo pembayaran 30 hari kepada perusahaan B untuk pembelian bahan baku sebesar Rp100 juta. Dengan asumsi <em>margin <\/em>keuntungan bersih 10%, perusahaan A dapat mengalokasikan dana dari penjualan tersebut untuk keperluan lain sambil menunggu pembayaran, sehingga membantu likuiditas mereka.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kenapa_Bisnis_Butuh_Tempo_Pembayaran\"><\/span><strong>Kenapa Bisnis Butuh Tempo Pembayaran?<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Tempo pembayaran sangat penting dalam transaksi bisnis ke bisnis (B2B) karena beberapa alasan, yaitu:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Mengelola_arus_kas\"><\/span>1. Mengelola arus kas<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Dalam transaksi antar bisnis (B2B), seringkali ada banyak uang yang terlibat dalam setiap transaksi. Dengan adanya kesepakatan untuk membayar nanti, misalnya dalam 30 hari, <em>buyer<\/em> bisa mengatur keuangannya lebih baik. Hal ini membantu mereka menjaga uang tunai agar cukup untuk kebutuhan sehari-hari, sambil menunggu uang dari hasil penjualan masuk. Jadi, kalau sebuah perusahaan punya kesempatan bayar nanti, mereka bisa lebih leluasa mengelola keuangan tanpa harus segera membayar ke <em>supplier<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p>Kadang, negosiasi ini agak sulit terjadi. Namun, kamu bisa mengakalinya dengan menggunakan kartu kredit. <\/p>\n\n\n\n<p>Untuk melakukannya, kamu perlu menggunakan platform seperti Paper.id yang dapat memfasilitasi transaksi tersebut. <\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Memfasilitasi_pembelian_volume_besar\"><\/span>2. Memfasilitasi pembelian volume besar<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Tempo pembayaran memudahkan pembelian dalam volume besar, yang biasa terjadi dalam transaksi B2B. Dengan tempo, pembeli dapat memesan jumlah yang mereka butuhkan tanpa harus langsung membayar penuh di muka, yang bisa sangat membantu dalam mempertahankan operasional tanpa hambatan karena keterbatasan dana jangka pendek.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-dan-nasihat-umkm\/tempo-pembayaran-eropa-asia\/\">Praktik Jatuh Tempo Pembayaran Bisnis di Asia dan Eropa<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Menyesuaikan_dengan_siklus_produksi\"><\/span>3. Menyesuaikan dengan siklus produksi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Banyak bisnis B2B beroperasi dalam siklus produksi yang panjang (30-45 hari menurut <em>McKinsey<\/em>) , dimana produk atau jasa yang mereka beli hari ini mungkin tidak menghasilkan pendapatan sampai beberapa waktu ke depan. Tempo pembayaran memungkinkan pembeli untuk menyesuaikan pembayaran mereka dengan siklus penerimaan pendapatan, sehingga mengurangi tekanan pada arus kas.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><a href=\"https:\/\/www.paper.id\/paperpay-out.php?&amp;utm_source=blog&amp;utm_medium=organic&amp;utm_campaign=pemberian_tempo&amp;utm_content=banner\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"919\" height=\"229\" src=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/PaperPay-Out.png\" alt=\"PaperPay Out\" class=\"wp-image-16077\" srcset=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/PaperPay-Out.png 919w, https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/PaperPay-Out-300x75.png 300w, https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/PaperPay-Out-768x191.png 768w\" sizes=\"(max-width: 919px) 100vw, 919px\" \/><\/a><\/figure>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kiat-Kiat_dalam_Memberikan_Tempo_untuk_Buyer\"><\/span><strong>Kiat-Kiat dalam Memberikan Tempo untuk <\/strong><strong><em>Buyer<\/em><\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p><em>Business owner <\/em>sebaiknya tidak sembarangan dalam memberikan tempo, melainkan mengikuti beberapa hal seperti:&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Pertimbangan_volume_dan_frekuensi_transaksi\"><\/span>1. Pertimbangan volume dan frekuensi transaksi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p><em>Buyer<\/em> dengan volume transaksi besar dan frekuensi pembelian reguler mungkin lebih layak mendapatkan tempo pembayaran yang lebih fleksibel. Misalkan, untuk pembelian bulanan di atas Rp50 juta, kamu bisa menawarkan tempo 45 hari, dibandingkan dengan standar 30 hari.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Kebijakan_internal_dan_cash_flow\"><\/span>2. Kebijakan internal dan <em>cash flow<\/em><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Pastikan kebijakan tempo pembayaranmu selaras dengan kebutuhan arus kas bisnis. Misalnya, jika analisis <em>cash flow <\/em>menunjukkan bahwa perusahaan dapat menanggung tempo hingga 60 hari tanpa mengganggu operasional, gunakan ini sebagai batas maksimum tempo yang bisa ditawarkan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Kedekatan_hubungan\"><\/span>3. Kedekatan hubungan&nbsp;<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p><em>Buyer<\/em> yang sudah lama berlangganan dan menunjukkan sejarah pembayaran yang positif, misalnya, mereka yang telah bertransaksi secara reguler dengan volume pembelian signifikan. Sebagai contoh, bisnis dapat menawarkan tempo pembayaran hingga 60 hari untuk buyer langganan dengan catatan pembayaran yang baik, dibandingkan dengan standar 30 hari untuk buyer baru.<\/p>\n\n\n\n<p>Sementara itu, buyer baru mungkin menghadapi evaluasi awal yang lebih ketat sebelum diberikan fleksibilitas serupa. Namun, ini tidak menutup kemungkinan untuk buyer baru untuk memperoleh syarat pembayaran yang lebih menguntungkan di masa depan, berdasarkan rekam jejak pembayaran mereka.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/bisnis\/mengungkap-sisi-strategis-tempo-pembayaran-dalam-bisnis-bergunakah\/\">Mengungkap Sisi Strategis Tempo Pembayaran dalam Bisnis, Bergunakah?<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Dengan mempertimbangkan ketiga hal di atas, kamu bisa memberikan jarak tempo yang pas. Ini jadi <em>win-win solution <\/em>bagi kamu dan <em>buyer <\/em>kamu. Nah, apakah kamu sudah melakukannya dengan benar? Karena 82% masih mengalami masalah <em>cash flow<\/em>,<em> <\/em>karena salah dalam memberikan tempo pembayaran ke <em>buyer<\/em> <a href=\"https:\/\/www.usbank.com\/index.html\">menurut <em>US Bank<\/em><\/a>. <\/p>\n\n\n\n<p>Apakah kamu termasuk <em>business owner <\/em>ke 82% itu? <\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Strategi_Memberikan_Tempo_yang_Tepat\"><\/span><strong>Strategi Memberikan Tempo yang Tepat<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Pemberian tempo pembayaran kepada <em>buyer <\/em>harus dilakukan dengan cermat agar memberikan hal yang baik bagi bisnismu. Berikut tips-tips yang perlu diperhatikan:&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Cek_histori_pembayaran_buyer\"><\/span>1. Cek histori pembayaran <em>buyer<\/em><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Kamu bisa mengecek histori pembayaran <em>buyer<\/em>. Apakah mereka sering bayar tepat waktu? Telat sedikit-sedikit? Atau bahkan lama? Nah ini mempengaruhi keputusanmu dalam memberikan tempo. Jika sering telat, maka kamu perlu memastikan agar <em>buyer <\/em>dapat membayar dengan tepat waktu.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Berdasarkan_angka_transaksi\"><\/span>2. Berdasarkan angka transaksi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Pembelian yang lebih besar seringkali memerlukan investasi awal yang signifikan dari pembeli, sehingga wajar jika diberikan tempo pembayaran yang lebih panjang. Sebagai contoh, perusahaan alat berat yang biasanya menawarkan tempo 30 hari untuk pembelian rutin mungkin menawarkan tempo 90 hari untuk kontrak pembelian besar senilai lebih dari Rp500 juta, mengakui besar investasi yang dibutuhkan oleh pembeli.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: Tempo Pembayaran: Apakah Sama-Sama Dibutuhkan B2B dan B2C?<\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Sediakan_metode_pembayaran_yang_variatif\"><\/span>3. Sediakan metode pembayaran yang variatif<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p><em>Buyer <\/em>pasti akan senang, jika mereka dapat membayar dengan metode yang diinginkan. Untuk itu, kamu perlu menyediakan beragam metode agar fleksibel. Salah satu metode yang patut disediakan, yaitu kartu kredit.<\/p>\n\n\n\n<p>Konsepnya sama dengan belanja baju atau makanan, <em>buyer <\/em>tidak harus bayar langsung saat ini juga, tapi di bulan depan. Sediakan itu dengan Paper.id, <em>platform<\/em> pembayaran bisnis yang bisa dipakai dengan <strong>gratis<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<p>Cara pakainya mudah, tersedia di iOS dan Android, <strong>Ayo gunakan Paper.id sekarang <\/strong>dengan cara klik di bawah ini!<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-buttons is-content-justification-center is-layout-flex wp-container-2 wp-block-buttons-is-layout-flex\">\n<div class=\"wp-block-button\" style=\"text-align:center\"><a class=\"wp-block-button__link has-white-color has-text-color has-background wp-element-button btn btn__dark\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/webappv1\/#\/register?&amp;utm_source=blog&amp;utm_medium=organic&amp;utm_campaign=pemberian_tempo&amp;utm_content=cta_button\" style=\"background-color:#4195d5\"><div class=\"btn__content\"><div class=\"btn__label\">Daftar Sekarang<\/div><svg class=\"btn__icon --1 hidden has-hover:block\" width=\"19\" height=\"14\" viewBox=\"0 0 24.3434 18.8423\" fill=\"none\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" aria-hidden=\"true\"><path d=\"M10.9468 18.3364C12.4026 16.743 14.3463 14.9356 16.7455 13.3957C19.3561 11.7274 21.7228 10.904 23.5689 10.4762C23.5689 9.95219 23.5771 9.43887 23.5852 8.91486C21.8285 8.28391 19.7953 7.35352 17.5913 5.9312C14.9725 4.24153 12.8011 2.2952 11.0932 0.519982\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><path d=\"M23.5934 9.68481H0\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><\/svg><svg class=\"btn__icon --2\" width=\"19\" height=\"14\" viewBox=\"0 0 24.3434 18.8423\" fill=\"none\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" aria-hidden=\"true\"><path d=\"M10.9468 18.3364C12.4026 16.743 14.3463 14.9356 16.7455 13.3957C19.3561 11.7274 21.7228 10.904 23.5689 10.4762C23.5689 9.95219 23.5771 9.43887 23.5852 8.91486C21.8285 8.28391 19.7953 7.35352 17.5913 5.9312C14.9725 4.24153 12.8011 2.2952 11.0932 0.519982\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><path d=\"M23.5934 9.68481H0\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><\/svg><\/div><\/a><\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tagihan setelah menerima barang atau jasa, merupakan komponen vital dalam pengelolaan arus kas bisnis. Dalam konteks B2B, tempo pembayaran tidak hanya membantu dalam mempertahankan hubungan baik antar bisnis tetapi juga memainkan peran strategis dalam memastikan kelancaran operasional dan keuangan. Sebagai contoh praktis, misalkan sebuah perusahaan A memberikan tempo pembayaran 30 hari kepada perusahaan B untuk [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":18877,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6445],"tags":[],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Strategi Win-Win Solution dalam Pemberian Tempo pada Buyer<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Mau tahu bagaimana caranya memberikan tempo pembayaran pada buyer tanpa merasa salah satunya merasa dirugikan? Temukan tipsnya di sini!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pembayaran-digital\/strategi-pemberian-tempo-pembayaran\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Strategi Win-Win Solution dalam Pemberian Tempo pada Buyer\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Mau tahu bagaimana caranya memberikan tempo pembayaran pada buyer tanpa merasa salah satunya merasa dirugikan? Temukan tipsnya di sini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pembayaran-digital\/strategi-pemberian-tempo-pembayaran\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-05-13T23:24:40+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-04-15T10:13:04+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/tempo-pembayaran.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"400\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Daniel Nugraha\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Daniel Nugraha\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 menit\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Strategi Win-Win Solution dalam Pemberian Tempo pada Buyer","description":"Mau tahu bagaimana caranya memberikan tempo pembayaran pada buyer tanpa merasa salah satunya merasa dirugikan? Temukan tipsnya di sini!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pembayaran-digital\/strategi-pemberian-tempo-pembayaran\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Strategi Win-Win Solution dalam Pemberian Tempo pada Buyer","og_description":"Mau tahu bagaimana caranya memberikan tempo pembayaran pada buyer tanpa merasa salah satunya merasa dirugikan? Temukan tipsnya di sini!","og_url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pembayaran-digital\/strategi-pemberian-tempo-pembayaran\/","og_site_name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","article_published_time":"2024-05-13T23:24:40+00:00","article_modified_time":"2026-04-15T10:13:04+00:00","og_image":[{"width":600,"height":400,"url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/tempo-pembayaran.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Daniel Nugraha","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Daniel Nugraha","Estimasi waktu membaca":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pembayaran-digital\/strategi-pemberian-tempo-pembayaran\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pembayaran-digital\/strategi-pemberian-tempo-pembayaran\/"},"author":{"name":"Daniel Nugraha","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/472faaec0b543229ae0fef22e36a5eeb"},"headline":"Strategi Win-Win Solution dalam Pemberian Tempo pada Buyer","datePublished":"2024-05-13T23:24:40+00:00","dateModified":"2026-04-15T10:13:04+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pembayaran-digital\/strategi-pemberian-tempo-pembayaran\/"},"wordCount":803,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"articleSection":["Pembayaran Digital"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/pembayaran-digital\/strategi-pemberian-tempo-pembayaran\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pembayaran-digital\/strategi-pemberian-tempo-pembayaran\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pembayaran-digital\/strategi-pemberian-tempo-pembayaran\/","name":"Strategi Win-Win Solution dalam Pemberian Tempo pada Buyer","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website"},"datePublished":"2024-05-13T23:24:40+00:00","dateModified":"2026-04-15T10:13:04+00:00","description":"Mau tahu bagaimana caranya memberikan tempo pembayaran pada buyer tanpa merasa salah satunya merasa dirugikan? Temukan tipsnya di sini!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pembayaran-digital\/strategi-pemberian-tempo-pembayaran\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/pembayaran-digital\/strategi-pemberian-tempo-pembayaran\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pembayaran-digital\/strategi-pemberian-tempo-pembayaran\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/en\/homepage\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Strategi Win-Win Solution dalam Pemberian Tempo pada Buyer"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","description":"Blog informatif dan inspiratif untuk Bisnis","publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization","name":"Paper.id","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","contentUrl":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","width":411,"height":133,"caption":"Paper.id"},"image":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","https:\/\/www.instagram.com\/paperindonesia\/?hl=en","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/paper-id\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/472faaec0b543229ae0fef22e36a5eeb","name":"Daniel Nugraha","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c84d3e292a8c817669eef7d7c810e25a?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c84d3e292a8c817669eef7d7c810e25a?s=96&d=mm&r=g","caption":"Daniel Nugraha"},"description":"Seorang Penulis &amp; SEO Specialist dengan pengalaman lebih dari 7 tahun di industri media, bisnis &amp; ekonomi, dengan hobi yang berbeda dari lainnya yakni riset terkait topik bisnis dan juga ekonomi serta sering kali difitur di berbagai media atas hasil tulisan seputar release dan kabar bisnis","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/author\/daniel\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18876"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=18876"}],"version-history":[{"count":12,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18876\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":33703,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18876\/revisions\/33703"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/18877"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=18876"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=18876"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=18876"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}